
Satu setengah bulan berlalu dengan cepat dan Qin Chen menunggu seseorang diluar Benteng Ibukota, tentunya Kerajaan Langit yang baru berdiri ini cukup menarik banyak orang dan salah satunya adalah Sekte Pemurnian.
Dari kejauhan Qin Chen dapat merasakan Aura kuat yang menuju kearahnya, sensasi yang mengintimidasi cukup membuatnya tidak senang namun dia masih bersabar. Heng Xue membawa empat Ahli Tahap Akhir Tingkat Virtual bersama dengannya dan menyapa Qin Chen.
Qin Chen menjentikkan jarinya dan formasi Pelindung perlahan mulai aktif menutupi Ibukota, semua orang tahu bahwa akan terjadi pertarungan antara Raja baru dengan Sekte Pemurnian dan Yun Shuang hanya bisa berdoa untuk keselamatan Qin Chen sekarang.
"Anak muda... sepertinya kau sudah bersiap untuk kedatangan kami !" Heng Xue menatap Qin Chen dengan ekspresi yang dingin.
"Waspada sekali... jangan khawatir aku tidak memasang jebakan apapun, justru sebaliknya aku ingin bernegosiasi dengan kalian tanpa adanya pertarungan. Aku bersedia memberikan kalian 30 Pil Roh Tingkat Virtual dan aku harap kalian dapat melupakan masalah ini." Qin Chen mencoba yang terbaik untuk memberikan penawaran.
Heng Xue tersenyum dan berkata, "Memang apa bedanya dengan membunuhmu dan mengambil Pil Roh itu. Tapi karena kau sangat tulus aku bisa saja melupakannya, Kerajaan ini akan tetap dibawah Sekte Api Pemurnian dan kau harus menjadi Budak. Karena Istrimu sangat cantik maka Tuan Muda Sekte kami mungkin akan tertarik, selama kau bersedia memenuhinya maka semuanya akan selesai."
"Sepertinya kalian sudah salah mengerti satu hal, aku menawarkan hal ini bukan karena aku takut melainkan aku tidak ingin membuat masalah menjadi tambah sulit. Terlebih tidak seharusnya kau memikirkan sesuatu yang buruk terhadap Istriku, jika kalian berlima sangat percaya diri maka majulah. Persetan dengan Sekte Anjing kalian, hari ini aku akan mengirim kalian semua ke Neraka." Qin Chen mengeluarkan Pedangnya dan Auranya menyembur hingga memaksa mereka berlima untuk mundur.
Qin Chen mengayunkan Pedangnya secara acak dan bilah-bilah Qi Pedang yang tajam melesat langsung kearah mereka. Heng Xue mengatur formasi dan berada ditengah, sebuah dinding penghalang terbentuk dengan sempurna dan menahan Qi Pedang Qin Chen.
Domain mereka saling terhubung dan kelima elemen yang berbeda saling beresonasi satu sama lain. Sekarang Qin Chen mulai paham dengan kerjasama mereka dan menembusnya mungkin tidak mudah.
Kesadaran Ilahi Qin Chen menyebar dan dia menemukan sesuatu yang janggal, salah seorang dari mereka sudah berada tepat didepan Qin Chen dan Tombaknya yang diselimuti Petir sedikit membuatnya terkejut.
Qin Chen menahannya dengan Pedangnya dan dipaksa mundur lima meter kebelakang, angin dan Api menerjang kearahnya dan dengan gabungan kedua elemen ini membuat kobaran apinya semakin besar.
__ADS_1
*Boom.*
Ledakan Api yang besar membakar tubuh Qin Chen, namun semua itu sama sekali tidak berguna karena Api Phoenix yang menyelimuti tubuhnya jauh lebih kuat.
"Kena kau !"
Batu besar jatuh dari atas langit seperti sebuah bukit, Qin Chen mendesak Qi miliknya dan menahannya dengan kedua tangannya. Qin Chen ditekan hingga kebawah dan dia terus memompa Qi miliknya.
Tangan Qin Chen berubah menjadi cakar naga dan batu besar itu hancur dengan kekuatan fisiknya yang gila. Pria yang mengendalikannya menyemburkan darah dan Qin Chen mengusap darah disudut mulutnya.
"Kalian semua akan mati." Qin Chen menerjang kearah dua orang tiga orang didepannya dan mengayunkan tangannya.
Bilah Qi yang sangat kuat bergerak langsung kearah mereka, kekuatannya sangat kuat hingga mampu membelah tanah dan mereka bertiga menghindarinya dengan cepat. Qin Chen melaju kearah Heng Xue dan menyemburkan nafas api.
Kedua Api ini saling bertabrakan dan serangan Qin Chen jauh lebih unggul, Heng Xue mendapatkan luka dari Api Qin Chen dan melihat kedepan Qin Chen sudah menghilang.
Qin Chen melompat melewati Heng Xue dan tujuannya hanya satu yaitu mengincar orang yang paling dibelakang. Jika dia tidak membunuhnya terlebih dahulu maka akan sulit berurusan dengan yang lainya.
"Sekarang aku akan membunuhmu terlebih dahulu !" Cakar Qin Chen diselimuti oleh Petir emas dan Auranya terlihat mengerikan.
"Jangan harap." Pria itu membentuk dinding logam untuk bertahan dari serangan Qin Chen.
__ADS_1
"Percuma saja." Cakar Qin Chen menembus dinding logam itu dan terus maju.
Cakar yang kuat itu menghancurkan tubuhnya dan jiwanya dibakar dengan Api Phoenix, Heng Xue menelan ludahnya dan sangat terkejut. Hanya sedikit orang di Tingkat Virtual yang mampu berubah menjadi Bentuk Jiwanya.
Walaupun perubahan Qin Chen tidak sempurna namun itu sudah cukup membuktikan bahwa dia adalah jenius yang berbakat. Pertahanan rekannya juga tidak bisa ditembus oleh sembarang orang, tapi Qin Chen bisa menghancurkannya dan kekuatan fisiknya sudah sebanding dengan Ahli Tahap Akhir Tingkat Virtual atau mungkin lebih tinggi.
"Orang yang paling bermasalah sudah mati... sisanya hanya serangga yang tidak berguna, majulah sekaligus dan aku akan membuat kalian menyusulnya ke neraka." Qin Chen memprovokasi mereka berempat.
"Jangan takut... kita berada satu Tahap diatasnya dan setelah menghadapi banyak serangan energinya pasti banyak terkuras. Kita serang dia bersama !" Teriak Heng Xue dengan keras.
Mereka bertiga setuju dan menyerang Qin Chen secara bersamaan, gelombang Qi yang ganas menyapu tanah hingga bersih dan melesat langsung kearah Qin Chen.
Qin Chen mendesak Qi miliknya dan menggunakan tinju Raja dengan kekuatan penuhnya. Benturan dari serangan ini menciptakan daya hancur yang besar hingga membuat tanah berguncang, Heng Xue sudah meremehkan Qin Chen dan jika dia tahu kalau Qin Chen sekuat ini maka dia akan membawa lebih banyak orang.
Kilatan cahaya Yin dan Yang menyembur dari gumpalan asap, Qi itu menembus tepat kepala salah satu dari mereka dan seketika tubuhnya jatuh ketanah dengan darah yang keluar menjadi genangan.
"Masih belum." Qin Chen mengibaskan sayapnya dan Bulu Api Petir melesat langsung kearah mereka bertiga seperti puluhan Anak panah yang ditembakkan secara persamaan.
Ledakan Api Petir yang kuat menghujani tubuh mereka bertiga. Sejak Qin Chen membunuh orang yang menjaga pertahanan mereka maka sisanya akan menjadi sangat mudah untuknya.
Kilatan Pedang melesat dan Pedang milik Qin Chen menghujam langsung tepat didada orang yang memiliki elemen petir. Pedang itu berputar dan tubuhnya dicabik-cabik oleh Pedang itu menjadi potongan daging.
__ADS_1
Pria yang memiliki elemen angin sangat ketakutan dan berniat untuk lari, namun ketika dia berbalik Qin Chen sudah muncul berjarak satu meter darinya dengan penuh kesiapan. Pukulannya yang kuat menciptakan gelombang Qi yang menghancurkan tubuh Pria itu hingga menjadi abu.