TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI

TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI
Bab 38 - Mimpi Terliar Pria


__ADS_3

Tiga bulan berlalu dengan sangat cepat dan setelah Qin Chen berpamitan dengan semuanya dia pergi seorang diri. Mengenakan jubah hitam dan memakai pakaian lain untuk menutup dirinya sendiri, dia terbang dengan cepat menuju kearah Benua Utama.


Untuk sampai di Benua Utama ada dua cara yaitu menyebrangi lautan atau menggunakan Array Teleportasi, namun Qin Chen memutuskan untuk menyebrangi lautan karena dia ingin memburu beberapa Beast.


Caranya mungkin sangat beresiko tetapi demi dirinya sendiri semua itu sangat layak untuk dilakukan. Disebuah hutan Qin Chen melihat seseorang yang berdiri diudara, orang itu adalah Yun Shuang dan melihat dari reaksinya dia terlihat tidak senang.


"Gadis kecil ?" Qin Chen berdiri didepannya dan mereka perlahan turun kebawah.


"Kau ingin pergi ke Benua Utama... bukankah seharusnya kau menerobos Tingkat Virtual terlebih dahulu sebelum melakukannya !" Kata Yun Shuang dengan kesal.


Sejujurnya dia bergegas langsung kemari karena Qin Chen tidak berinisiatif untuk mendatanginya sendiri. Tentunya hal ini membuatnya sangat marah dan dia membutuhkan penjelasan darinya.


"Awalnya aku juga ingin menetap disini selama beberapa tahun lagi, namun aku sadar kalau hal ini sama saja membuang waktu. Selain Chu Lian aku memiliki wanita lain atau bisa dikatakan dia adalah yang pertama aku temui. Dia pergi karena ada sebuah masalah, aku yakin masalah itu sangat berbahaya dan tidak ingin melibatkanku kedalamnya. Tapi jika aku mengabaikannya wajah apa yang aku miliki untuk dipertontonkan didepan umum." Qin Chen mengatakan semua dengan jujur.


"Satu... dua... kau yang terburuk." Yun Shuang menangis dan membuka cadarnya lalu membakarnya.


Kecantikan yang mengagumkan terpancar dari sosoknya dan Qin Chen benar-benar terpesona olehnya. Ada aturan di Sekte Permata Jade dimana jika Master Sekte mereka harus menutup dirinya, jika dia ingin menunjukan wajahnya kepada Pria maka dengan kata lain Pria itu adalah orang yang dia inginkan.


Qin Chen mendekat kearahnya dan mengusap wajahnya, "Sesuai dengan apa yang aku harapkan, tapi apakah tidak masalah bagimu memperlihatkan wajahmu kepadaku ?"


"Karena kau sudah melihatnya maka kau juga harus bertanggung jawab." Kata Yun Shuang dengan pelan.

__ADS_1


"Tentu saja karena sejak awal itu adalah niatku." Qin Chen memeluknya dan mencium bibirnya dengan lembut.


Yun Shuang merasa sangat tegang merasakan sentuhan lidah Qin Chen dan sensasi yang manis membuatnya menjadi rileks. Yun Shuang membalas pelukan Qin Chen dan merasakan sensasi hangat dari tubuh mereka yang bersentuhan.


Qin Chen mendorongnya kebelakang dan bahu Yun Shuang bersandar dibatang pohon, Qin Chen berhenti sebentar dan tersenyum kearah Yun Shuang yang malu.


"Untuk sekarang aku hanya mengambil ciuman pertamamu." Kata Qin Chen yang berbisik ditelinga Yun Shuang.


"Apakah sangat buru-buru... tidak bisakah kau memberikan waktu untukku satu atau dua hari ?" Tanya Yun Shuang dengan malu.


Qin Chen tersenyum dan mengangguk dengan patuh, Yun Shuang terlihat senang dan mereka pergi kepinggiran sungai yang tenang. Adapun Beast disana semuanya tidak terlalu kuat dan hanya dengan Aura mereka berdua tidak ada yang berani mendekati mereka.


Sekarang Yun Shuang sudah jatuh kedalam pelukannya dan salah satu tujuannya membuat harem sudah tercapai, barisan kecantikan dan bakat ini sangat memukau dan Qin Chen merasa sangat senang. Namun Qin Chen tidak berniat untuk menyentuhnya lebih awal, Qin Chen masih berharap kalau Yun Shuang akan menjadi Master Sekte Permata Jade dan setelah waktunya tiba dia akan kembali dan mengambilnya sebagai Istrinya.


Setelah dua hari Qin Chen memutuskan untuk berpisah, Yun Shuang kembali dengan patuh sesuai dengan permintaan Qin Chen dan suatu hari dia akan mencari Qin Chen disana. Qin Chen melanjutkan perjalanannya dan terbang dengan kecepatan tinggi, setelah setengah bulan dia sampai di Kota Pelabuhan.


Qin Chen tidak tahu apa-apa tentang Kota ini namun tidak banyak yang bisa dia lihat, dia pergi untuk mencari sebuah Kapal dan banyak kerumunan Kultivator yang berkumpul. Namun sayangnya tidak ada Kapal yang akan berlayar dalam waktu dekat.


Qin Chen pergi menuju tempat Kediaman Tuan Kota, tentunya dengan identitasnya Qin Chen mendapatkan sambutan hangat dari Tuan Kota Cheng Hu. Mereka berdua masuk dan Cheng Hu meminta pelayan untuk menjamu Qin Chen.


"Master Sekte Qin Chen adalah Tamu... apakah Anda berniat untuk pergi ke Benua Utama ?" Tanya Cheng Hu sambil mengangkat gelasnya.

__ADS_1


"Benar sekali... tapi sayangnya tidak ada Kapal yang akan berlayar, menggunakan Array Teleportasi juga tidak diperlukan karena tujuanku mencari pengalaman. Apakah Tuan Cheng Hu memiliki saran yang menyenangkan ?" Tanya Qin Chen yang membutuhkan solusi.


"Aku memiliki beberapa koneksi namun mereka hanya akan berlayar sampai keperbatasan, hanya butuh sedikit usaha untuk terbang apakah Master Sekte Qin Chen mau ?"


"Tentu saja... Aku akan merepotkanmu." Qin Chen memberikan satu Talisman dan Cheng Hu mengerti akan manfaat besarnya.


"Berikan waktu seminggu dan saya akan memuaskan Master Sekte Qin Chen, untuk sekarang Anda bisa tinggal disini dan jika ada kebutuhan khusus Anda bisa memintanya kepada para Pelayan." Kata Cheng Hu yang segera pamit untuk pergi.


Qin Chen merasa puas karena sudah memecahkan masalahnya, Pelayan itu mengantar Qin Chen pergi ke Kamarnya dan disana sudah ada empat orang Gadis cantik dengan pakaian yang sedikit berani berdiri didepan tempat tidur.


"Apa maksudnya ini ?" Qin Chen bertanya dengan serius.


"Mereka adalah Pelayan yang disiapkan khusus untuk Tuan, tidak ada yang memaksa mereka untuk melakukan ini dan kebersihan mereka sudah terjamin. Apakah Tuan tidak puas dengan penampilan mereka ?" Tanya Pelayan itu dengan sopan.


"Hahaha... katakan kepadanya bahwa aku sangat berterimakasih. Kau bisa pergi dan aku akan mengurus sisanya sendiri." Kata Qin Chen dengan tawa yang puas.


Pelayan itu memberi hormat dan pergi menutup pintu, Qin Chen mendekat kearah mereka berempat dan memiliki pemikiran yang aneh. Mereka membantu Qin Chen melepaskan pakaiannya dan suasana yang bergairah berlangsung didalam kamar.


Kehidupan yang dimiliki Cheng Hu adalah mimpi tergila yang dimiliki setiap Pria, Qin Chen meniduri keempatnya sekaligus dan dimanjakan oleh mereka, daya tahannya cukup kuat dan memuaskan mereka adalah hal yang mudah.


Membayangkan kembali jika dia mengumpulkan ketiga Wanitanya dan mendapatkan Pelayanan semacam ini maka Qin Chen akan bersedia melakukan apapun. Setelah dia mengumpulkan semuanya Qin Chen akan melakukannya bersama-sama nantinya.

__ADS_1


__ADS_2