
Qin Chen pergi dari Kota secara diam-diam dan merasa kalau ada dua orang yang sedang mengikutinya. Namun dia tidak peduli dan terbang dengan cepat menuju luar Kota, tentunya mereka masih dengan gigih mengejarnya dan Qin Chen memutuskan untuk berhenti.
Mereka berdua bergegas menyusul dan Aura membunuh keduanya menyebar, Qin Chen tidak menyangka jika keberadaannya akan menarik dua Ahli Tahap Awal Tingkat Saint dan sepertinya ini akan menjadi sesuatu yang menarik.
"Kedua Senior sudah mengikutiku sejak keluar dari Kota, hal apa yang membuat kalian datang kepadaku ?" Tanya Qin Chen dengan ekspresi yang polos.
"Jangan pura-pura tidak tahu... serahkan Cincin Ruang milikmu dan harta itu, jika kau bekerjasama tanpa perlawanan maka aku akan membiarkanmu hidup." Kata seorang Wanita bernama Li Ren dan disampingnya adalah pasangan Dao yang bernama Xiao Mo.
Qin Chen tersenyum dan menjentikkan jarinya sosok Long Teng dan Kun Shan keluar dan hal ini tentunya mengejutkan mereka. Basis Kultivasi yang mereka tunjukan tidaklah terlihat dan ada kemungkinan pihak lawan jauh lebih kuat.
"Kabur." Li Ren dan Xiao Mo segera lari dan tidak menyangka jika Qin Chen memiliki Penjaga yang mengerikan.
"Tangkap mereka dan bawa kesini... berikan mereka pelajaran tentang cara berbicara sopan dengan Raja ini !" Qin Chen meminta mereka pergi.
Long Teng dan Kun Shan merasa sangat bersemangat, sudah lama mereka tidak berurusan dengan orang lain dan segera mereka pergi melakukan perintah Qin Chen. Hanya selang beberapa waktu dan sedikit ledakan Kun Shan dan Long Teng membawa mereka berdua yang dalam keadaan babak belur.
"Apakah ini sudah cukup atau kami harus mengambil salah satu lengan atau kaki mereka Tuan ?" Tanya Kun Shan sambil memegang kepala Xiao Mo.
"Tidak tolong jangan bunuh kami." Xiao Mo dan Li Ren sangat ketakutan karena penindasan mereka.
"Sekarang kalian takut ketika kematian sudah ada didepan kalian, tapi Tuan Muda ini cukup baik hati dan jika kalian bisa melakukan sesuatu maka melepaskan kalian bukanlah hal yang tidak mungkin. Orang dengan pemilik Jiwa Rubah Surgawi... dimana aku bisa menemuinya ?" Tanya Qin Chen dengan niat membunuh yang kuat.
__ADS_1
Xiao Mo menelan ludahnya dan bertanya, "Apakah Tuan berasal dari Pasukan Pemberontak ?"
"Jawab saja pertanyaanku !" Qin Chen membentak dengan marah.
"Kami tidak tahu persis dimana lokasinya namun jika mengenai hal ini kami sedikit tahu, Ratu sebelumnya sudah mati di Benua Utama dan digantikan oleh Kaisar saat ini. Jika saya tidak salah maka orang yang Tuan cari adalah Xia Ning, beberapa tahun lalu Kaisar memberikan dekrit untuk memburunya. Xia Ning adalah pemilik Jiwa Rubah Surgawi yang sekarang dan membentuk Pasukan Pemberontak." Kata Li Ren dengan jujur.
"Apa alasan Kaisar mengincar Is... maksudku Xia Ning ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.
"Menurut rumor Ratu sebelumnya dijebak dan potensi Xia Ning memberikannya ancaman, ini semua hanya masalah tahta dan saya tidak tahu pasti karena ini hanya rumor." Li Ren berkata dengan jujur.
Sekarang Qin Chen tahu masalahnya dan niat membunuhnya sedikit bocor keluar. Kaisar ini adalah sesuatu yang tidak baik dan Xian Ning mengincar balas dendam, mau atau tidak dirinya akan terlibat dan Qin Chen harus mempersiapkan diri jika sesuatu yang buruk terjadi.
Qin Chen berjalan kearah belakang dan menyentuh kepala mereka berdua, kekuatan jiwa yang kuat masuk dengan paksa didalam Laut Kesadaran dan Qin Chen meninggalkan Tanda Jiwanya.
Xiao Mo dan Li Ren serasa ingin menangis karena berakhir seperti ini, tidak mudah bagi mereka untuk berkultivasi secara mandiri sampai ke Tingkat Saint dan sekarang nasib mereka tidak lebih dari sekedar menjadi Budak.
Namun mereka memikirkan ulang tindakannya dan hukuman ini jauh lebih baik dari pada harus mati. Setidaknya mereka hanya perlu melayani selama 200 tahun dan itu hanya masalah waktu.
"Sekarang tunjukan tempat kalian berdua !" Kata Qin Chen dengan tegas.
"Tempat kami sangat jauh terlebih tujuan kami datang kemari untuk pergi mengambil peluang besar di Makam Raja Pembunuh." Kata Xiao Mo dengan jujur.
__ADS_1
"Aku tidak membenci peluang... tergantung kinerja kalian jika aku mendapatkan sesuatu yang bagus ditempat itu maka aku berjanji akan membantu kalian dipromosikan ke Tahap Menengah dimasa depan. Lagi pula Tuan Muda ini mampu membuat Pil Roh Tingkat Saint dan sebaiknya kalian bekerja dengan benar." Qin Chen sedikit menghibur mereka dan membuat mereka berada disisinya dengan tulus.
"Serius ?" Tanya mereka berdua yang saling memandang dengan penuh ketidakpercayaan.
"Tentu saja." Qin Chen tidak memungkirinya dan walaupun caranya curang tapi hasilnya adalah nyata.
Xiao Mo dan Li Ren tidak berharap lebih dari perkataan Qin Chen, tapi dia memiliki dua Ahli Tahap Akhir Tingkat Saint dibelakangnya dan kekuatan ini bukan sesuatu yang dapat disaingi oleh orang biasa.
Bahkan Kaisar hanya memiliki 5 Ahli di Tahap Akhir Tingkat Virtual yang menjadi bawahannya dan semuanya sangat kuat. Jika Kaisar mengetahui tentang Qin Chen maka jalan satu-satunya hanya bergabung atau menjadi Buronan seperti Xia Ning.
Peluang yang dia miliki saat ini cukup tipis dan Qin Chen sedikit berharap untuk mendapatkan sesuatu yang bagus. Meningkatkan kekuatannya sendiri adalah pilihan terbaik, jika dia bisa bertemu dengan Pasukan Pemberontak maka itu akan menjadi hal yang bagus nantinya.
Setelah beberapa hari mereka berhenti disebuah Gunung, Qin Chen memutuskan untuk beristirahat sebentar dan berlatih secara mandiri. Qin Chen masuk kedalam Dunia miliknya dan melihat Malapetaka pertama Yun Shuang, dia menerobos ke Tingkat Raja lebih dulu dan Qin Chen sedikit membantunya dengan energi Dunia.
Demi mendapatkan fondasi yang kokoh energi dunia sangat dibutuhkan, hanya selang beberapa waktu ledakan kekuatan jiwanya menyebar dan Yun Shuang berhasil menerobos dengan sangat mudah dibawah keganasan Petir Malapetaka.
Qin Chen menjentikkan jarinya dan muncul didepan Yun Shuang, "Selamat karena sudah menerobos ke Tingkat Raja !"
"Ini masih jauh darimu." Yun Shuang terlihat sangat senang karena usahanya tidak berakhir sia-sia.
"Kau dan aku hanya berbeda satu Tahap." Qin Chen menggandeng tangan Yun Shuang dan berkata, "Bagaimana jika aku membawamu berjalan-jalan keluar ?"
__ADS_1
"Tentu... Chu Lian sebentar lagi akan menerobos dan kita bisa menunggunya beberapa hari lagi, aku rasa Qing Yue sedang asik sendiri dengan pemurnian obat dan urusan Pohon Emas. Lebih baik kita tidak mengganggunya dan membiarkan dia bersenang-senang." Kata Yun Shuang dengan santai.
"Baiklah." Qin Chen setuju dan membawa Yun Shuang untuk pergi menstabilkan Kultivasinya.