TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI

TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI
Bab 93 - Menjalankan Rencana


__ADS_3

Setelah menunggu selama seminggu akhirnya kedua kekuatan saling bertemu, Aura yang sangat kuat dengan bendera Kekaisaran berkibar dan sosok Ding Yue dan keempat Bawahannya muncul bersama.


Qin Chen merasakan perasaan bahaya dari sosok Ding Yue, dia mungkin menekan basis Kultivasinya tetapi dimata Qin Chen itu sangat percuma. Dia kemungkinan sudah berada di Tingkat Saint King dan menguasai Divine Dao yang kuat.


"Ini adalah pertemuan pertama kita dan tidak aku sangka kita akan bertemu dimedan perang, namamu Qin Chen bukan... jika kau bersedia menyerahkan ****** itu dan tunduk menjadi bawahan Kaisar ini maka hidupmu akan tetap aman." Suara Ding Yue menggema dengan keras dan mencapai tempat Qin Chen.


Qin Chen melompat ketengah medan dan membuat pilar yang tinggi, "Lupakan soal Istriku karena jika kau memiliki keluhan lakukan denganku, bahkan anjing-anjingmu sebelumnya lari seperti pengecut. Aku akan mengembalikan hak yang seharusnya milik Istriku, hanya karena kau berada di Tingkat Saint King apakah kau pikir aku tidak bisa bersaing denganmu !"


"Sepertinya aku harus menunjukan apa itu yang disebut teror." Aura Ding Yue meledak dan sangat mengintimidasi.


Qin Chen juga tidak takut dengannya dan terbang secara bersamaan, kedua tinju mereka saling bertemu dan menciptakan gema yang membuat semua orang mundur. Tangan Qin Chen yang remuk pulih dalam sekejap dan dia membentuk segel ditangannya, jari penghancur Yin Yang menukik kebawah dan Ding Yue menyipitkan matanya.


"Kau pikir ini cukup." Ding Yue memukulnya dengan kekuatan penuh dan lengannya menjadi lebih besar ditutupi dengan bulu berwarna emas.


Serangan Qin Chen hancur berkeping-keping disertai ledakan yang menyapu area, Xia Ning tidak akan tinggal diam dan segera memulai perang lebih awal. Semua orang bergegas maju dan Ding Yue memerintahkan semuanya untuk bertarung.


Xia Ning melakukan perubahan dan sembilan ekor Rubah Surgawi terlihat dibelakangnya, kekuatan miliknya melonjak dengan pesat dan Xia Ning bergegas terbang kearah Qin Chen dengan dua orang bawahannya.


"Ding Yue hari ini aku akan membunuhmu." Untaian benang tipis yang tajam menyebar dan mengurung Ding Yue didalamnya.

__ADS_1


Kedua Bawahan Xia Ning melakukan serangan gabungan, Api dan Es dipaksa untuk menyatu dan mereka melemparnya secara bersamaan. Ding Yue tidak memiliki ruang untuk menghindar dan terkena langsung serangan telak.


Namun selain pakaiannya yang rusak Ding Yue sama sekali tidak mendapatkan luka yang serius, baginya serangan gabungan mereka terasa menggelitik dan Tingkat Saint King adalah eksistensi yang tak tersentuh.


Ding Yue merasakan sesuatu yang salah dan dia melupakan sosok Qin Chen yang sudah menghilang dari pandangannya. Qin Chen menyelinap menuju Pasukan Utamanya dan mengincar bawahan Ding Yue secara langsung.


"Menggunakan trik licik !" Ding Yue mengangkat tangannya dan berniat menghentikan Qin Chen.


"Jangan pernah berpikir kau bisa menyentuh Tuan kami !" Long Teng dan Kun Shan menghadangnya dan sosok besar Naga dan Burung Vermilion memukul mundur Ding Yue.


Qin Chen melesat kebawah seperti meteor dan menabrak tanah dengan keras, pusaran api petir yang dahsyat terbentuk seperti badai besar dan mereka yang tidak mampu menahannya akan berubah menjadi abu.


Perang ini tidak akan berakhir dengan cepat jika kedua kekuatan saling beradu satu sama lain, pusatnya berada dibawah Kaisar dan keempat Bawahannya. Mereka juga memiliki Qin Chen dimana Yun Shuang sangat tahu benar tentang kekuatannya.


Qin Chen dapat memulihkan diri dengan kecepatan yang tidak normal, dia akan mengeksekusi keempat Bawahan Kaisar dan sisanya semua kekuatan akan tertuju kepada Kaisar nantinya.


"Hahaha... sekarang tidak ada tempat bagi kalian untuk kabur." Qin Chen melakukan Transformasi Jiwa Binatang Suci dan kekuatannya melonjak beberapa kali lipat.


Domain Pelahap menyebar dan Qin Chen menuju kearah Bai Xie, dengan panik Bai Xie bergegas menahan cakar Naga Qin Chen dan sepasang sayap api dipunggung Qin Chen menusuk jantungnya. Bai Xie tidak mampu bertahan dan Aura hitam menelannya secara utuh hingga menyisakan tulang belulang,

__ADS_1


Kuang Shi, Gong Lie dan Cai Feng sedikit gentar untuk melawan Qin Chen, namun mereka tidak memiliki pilihan lain bergegas menyerang secara bersamaan.


Qin Chen meremas tinjunya dan membekukan aliran waktu disekitarnya, pergerakan mereka terlihat jauh lebih lambat dan Qin Chen mengeluarkan Pedangnya. Bilah Ruang dalam jumlah yang banyak menyapu kearah mereka dan memotong tubuh mereka menjadi beberapa bagian, Qin Chen mendesak Saint Qi miliknya dan kobaran Api Petir melahap mereka tanpa menyisakan apapun.


*Boom.*


Kelima Ahli yang mengepung Ding Yue terhempas jauh dan menabrak tanah dengan keras, pukulan Ding Yue menyambar kearah Xia Ning dan sebuah Array besar segera aktif. Chu Lian bersama dengan yang lainya membuat Array Pelindung yang menghadang serangan Ding Yue.


"Bagus sekali... kalian membuat rencana yang bagus, aku mungkin menderita banyak kerugian tapi apakah kalian pikir dengan jumlah saja bisa mengalahkanku ?" Ding Yue melakukan transformasi Jiwa dan sosoknya berubah menjadi Raja Kera Emas.


Raungan Ding Yue menciptakan gelombang suara yang menyerang langsung kekuatan jiwa musuhnya. Semua orang berlutut ditanah dan merasakan Laut Kesadaran Ilahi mereka berguncang, Ding Yue datang kearah Bawahan Xia Ning dan tinjunya yang besar menghancurkan langsung tubuh mereka.


Tidak sedikit orang yang mati karena serangan Ding Yue, Qin Chen tidak bisa membiarkan hal ini terus berlanjut dan mendesak kekuatan jiwanya sampai batas maksimal. Naga dan Phoenix berputar menuju kearah Ding Yue, tekanan yang besar dapat dirasakan dan Ding Yue dipaksa mundur oleh Qin Chen.


"Semuanya dengarkan perintahku... mundur sejauh mungkin dari tempat ini, tidak ada satupun dari kalian yang bisa menandinginya. Aku akan bertarung dengannya dalam pertarungan satu lawan satu." Teriak Qin Chen dengan niat membunuh yang kuat.


"Jangan terlalu bangga Bocah... Jiwa Binatang Suci memang mampu menekanku tapi kau tidak layak bertarung denganku. Karena kau ingin pertarungan maka aku akan membunuh dirimu dan menunjukan mayatmu kepada mereka." Ding Yue berbalik dan berhadapan langsung kearah Qin Chen.


Semua orang bergegas mundur dan menjauh dari medan pertarungan. Istri-Istri Qin Chen merasa khawatir dan tidak tahu apa yang sebenarnya Qin Chen pikirkan, namun mereka hanya bisa mundur dan mengamati situasi pertarungan saat ini.

__ADS_1


Qin Chen terlihat marah dan Niat membunuhnya meledak, "Kau sudah menghalangi jalanku dan hari ini aku akan membunuhmu Kaisar sialan."


__ADS_2