TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES

TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES
how could that be??!!


__ADS_3

Di parkiran sekolah


Xavira sedang berjalan ke arah mobilnya berada. Di pertengahan jalan, ia mendengar beberapa murid sedang membicarakan Qiara. Xavira sontak berhenti berjalan dan berpura-pura membuka hp agar tidak ketahuan jika ia sedang menguping.



' *jadi Qiara mau keluar dari sekolah ini*? '


' *emang Qiara kenapa diana*?


' *perasaan Qiara ga ada masalah disini tuh*? '


' *aku juga gatau, Qiara belom cerita ke aku* '


' *Qiara keluar apa di keluarin sih*? '


' *padahal 2 hari lagi ujian kelulusan kok malah keluar*? '


' *iya, nanggung banget* '



**Jadi Qiara beneran dikeluarin... emm ahaa gue ada ide**. Batin Xavira kemudian kembali melanjutkan langkahnya ke mobil dan melajukan mobilnya



Sesampainya Xavira dirumah



" *ASSALAMUALAIKUM.. PAPAA? PA*? " teriak Xavira memanggil papa nya



" *Waalaikumsalam.. kamu kenapa Xav*? " tanya mama Karina



" *Papa udah pulang kerja belum ma*? " tanya Xavira



" *Udah, itu lagi diruang kerja* " jawab mama Karina



" *Xav kesana dulu ya ma* " ucap Xavira kemudian berlari menuju ruang kerja



....


Kini Xavira melihat papa nya sedang sibuk dengan laptop nya. Ia pun pelan-pelan mengetuk pintu



***TOKK..TOK***..


Papa Dani yang mendengar ketukan pintu pun menengok dan melihat Xavira diambang pintu


" *Heii... ada apa Xav*? " tanya papa Dani



" *Xavira mau ngomong sama papa* " ucap Xavira sembari berjalan menuju kursi kosong dan mendudukkan dirinya di kursi tersebut



" *Ngomong aja Xav* " ucap papa Dani



" *Emm.. itu... temen Xav dikeluarin dari sekolah pa... dia anak sederhana yang setiap pulang sekolah lanjut kerja jaga toko pa* " ucap Xavira



" *Dia juga cuma hidup berdua sama ibuknya... kasian pa, ibuknya sedih denger dia dikeluarin dari sekolah* " lanjut Xavira



" *Memangnya bagaimana bisa anak itu dikeluarkan dari sekolah*? " tanya papa Dani heran



" *Emm.. karna*... " Xavira masih berpikir untuk menjawab pertanyaan sepele dari papa nya



" *Dia... dia ga bisa bayar uang sekolah pa.. iya makanya itu pa* " ucap Xavira berusaha memberi alasan yang tepat



" *Ohh gitu... jadi intinya*? " tanya papa Dani



" *Xav mau papa daftarin temen Xav ke SMA pa.. Xav kasian kalau dia sampe putus sekolah* " ucap Xavira yang membuat papa Dani tersenyum kemudikan mengusap rambut Xavira



" *Anak papa baik banget sihh* " ucap papa Dani



" *Kamu minta KTP, KK, rapot sama kartu pelajar sekolah milik teman kamu itu... besok papa daftarin dia* " lanjut papa Dani yang membuat Xavira berbinar



" *MAKASII PAA!! SAYANG PAPA BANYAK-BANYAK* " teriak Xavira



" *Iya sama-sama* " ucap papa Dani dan memeluk Xavira


Tiba-tiba...



" *Ekhemmm... ada apa ini? kok peluk-pelukan ga ngajak-ngajak*? " tanya mama Karina yang tiba-tiba datang



" *Ini ma.. temen Xavira dikeluarin dari sekolah karena ga mampu bayar uang sekolah* " jawab papa Dani



" *Trus kenapa Xavira girang gitu*? " tanya mama Karina



" *Xavira minta papa daftarin temen nya yang dikeluarin itu biar ga putus sekolah* " lanjut papa Dani



" *Ohh gitu... bagus dong, anak mama harus saling tolong menolong* " ucap mama Karina

__ADS_1



" *Kamu buruan mandi gih.. trus makan. Mama udah siapin makan* " ucap mama Karina pada Xavira



" *Oke ma.. Xavira ke atas dulu* " ucap Xavira



Setelah selesai makan, Xavira mengajari Rafael mengerjakan beberapa soal latihan


" Gue jelasin sampe berbusa gini mudeng kaga lo? " tanya Xavira


" Paham non " jawab Rafael


" Nih coba yang nomor 12 Lo kerjain " ucap Xavira yang langsung dikerjakan oleh Rafael


" Udah kak " ucap Rafael sambil memperlihatkan hasil jawabannya


" Wihhh pinter lo... ini baru adek gue " ucap Xavira bangga. Sementara papa dan mama nya yang melihat itu hanya geleng-geleng. Mereka anak siapa sih? pikir bonyoknya.


" Udah adzan Maghrib itu.. belajarnya udahan, waktunya sholat " ucap papa Dani memperingatkan


" Iya pa " ucap mereka berdua. Xavira langsung bangkit menuju kamarnya sementara Rafael mengemasi buku-buku nya


Setelah selesai sholat, Xavira membuka ponselnya. Ada yang mengirim pesan rupanya


...Gevan...


| Xav


| Di rumah aman?


| Kalo ada apa-apa bilang


^^^Aman kok |^^^


^^^Emang kalo ada apa-apa mau apa lo? |^^^


| Sip deh


| Ya kalo ada apa-apa bilang ke ortu lo maksudnya 🤣🤣


^^^Tadi ada yang bikin gue deg-degan |^^^


^^^Gue liat sesuatu |^^^


| Liat apa coba?


| Sini pap


^^^Ntar kalo lo ikutan deg-degan juga gimana? |^^^


^^^Mental lo kan marshmellow |^^^


| Dih


| Biasanya yang ngatain mentalnya lebih lemah


| Buruan pap


^^^Okee. wait |^^^


...Xavira mengirim foto...



| Bngst


^^^Why? |^^^


| G kok. cm mlyt aj


Gevan mengirim foto



..." JINGAANN.... BISA-BISANYA DIA NGIRIM FOTO??!! " teriak Xavira...


| Jantung lo aman?


...MASIH NANYA LO?!!!...


^^^Alhamdulillah aman 👌|^^^


| Ya.


__________________________________________


" Kenapa gue jadi sesek gini dah? " gerutu Xavira


" Yakali cuma perkara Gevan ngirim foto gue jadi sesek napas?? lebay bat gue, kek liat ABS nya Kai Exo aja " gumam Xavira masih mencoba menetralkan nafasnya


TINGG!


TINGG!


Xavira segera mengecek ponselnya kala sebuah notif ponselnya berbunyi


Ternyata dari Bu Mike yang mengirim file-file dokumen identitas Qiara... jadi tadi Xavira berinisiatif meminta surat-surat tentang Qiara pada Bu Mike. Bu Mike pun memberi file berupa foto KTP, KK, kartu pelajar, dan surat lainnya yang merupakan milik Qiara



Hari Sabtu pukul 10 pagi



" *Xav, ini seragam untuk teman kamu* " ucap papa Dani dan menyodorkan totebag kepada Xavira



" *Papa udah daftarin? Aaaa.. makasii pa* " ucap Xavira girang



" *Sama-sama* " ucap papa Dani



" *Kalo gitu Xav siap-siap ke rumah temen Xav.. ngasih ini sama ngabarin sekolah baru nya* " ucap Xavira



" *Iya.. semoga beruntung disekolah baru nya* " ucap papa Dani


Xavira pun segera menuju rumah Qiara



\*\*\*


" *Ini nih rumah nya* " gumam Xavira saat melihat rumah yang kemarin-kemarin Xavira lewati yang merupakan rumah Qiara


Xavira pun segera turun dari mobil dan mengetuk pintu rumah Qiara

__ADS_1



***TOKK...TOKK***..



" *Assalamualaikum* " ucap Xavira



" *Assalamualaikum* " ucap Xavira mengulang lagi



" *Waalaikumsalam.. sebentar* " ucap seseorang didalam rumah



***Ceklekk***... pintu terbuka. Menampilkan ibu Qiara



" *Emm tante, saya temannya Qiara* " sapa Xavira



" *Ohh.. temannya Qiara.. ada keperluan apa kesini nak*? " tanya ibu Qiara



" *Saya mau ngomong sama Qiara bisa tan*? " tanya Xavira



" *Tentu... mari masuk* " ucap ibu Qiara



" *Silahkan duduk dulu nak* " ucap ibu Qiara



" *Terimakasih tante* " ucap Xavira



" *Qiara... nak ini ada teman kamu mau bicara.. cepat kesini nak* " ibu Qiara memanggil Qiara



" *Iya buk*... " ucap Qiara. Saat Qiara tiba dan melihat Xavira



" *Ada apa Xav*? " tanya Qiara



" *Ini... pertama-tama... papa aku udah daftarin kamu sekolah di SMA Merah Putih, dan ini seragam buat kamu sekolah disana* " ucap Xavira sembari memberikan totebag nya pada Qiara yang membuat Qiara dan ibunya terkejut



" *Ba- bagaimana bisa nak*? " tanya ibu Qiara



" *Emm.. saya minta pada ayah saya agar mendaftarkan Qiara ke sekolah baru... saya tidak mau Qiara putus sekolah tan* " tutur Xavira yang membuat Qiara dan ibunya menangis



" *Kenapa hiks.. kenapa lo repot-repot kayak gini Xav? hiks* " ucap Qiara kemudian meraih telapak tangan Xavira



" *Makasih Xav hiks... makasih* *banyak* " ucap Qiara



" *Terimakasih sudah membantu anak saya nak... terimakasih sudah peduli pada Qiara* " ucap ibu Qiara smabil memeluk Qiara



" *Kamu baik sekali nak.. semoga Allah melindungi mu* " imbuh ibu Qiara



" *Aamiin... makasih do'a nya tan... Qi, lo tetep semangat sekolah ya!! fighting* " ucap Xavira menyemangati



**Xavira baik banget. Dia tulus bantuin gue, sementara gue dulu malah berniat hancurin dia**. Batin Qiara



" *Makasih udah support gue Xav... Lo satu-satunya orang yang peduli sama gue* " ucap Qiara tulus



" *Hehee.. em- Qi, tante... saya pamit dulu ya, saya masih ada les. Maaf ga bisa lama-lama* " ucap Xavira



" *Ohh iya.. sebentar lagi kalian akan ujian ya, baiklah.. hati-hati dijalan ya nak* " ucap ibu Qiara



" *Jangan lupa mampir kesini lagi* " ucap Qiara



" *Yoii... saya pamit ya tan* " ucap Xavira sambil menyalimi tangan ibu Qiara



Didepan rumah Qiara



" *Xav*.. " panggil Qiara yang membuat Xavira menatap Qiara



" *Gue ga akan gangguin lo lagi... gue ga akan jahatin lo lagi.. gue nyesel, gue bener-bener nyesel* *Xav* " ucap Qiara



" *Iya.. gue tau lo masih punya hati yang baik didalam diri lo* " ucap Xavira dengan senyumnya



Qiara ikut tersenyum. Dan Xavira pun masuk ke mobilnya



" *See u next time* " ucap Xavira sambil melambaikan tangannya yang juga dibalas lambaian dari Qiara

__ADS_1



🍀🍀🍀🍀


__ADS_2