TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI

TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI
Bab 91 - Santai


__ADS_3

Waktu berlalu selama tiga bulan dan Qin Chen sudah berada di Laut Hitam, disana Qin Chen melihat beberapa pulau dan membunuh banyak Beast Tingkat Saint dan melahapnya.


Walaupun Kaisar mengeluarkan perintah untuk mencarinya namun selama dia berada disini maka semuanya akan aman. Qin Chen mengolah Prinsip Waktu dan Ruang saat pertarungan dan mendapatkan pemahaman baru.


Kultivasinya juga menerobos ke Tahap Menengah Tingkat Saint dan sangat stabil, wajar saja karena dia sudah melahap Ahli Tahap Akhir Tingkat Saint dan beberapa Inti Beast yang kuat.


"Aku sudah mengumpulkan bahan penyulingan dan sudah waktunya kembali." Qin Chen masuk kedalam Dunia miliknya.


Qin Chen duduk disinggasana miliknya dan memejamkan matanya, dia merasakan banyak Ahli Tingkat Saint yang baru menerobos dan sepertinya ketiga Istrinya sedang sibuk menstabilkan Kultivasinya.


Sejauh ini perkembangan Dunia miliknya menjadi lebih baik, tentunya ini membuat Qin Chen senang mengingat dia bisa mengerahkan kekuatan besar ketika menghadapi musuhnya.


Qing Yue bergegas pergi untuk menemui Qin Chen yang sudah kembali, seperti biasa dia menyerahkan semua Tulang Beast dan menyuruh para Elf untuk mengantarnya ke Master Penyulingan dan Array Master.


"Kau mengawasi mereka bertiga dan bisakah kau menjelaskan kepadaku tentang perkembangan mereka ?" Tanya Qin Chen sambil membawa Qing Yue kedalam pangkuannya.


"Saudari Xia Ning baru saja menerobos Tahap Menengah, sedangkan Chu Lian dan Yun Shuang tenggelam kedalam pemahaman Divine Dao mereka." Qing Yue menjelaskan situasinya kepada Qin Chen.


"Baguslah kalau begitu... senang memilikimu yang bersedia merawat mereka selama aku pergi keluar." Qin Chen mengusap kepala Qing Yue dengan lembut.


"Apa yang kau bicarakan... ini bukan sesuatu yang merepotkan sama sekali. Kita berbagi Pria yang sama dan bersumpah untuk hidup rukun sebagai sesama Saudari." Kata Qing Yue dengan sungguh-sungguh.


Qin Chen merasa sangat senang dan mengusap tangan Qing Yue dengan lembut, mereka menghabiskan waktu dengan mengobrol dan memurnikan Pil Roh. Setiap harinya kemampuan Qing Yue menjadi lebih bisa diandalkan dan Qin Chen cukup puas dengan kinerjanya.

__ADS_1


Setelah beberapa tahun berlalu akhirnya mereka bertiga keluar dari pengasingan, manfaat yang besar didapatkan oleh Xia Ning dan sekarang Jiwa Rubah Surgawi sudah sepenuhnya lengkap karena menumbuhkan ekor kesembilan.


Chu Lian dan Yun Shuang masih berada di Tahap Awal sedangkan Xia Ning berada di Tahap Menengah Tingkat Saint. Kekuatan mereka sekarang dapat mengimbangi kekuatan Kekaisaran, namun Qin Chen tidak ingin terlalu buru-buru menyerang dan memilih untuk tetap diam.


Qin Chen hanya ingin bergerak ketika dia dapat memastikan bahwa mereka akan menang, lagi pula dia dapat mengendalikan waktu dan lebih baik mempersiapkan diri sebaik mungkin.


Yun Shuang duduk dan berkata, "Saudari Xia... kapan kita akan memulai pertarungan dengan Kaisar ?"


"Setelah semua orang menerobos maka aku akan memulainya." Jawab Xia Ning dengan serius.


"Berbicara soal persiapan kita selangkah jauh didepan mereka, kemenangan bukan sesuatu yang mustahil dan setelah itu apakah kau akan mengambil kembali tahta Kaisar ?" Tanya Yun Shuang dengan penuh semangat.


"Bukan aku melainkan Suami kita yang lebih cocok." Kata Xia Ning dengan sungguh-sungguh.


Chu Lian tertawa dan berkata, "Suami kita benci hal yang merepotkan dan sejak dulu dia tidak berubah. Bahkan setelah dia mengambil jabatan Master Sekte dan Raja Kerajaan Langit terlihat jelas ekspresi yang penuh keterpaksaan."


"Itu tidak seperti apa yang kau pikirkan... kita tidak mengurus hal seperti Kerajaan pada umumnya dan bisa menganggapnya sebagai tempat tinggal. Lagi pula kau tidak mungkin menempatkan kami selamanya ditempat ini bukan, Istri-Istrimu ini butuh tempat yang nyaman untuk tidur dan itu juga tanggung jawabmu bukan. Atau kau ingin Istrimu ini tidur ditanah kepanasan dan kehujanan ?" Xia Ning tersenyum kearah Qin Chen dan bermain dengannya.


"Lupakan... apa yang terjadi maka terjadilah." Qin Chen tidak mungkin berdebat dengan mereka dan pasrah.


Chu Lian memiliki ide yang bagus dan berbisik ditelinga Qin Chen, mendengar sesuatu yang bagus membuat Qin Chen tersenyum dan melihat kearah Xia Ning.


"Sebaiknya kalian semua bersiap-siap setelah aku mengatasi Benua Utama dan Kaisar itu maka mungkin aku akan melakukan hal yang sedikit menyenangkan." Kata Qin Chen sambil mengusap kedua tangannya.

__ADS_1


"Bukankah itu sangat jelas." Xia Ning meminum tehnya dan tersenyum cerah.


Qin Chen mengangkat bahunya dan membawa mereka berempat pergi bersama, mereka berendam dimata air panas yang sengaja Qin Chen buat dan menikmati hari bersama-sama seperti pasangan pada umumnya.


Malamnya Qin Chen menjadi sedikit liar dengan mendirikan tenda, dia bercinta dengan mereka berempat secara bergantian dan menjadi Pria paling bahagia. Mengumpulkan kecantikan seperti mereka dalam satu tempat adalah berkah terbesar dalam hidupnya, dia ingin mempertahankan kehidupan seperti ini dan membunuh musuhnya adalah hal yang diperlukan.


Waktu terus berlalu selama 10 tahun dan perkembangan Pasukan menjadi lebih stabil, Yun Shuang mengatur rencana dan membahas bersama dengan yang lainya. Setidaknya ada ratusan Ahli Tingkat Saint yang lahir dan Dunia milik Qin Chen menjadi lebih luas, kekuatannya terus tumbuh ketitik yang mengerikan dan Qin Chen yang sekarang tidak memiliki lawan sekalipun harus berhadapan dengan Ahli Tahap Akhir Tingkat Saint.


Qin Chen hanya berbaring ditempat tidur bersama dengan Chu Lian dan Xia Ning, sedangkan Qing Yue dan Yun Shuang sibuk menyusun rencana dan memurnikan Pil Roh.


"Apakah tidak masalah jika kalian tidak ikut dalam pembahasan rencana ?" Tanya Chu Lian sambil memeluk Qin Chen disampingnya.


"Kita sudah berkumpul dengan sangat baik disini dan apakah mereka masih tidak mengenal siapa saja Istriku. Yun Shuang mampu mengendalikan situasi karena dia dulu adalah mantan dari Master Sekte Permata Jade, selama dia mengenal medannya maka aku yakin rencananya pasti akan berjalan mulus." Qin Chen percaya sepenuhnya dengan Yun Shuang.


"Kita hanya perlu percaya kalau Saudari Yun dan Qing mampu." Xia Ning setuju dengan perkataan Qin Chen.


"Ya." Chu Lian tidak memiliki pendapat lain.


Tangan Qin Chen sedikit nakal dan meremas dada mereka, dia menarik mereka lebih dekat kedalam pelukannya dan merasakan aroma tubuh mereka dengan penuh gairah.


"Masih belum cukup ?" Tanya Xia Ning dengan penuh gairah.


"Pria besar ini tidak akan mudah dipuaskan begitu saja." Qin Chen melanjutkannya dan memuaskan mereka berdua kedalam pelukannya.

__ADS_1


__ADS_2