
Disisi lain Sekte Permata Jade juga mendapatkan pesan yang sama, seorang wanita cantik yang menggunakan cadar duduk dengan tenang dibawah pohon. Auranya terlihat tenang seperti permukaan air dan Kultivasinya berada di Tahap Akhir Tingkat Spirit sekaligus Master Sekte Permata Jade.
Gadis itu merupakan Yun Shuang dan dia sedang membayangkan wajah seseorang, mendengar nama Master Sekte Soaring Heaven yang baru membuatnya teringat kejadian 5 tahun lalu saat perebutan harta.
Sebelumnya dia tidak tahu jika Qin Chen adalah Murid dari Sekte Soaring Heaven dan dia juga tidak menjelaskan asal usulnya. Yun Shuang sempat berpikir kalau Qin Chen sudah mati didalam dan sekarang namanya muncul kembali.
Walaupun dia tidak bisa memastikan apakah Qin Chen ini adalah pria yang dia kenal tetapi dia memiliki firasat bagus. Yun Shuang menyetujui proposal mereka dan akan bertahan sebaik mungkin selama tiga bulan.
"Aku harap itu adalah kau Pria kecil... pembuat masalah sepertimu aku yakin akan memiliki umur yang panjang." Yun Shuang mengambil selembar daun dan memainkannya sambil membayangkan wajah Qin Chen yang konyol.
.....
Disisi lain Qin Chen mencoba yang terbaik untuk memurnikan Tungku Emas kedalam dirinya, untuk sekarang semuanya berjalan dengan lancar dan Tungku Emas miliknya melebur kedalam tubuhnya menjadi Meridian Tungku.
Selain dapat menyimpan jumlah energi yang besar Qin Chen juga mendapatkan manfaat lain, dia bisa memurnikan Pil Roh dengan dirinya sendiri sebagai Tungkunya. Meningkatkan kualitas Pil Roh menjadi beberapa kali lipat dengan sedikit usaha tanpa pemahaman.
Pemahaman Niat Pedangnya menjadi lebih intens dan kekuatan Qin Chen yang sekarang sudah meningkat jauh melebihi basis Kultivasinya. Chu Lian berlatih menggunakan Tombak barunya yang diberikan oleh Qin Chen dan meluangkan waktunya untuk berkultivasi.
Song Min keluar dari pengasingannya dan dia sepenuhnya pulih. Qin Chen memberi hormat dan berkata, "Master !"
__ADS_1
"Kerjamu sangat bagus... kau bisa menarik semua musuh untuk berada dipihak kita dan mengundang Ahli dari Serikat Perdagangan serta meningkatkan kekuatan mereka dalam waktu yang singkat. Lalu sekarang rencana apa yang akan kau lakukan untuk berhadapan langsung dengan mereka berempat ?" Tanya Song Min dengan penasaran.
"Melakukan perang secara terbuka dengan membantu dua Sekte lainya dan menyatukan kekuatan penuh. Semakin lama berlangsung maka kekuatan mereka akan semakin besar, lebih baik untuk segera melakukan tindakan penuh dan tujuan utamaku adalah Sekte Bulu Biru." Kata Qin Chen dengan sungguh-sungguh.
"Sekte Bulu Biru tidaklah lemah... sekalipun mereka ditekan mereka pasti masih sanggup bertahan. Ubah rencanamu dan bagi menjadi dua Pasukan, serahkan masalah Sekte Bulu Biru kepadaku dan yang lainya... sisanya kau bawa beberapa orang Ahli Tingkat Virtual untuk datang ke Sekte Permata Jade." Song Min memiliki rencananya sendiri.
Qin Chen baru saja menjadi Master Sekte dan mengurus orang tua dari Sekte Bulu Biru akan sangat sulit. Namun berbeda jika Song Min yang datang secara langsung, mau atau tidak mereka harus menunjukan rasa hormat tertinggi kepadanya.
Qin Chen lebih cocok untuk pergi ke Sekte Permata Jade dan mengurus Gadis-Gadis lembut disana. Meyakinkan mereka tidaklah sulit dengan kekuatan dan dukungan dibelakangnya, peran ini harus dibagi secara merata dan melakukan serangan balik secara bersamaan adalah hal yang penting.
Qin Chen setuju dengan saran dari Song Min dan setelah mereka menetapkan waktu pertemuan dan titik dimana mereka akan berkumpul Qin Chen bersiap-siap untuk berangkat. Qin Chen tidak ingin terlalu berlebihan dan hanya membawa Zhen Yan bersama dengannya, sisanya mereka berempat akan ikut bersama dengan Song Min.
"Senior tidak perlu mengkhawatirkanku... bahkan jika itu Senior aku bisa bertukar pukulan dengan seimbang." Kata Qin Chen dengan penuh percaya diri.
"Aku sangat menantikan penampilan Master Sekte Qin Chen." Zhen Yan cukup tertarik dan terbang lebih cepat bersama dengan Qin Chen.
Setelah beberapa hari mereka sampai diperbatasan dan Qin Chen melihat seorang Gadis yang sedang dikejar beberapa orang Pria, Qin Chen segera menuju kesana dan berniat membantunya. Tatapan mereka terlihat tidak menyenangkan dan dilihat dari pakaiannya Gadis itu mungkin anggota Sekte Permata Jade.
Qin Chen menghadang mereka semua dan berkata, "Kau tidak perlu lari lagi karena aku disini tidak ada dari mereka yang dapat menyentuhmu !"
__ADS_1
Sekumpulan Pria itu hanya berada di Tahap Menengah Tingkat Langit, mereka yang melihat Qin Chen menerjang kearahnya dengan Aura yang meledak-ledak. Qin Chen melambaikan tangannya dan kobaran Api Petir menyapu kearah mereka semua, hanya dalam sekejap tubuh mereka berubah menjadi abu dan Zhen Yan merasakan sensasi yang mengerikan dari Api Petir Qin Chen.
Jelas bahwa itu bukan Api yang terbentuk dari Spiritual Qi melainkan sebuah harta yang telah dimurnikan. Namun hanya mereka yang memiliki keberuntungan sajalah yang dapat memiliki nasib baik seperti Qin Chen, sudah tak terhitung jumlahnya orang mati karena ingin memurnikan Api atau harta elemen bahkan seorang Tingkat Raja akan berpikir dua kali untuk melakukannya.
"Terimakasih untuk kedua Senior karena telah membantu, nama saya adalah Gu Yin Murid Sekte Permata Jade." Kata Gu Yin dengan ramah.
"Master Sekte Soaring Heaven... sekarang aku akan membawamu kembali ke Sektemu." Qin Chen menggendongnya dan membawanya terbang dengan kecepatan yang tinggi.
Gu Yin merasa malu karena dia dapat melihat wajah Qin Chen dari dekat, namun dia harus berpegangan erat dan jika tidak kecepatan ini sudah bisa membuatnya terlempar sangat jauh.
Hanya dalam waktu yang singkat mereka sampai di Sekte Permata Jade, Kota disekitarnya sudah hancur total dan Qin Chen melepaskan Gu Yin. Aura yang ganas menyembur keluar dan para Tetua serta yang lainya keluar untuk siap bertarung.
Yun Shuang keluar dari pengasingannya dan berkata, "Lama tidak bertemu Pria kecil ?"
"Kau... Gadis kecil ?" Qin Chen melihat sosok Yun Shuang yang mempesona dengan ekspresi yang terkejut.
"Kurang ajar... berani kau memanggil Master Sekte Yun..."
"Tenanglah." Yun Shuang terbang kearah Qin Chen dan berdiri didepannya, "Aku pikir kau sudah mati saat disana, syukurlah kau masih hidup ?"
__ADS_1
"Ya... Hari itu memang sangat berat tapi aku tidak bisa mati, ada banyak hal yang belum aku lakukan yaitu melihat keindahan dunia. Jika kau membuka cadarmu dan menunjukan wajahmu kepadaku maka matipun layak karena kau juga termasuk salah satu keindahan itu." Kata Qin Chen dengan sedikit menggoda.