TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI

TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI
Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut


__ADS_3

Qin Chen menunggu selama seminggu penuh dan akhirnya dia mendapatkan kabar baik dari Cheng Hu, dia diantarkan kesebuah Kapal dan tentunya rahasia mengenai identitasnya tetap terjaga.


Kapal itu segera berlayar dan Kultivator yang terkuat disana hanya berada di Tahap Menengah Tingkat Langit yang bernama Die Yuan, Qin Chen saling berkenalan satu sama lain dan segera berangkat untuk berlayar.


"Aku dengar Saudara Qin ingin pergi ke Benua Utama, jika kita sampai diperbatasan maka Saudara akan butuh satu setengah bulan untuk mencapainya." Kata Die Yuan sambil meminum arak.


"Cheng Hu sudah memberitahu masalah ini kepadaku dan aku tidak keberatan sama sekali, ngomong-ngomong apa yang kalian cari sebenarnya ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.


"Hiu Emas Beast Tingkat Langit." Jawab Die Yuan dengan jujur.


Qin Chen tidak terlalu peduli dengan buruan mereka, tapi jika hanya sebatas Beast Tingkat Langit seharusnya ini akan menjadi situasi yang mudah untuknya. Setelah tiga minggu perjalanan mereka akhirnya mencapai lokasi perbatasan, beberapa Beast mulai menyerang dan semua orang bekerjasama melindungi Kapal.


Hiu Emas mulai terlihat dan kecepatannya didalam air membuat Qin Chen cukup takjub, namun Die Yuan adalah pemburu yang sangat berpengalaman. Dengan umpan yang dia pasang seharusnya itu akan memancing Hiu Emas agar datang kepadanya.


Hiu Emas berenang kearah umpan itu dan Die Yuan dan yang lainya terbang, puluhan Tombak yang dilapisi Spiritual Qi dan racun dilemparkan kearah Hiu Emas sekuat tenaga. Qin Chen melihat kerjasama mereka dan mendapatkan pengetahuan baru, target yang memiliki kecepatan tidak akan berarti jika langkahnya sudah diprediksi oleh musuhnya.


*Boom.*


Ledakan dari dalam air mengejutkan mereka dan gelombang energi yang kuat menyebar, dari dalam air keluar sosok wanita berambut perak dengan sebuah Pedang ditangannya. Seekor Ular Besar bersisik Biru juga keluar dari dalam air dan meraung dengan gila, Qin Chen tidak dapat mengukur kekuatan mereka dan kemungkinan besar mereka sudah bertarung didalam air hingga mencapai tempat ini.


Aura Wanita itu meledak-ledak dan Pedang ditangannya memancarkan cahaya yang menyilaukan. Tebasan Pedang yeng mengerikan melesat langsung kearah Ular itu dan pusaran air yang besar menghadangnya.


Empat pusaran air yang besar terbentuk disekitar Ular Air dan Wanita itu sedikit kesal dibuatnya, semua orang bergegas kembali ke Kapal dan pertarungan mereka berlanjut. Kapal itu perlahan ditarik kearah mereka dan semakin mendekat, Ular itu melihat kearah mereka dan ekornya yang besar berayun kearah Kapal itu.

__ADS_1


"Cepat pergi dari Kapal jika tidak ingin mati." Qin Chen berteriak dengan keras dan melompat kedalam laut.


*Bang.*


Kapal itu dihancurkan oleh satu kibasan ekor dan Qin Chen terhempas sangat jauh oleh ombak besar. Sekarang tidak ada artinya memikirkan orang lain dan sekarang lebih baik menyelamatkan dirinya sendiri dan lolos dari situasi berbahaya ini.


"Lawanmu adalah aku !" Gadis itu mendesak kekuatan jiwanya dan empat sayap putih muncul dibelakang punggungnya.


Kekuatannya dalam sekejap melonjak dan empat Pedang besar terbentuk dibelakangnya, Gadis itu melakukan gerakan menusuk dan empat Pedang besar itu melesat seperti roket. Ular Air itu tidak tinggal diam dan menyemburkan gelombang Air yang besar untuk menghadangnya.


*Boom.*


Ledakan dari kedua serangan ini memiliki daya hancur bermil-mil jauhnya, bahkan Jari Penghancur Qin Chen tidak dapat dibandingkan dengan kekuatan ini dan tubuhnya terseret kedasar laut tanpa bisa melawan balik.


Qin Chen perlahan mulai kehabisan nafas dan dia melewati sebuah gerbang cahaya, dia jatuh kebawah disana dia dapat bernafas dengan penuh kelegaan.


*Krak.*


Qin Chen mendengar suara yang tidak menyenangkan dan disekitarnya banyak tumpukan tulang yang berdiri. Roh Jahat bergerak kearahnya dan Qin Chen berusaha untuk memukulnya, namun pukulannya tidak berefek apapun seolah dia memukul udara.


"Domain Pelahap." Kekuatan Jiwa Qin Chen menyebar dan semua energi ditarik kedalam dirinya termasuk sekumpulan Roh Jahat.


Kekuatannya tumbuh ketingkat pencapaian besar dan indranya menjadi lebih tajam, Qin Chen menyerap habis Roh Jahat dan energi disekitarnya dan sekumpulan Tulang yang berdiri perlahan hancur. Bentuk Jiwa seseorang perlahan muncul dan tinjunya yang besar mengarah langsung tepat kearah Qin Chen.

__ADS_1


Qin Chen menatapnya dengan kesal dan Jiwa Phoenix keluar dari dalam dirinya, sayap api yang lebar menghadangnya dan hanya dengan satu nafas api menghancurkan Jiwa itu sampai menjadi abu.


"Tempat macam apa ini sebenarnya ?" Qin Chen melihat sekitarnya dan berpikir kalau ini sangat misterius.


Qin Chen melihat sebuah pintu gua dan bergegas masuk kedalam, dia tidak bisa kembali dan lebih baik mengikuti alurnya. Mungkin dia bisa mendapatkan kesempatan lebih jika berada disini lebih lama.


Setelah beberapa waktu berjalan Qin Chen sampai disebuah pegunungan yang tandus dengan Pedang yang tertancap. Tempat ini seperti kuburan Pedang dan Qin Chen berpikir kalau tempat ini memiliki jenis yang sama dengan seperti yang ada di Komik yaitu warisan Teknik Pedang.


"Hehehe... sepertinya aku akan menjadi semakin keren." Qin Chen melangkah maju dan sebuah Spirit Pedang perlahan mulai terbentuk.


Qin Chen mengeluarkan Pedangnya dan melesat dengan kecepatan tinggi, dia menebasnya dengan sekali serangan dan menghancurkan Spirit Pedang itu dengan santai. Qin Chen terus maju dan semakin dia naik Spirit Pedang yang muncul akan bertambah kuat dengan atribut yang berbeda.


Qin Chen melalui tujuh pertarungan dengan Spirit Pedang dan hasilnya dia dapat menang dengan keadaan kelelahan. Setiap kali pertarungannya Qin Chen mendapatkan pemahaman baru dan Niat Pedangnya menjadi lebih kuat.


"Pedang ini penuh dengan niat membunuh dan semakin aku naik tidak menutup kemungkinan untuk melawan Spirit Pedang Tingkat Saint. Aku tidak mungkin bisa menyelesaikannya dan mendapatkan warisan ini jika terus seperti ini." Qin Chen berpikir sebentar dan memiliki ide yang liar.


Qin Chen berlari kedepan dan Spirit Pedang bermunculan, kekuatannya mungkin sebanding dengan Ahli Tingkat Virtual dan Qin Chen menghindari semua cahaya Pedang yang dilepaskan.


Pergerakannya sangat lincah seperti bayangan hitam yang masuk kedalam, dia mengumpulkan semua Qi kearah kakinya dan melompat sangat tinggi menuju puncak.


*Bang.*


Qin Chen mendarat tepat di Puncak dan berhasil melewati semua Spirit Pedang, caranya mungkin terlihat sangat curang tapi selama tidak ada aturan mengapa dirinya harus peduli.

__ADS_1


Sebuah Batu besar didepannya memancarkan niat pedang yang kuat, disana terdapat sebuah Tulisan yaitu Niat Pedang Penantang Surga.


"Niat Pedang Penantang Surga... sungguh nama yang sangat arogan." Kata Qin Chen sambil tersenyum.


__ADS_2