
Qi Pedang yang sangat kuat keluar dari dalam Batu itu dan melesat kearah Qin Chen, kecepatan Qi Pedang tidak memungkinkan baginya untuk menghindar dan Qin Chen terkena langsung serangan itu.
Tubuhnya perlahan dikikis oleh Qi Pedang dan Qin Chen mendesak Qi miliknya, dia menyerap semuanya dengan paksa dan kekuatan dari Qi Pedang menambah wawasannya untuk membentuk Niat Pedang.
"Pedang terhubung dengan tubuh... segala sesuatu tercipta dari kekosongan." Qin Chen tenggelam dalam pemahamannya dan bermeditasi didepan Batu.
Satu bulan berlalu dengan cepat dan Qin Chen masih diam ditempatnya, memahami arti dari sebuah kekosongan tidaklah sederhana dan dia sekarang tahu bahwa Batu ini mengandung kekuatan Dao yang ekstrim.
Setelah merasakan serangan langsung tujuh Qi Pedang akhirnya Qin Chen dapat memastikan bahwa dirinya mampu untuk menguasainya. Niat Pedang Emosi adalah sesuatu yang hebat, Qin Chen tidak membutuhkan emosi apapun dalam mengayunkan Pedangnya dan menciptakan Pedangnya sendiri.
Untungnya dia sudah berjalan dijalan yang tepat dan Niat Pedang Kekosongan juga hampir sama, perbedaannya Qin Chen dapat membuat dirinya menyatu dengan Pedang dan setiap tebasan Pedang akan menciptakan ruang kosong.
*Krak.*
Batu itu perlahan menunjukan retakan dan hancur berkeping-keping, didalamnya terdapat Pedang hitam corak emas dan energi yang mematikan dari Pedang itu sangat terasa. Qin Chen perlahan membuka matanya dan tahap terakhir yang harus dia lakukan adalah memurnikan Pedang itu.
Qin Chen berdiri dan matanya terlihat tajam seperti Pedang, dia mengambil Pedang itu dan hanya dengan sedikit sentuhan Qin Chen merasakan sengatan yang menyakitkan seolah ratusan ribu jarum menusuk dagingnya.
"Hah... aku tidak bisa menyerah disini, aku butuh kekuatan dan jadilah milikku." Qin Chen masih tetap teguh dan menarik Pedang itu dari dalam tanah.
Aura Pedang meledak dan naik hingga menembus langit, langit berubah menjadi gelap dan ombak besar terbentuk. Perubahan besar ini menarik kekuatan-kekuatan tertentu dan rasa sakitnya perlahan mulai menghilang.
Qin Chen memberikan tanda jiwanya dan mengayunkan Pedangnya, Qi Pedang Hitam memiliki fluktuasi kekuatan ruang yang luar biasa kuat. Qin Chen tidak menyangka kalau manfaat yang dia dapatkan akan sangat mengerikan, dengan Pedang ini dan kemampuannya yang sekarang bahkan Kultivator Tingkat Raja akan berpikir dua kali untuk menahan serangannya.
Namun penggunaannya terlalu banyak menguras Sumber Qi miliknya, jadi Qin Chen tidak bisa menggunakan sesuka hatinya sebelum dia benar-benar bertambah kuat.
__ADS_1
"Niat Pedang Penantang Surga... nama itu bukan sekedar omong kosong." Qin Chen menyimpan kembali Pedang Hitam dan menghela nafas lega.
Lingkaran cahaya muncul dibawah kaki Qin Chen dan dengan paksa dia dikirim keluar melalui fluktuasi ruang. Dia sudah bisa melihat daratan Benua Utama dan segera pergi kesana.
Qin Chen tidak tahu pasti dimana lokasinya saat ini dan dia bergegas terbang lebih cepat, tidak jauh darinya dia melihat sebuah Desa dan Qin Chen memutuskan untuk turun melihatnya.
Kesadaran Ilahinya menyebar dan Qin Chen sangat terkejut, semua Penduduk tergeletak ditanah dalam kondisi yang tidak bernyawa. Sepasang mata menatap tajam kearah Qin Chen dan seorang Pria berambut panjang keluar dengan tawa yang penuh gairah.
"Kekeke... Mangsa lain yang datang, tidak buruk dalam kekuatan !" Kata Pria itu sambil menatap Qin Chen.
"Jadi kau penyebabnya Kultivator jalan Iblis !" Qin Chen menatapnya dengan dingin.
Kultivasinya mereka setara dan dalam segi apapun Qin Chen dapat melumpuhkannya dalam beberapa gerakan. Pria itu mendesak Qi miliknya dan Benang darah bergerak langsung kearah Qin Chen dan mengikatnya.
*Boom.*
Benturan dari serangan Qin Chen dan Boneka itu membuat gelombang kejut yang besar, namun dilihat dari reaksi Pria itu terlihat jelas bahwa dia sangat percaya diri. Boneka itu masih baik-baik saja dan tidak ada luka sedikitpun dari dampak serangan Qin Chen.
"Kau bukanlah lawan yang sepadan untuk mainanku, aku memurnikan mayat Kultivator fisik Tingkat Virtual. Menghancurkannya adalah hal yang mustahil bagimu !" Kata Pria itu dengan penuh percaya diri.
"Sungguh metode yang mengerikan... tunjukan kepadaku sekuat apa Boneka mainanmu." Qin Chen mengeluarkan Pedangnya dan Auranya meledak-ledak.
Qin Chen menyebar kekuatan jiwanya dan Domain Pelahap menyerap Aura disekitarnya, Pria itu merasakan perasaan aneh dan semua energi bahkan vitalitasnya juga diserap oleh Domain Qin Chen.
"Bagaimana mungkin kau bisa menggunakan Domain !" Teriak Pria itu dengan marah.
__ADS_1
"Orang yang akan segera mati tidak perlu mengetahuinya." Qin Chen melesat kearah Boneka itu dan berputar.
Api yang besar berputar selaras dengan Pedang Qin Chen dan membentuk sebuah roda, dengan kecepatan yang luar biasa Qin Chen memotongnya menjadi dua bagian dan terus bergerak kearah Pria itu.
*Bang.*
Qin Chen mengayunkan Pedangnya dan Api Petir menyembur kearah Pria itu dan membakarnya, hanya dalam hitungan detik tubuhnya berubah menjadi abu dan Qin Chen mengambil Cincin Ruang sebagai hadiah kemenangannya.
"Tidak buruk... setidaknya dia tidak begitu miskin." Qin Chen mengeluarkan semua Pil Roh dan melahap semuanya tanpa ampun.
Setelah dua hari berkultivasi sumber Qi miliknya dipaksa meluas, awan diatasnya mulai menghitam dan Qin Chen sudah siap untuk menerobos ke Tingkat Virtual. Tubuhnya melayang keatas langit dan Petir lima warna menyambarnya dengan brutal.
Akar hitam tumbuh dan menyerap Malapetaka Petir Surgawi, bahkan jiwa Phoenix yang terintegritas dengannya juga meningkat dan Qin Chen menahan Malapetaka ini selama 3 jam penuh. Qin Chen merasakan kekuatannya meluap dan pemahaman dirinya tentang Domain menjadi lebih intens.
"Mulai dari sini akan sangat sulit untuk meningkatkan Tahap, sumber daya yang dibutuhkan jauh lebih besar dan membutuhkan banyak Batu Roh." Qin Chen mengepalkan tinjunya dan mungkin dia harus memikirkan beberapa cara untuk mendapatkan sumber daya.
Setidaknya saat dia kembali ke Sekte Soaring Heaven nantinya dia harus mencapai Tingkat Raja, dia memiliki kemampuan yang seperti Cheat dan jika dalam beberapa tahun dia tidak bisa mencapainya maka usahanya mungkin akan berakhir sia-sia.
Sekumpulan Pasukan terbang kearah Qin Chen dan mengepungnya, "Berani sekali Kultivator Iblis menginjakan kakinya di Kerajaan Farmas, kau mencari kematian !"
Qin Chen menggelengkan kepalanya dan berkata, "Kalian salah paham... Aku bukan..."
"Omong kosong... dengan semua perbuatan tercela yang sudah kau lakukan bersiaplah mendapat hukuman." Teriak Kapten Penjaga Pang Wei dengan marah.
"Bisakah kalian diam dan biarkan aku menjelaskan situasinya." Aura Qin Chen meledak disertai dengan niat membunuh yang kuat.
__ADS_1