
Petir tujuh warna terus menyambar kearah Qin Chen selama 5 hari, malapetaka surga yang dihadapinya saat ini sangat kuat dan akar hitam menyerap semuanya dengan cepat.
Ketiga Jiwa miliknya menjadi lebih kuat dan mencapai Tingkat Saint King, Dunia miliknya menjadi lebih luas dan pemadatan kekuatan Prinsip yang dia lakukan membuat hasil yang maksimal.
Harta langit dan bumi dapat terlahir dalam kurun waktu yang singkat, bahkan tidak sedikit Beast Tingkat Spirit yang hadir. Jiwa Naga dan Phoenix bermain diatas langit dan Qin Chen menyebar esensi mereka.
Bahkan seiring berjalannya waktu beberapa bentuk kehidupan seperti manusia perlahan mulai muncul. Dengan bantuan esensi murni kekacauan dan sumber kehidupan tubuhnya Qin Chen dapat memanipulasi semuanya menjadi sebuah Roda kehidupan dan kematian.
Qin Chen menciptakan Klon dirinya sendiri dalam bentuk anak kecil, hanya sedikit perbedaan yang mereka miliki dan itu adalah bentuk kehidupan murni yang Qin Chen ciptakan dari kekuatan Prinsip Dunia.
"Ini akan menjadi tugas yang sulit dimana aku harus menciptakan peradaban, Klon milikku harus mengajarkan mereka bahasa dan kultivasi kepada kehidupan baru ini. Kalau begitu aku akan membangun sesuatu demi masa depan." Qin Chen mengangkat kedua tangannya dan menyebar banyak latihan Budidaya Kultivasi.
Beberapa pilar muncul dan semuanya mengandung kekuatan lima elemen yang berbeda, dengan esensi kekuatan Binatang Suci Qin Chen sedikit berharap jika dia bisa melahirkan sosok Naga dan Phoenix didalam Dunia ini.
Setengah tahun berlalu dengan sangat cepat dan Qin Chen sudah menyelesaikan pengasingannya, sekarang dia hanya perlu menunggu hal baik apa yang bisa Klon miliknya lakukan dan tentunya Qin Chen cukup tidak sabar kekuatan seperti apa yang dia dapatkan ketika Dunia ini memiliki peradaban.
Qin Chen bergegas keluar dan kembali menuju Singgasana, disana Chu Lian sedang menunggu dengan tenang dan Kultivasinya sudah menerobos Tahap Menengah Tingkat Saint. Saran yang diberikan Tian Mo sangat membantunya dan karena mereka memiliki elemen yang sama maka Chu Lian bisa meningkat lebih jauh.
"Dimana semua orang ?" Tanya Qin Chen sambil mengusap wajah Chu Lian.
__ADS_1
"Xia Ning dan Yun Shuang sedang berlatih dan Qing Yue sibuk memurnikan Pil Roh, Daratan Iblis Suci sudah stabil dan ada beberapa kejadian kecil saat kau berlatih." Kata Chu Lian sambil duduk disamping Qin Chen.
Qin Chen mendengar semuanya dan percaya bahwa mereka berempat dapat mengatasinya, dia memanggil tiga Bawahannya dan tidak berniat mengganggu yang lain untuk berlatih.
"Tuan !" Tian Mo, Long Teng dan Kun Sha menghadap Qin Chen. Kedua Bawahan Xia Ning Ru Yue dan Hei Mo juga menghadap memenuhi panggilan Qin Chen.
"Besok aku akan berangkat menuju Benua Utama, aku akan menyerahkan semuanya kepada kalian nanti bersama Istri-Istriku." Kata Qin Chen dengan tegas.
Ru Yue memberi hormat dan berkata, "Maaf tapi pergi sendirian adalah sesuatu yang berbahaya bagi Kaisar, Benua Utama dan Daratan Iblis Suci selalu ingin melahap satu sama lain. Jika melewati jalan utama maka mereka akan langsung mengetahui keberadaan Kaisar dan itu akan menjadi situasi yang berbahaya."
Tian Mo tersenyum dan berkata, "Yang Mulia ingin bersenang-senang sendiri itu sangat tidak adil, biarkan aku ikut dan memamerkan sedikit kekuatanku !"
"Tidak mungkin untuk membawamu.. ketika aku tidak ada maka kaulah yang akan menjadi tulang punggung tempat ini. Kalian berempat masih jauh untuk menerobos Tingkat Saint King, kau harus bertambah kuat karena masih ada beberapa orang yang ada diatasmu." Kata Qin Chen dengan tegas.
"Kalau begitu bawa Li Ren dan Xiao Mo bersama dengan Kaisar, mereka sudah berada di Tahap Menengah Tingkat Saint dan selangkah lagi akan menerobos Tahap Akhir. Setidaknya Kaisar tidak perlu mengurus semuanya sendiri dan jika ada hal kecil maka biarkan mereka berdua yang mengurus." Kata Hei Mo dengan hormat.
"Baiklah kalau begitu... suruh mereka bersiap dan tiga hari lagi aku akan berangkat, kalian semua bisa pergi dan lanjut berlatih. Adapun harta yang kalian inginkan maka ambil saja, setidaknya meningkatkan kekuatan juga merupakan hal yang penting." Qin Chen melambaikan tangannya dan mereka bergegas keluar mengurus beberapa hal.
Qin Chen membawa Chu Lian ke Istana Ratu dan disana dia menghabiskan harinya dengan santai menemaninya. Pembicaraan mereka tidak terlalu berat dan Chu Lian menceritakan tentang beberapa Sekte yang mulai berdiri, ada juga beberapa Alam Rahasia yang ditemukan namun sayangnya batasan Kultivasi menjadi masalah utama mengapa mereka tidak bisa masuk.
__ADS_1
"Kau tidak perlu iri dengan mereka karena hidup kita sama sekali tidak kekurangan, kita memiliki kesempatan tersendiri dan tidak ada artinya menjadi terlalu serakah." Kata Qin Chen sambil memeluk Chu Lian.
"Aku mengerti... setelah ini aku ingin keluar dan berjalan-jalan melihat Daratan Iblis Suci, kau tidak ada masalah dengan itu bukan ?" Tanya Chu Lian sambil memohon.
"Lakukan asal kau tetap membawa beberapa pengawal, keselamatan lebih utama dan kau adalah salah satu Ratuku. Kita tidak tahu bahaya macam apa yang akan terjadi kedepannya !" Qin Chen tidak mempermasalahkannya dan memberikan kebebasan Istrinya untuk memilih.
"Kau memang yang terbaik." Chu Lian merasa senang dengan Qin Chen.
"Bukankah itu sudah jelas." Qin Chen menarik ikat pinggang Chu Lian dan meraba tubuhnya.
Malam yang menyenangkan mereka habiskan bersama sampai matahari terbit. Masih ada dua hari tersisa dan Qin Chen tidak berniat untuk melepaskan Chu Lian, dia mencari kepuasannya sendiri dan menemaninya sampai batas waktu yang ditentukan.
Li Ren dan Xiao Mo sudah menyelesaikan persiapan lebih awal. Perjalanan ini mungkin tidak akan mudah bagi mereka tetapi bersama Qin Chen memungkinkan mereka mendapatkan banyak hal bagus.
Setelah mereka mengikuti Qin Chen sebagai Pelayan perkembangan mereka menjadi jauh lebih cepat. Metode Qin Chen dan banyaknya sumber daya tingkat tinggi yang tak terbatas memungkinkan mereka menerobos Tingkat yang lebih tinggi.
Chu Lian membantu Qin Chen memakai kembali pakaiannya dan menyisir rambutnya. Sudah waktunya bagi Qin Chen untuk pergi dan dia hanya berharap jika dia kembali dengan selamat membawa semua orang.
"Jaga diri kalian baik-baik dan tunggu aku kembali !" Qin Chen mencium kening Chu Lian dan berpamitan.
__ADS_1
"Kau juga... jangan bertindak gegabah dan selalu utamakan keselamatan." Chu Lian tersenyum dan melambaikan tangannya.
Qin Chen membawa mereka berdua pergi menuju perbatasan, dia sudah mengenal lokasinya dengan baik mengikuti petunjuk dari Tian Mo dan seharusnya tidak akan ada masalah.