TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES

TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES
how could that be??!!


__ADS_3


Sesampainya dikantin, Xavira dan Alesya duduk dimeja dekat Gevan dkk duduk.



Mata Gevan melirik Xavira dan Xavira menyadarinya. Xavira hanya acuh karena ia malas dengan Qiara yang menye-menye



" *Lo mau pesen apa*? " Tanya Xavira



" *Gue bakso sama es jeruk* " jawab Alesya



" *Oke. Gue pesenin aja, lo jaga meja takut ada yang ngembat* " ucap Xavira membuat Alesya terkekeh



Xavira langsung pergi memesan makanan



*Xavira asik juga, kelihatan banget dia anak yang ga ember*. Batin Alesya



" *Woii gabung ya daapp* " ucap Regan



" *Sendiri aja lo? Keliatan banget jones nya bahh* " ejek Davian



" *Lo pada gausah nebeng disini deh. Sakit mata gue liat kalian* " ucap Alesya dongkol



" *Ni kantin punya sekolah ya. Bukan punya lo* " ucap Regan



Blablablaa~~



Meja Gevan POV



" *Lo ga pesen makan Van*? " Tanya Satria karena Gevan hanya memesan minum saja



" *Gevan kok ga makan? Nanti sakit perut loh. Aku gamau Gevan sakit* " ucap Qiara sedih



" *Nih Qiara perhatian banget. Buru pesen makan Van gue ada uang buat traktir lo* " ucap Elang entah sengaja sombong atau tidak sengaja karna elang kalau ngomong ga di filter



" *Bhangke ni orang. Kaga denger gue Lang... Kaga denger*! " Ucap Satria



" *Lo ga denger? Perasaan kuping lo kaga kesumpelan uang tuh? Kok bisa kaga denger*? " Ucap Elang dengan polos nya



" *Bisa ga sih gausah bawa-bawa uang. Bonyok gue juga kaya kali* " ngegas Satria



Gevan melihat Xavira pergi ke stan bakso pun mengikuti nya

__ADS_1



Stan bakso POV


" Auby " bisik Gevan di belakang tubuh Xavira


Xavira tersentak dan menoleh ke belakang sambil menatap Gevan bingung


" Panggilan spesial dari gue " ucap Gevan sambil mengedipkan matanya jail


" Sakit lo? " Ucap xavira sambil bergidik ngeri


" Uhhh perhatian banget sihh " ucap Gevan


" Fix lo gila " ucap Xavira


" Mbak ini bakso nya, 2 jadi 12ribu " ucap mbok kantin


" Oh ya buk. Ini, makasih " ucap Xavira menyodorkan uang nya dan melangkah ke arah meja nya dengan membawa nampan bakso


Gevan tersenyum kala menggoda Xavira, ini akan menjadi candu bagi nya.


" Buk, bakso 1 " ucap Gevan



Di meja Alesya



" *Kok ada duo monyet bonbin lepas landas disini*? " Ucap Xavira sambil meletakkan bakso



Bonbin\= kebun binatang



" *Sembarangan lo. Ga ada sejarahnya monyet yang ganteng* " ucap Davian




" *Sotoy lo. Mana ada gue nge babu Xavira* " ucap Alesya



" *Xav, jangan kalem-kalem bat jadi cewe. Gue suka yang kalem soalnya* " ucap Davian



" *Najis prikk* " ucap Xavira sambil makan bakso membuat Regan dan Alesya tertawa.



" *Ehh gue belom latihan dialog wehh* " ucap Regan



" *Ya gimana mau latihan kalo daritadi lo pargoy an bareng Raisa* " ucap Alesya



" *Tau lo. Mana mantep lagi jogetnya* " tambah Davian



" *Hehh lo* " ucap Davian mencegat laki-laki yang menggunakan kacamata



" *Ke-kenapa kak*? " Tanya laki-laki tadi



" *Pesenin bakso 2 sama es teh 2 gih. Nih kembaliannya buat lo* " suruh Davian dan memberi uang pada laki-laki cupu itu


__ADS_1


" *tadi aja lo nuduh gue nge babu Xavira tenyata lo sendiri tukang nge babu huu* " ucap Alesya



" *ketua kelas mah bebas, rakyat jelata diem aja* " songong Davian.



BYURRR...



" *IHH LO MURAHAN BANGET JADI CEWEK... NEMPELIN GEVAN MULU KEMANA-MANA*! " Bentak Nesya



" *Tau tuh... cari tuh yang selevel! emang lo udah cocok bersanding sama level nya Gevan haa*! " ucap Raya



Nesya datang dengan menumpahkan es teh nya ke sepatu Qiara sampai basah



" *aku cuma hiks temenan sama hiks Gevan* " ucap Qiara sambil menangis



" *lo bisa ga sih anteng sehari aja*? " tanya Satria



" *gue ga bakal ganggu dia kalau dia ga murahan* " ucap Nesya



" *jaga congor lo ya. gue gampar emas juga lama-lama* " gedeg Elang :)



Gevan hanya diam saja, ia menatap Xavira yang sedang melihat ke arahnya sambil nyeruput es jeruk nya. ternyata jika dilihat lama-lama Xavira cantik juga.


kenapa ia baru mengenal Xavira sekarang?



*gue ada ide*. batin Gevan lalu mendorong kursi nya dan berlalu meninggalkan kantin.



" *Gevan mau kemana*? " tanya Nesya



tak ada sahutan dari Gevan



" *ihh. kok ditinggal* " cemberut Nesya



" *udah deh Sya, kita makan aja. laper gue* " ucap Raya



" *ngapain lo masih nangis? gajelas banget* " sungut Raya menatap Qiara



" si Qiara hobi banget nangis " Ucap Regan


" ga capek apa nangis mulu, mending dia debut artis aja biar berfaedah " usul Davian


" kok gue ngeliat Qiara kaga ada rasa kasian ya? " ucap Alesya


" ga penting " ucap Xavira


🍀🍀🍀🍀

__ADS_1


__ADS_2