
...**Kak Gevan**...
^^^Kak Gevan |^^^
^^^Kak Xav sakit ni, kemarin ujan".. ini dirumah sendirian |^^^
^^^Nanti pulang sekolah ke rumah yaa |^^^
\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_
" *Kak Xav, adikmu yang pintar dan tampan ini membantumu pdkt with your crush... baik sekali bukan*? " ucap Gevan bangga
Sementara orang yang mendapat pesan dari Rafael nampak bergulat dengan pikirannya
**Kenapa Xavira ujan"? apa dia kemarin ga dijemput**? Batin Gevan
...**Rafa adek**...
| Kak Gevan
| Kak Xav sakit ni, kemarin ujan".. ini dirumah sendirian
| Nanti pulang sekolah ke rumah yaa
^^^Ok. Ntar kesana |^^^
\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_
" *Gue kerumah Auby sekarang aja deh* " monolog Gevan
" *Gue bawain apa? bubur? buah? air kelapa muda biar demam nya turun? semuanya aja deh... Biar ceper sembuh* " ucap Gevan khawatir
" *Lang! gue mau bolos* " ucap Gevan pada Elang
" *Gue ikut* " ucap Satria
" *Gausah*! " ucap Gevan dan pergi meninggalkan kelas
Sesampainya di rumah Xavira
" Cari siapa dek? " tanya pembantu Xavira
" Jenguk Xavira bi " jawab Gevan
" Ohh.. yaudah langsung ke kamarnya aja, kamarnya dilantai 2 sebelah kiri yang pintunya warna coklat " ucap bi Lina
" Terimakasih bi, saya ke atas " ucap Gevan sopan dan segera ke kamar Xavira
" Ini kan masih jam 08.30 kok ga sekolah?? huhhh... dasar anak jaman sekarang " gumam bi Lina
Dikamar Xavira
Xavira tengah tertidur dengan wajah pucatnya, Gevan menjadi iba tapi ia masih kesal dengan Xavira
By, cepet sembuh... gue sayang sama lo tapi disisi lain gue masih ga terima lo deket sama Albian. Gue kebayang foto lo sama Albian terus. Gue pengen tau lo ada rasa sama gue atau engga by. Batin Gevan menatap Xavira
Gevan yang sedang melamun tidak sadar jika Xavira terbangun.
Ini beneran Gevan? Gevan jenguk gue? Batin Xavira bertanya-tanya
" Gev.. " panggil Xavira dan berusaha bangun yang membuat Gevan sadar dan langsung memasang wajah datar
" Foto itu- " belum sempat Xavira ngomong Gevan sudah memotongnya
" Ssttt... Gausah bahas apa-apa! lo udah makan? " tanya Gevan yang mendapat gelengan dari Xavira
" Makan dulu. Gue suapin " ucap Gevan
Gevan menyuapi Xavira dalam suasana hening. Tidak ada yang membuka suara diantara mereka, Xavira membenci situasi ini
" Gev.. masih marah?? " tanya Xavira
" Hmm " jawab Gevan berdehem
" Maaf... " ucap Xavira lirih
" Jangan marah gini Gev, lo serem! " ucap Xavira mencoba mengajak komunikasi
" Terserah " ucap Gevan
" Gue pulang " lanjutnya
" Makasih, tiati " ucap Xavira
Keesokan harinya
" *Boleh ya maa ya.. ya? ini Xav udah sembuh ma* " bujuk Xavira pada mama Karina, ia ingin berangkat sekolah
__ADS_1
" *Istirahat dulu aja ya Xav, kalo disekolah kumat gimana*? " ucap mama Karina menolak
" *Engga ma, ini udah sembuh suer*! " Xavira meyakinkan
" *Udah ma bolehin aja, Xavira kan udah dewasa... kalo dia kumat ya biar tanggung sendiri, kan dia sendiri yang minta sekolah* " ucap santai papa Dani
" *Yaudah terserah* " ucap mama Karina
" *Rafa anter ya kak*? " ucap Rafa yang diangguki Xavira
Sesampainya disekolah Xavira, banyak siswi yang menatap Rafa, entah kagum atau heran. Salah satunya yaitu Qiara dan Diana
" *Siapa itu yang nganter Xavira*? " gumam Qiara
Diana menoleh " *Entah, pacarnya mungkin*? " ucap Diana menebak
" *Ganteng banget cowok itu* " ucap Diana senyum terkagum-kagum yang dilirik Qiara
**Gatel juga ni cupu... Eewhh jijik**. Batin Qiara sengit
**Gue jatuhin, tau rasa Lo Diana. Oke gue selesaiin Xavira dulu baru cuss ke ni cupu**. Batin Qiara tersenyum miring
Dikantin
Istirahat kali ini Xavira tidak ikut ke kantin. Ia memilih berdiam dikelas
" *Padahal kemarin-kemarin, Xavira nyuruh gue ati-ati.. ehh malah dia yang sakit* " ucap Alesya
" *Tau gitu gue antar aja Xavira, gue waktu itu ada ekskul. Jadi pulang telat* " ucap Satria
" *Nohh.. pawangnya dateng* " ucap Regan yang melihat Gevan berjalan menuju bangkunya namun dicegat Diana
Seketika Nesya memiliki ide brilian ,ia tersenyum dan melangkah menuju Gevan dan Diana berada dan...
***PLAAKKK***..
Nesya menampar Gevan dan sebelum menampar, Nesya mengumpulkan tenaga terlebih dahulu agar tamparannya ada rasanya, pikir Nesya
Gevan yang ditampar pun merasa kaget. Emang dia ada salah apa ke Nesya? pikir Gevan
" *Astaghfirullah... ayang gue bikin rusuh lagi* " gumam Elang sambil mengelus dada
" *Ternyata seorang Gevan suka sama cewek bermuka dua gaess... cupu nan gatel, itulah dia*!! " ucap Nesya sambil menunjuk bahu Diana dan menekannya
' *ambil popcorn gaes* '
' *hp gue mana woi? mau vidioin* '
' *gue baca Yasin aja buat tuh cupu* '
' *tau kalau Nesya sangar masih aja buat Nesya marah* '
' *mampus tuh cupu, roboh tuh mental disenggol Nesya* '
' *udah lama ga liat queen bullying beraksi* '
' *otw trending topik di grup sekolah ni* '
" *Gevann*.. " ucap Diana sambil menampilkan wajah yang memelas
" *Nes, lo gausah mulai deh* " ucap Gevan
" *Dihh... gausah sok melas lo! kek anak anjing minta dikasihani aja hahahh... JIJIK! Cuhh* " ucap Nesya sambil meludah di depan Diana diakhir kalimatnya. Tak ada yang tau jika Qiara tersenyum saat ini
Diana menangis
" *Belom juga gue sentuh udah nangis aja... dasar cengeng*! " sarkas Nesya
" *Lo jangan keterlaluan ya nes*! " ucap Gevan emosi
__ADS_1
" *Lo juga gausah keterlaluan!! Lo sama Xavira gaada hubungan apa-apa.. jadi, LO GAUSAH SOK TERSELINGKUHI NJIM*! *segala marah ke Xavira cuma gara-gara foto doang.. kek udah jadian aja ciihhh*" ucap Nesya ngegas membuat Gevan seketika sadar diri
" *Buka mata Lo, buka logika Lo! si cupu ini (sambil menunjuk Diana) dia cewek gatel jingan! dia udah pacaran sama abangnya Alesya dan lo masih menerima dia deketin lo?!! Heran gue sama jalan pikiran lo*.. " teriak Nesya
" *Gue jadi meragukan cinta lo ke Xavira... Kalau lo beneran cinta sama Xavira Lo ga akan semudah itu marah ke Xavira dan terpengaruh oleh foto abal-abal itu tanpa mau dengerin penjelasan Xavira* " ucap Nesya menggebu-gebu
Hati Gevan langsung meng-jleebb mendengar ucapan Nesya
" *Dan lo cupu! LO PEREMPUAN MURAHAN YANG GATEL SANA SINI TAPI SOK TERSAKITI, LO BENER-BENER MUNAFIK! GUE JIJIK JINGAN*.. " ucap Nesya kemudian mengambil mangkuk bakso dan jus alpukat lalu menyiramnya ke seragam Diana yang membuat Qiara menahan tawa
**Bagus sya. Permaluin terus si Diana hahaha**. Batin Qiara
Diana yang dipermalukan pun menangis sesenggukan, ia malu sekaligus kesal. Ini pertama kalinya Diana dihadapkan oleh ratu bullying
" *TIATI BUAT COWO KALIAN, NI CEWEK CUPU BAHAYA... JAGA COWOK KALIAN KALAU PERLU KARUNGIN SEKALIAN*!! " teriak Nesya yang membuat Alesya, Raya dan Raisa ngakak. Termasuk seisi kantin
" *FAKK buat lo berdua* " ucap Nesya sambil mengacungkan jari tengahnya kemudian menyentil dahi Diana dengan jari tengah tersebut
" *Gue kecewa sama lo Van* " bisik Nesya dan menatap kesal Gevan. Gevan menatap kosong, pikirannya tertuju pada Xavira. Ia sekarang sadar bahwa ia egois. Ia salah!
" *Cari Xavira! gentle kan lo*?! " ucap Nesya. Gevan pun langsung pergi meninggalkan kantin menuju kelas Xavira
Nesya langsung kembali ke bangku kantin yang dimana teman-temannya duduki dan minum es teh nya hingga habis
" *Mantep nes!! lanjutkan bakat mu*! " ucap Davian
" *Suhu yang sebenarnya* " ucap Raya bangga sambil tepuk tangan
" *Mama mu pasti bangga melihat ini* " ucap Satria
" *Haus anjim.. tenggorokan gue kering*! " ucap Nesya
" *Makanya jangan teriak-teriak* " peringat Elang
" *pa kabar tuh Diana hahah* " ucap Alesya sambil membayangkan wajah Diana yang malu tadi
" *Gausah sebut-sebut namanya... gumoh gue* " ucap Nesya berlagak seperti mau muntah
" *Masyaallah mulut lo nes*! " ucap Regan geleng-geleng
" *Pedes bat lo kalo ngomong, udah kek antagonis aja* " ucap Satria
" *Gue mantan queen bullying kalo lo lupa* " ucap Nesya santai yang membuat mereka tertawa
" *Aku no komen deh* " ucap Elang
' *PANGGILAN ANESYA CAMELIA PUTRI 12 IPS 2 DIHARAP KERUANG BK! UNTUK DIMINTAI KETERANGAN!! SEKALI LAGI PANGGILAN ANESYA CAMELIA PUTRI 12 IPS 2 UNTUK KE RUANG BK SEKARANG*! '
" *Mampus aja lo kalo dibawa ke Polsek wkwkwk* " canda Davian
" *Ga bakal njir, gue aja ga gebukin cupu* " ucap Nesya
" *Ckk.. baru juga minum udah suruh teriak lagi*! " keluh Nesya
" *Yaa lo kasih keterangan nya selow aja! gue hafal bat lo kalo jelasin ke guru BK pasti ngegas sambil gebrak meja BK haha* " ucap Raya sambil tertawa
" *Ga heran si... namanya juga Nesya* " ucap Alesya
" *Ga ngegas ga asik, udah lama gue anteng* " ucap Nesya kemudian beranjak dari tempat duduk ke ruang BK
" *Mau heran tapi itu pacar gue* " ucap Elang menggelengkan kepala
__ADS_1
🍀🍀🍀🍀