
Sosok Qin Chen menjadi pusat perhatian besar diseluruh Benua, Transformasi Jiwa Akar Hitam yang sebelumnya ditertawakan memberikan pukulan keras kewajah mereka. Tingkat kecocokan dan lonjakan kekuatan yang ditunjukan itu terlalu tidak normal.
Qin Chen mungkin tidak lebih kuat dari Kultivator Tahap Awal Tingkat Saint namun semua fondasi entah itu fisik atau jiwa semuanya melebihi Kultivator pada umumnya. Ketiga Sekte Utama tidak boleh meremehkan potensi seperti ini dan harus mengambil tindakan dengan cepat.
Roh itu segera pergi keluar penghalang dan merasakan perasaan bahaya, jika dia terlibat dalam pertarungan ini maka bentuk Roh miliknya akan dilahap oleh kekuatan Qin Chen.
Duan Wuya masih mencoba untuk berdiri dan dia tidak bisa menerima kekalahan, dia adalah Reinkarnator dari Kultivator dimasa lalu dan tidak bisa terima jika kalah dengan seorang Bocah yang baru memulai jalan Kultivasinya.
Ratusan hantu keluar dan membentuk sebuah wajah besar diatas langit, Qin Chen mengangkat tangannya dan berkata, "Domain Pelahap."
Dalam jarak tertentu semuanya dilahap oleh Qin Chen wajah hantu ditarik masuk kedalam tubuhnya. Semua yang berada di Domain Pelahap kehilangan semua vitalitas kehidupan dan Aura Qin Chen menjadi lebih kuat dari sebelumnya.
"Kekuatan Iblis macam apa ini ?" Yao Jun gemetar ketakutan dan terjatuh ketanah.
Roh itu menjelaskan, "Menyebutnya sebagai kekuatan iblis adalah penghinaan terbesar... dia adalah jenius dimana menciptakan Divine Dao dengan kemampuan Jiwanya. Bahkan Kultivator jenius dimasa lalu tidak memiliki kemampuan untuk ini, masa depannya tidak terbatas dan keduanya adalah pilar dunia dimasa depan."
Lin Dong dan Meng Yan sangat terkejut dan jarang sekali melihat Roh itu menjelaskan sesuatu, dia tidak menyangka bahwa Qin Chen akan memiliki kemampuan hebat yang terlalu gila.
"Setelah aku menggunakan ini kau sudah bukan lagi lawan untukku. Menyerahlah dan buat ini menjadi mudah." Kata Qin Chen sambil berjalan kearah Duan Wuya.
__ADS_1
"Kau ini tidak mungkin !" Duan Wuya tidak percaya dengan keadaannya yang terdesak.
Ujung jari telunjuknya menyentuh dahi Duan Wuya dan Qin Chen berkata, "Yun Shuang... ketika kau melepaskannya maka hari ini aku akan melakukan hal yang sama. Terimakasih karena menjaga janjimu dan tidak menyentuh Istri-Istriku... tapi posisi pertama hanya ada satu orang dan itu adalah milikku."
Didalam Laut Kesadaran Ilahi Duan Wuya sebuah titik hitam muncul dan melahap segalanya tanpa ampun. Duan Wuya hanya berteriak sekali dan sesaat sebelum dia mati karena Laut Kesadaran Ilahinya akan runtuh Qin Chen bergegas menarik kekuatannya.
Duan Wuya jatuh ketanah tidak sadarkan diri dan Qin Chen melepas transformasi jiwanya. Cahaya Ilahi menyelimuti Duan Wuya dan luka yang dia terima secara otomatis sembuh, nama Qin Chen berada diposisi teratas dan berada dinomer satu.
Roh itu mengangkat tangannya dan tiga pohon kecil dengan warna yang berbeda melayang kearah Qin Chen, Duan Wuya dan Lin Dong. Qin Chen me dapatkan Pohon Emas dan dia dapat merasakan kekuatan Dao yang sejalan dengannya.
"Kendalinya ada pada diri kalian sendiri dan tanamlah Pohon yang kalian dapatkan, itu merupakan warisan Dunia dan seberapa jauh kalian bisa memahaminya itu tergantung kepada diri kalian sendiri. Mulai hari ini Medan Perang Kuno tidak akan ada lagi dan semuanya berakhir ditangan kalian bertiga." Roh itu perlahan menghilang dan semuanya sudah berakhir.
Lin Dong mengeluarjan Jimat Teleportasi dan berkata, "Dimasa depan aku akan mendangi kalian berdua... aku kalah saat ini tapi dimasa depan hal ini tidak akan terulang."
"Qin Chen... kekalahan ini aku akan membayarnya nanti dan merubut Pohon Emas itu darimu." Duan Wuya segera pergi dan tidak ingin tinggal lebih lama.
Meng Yan juga pergi dengan cara yang sama dan tidak ingin tinggal, Sheng Yan sudah mati dan sekarang Qin Chen akan menghadapi kemarahan dari Sekte Jurang Naga. Dapat dipastikan mereka akan menerobos masuk kedalam tempat ini dan memulai pembalasan dendam.
Dibawah kepemimpinan Master Sekte Jurang Naga Fu Chi mereka membawa 40 Ahli Tahap Awal Tingkat Saint. Qin Chen dapat merasakan jika mereka mencoba menerobos masuk ke Wilayah Medan Perang Kuno dan situasinya akan sangat berbahaya.
__ADS_1
Qin Chen berbalik dan terbang dengan kecepatan penuh menuju perbatasan, dia hanya perlu menggunakan Pedangnya dan memotong penghalang Ruang. Untuk sekarang dia melihat sebuah Hutan masuk kedalam sana dengan sangat cepat, setelah dia menemukan tempat yang aman Qin Chen segera masuk kedalam Lonceng Emas dan menyembunyikan dirinya dari Dunia Luar.
Kerajaan Langit mungkin akan diambil alih orang lain dan mulai hari ini dia tidak bisa disebut sebagai Raja. Sekarang semuanya tinggal menunggu Serikat Perdagangan dan Sekte Pemurnian untuk mengamankan orang-orangnya.
Fu Chi dan orang-orang dari Sekte Jurang Naga menerobos masuk, mereka semua berpencar untuk mencari keberadaan Qin Chen dan pada akhirnya setelah tiga hari mereka tidak dapat menemukan jejaknya.
"Master Sekte... anak ini terlalu licin dan sulit untuk ditangani, kami tidak bisa menemukannya dan berakhir membantai Ras Raja Laut." Kata salah seorang Tetua.
"Seharusnya warisan itu hanya dimiliki oleh ketiga Sekte dan diserahkan kepada orang itu, Lin Dong memilikinya satu dan Sekte Samudra akan mendapatkan lebih banyak dukungan. Sheng Yan sudah mati dan sialnya kita kehilangan bakat terbaik, faktor keberadaan Qin Chen dan Duan Wuya tidak bisa diabaikan." Kata Fu Chi dengan kesal.
"Perlukah kita mencari di Kerajaan Langit dan Benua seberang ?" Tanya Tetua itu yang menunggu perintah.
"Mereka bukan orang bodoh yang akan meninggalkan jejak, Kerajaan Langit tidak akan mampu menyembunyikannya dan Sekte Dewa Iblis juga tidak diketahui. Untuk sekarang sebarkan perintah perburuan... bagi mereka yang memberikan informasi tentang keberadaan mereka berdua maka akan mendapatkan imbalan." Kata Fu Chi dengan tegas.
"Baik Master Sekte." Tetua itu memberi hormat dan segera pergi.
Sekarang Fu Chi harus menanggung kemarahan dari Master itu, rencana mereka sudah hancur karena beberapa faktor yang tidak terduga dan kerugian yang mereka terima cukup besar.
Jika dia tahu hal ini akan terjadi maka mustahil dia akan mengirim Sheng Yan. Masalah terbesar yang dia punya sekarang adalah Qin Chen dan Duan Wuya, belum lagi Daratan Iblis Suci yang selalu memiliki konflik. Jika Master itu tidak senang dan memutuskan untuk bergerak maka ketiga Sekte Utama tidak akan mampu menanggung amarahnya, Fu Chi meminta semua orang kembali dan membuat pengaturan ulang.
__ADS_1