
Dua hari berlalu dengan cepat dan Istana Kerajaan saat ini ramai, acara pernikahan begitu sangat megah dan Raja Yo Zai cukup menikmati waktunya.
Yun Shuang berdiri disampingnya dengan basis Kultivasinya yang tersegel, jangankan untuk berbicara bahkan untuk bergerak saja dia tidak bisa melakukannya. Jika bukan karena dua Ahli Tahap Menengah Tingkat Virtual dia tidak akan berakhir sampai ditangkap seperti sekarang.
Tujuannya datang kemari adalah untuk mencari Qin Chen, dia tidak menyangka kalau setelah melewati beberapa kota dia akan berakhir ditangan Pria yang tidak tahu malu. Jika dia bisa bunuh diri sekarang maka dia akan melakukannya langsung dari pada dihina dengan cara yang tidak benar seperti ini.
Qin Chen dan yang lainya tiba diluar dan beberapa Penjaga menghadang mereka, "Kalian adalah Patriak Keluarga dan seorang Bangsawan, tapi Raja Yo Zai memerintahkan jika bukan tamu yang tidak membawa undangan dilarang untuk masuk."
"Menyingkirlah." Cang Ren melambaikan tangannya dan menghempaskan mereka berdua dengan mudah.
Mereka semua menerobos masuk kedalam dan sampai didalam Aula, Yo Zai yang melihat kedatangan mereka sedikit tidak senang dan merasakan tatapan beberapa orang kuat didalam membuat mereka semua sedikit panik.
"Ho... siapa ini !"
"Sepertinya akan ada tontonan yang menarik !"
Semua tamu melihat kearah mereka namun Qin Chen tidak peduli dan melesat langsung kearah Yo Zai, dua Penjaga Ahli Tingkat Virtual menghadang Qin Chen namun dengan kecepatan yang luar biasa Qin Chen melewatinya.
*Bang.*
Wajah Yo Zai ditendang langsung oleh Qin Chen dan membuatnya terpental hingga menabrak dinding Istana dengan keras. Qin Chen menghilangkan segel Yun Shuang dan membuatnya terbebas.
Yun Shuang memeluk Qin Chen dan berkata, "Akhirnya aku bertemu denganmu !"
"Katakan kepadaku... hal buruk apa yang sudah mereka lakukan kepadamu ?" Tanya Qin Chen sambil membelai punggung Yun Shuang.
__ADS_1
"Mereka tidak menyentuhku dan hanya sedikit melukaiku, orang itu sangat kurang ajar sampai memaksaku untuk menikah dengannya. Jika kau tidak datang hari ini maka aku sudah siap meledakkan diriku sendiri." Kata Yun Shuang dengan kesal.
Yo Zai memegang mulutnya yang penuh darah dan berteriak, "******... siapapun yang dapat membunuh Pria itu aku bersedia memberikan Pil Roh Tingkat Raja !"
"Kau dengar itu Nak... tidak seharusnya kau membuat keributan didepan Master Tua ini, aku adalah Tetua Luar dari Sekte Api Pemurnian. Jika kau pergi meninggalkan wanita itu maka aku akan melepaskanmu mengingat basis Kultivasimu yang lumayan bagus." Kata Pria Tua bernama Heng Xue yang berada di Tahap Akhir Tingkat Virtual.
Bahkan beberapa orang yang ada di Tingkat Spirit ingin bertarung, jika mereka mendapatkan Pil Roh Tingkat Raja maka mereka akan menjadi orang kaya dalam sekejap jika menjualnya.
"Aku akan kembalikan perkataan itu kepadamu, jika kau masih tetap ingin campur aku pasti akan membunuhmu. Tidak peduli berasal dari kekuatan mana, bahkan sekalipun kau Anak dari Kultivator Tingkat Saint sekalipun Tuan Muda ini tetap akan membunuh." Kata Qin Chen dengan dingin.
"Arogan." Domain kedua Penjaga Raja menyebar dan keduanya melesat langsung kearah Qin Chen.
Tombak yang kuat berayun dan Qin Chen menangkapnya dengan kedua tangannya, semua Ahli Tingkat Spirit juga ingin ambil bagian namun dalam kubu Qin Chen Cang Ren dan yang lainya menghadang.
*Krak.*
"Hahaha... Kepalamu milikku." Yo Zai sudah berada dibelakang Qin Chen dan menebaskan Pedangnya yang terarah langsung keleher Qin Chen.
"Kau pikir dirimu sehebat itu." Qin Chen berbalik dengan cepat dan menghentikan Pedang itu dengan satu jarinya.
Jarum Jiwa ditembakkan melalui dahinya dan menembus masuk kedalam laut kesadaran ilahi Yo Zai. Rasa sakit yang mengguncang jiwanya sangat terasa dan Qin Chen mengambil leher Yo Zai dengan sangat mudah, dia mencekiknya sampai mati dan meledakan tubuh Yo Zai hingga hancur.
Sosok Qin Chen ini sudah seperti Iblis yang tidak kenal takut, Raja dibunuh tanpa ampun dan Yun Shuang sangat puas dengannya. Hanya dalam dua tahun lebih Qin Chen bukan hanya melampauinya namun perbedaan mereka sangat jauh, kekuatannya mungkin tidak bisa dianggap remeh dan salah satu yang terbaik.
"Masih ingin melanjutkannya ?" Tanya Qin Chen dengan dingin.
__ADS_1
Heng Xue menggelengkan kepalanya dan berkata, "Yo Zai mungkin arogan dan bodoh... tapi Kerajaan Farmas sudah berada diperlindungan Sekte kami, membunuhnya sama saja dengan menantang Sekte Api Pemurnian."
"Jangan bicara omong kosong... Sektemu tidak ada artinya didepan mataku, Tuan Muda ini bersedia menanggung penghinaan dan kebencian untuk dirinya sendiri tapi tidak untuk Istriku. Jika kau sangat ingin bertarung maka datanglah, aku akan melayani kalian kapanpun itu !" Kata Qin Chen dengan tegas.
"Aku harap kau masih menyimpan keberanianmu itu." Heng Xue berbalik dan pergi dari tempat itu.
Qin Chen membunuh dua Ahli Tahap Menengah Tingkat Virtual tanpa kesulitan sedikitpun, dia tidak akan berani melawannya sekarang dan lebih baik untuk membawa beberapa tambahan orang untuk melawannya.
"Ambil semua yang dapat diambil dari mereka." Qin Chen memerintah mereka untuk bertarung.
Cang Ren dan Ru Mei mengambil inisiatif untuk bertarung, beberapa orang mati ditangan mereka dan sisanya menyerah. Hanya dalam hitungan menit semuanya diselesaikan dengan mudah.
Qin Chen meminta waktu tenangnya dan sisanya bisa diurus yang lain, dia pergi bersama Yun Shuang keesebuah ruangan dan mengobrol.
"Dimana Leluhurmu... kenapa hanya kau sendiri saja yang datang kemari ?" Tanya Qin Chen sambil memegang tangan Yun Shuang.
"Aku turun jabatan dan Beliau masih di Sekte, maaf karena menyusahkanmu !" Yun Shuang merasa tidak enak dengan Qin Chen.
"Hal kecil... lain kali jangan ambil resiko seperti ini lagi, untungnya dia tidak melakukan sesuatu yang buruk terhadapmu. Jika tidak mau ditaruh mana wajahku nanti, tubuh dan hatimu hanya milikku seorang dan jika ada Pria lain yang berani maka bersiaplah untuk mati." Kata Qin Chen dengan tegas.
"Tidak ada hal yang baik." Yun Shuang memeluk Qin Chen dengan erat dan melepas rasa rindunya.
"Mulai hari ini kau adalah Istriku mengerti." Qin Chen menegaskan niatnya.
"Dimengerti Suamiku." Yun Shuang tidak memiliki pendapat dan sejak awal memang inilah niatnya.
__ADS_1
Qin Chen menuangkan sedikit Qi miliknya dan memberi sebuah Pil Roh kepada Yun Shuang untuk menerobos. Qin Chen membiarkannya pergi dan membuatnya menyelesaikan sendiri, sisanya dia harus mengatur ulang rencananya dan bersiap menghadapi serangan lawannya. Sekte Api Pemurnian mungkin akan datang dan sekarang Qin Chen hanya bisa berharap jika tidak ada Tingkat Raja yang akan melawannya nanti.