TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI

TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI
Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan


__ADS_3

Qin Chen melanjutkan pelelangan dan membeli beberapa hal yang menarik, sampai akhir dia dan Chu Lian pergi menuju Counter untuk menyelesaikan pembayaran. Namun Pelayan itu menolaknya dan hal ini membuat Qin Chen bingung.


"Penguasa Kota memberikan semua ini kepada Tuan dan berharap agar Tuan mau berbincang dengannya dilantai atas. Jika Tuan bersedia maka saya akan mengantarkan kalian berdua !" Kata Pelayan itu dengan sopan.


"Tentu." Qin Chen setuju dan tidak berniat mengabaikan barang gratisan.


Pelayan itu mengantarkan mereka berdua menaiki tangga dan tiba disebuah ruangannya yang bagus, didalam sana Penguasa Kota Shang Guan sudah menunggu kedatangannya.


"Hahaha... terimakasih sudah datang memenuhi undangan saya Master dan Nona ?" Shang Guan memberi salam.


"Qin Chen... dia adalah Istriku Chu Lian." Qin Chen memperkenalkan dirinya dan bertanya, "Ada apa Tuan Shang Guan ingin menemuiku... apakah itu tentang Pil Roh Tingkat Saint milikku ?"


"Benar sekali... apakah Master Qin bersedia berpisah, jujur aku sangat membutuhkannya dan bersedia membayarnya dengan harga yang tinggi." Kata Shang Guan dengan jujur.


"Pil Roh ini aku yang membuatnya dan jujur saja menjualnya kepada Tuan Kota adalah sesuatu yang tidak mungkin. Batu Roh sudah tidak menarik minatku sama sekali... tapi kita bisa membuat kesepakatan yang adil." Qin Chen memiliki sedikit rencana demi keuntungannya.


"Tolong katakan Master Qin ?" Shang Guan bersedia untuk mendengarkan.


"Biarkan aku melihat semua harta milikmu dan aku akan mengambil satu, aku juga menginginkan Perhiasan apapun dan pastikan itu bagus untuk dikenakan wanita. Tuan Muda ini adalah Pria yang sangat mencintai Istrinya." Kata Qin Chen dengan senyum yang lebar.


Chu Lian menyentuh tangannya dan berkata, "Tolong abaikan perkataannya Tuan... Suamiku memang memiliki lidah yang licin, tidak sedikit wanita yang sudah dia tipu termasuk aku."


"Hahaha... Nona muda tidak hanya memiliki kecantikan yang menakjubkan dan sangat beruntung. Syarat Master Qin aku berjanji akan memenuhinya." Shang Guan tertawa dengan puas.

__ADS_1


Shang Guan mengajak Qin Chen pergi untuk melihat-lihat Gudang Harta miliknya, Chu Lian juga ikut bersama dengannya dan didalam Gudang Harta mereka berdua melihat hal baru yang membuka wawasan mereka.


Qin Chen membuka matanya lebar-lebar dan Jiwa Naga miliknya meraung seolah menginginkan sesuatu. Qin Chen melihat kearah pintu yang tertutup dan Jiwa Naga seolah menuntunnya untuk pergi kesana.


Terakhir kali Jiwa Akar Hitam juga mendapatkan reaksi yang sama dan membawa keuntungan besar untuknya. Karena Jiwa Naga bereaksi maka ada kemungkinan jika ini berhubungan dengan Binatang Suci.


"Apa yang ada dibalik ruangan ini ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.


"Disini hanya sekumpulan sampah yang tidak berguna, Artifak rusak yang tidak terpakai." Shang Guan membukanya dan memperlihatkan tumpukan Artifak yang berantakan.


Qin Chen mengambil sebuah Armor Hitam pelindung tubuh, dia dapat merasakan keberadaan Naga Sejati dengan jelas dan dia mengambilnya tanpa permisi.


"Aku ingin melakukan percobaan dan tidak masalah bukan mengambil salah satu dari benda ini ?" Tanya Qin Chen yang mencoba untuk tetap tenang.


Qin Chen berjalan keluar dan mengambil sebuah Pedang Tingkat Saint, "Apakah tidak masalah jika aku menukarkannya dengan Pedang ini ?"


"Silahkan Master Qin... Tuan Kota ini masih memiliki beberapa Artifak Tingkat Saint dan lebih suka menggunakan pukulannya." Shang Guan tidak keberatan sama sekali.


Menukar Pil Roh Tingkat Saint dengan Pedang ini dia masih sangat diuntungkan, tidak banyak Pil Roh Tingkat Saint dan kualitas terbaik jauh lebih sulit untuk didapatkan. Jadi dia tidak akan melepaskan peluang ini dan menjalin hubungan baik dengan Qin Chen.


Setelah mengobrol untuk beberapa waktu Qin Chen pamit pergi, dia sudah mendapatkan banyak hal dan datang ke Paviliun Pelelangan tidak berakhir dengan sia-sia. Chu Lian sudah memiliki Tombak Tingkat Saint yang dia rebut dari Sheng Yan saat membunuhnya, jadi Pedang ini akan cocok untuk Yun Shuang nantinya.


Mereka kembali kepenginapan dan akhirnya Chu Lian bisa bernafas dengan lega, "Kau benar-benar Pria yang memiliki banyak keberuntungan."

__ADS_1


"Justru sebaliknya... mungkin karena Istri sepertimu aku menjadi Pria yang beruntung." Qin Chen sedikit memuji dan merayu Chu Lian.


"Bisa saja." Chu Lian tersenyum dengan penuh kebahagian.


Qin Chen mengusap wajah Chu Lian dan tersenyum, "Malam ini kau terlihat sangat cantik dengan semua riasanmu... bahkan Bintang diluar tidak akan dapat menandingi kecantikanmu yang menyilaukan. Kau layaknya seorang Peri yang turun dari Surga !"


Chu Lian memerah dan walaupun dia sering menerima pujian seperti ini dia tidak pernah terbiasa. Qin Chen selalu tahu bagaimana membuatnya senang dan Chu Lian sama sekali tidak membencinya.


Chu Lian menutup matanya dan Qin Chen tahu kalau Chu Lian juga menginginkannya, dia mencium bibirnya dan membawanya ketempat tidur. Mereka berdua menikmati malam yang menyenangkan dan untuk hari Chu Lian benar-benar senang karena dapat berjalan-jalan bersama Qin Chen.


Keesokan paginya Chu Lian masih tidur dengan nyaman dan Qin Chen mengenakkan Armor Hitam, Armor itu melebur kedalam tubuhnya dan dengan bantuan Jiwa Naga itu membuatnya menjadi semakin kuat.


"Armor ini bukan benda yang rusak tapi hanya mereka yang memiliki bentuk Jiwa Naga Sejati yang bisa menggunakannya. Bukan hanya melindungi fisik tubuhku juga dapat menghadang serangan jiwa lawan, ini adalah Armor yang terbuat dari Tulang Naga Bumi dan tidak heran jika Jiwa Naga beraksi terhadapnya." Qin Chen merasa senang dan karena mendapatkan keuntungan.


Bahkan dengan kekuatan pertahanannya sekarang Qin Chen dapat yakin jika dia bisa melawan Ahli Tingkat Saint. Walaupun peluang menangnya sangat tipis namun itu sudah menjadi pencapaian besar yang sulit untuk dilewati oleh Ahli Tingkat Raja.


Chu Lian bangun dari tidurnya dan mengusap matanya, "Sudah selesai ?"


Qin Chen berjalan kearahnya dan memberikan air segar, "Aku akan mengirimu kembali... sisanya aku serahkan kepadamu untuk memberikannya kepada mereka berdua !"


"Ya... jangan bertindak gegabah dan tetap berhati-hati. Jika kau menginginkan bantuan dari kami maka kapapun kami siap bertarung disisimu." Chu Lian meminumnya dan mengusap bibirnya.


Dengan adanya Long Teng dan Kun Shan bersama Bawahannya siapa yang dapat menjadi lawannya, namun jika itu hanya pertarungan sederhana Qin Chen tidak terlalu ingin merepotkan mereka terlebih Ras setengah Monster tidak asing di Daratan Iblis Suci dan Qin Chen bisa mengerahkan kekuatan mereka tanpa adanya keanehan.

__ADS_1


Qin Chen mengirim Chu Lian kembali terlebih dahulu dan membuatnya berlatih, dia berharap bahwa mereka berdua akan segera menerobos ke Tingkat Raja. Qing Yue mungkin tidak cocok dalam bertarung namun basis Kultivasinya setara dengan Qin Chen, sekarang Pohon emas berada dibawah naungannya dan Qin Chen berharap lebih padanya.


__ADS_2