TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI

TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI
Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam


__ADS_3

Empat tahun berlalu dengan cepat dan ditengah kobaran api sosok Qin Chen, rambutnya terlihat panjang dengan kulit yang bersinar sangat terang. Api Petir mengamuk disekitarnya namun sama sekali tidak melukainya seolah Api itu termasuk bagian dirinya.


Aura Qin Chen meledak dan mengguncang tanah dengan keras, perubahan tubuh fisiknya sekarang adalah Tubuh Abadi. Bisa dikatakan ini adalah berkah dari Phoenix mengingat salah satu kemampuannya adalah keabadian, Phoenix tidak akan bisa dibunuh hanya dengan kekuatan saja.


Apa yang dimiliki Qin Chen adalah pengecualian karena kemampuan Pelahapnya dapat menguras sumber kehidupannya. Namun apa yang membuatnya penasaran adalah siapa yang membunuh Phoenix ini, Pendahulunya jelas hanya menekannya saja dan tidak benar-benar bertarung.


"Untungnya dengan bantuan Pendahulu aku berhasil selamat, bukan hanya itu saja dia memberikan pemahaman tentang kekuatan Pelahap ini. Bahkan setelah membentuk ulang tubuhku aku menerobos ke Tahap Awal Tingkat Spirit, jika aku bertemu bajingan itu lagi aku akan membunuhnya dengan cara yang kejam." Kata Qin Chen sambil meremas tinjunya.


Cincin Ruangnya hancur bersama dengan isinya dan untungnya Qin Chen sudah memindahkan semua harta yang dia dapatkan. Hanya saja Pedang yang sudah lama menemaninya juga ikut hancur, sekarang dirinya membutuhkan Pedang baru yang lebih kuat.


Qin Chen tidak ingin membuang banyak waktu dan segera pergi dari tempat itu, sudah waktunya untuk pergi dari Kota Air Hitam dan kembali ke Sekte. Setelah dia bertambah lebih kuat Qin Chen akan membalas dendam dan menghancurkan Raja Iblis Tiran dengan kedua tangannya sendiri.


Qin Chen keluar dari ruang dan terbang dengan kecepatan yang luar biasa, Auranya meledak-ledak dan pemahamannya saat ini menjadi lebih kuat dari sebelumnya.


Setelah beberapa waktu akhirnya dia sampai di Toko, kedua Pelayannya yang merasakan kehadiran Qin Chen segera menyapanya bersama Bing Yun dan Tie. Ada banyak hal yang sudah terjadi terutama Bing Yun yang sangat khawatir dengan kondisi Qin Chen.


"Kalian berdua tidak mencoba untuk lari ?" Tanya Qin Chen dengan santai.


Hu Yin dan Ren Hao memberi hormat, "Kami tidak akan berani... selamat karena Tuan sudah mencapai Tingkat Spirit."


"Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng... sepertinya kalian tidak bertemu dengannya ?" Tanya Qin Chen dengan santai.


"Kami keluar tepat waktu dan segera pergi kemari." Jawab Hu Yin dengan sopan.


"Menurutmu... ketika aku sudah membunuh Cai Rong, Kota Air Hitam seharusnya menjadi milikku seorang bukan ?" Tanya Qin Chen dengan dingin.

__ADS_1


"Sejak Cai Rong tidak kembali terjadi banyak keributan perebutan hak Kota ini, apakah kami harus bertindak dan mengambil alih ?" Tanya Hu Yin dan Ren Hao dengan niat membunuh yang kuat.


"Lakukan." Qin Chen memiliki rencananya sendiri.


Mereka berdua menghilang dan membawa Kelompok yang sudah direkrut. Sebagai Ahli Tahap Menengah Tingkat Langit mereka hampir tidak terkalahkan di Kota Air Hitam dan ini tidak akan memakan waktu yang lama.


Qin Chen membawa Bing Yun masuk kedalam dan Tie mengikuti mereka sesuai dengan permintaan Qin Chen.


"Aku ingin kau mengatur Kota ini kedepannya... mereka akan aku serahkan kepadamu dan sisanya nanti kau tahu apa yang harus dilakukan bukan ?" Tanya Qin Chen sambil mengusap dagu Bing Yun.


"Mereka sangat kuat apakah ini akan baik-baik saja ?" Tanya Bing Yun dengan cemas.


"Hidup dan mati mereka ada ditanganku, aku dapat menjamin jika mereka tidak akan berani melawanmu. Lagi pula jika kau ingin membuka bisnismu kembali akan sangat nyaman jika memiliki Kotamu sendiri." Kata Qin Chen dengan santai.


"Bagus... begitulah apa yang seharusnya kau lakukan." Qin Chen merasa senang dan menunggu kabar baik bersama Bing Yun.


Dengan adanya Qin Chen dibelakang Serikat Perdagangan juga tidak akan ikut campur, mereka tidak akan peduli siapa Penguasa Kota dan apa yang mereka cari adalah bisnis serta pengaruh.


Tidak sampai satu hari semuanya sudah direbut oleh Ren Hao dan Hu Yin, tidak ada satupun orang yang dapat menandingi mereka dan sekarang Qin Chen dan Bing Yun pindah tempat ke Kediaman Tuan Kota.


Banyak orang yang melihat kejadian ini namun Qin Chen menunjukan keganasannya sebagai Ahli Tingkat Spirit. Di Benua ini Ahli Tingkat Spirit sangatlah langka dan hanya mereka yang berasal dari kekuatan ternama saja yang dapat memilikinya.


Tujuan Qin Chen sangat jelas yaitu memberikan perlindungan jangka panjang tanpa mengekspos namanya. Jika mereka masih memiliki otak maka tidak mungkin ada yang berani mencoba membuat masalah dengannya.


Pelayan lain tetap berkerja dan menyiapkan Bak mandi yang besar dengan air hangat yang wangi, Qin Chen berendam dengan nyaman dan setelah melewati banyak hal akhirnya dia bisa bersantai.

__ADS_1


Besok dia akan kembali ke Sekte Soaring Heaven dan meminta pencerahan kepada Masternya, dia butuh kekuatan lebih dan itu harus sesuai dengan bimbingan Song Min. Beliau merupakan Ahli Tahap Awal Tingkat Virtual dan salah satu yang terbaik di Benua ini, pengalamannya lebih tinggi dari pada Qin Chen dan mendapatkan ajaran darinya memberi Qin Chen banyak wawasan.


Terlebih dia ingin tahu perkembangan seperti apa yang sudah Chu Lian capai, Qin Chen sangat merindukannya dan tidak sabar untuk menemuinya.


Pintu perlahan terbuka dan Bing Yun masuk kedalam dengan handuk yang menutupi tubuhnya, "Apakah saya bisa bergabung dengan Tuan ?"


"Kemarilah." Qin Chen melambaikan tangannya.


Bing Yun perlahan mendekat dan masuk kedalam kolam, Qin Chen menarik handuknya dan melihat tubuh telanjang Bing Yun. Qin Chen ingin melakukan sesuatu yang beda dan terlihat cukup senang.


"Gadis nakal... kau berusaha untuk menggodaku bukan, besok aku harus pergi dan tempat ini akan menjadi milikmu." Qin Chen menyentuh paha Bing Yun dan menyentuh tempat sensitifnya.


"Aku akan bekerja keras." Bing Yun tidak menolaknya.


Qin Chen memeluknya dan memintanya untuk melayaninya, mulut Bing Yun terasa penuh dan Qin Chen melakukan tindakan yang sedikit berani. Seharian penuh mereka bercinta dengan gila dan Qin Chen tidak membiarkannya beristirahat sampai pagi.


Setelah itu dia mengganti pakaiannya dan berpamitan dengan yang lainya, dia hanya meminta mereka untuk menjaga tempat ini sebaik mungkin dan meninggalkan sedikit sumber daya. Sisanya Qin Chen hanya membawa Herbal Tingkat Spirit dan Virtual, Qin Chen terbang pergi dan keluar dari Kota Air Hitam.


Sekarang perjalanannya tidak terlalu sulit karena dia sudah bisa terbang. Hanya butuh waktu dua hari baginya untuk mencapai Kota sebelumnya dan menggunakan Array Teleportasi. Namun sampainya Qin Chen disana dia melihat jika Array Teleportasinya tidak bisa aktif.


Qin Chen berjalan kearah Penjaga dan berkata, "Mengapa aku tidak bisa menggunakan Array Teleportasi menuju Sekte Soaring Heaven ?"


"Akibat Perang dengan Raja Iblis Racun Sekte Soaring Heaven menerima pukulan keras, kami mendengar kabar bahwa Master Sekte mereka mati dalam pertarungan dan Leluhur mereka terluka. Banyak orang yang sudah mengungsi dari Kota terdekat dan untuk mencegah musuh mencapai Sekte mereka menghancurkan Array Teleportasi." Kata Penjaga itu dengan jujur.


"Terimakasih sudah memberikan informasi ini, ambil ini sebagai hadiah untukmu." Qin Chen memberikan Batu Roh kepada Penjaga itu dan pergi.

__ADS_1


__ADS_2