
Disebuah Hutan yang besar Yun Shuang dan orang-orangnya sedang bertarung dengan Beast yang cukup kuat. Chu Lian juga baru saja tiba dan harus bertarung lagi demi memenuhi kuota masuk ke Tahap kedua.
Mereka semua terlihat kelelahan namun untungnya tidak ada korban, mereka sedang beristirahat memulihkan tenaganya dan tiba-tiba Aura membunuh yang menakutkan sangat terasa dari atas pohon.
"Siapa kalian !" Teriak Yun Shuang sambil mengambil Pedangnya.
Lima sosok menunjukan dirinya dan ekspresi Yun Shuang menjadi pucat, mereka tidak lain adalah Duan Wuya dan Kelompok Kultivator Iblis lainya yang sangat berbahaya. Mereka hanya berada di Tahap Menengah Tingkat Virtual namun kelima lawannya ini berada di Tahap Awal Tingkat Raja, jelas situasi ini sangat tidak menguntungkan dan melawan sama saja dengan mencari kematian.
"Lihatlah Master Sekte... sekumpulan semut ini cukup berani membentak kita, perlukah kita mengurusnya dan juga ada beberapa Gadis cantik diantara mereka." Kata salah satu Pria dengan ekspresi yang mengerikan.
Duan Wuya tahu benar siapa Yun Shuang karena dia sudah menyelidiki tentang Qin Chen, "Kau kenal dengannya bukan... tidak perlu mengelak karena kau sudah tahu semuanya. Sejak awal pertarunganku dengannya kau dan satu orang lagi yang datang waktu itu."
"Senior memiliki ingatan yang tajam." Kata Yun Shuang dengan penuh kewaspadaan.
"Memiliki kecantikan yang memukau seperti itu dengan sifatnya yang asal-asalan hubunganmu pasti tidaklah sederhana. Tenang saja aku tidak akan menaruh tanganku kepada kalian, setidaknya bukan sekarang. Jika dia tidak datang dan bertarung denganku maka aku akan mencarimu dan menggunakanmu untuk memancingnya keluar." Kata Duan Wuya dengan penuh ketegasan.
"Master Sekte !"
"Diam... aku memiliki keputusanku sendiri." Duan Wuya meminta mereka untuk tidak ikut campur.
"Tidak perlu bersembunyi... kami berdua adalah Istrinya, Qin Chen pasti akan datang kepadamu karena dia sangat menantikannya sejak lama. Tapi bisakah Senior mengatakan mengapa dirimu sangat tertarik dengan Suami kami ?" Tanya Chu Lian dengan penasaran.
__ADS_1
"Berada dipuncak tanpa lawan adalah sesuatu yang membosankan, ketiga Putra Suci itu hanya sekumpulan sampah yang tidak sebanding dengan Raja ini. Kami Kultivator Iblis bukan sekumpulan orang munafik yang menggunakan kata kebenaran untuk menipu seseorang demi keuntungan, kami juga memiliki harga diri seorang Kultivator dan untuk bertambah kuat maka pertarungan sengit harus dilakukan." Duan Wuya mengatakan niatnya untuk menjadikan Qin Chen sebagai batu loncatan.
Duan Wuya memiliki beberapa prediksi yang tajam soal masa depan, Generasi tua akan terus berumur dan pada saat ketiga Pemimpin Sekte Utama mati mereka akan memperkaya keturunan mereka. Tentunya dirinya akan dalam bahaya dan akan menjadi incaran, hanya dengan membuat nama Qin Chen besar dia akan mengalihkan fokus mereka dan ini akan sedikit meringankan bebannya.
Duan Wuya dan yang lainya pergi tanpa melakukan apapun, Chu Lian dan Yun Shuang tidak berani memprovokasi mereka lebih jauh lagi dan fokus memulihkan diri.
....
Disisi lain kabar pertarungan Qin Chen dan Yao Jun sudah terdengar ditelinga semua orang, Qin Chen memberikan tamparan keras kewajah Yao Jun sebagai Putra Suci dari Sekte Jiwa Ilahi dan hampir memaksanya menggunakan kemampuan Liontin miliknya.
Meng Yan sendiri tidak peduli dengan persaingan ini dan apa yang dikepalanya hanya fokus masuk kedalam jajaran sepuluh besar. Jika dia bisa melakukannya mama dapat dipastikan dimasa depan dia akan menerobos Tingkat Saint.
*Boom.*
"Yao Jun... kau bertarung seimbang dengannya bukankah kau sangat mengecewakan !" Sheng Yan memprovokasi Yao Jun didepan banyak orang.
"Tutup mulutmu itu... setelah aku melawannya selanjutnya adalah kau, jika bukan karena Ras Naga aku mungkin sudah membunuhnya." Teriak Yao Jun dengan penuh kemarahan.
"Tuan Muda ini bukan orang yang menyedihkan seperti dirimu, jika dia datang aku akan mengirimnya langsung ke neraka." Kata Sheng Yan dengan bangga.
Yao Jun sangat marah dan berniat untuk bertarung sampai mati, namun Meng Yan dengan cepat melerai mereka dan karena masih ada banyak manfaat dari mereka maka dia tidak bisa membuat mereka bertarung.
__ADS_1
"Jika aku jadi kau Kakak Sheng Yan maka aku tidak akan meremehkannya." Kata Meng Yan dengan santai.
"Apa maksud Adik Junior aku akan berakhir sama seperti keparat itu ?" Tanya Sheng Yan dengan tatapan yang dingin.
"Aku melihat pertarungan mereka dengan mata kepalaku sendiri, kekuatan yang dimiliki Qin Chen itu benar-benar kuat. Tahap Akhir Tingkat Virtual dapat bertarung seimbang dengan Yao Jun yang kekuatannya rata-rata lebih tinggi dari Kultivator Tingkat Raja biasa. Keberaniannya juga bukan sebuah lelucon seolah latar belakang Putra Suci tidak ada artinya didepannya." Kata Meng Yan yang mengungkapkan pendapatnya.
"Aku tidak peduli... kami para Jenius dari kekuatan utama akan berdiri dipuncak, aku akan menyingkirkannya nanti dengan tanganku sendiri." Sheng Yan terlihat ingin membunuh.
Meng Yan mengangkat bahunya dan berpikir didalam hatinya kalau mereka sangat tidak tahu malu. Menyebut diri mereka sendiri jenius dan membanggakan diri hanya sebuah candaan, tanpa Liontin yang berisi kemampuan Ahli Tingkat Saint Meng Yan yakin bahwa saat itu Qin Chen dapat membunuh Yao Jun.
Jenius sejati hanya layak disandang oleh dua orang yaitu Qin Chen dan Duan Wuya, keduanya berasal dari latar belakang kecil namun mencapai tingkatan yang sekarang dan menekan ketiga Putra Suci adalah bentuk dari kehebatan mereka.
Duan Wuya mungkin kejam dan tidak ragu mengorbankan apapun demi mendapatkan kekuatan. Namun faktanya metode jahatnya sangat sukses dan membentuk sebuah karakter hebat di Generasi ini.
"Meng Yan... aku sudah mengejarmu sejak lama dan aku ingin membuatmu menjadi milikku, setelah kita keluar dari Medan Perang Kuno aku akan datang ke Sekte Giok Murni secara khusus untuk membuat lamaran." Kata Sheng Yan sambil tersenyum.
"Apakah kau pikir hanya dirimu saja yang menginginkan hal itu !" Yao Jun juga memiliki minat yang sama dan tidak ingin melewatkannya.
Keduanya saling bertatapan dan terlihat jelas niat permusuhan didepan mereka, Meng Yan juga tidak menolak keuntungan namun jika dia memilih salah satu dari mereka maka yang lain akan membencinya dan itu bukan pilihan terbaik.
"Karena Kakak Sheng dan Yao memiliki niat baik maka Meng Yan ini memiliki pendapat, aku tidak membenci kalian tapi dari sejak aku memasuki Sekte Giok Murni aku hanya menginginkan satu hal. Kita buat ini menjadi jelas... siapapun itu yang dapat memenangkan Medan Perang Kuno ini maka Meng Yan bersedia menerima lamarannya." Kata Meng Yan dengan tegas.
__ADS_1
"Setuju." Sheng Yan dan Yao Jun tidak sabar untuk hal ini dan melihat siapa yang terbaik.