TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI

TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI
Bab 54 - Rencana Masa Depan


__ADS_3

Qin Chen merasa senang dengan Yun Shuang yang cukup mengerti posisinya, dia membiarkan Yun Shuang untuk berlatih sendiri dan Qin Chen melakukan pengaturan lainya.


Selama beberapa hari dia membuat kebun obat miliknya dan menciptakan penghalang yang kuat agar Tian Mo tidak sembarangan mengambilnya, Qin Chen juga memurnikan banyak Pil Roh Tingkat Raja agar Yun Shuang segera menerobos nantinya.


Qin Chen melewati lapisan ruang dan keluar dari Dunia itu, lonceng emas berada didalam laut kesadaran ilahinya dan dia bisa kembali sesuka hatinya. Qin Chen keluar dari dalam Gua dan kembali keatas tebing, jangkauan Domainnya meluas dan Auranya meledak-ledak.


"Kekuatanku meningkat beberapa kali lipat dan melawan seorang yang berada di Tingkat Raja bukanlah hal yang mustahil. Bahkan Sumber Qi sudah berubah setengahnya menjadi Saint Qi, sebelum aku menerobos ke Tahap Akhir aku sudah harus merubah semuanya." Kata Qin Chen dengan tegas.


Qin Chen mengeluarkan sebuah Token dan menghancurkannya, dia melakukan berpindah tempat secara instan dan keluar melalui gerbang teleportasi di Istananya. Penjaga yang melihat kedatangan Qin Chen segera memberi hormat dan Qin Chen bergegas masuk kedalam untuk bertemu dengan Chu Lian.


Sampainya di Aula dia melihat Chu Lian bersama beberapa orang yang Qin Chen kenal, orang itu tidak lain adalah Zhen Yan dan melihat Qin Chen membuatnya menjadi lebih bersemangat.


"Master Sekte Qin Chen !" Kata Zhen Yan sambil memberi hormat.


"Ho... lama tidak bertemu dan aku sudah bukan lagi Master Sekte, ada hal apa sampai membuat kalian semua datang kemari ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.


Chu Lian menyentuh bahu Qin Chen dan berkata, "Senior sudah menunggumu beberapa hari yang lalu."


"Hanya sedikit waktu... Master... Tuan Qin Chen adalah Pria yang hebat, hanya dalam waktu sebentar saja sudah membuat pencapaian yang besar. Ketua kami secara pribadi mengundangmu !" Kata Zhen Yan dengan jujur.


"Kau tahu benar bahwa aku adalah Raja ditempat ini dan baru saja kembali, aku tidak bermaksud menghina Ketuamu tapi aku juga berniat menerobos Tahap Akhir Tingkat Virtual. Satu bulan... bagaimana menurutmu ?" Tanya Qin Chen dengan serius.


"Tidak masalah." Zhen Yan setuju dan tidak ada hal yang dapat mereka diskusikan.

__ADS_1


Qin Chen juga berpikir kalau dia juga harus bertemu dengan Ketua Serikat Perdagangan, dia pergi ke Kediamannya dan meminta Penjaga untuk memanggil Cang Ren, Chu Lian menuangkan teh untuk Qin Chen dan mengobrol sebentar.


Beberapa waktu menunggu Cang Ren datang dan memberi hormat, "Salam Yang Mulia... tolong berikan perintah !"


"Sebelum itu katakan kepadaku Cang Ren pendapatmu tentang Kerajaan Langit, aku meminta kejujuran dan tidak akan marah dengan hal itu ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.


"Walaupun masih banyak kekurangan tapi itu sudah jauh lebih baik dari pemerintahan yang sebelumnya." Jawab Cang Ren dengan jujur.


"Seperti yang kau tahu Medan Perang Kuno akan segera dibuka untuk generasi muda dan kami bertiga adalah salah satunya. Ketika aku tidak ada bisakah kau mengurus semuanya dengan para Petinggi, mungkin dalam beberapa tahun aku tidak akan kembali. Jika terjadi sesuatu yang buruk kepadaku maka kau yang pantas menggantikanku sebagai Raja berikutnya atau mungkin dimasa depan aku bisa saja turun dan memberikan tempat ini kepadamu." Kata Qin Chen dengan santai.


"Tolong jangan bercanda... saya tidak layak menggantikan Yang Mulia, tidak masalah untuk mengisi kursi kepemimpinan untuk sementara tapi untuk menjadi Raja sebenarnya aku tidak akan mampu." Kata Cang Ren dengan tegas.


Sekte Api Pemurnian hanya tertarik dengan Qin Chen, dia tidak akan bisa menanggung konsekuensi menggantikannya dan Cang Ren sangat sadar dengan kondisinya.


Cang Ren merasa sangat senang dan dengan Pil Roh pemberian Qin Chen memungkinkannya untuk segera menerobos. Kesempatan ini tidak bisa dia lewatkan dan Cang Ren bergegas pergi untuk berlatih.


"Aku akan menunjukan tempat yang bagus kepadamu !" Qin Chen tersenyum dengan cerah.


"Kemana ?" Tanya Chu Lian dengan penasaran.


"Nanti kau juga akan tahu." Qin Chen menggandengnya dan pergi ke Kamar.


Qin Chen mengeluarkan Lonceng Emas dan membawa Chu Lian masuk kedalam, melihat dunia baru yang tampak asing dengan Aura Dunia yang sangat kaya membuat Chu Lian sangat terkejut. Yun Shuang melihat kedatangan mereka dan pergi kepinggir, setelah berendam cukup lama didalam Danau Air Hitam bukan hanya Kultivasinya yang tumbuh kulit dan dan wajahnya menjadi lebih cerah.

__ADS_1


"Akhirnya kalian berdua datang juga !" Kata Yun Shuang sambil memakai kembali pakaiannya.


"Saudari Yun Shuang pasti mendapatkan banyak manfaat dari tempat ini, aku pikir kau bisa menerobos ke Tahap Menengah dalam waktu dekat." Kata Chu Lian dengan penuh pujian.


"Jangan meremehkan bakatmu sendiri... jika kita memulainya diwaktu yang sama aku yakin kau dapat melampauiku." Yun Shuang sedikit merendah dan memberikan semangat untuk Chu Lian.


"Lalu tunggu apa lagi... kalian harus mulai berlatih !" Kata Qin Chen dengan santai.


"Sebelum itu aku ingin mencoba bertarung denganmu, aku pikir Suamiku tidak akan menolak permintaan kecil dari Istrinya bukan ?" Yun Shuang mengeluarkan Pedangnya.


Chu Lian juga sependapat dan dia juga penasaran seberapa hebat Qin Chen yang sekarang. Qin Chen tidak keberatan dan meminta mereka berdua menyerangnya secara bersamaan,


Pedang dan Tombak menerjang kearah Qin Chen dan Aura Qin Chen meledak, kekuatan Dunia memblokir serangan mereka berdua dan menghentikan pergerakan mereka. Mereka tidak dapat bergerak sama sekali dan diikat oleh Qi yang tak kasat mata.


Sayangnya Yun Shuang belum benar-benar mengerti kekuatan Qin Chen, didalam dunia miliknya Qin Chen adalah keberadaan Dewa itu sendiri. Bahkan Tian Mo tidak akan bisa lepas dari pengawasannya dan menantangnya disini sama saja tindakan yang bodoh.


Qin Chen berjalan kearah mereka dan mengusap dagunya, "Menarik... kalian berdua memang kuat tapi sayangnya masih belum mencapai levelku !"


"Baik... Kami sudah kalah dan bisakah kau melepaskan kami ?" Tanya Chu Lian dengan perasaan yang tidak enak.


Qin Chen menjentikkan jarinya dan berpindah tempat didalam Istana, dia menarik ikat pinggang mereka dan tubuh lembut yang menggairahkan membuat Qin Chen sangat bersemangat.


"Kalian kalah dan harus siap menerima hukuman, jadi bersiaplah !" Kata Qin Chen sambil mencium bibir Yun Shuang dan tangannya meraba tubuh Chu Lian.

__ADS_1


Yun Shuang dan Chu Lian masih dalam kondisi terikat, Qin Chen ingin mencoba sesuatu yang liar dan hasratnya meluap-luap seperti banjir besar yang mustahil untuk ditahan.


__ADS_2