TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES

TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES
how could that be??!!


__ADS_3

Malam ini Xavira sedang dalam perjalanan pulang dari hotel yang ditempati Daniel dan mama papa nya. Saat melewati sebuah rumah sederhana dekat Indomaret, Xavira melihat dua insan yang ia kenal sedang bergelut... dua insan itu adalah Qiara dan Albian



Xavira tidak ingin ikut campur tetapi saat mendengar namanya disebutkan, ia langsung menghentikan mobilnya



" *Lo suka kan sama Xavira!! jujur aja deh*! " teriak Qiara



" *Gue engga suka sama Xavira! gue cuma ingetin lo kalo perbuatan lo ini salah Qi*! " ucap Albian



" *Kalo gitu kenapa Lo gamau sakitin Xavira? Lo harusnya dukung rencana gue* " ucap Qiara



" *Lo kalo mau deket Gevan ya berubah lah! benerin dulu adab lo! bersaing secara sehat,kena karma mampus lo*!! " ucap Albian yang tak habis pikir dengan isi otak Qiara



" *Masalah Lo sama Gevan udah selesai trus lo ninggalin kerjasama kita gitu aja tanpa bantuin gue? jahat lo*! " ucap Qiara



" *Lo yang jahat!! hati orang ga bisa dipaksain.. Lo ga bisa paksain Gevan suka sama lo, dan Lo ga bisa nyalahin Xavira ataupun orang lain! kalo lo mau deketin Gevan ya lo berusaha dengan baik bukan busuk*! " ucap Albian



" *Nesya sang antagonis aja punya hati... dia bisa relain Gevan meskipun gue tau relain orang yang dicintai itu sakit.. tapi dia ga maksain hati Gevan! gue jadi ngerti kenapa Nesya jahat bully lo.. Karna lo cewek murahan yang udah jadi orang ketiga diantara hubungan mereka*! " lanjut Albian



" *LOO!! AKKHH GUE BENCI SEMUANYA... KENAPA SEMUA ORANG NGATA-NGATAIN GUE! KENAPA SEMUA ORANG MEMANDANG GUE HINA?? GUE CUMA CINTA SAMA GEVAN HIKS* " teriak Qiara sambil menangis



" *Lo itu terobsesi ke Gevan, bukan cinta.. orang cerdas pasti tau perbedaan obsesi dengan cinta*!! " ucap Albian



" *Dan.. lo harusnya sadar bahwa attitude lo buruk! disekolah lo berlagak sok polos tapi diluar sekolah.... Lo ke club, mabuk-mabukan, open BO... siapa sih yang ga jijik sama Lo?? gue harap Lo bisa berubah.. Karna hidup lo bisa lebih baik kalo lo berubah menjadi pribadi yang lebih baik* " ucap Albian kemudian melangkah pergi meninggalkan Qiara



Qiara langsung terduduk ditanah


" *Kenapa hiks kenapa semua orang belain Xavira... kenapa selalu Xavira hiks?? hidup sederhana, pulang sekolah hiks jaga toko, gue pengen kaya hiks sama seperti semua orang! tapi semua orang hiks Mandang gue hina anjing hiks... lain sama Xavira yang hidup enak, punya hiks banyak temen, sempurna*... " ucap Qiara



" *Ga semua orang selalu beruntung... banyak orang yang ga mampu, hidupnya lebih susah dari lo, tapi mereka kerja keras dengan usaha yang halal dan berkah. Percaya deh Qi... hidup baik itu tentram dan damai* " ucap Xavira yang datang untuk menasehati Qiara



**Semoga setelah gue dan Albian nasehatin ni monyet, moga dia bisa ke jalan yang lurus deh**. Batin Xavira



" *Gausah nasehatin gue! gue ga butuh nasehat lo!! anak manja kayak lo ga akan bisa ngerti rasanya hidup susah* " ketus Qiara sambil menghapus air matanya



" *Semua orang itu punya lika-liku kehidupan Qi, termasuk gue... hidup bisa jadi lebih nyaman karna tergantung cara kita mengatasi masalah itu*" ucap Xavira



" *Hahahh.. puas lo nasehatin gue?! puas lo liat gue nangis?! puas liat gue menderita?! GUE HANCUR XAV.. GUE HANCUR*! " ucap Qiara berteriak



" *Gue tau tiap masalah pasti ada saatnya kita berada di titik paling rendah yaitu capek dan depresi... tapi coba lo bangkit dengan kebaikan, pasti Lo bisa Qi* " ucap Xavira



Qiara tersenyum miring " *Mau lo nasehatin gue sampe subuh, sampe mulut lo berbusa sekalian.. GA MEMPAN! GUE GA SUDI DINASEHATIN SAMA ANAK SOK KEK LO*! " ucap Qiara kemudian memasuki rumah sederhana yang Xavira yakini adalah rumah Qiara



" *Huhhh... susah juga nasehatin bocah prikk, kapan sadarnya tuh bocah?! gue pengen ga punya musuh dan hidup tenang di dunia nya Xavira* " guamm Xavira kemudian melangkah menuju mobilnya dan pulang



Keesokan harinya

__ADS_1


" Selamat pagi anak-anak... saya ingin menghimbau kepada kalian semua untuk rajin belajar karna mengingat minggu depan kalian sudah memasuki ujian kelulusan... Nilai kalian mempengaruhi kelanjutan sekolah kalian " ucap pak Broto dikelas Xavira


" Yahh ga siap gue... ga siap meninggalkan teman-teman tercintah " ucap Davian


" Gue bakal kangen sama ni kelas.. meskipun kadang AC sama kipas anginnya mati tapi suasananya tak terlupakan " ucap Raisa


" Meskipun gue setelah lulus mau ke korea ketemu calon suami, tapi sekolah ini tak terlupakan.. dari masa-masa kita MOS sampe lulus " ucap Alesya


" Hehh jodoh lo kan dibelakang lo " ucap Xavira mengejek. Sekali-kali ikut tagar comblangin Ale & Regan boleh lahh


" Aamiin " ucap Regan menyetujui ucapan Xavira yang membuat Alesya tersenyum


" Man-teman jangan lupa SV no WhatsApp gue yaa!! " ucap Windy


" Halahh ntar kalo ketemu kawan baru juga lo ngelupain gue! " ucap Raisa


" Gausah sedih-sedih dulu... kita fokus ke materi dan pembelajaran biar lulus dengan nilai yang enak dipandang " ucap pak Broto


" Sebenernya saya sedih karna kalian tidak memasukkan saya ke daftar orang yang bakal kalian kangenin " ucap apk Broto dramatis



Dikantin terdapat salah satu meja yang diisi oleh Xavira, Alesya, Davian, Regan, Gevan, Satria dan Elang



" *Mana sih Nesya? kok ga dateng-dateng.. ckk* " gerutu Elang



" *Gondol wewe ehh gondol sugar Daddy maybe wkwk* " canda Alesya



" *Punya temen modelan halal untuk ditampol* " ucap Elang



" *Raisa juga kemana sih.. tadi minta traktiran ke gue, ehh malah ga ke kantin dia nya* " ucap Davian



" *Lo pepetin Raisa Dav*? " tanya Regan




" *Tania temen sekelas gue tadi heboh gara-gara ig nya di follback Davian* " ucap Gevan



" *Sampe sujud syukur ngakak* " ucap Satria tertawa



" *Gitu doang sujud syukur?? ckckck palingan kalo dia ditembak Davian langsung syukuran* " ucap Alesya ikut ngakak



" *Padahal yang nge follback itu gue... gue main ML di hp Davian trus dapet notif Tania follow dia, yaudah gue pincet follback* " ucap regan antara ingin menangis atau ngakak



" *Bangsat serius hahaah... parah sih* " ucap Elang sambil membayangkan Tania yang udah ngefly ehh tau nya jatuh ke got.



" *Gue mana tau kalo Tania-Tania itu follow gue.. tapi ini Raisa ga ke kantin kah*? " ucap Davian yang malah fokus ke Raisa



" *Gausah mepetin kalo ga berani tanggung jawab* " ucap Gevan



" *Muka-muka lo udah keliatan kang gosting, buaya, playboy, puck boy.. dah komplit ga tuh*?? " ucap Xavira



Saat tengah bercanda tawa tiba-tiba...



" *Xavira gue mau ngomong sama lo dong* " ucap Qiara yang datang bersama Diana


__ADS_1


" *Haa.. oke* " ucap Xavira, **Mau ngomong apaan dia? bukannya dia benci gue ya**? Batin Xavira



" *Ikut gue sebentar* " ucap Qiara yang diangguki Xavira. Xavira pun langsung bangkit dari tempat duduknya dan memberi Alesya selembar uang



" *Tolong bayarin pesenan gue ya.. gue duluan, makasih* " ucap Xavira



" *Tiati Xav! Bahaya! Darurat*! " ucap Alesya



" *Ntar kita tanya ke Xavira* " ucap Regan



**Awas aja kalo Qiara sampe macem-macem. Gue black list**! Batin Gevan



Disisi lain, Qiara dan Diana mengajak Xavira ke rooftop



" *Xav, gue mohon bilang ke Nesya jangan sebar vidio itu Xav... gue mohon* " ucap Qiara



" *Lah?? emangnya Nesya kenapa*? " tanya Xavira



" *Ja-jadi gue tadi ga sengaja ngomongin dia di perpus... ternyata dia dibelakang gue.. trus dia tadi ngancem gue nyebar vidio* " ucap Qiara memelas



" *Aduhh, lo sihh pake acara gibah.. besok-besok gibahnya dirumah kek, atau warteg gitu ckckck* " ucap Xavira menggelengkan kepalanya



" *Plis bantuin gue... cuma lo yang gue pikir bisa bantuin* " ucap Qiara



" *Gue ga mau gara-gara vidio itu disebar trus sekolah gue jadi terganggu* " lanjut Qiara



" *Iya Xav, bantuin Qiara ya... cuma bilang ke Nesya doang kok. Pasti bisa dan ini masalah sepele sih aslinya, cuma Nesya nya aja yang dikit-dikit bully dikit-dikit ngancem* " ucap Diana dengan wajah angkuh yang langsung disenggol pelan oleh Qiara



" *Ckk ga niat bat minta bantuannya* " ucap Xavira datar



" *Sebenernya aku ga masalah kalo Nesya sebar vidio itu karna kan ga rugi di aku.. Qiara ni yang minta temenin ngomong ke kamu* " ucap Diana kemudian pergi meninggalkan rooftop. **Itu temen apa temen dah**? Batin Xavira



" *Bocah prik gatau diri lo njim* " teriak Xavira



" *Xav.. plis ya lo bujuk Nesya, gue ga mau buat ortu gue kecewa* " ucap Qiara



" *Iyaa.. nanti gue bujuk Nesya deh* " ucap Xavira



" *Beneran? Lo ga ngibulin gue kan*? " ucap Qiara karna heran Xavira mau membantunya setelah perlakuannya pada Xavira



" Suer deh... gue ke kelas duluan " ucap Xavira sedikit tersenyum. Menurut Xavira, Qiara hanya butuh seorang teman yang pengertian dan selalu ada. Dengan itu menurutnya Qiara bisa berubah menjadi baik.



Sementara Qiara tengah termenung. **Kenapa gue minta bantuan ke Xavira? kenapa Xavira mau bantuin gue? Tapi gue masih benci sama Xavira! dia bisa dapet ini itu tanpa bekerja keras! dasar manja dan gue jauh dari Gevan juga karna Xavira**!. Batin Qiara


__ADS_1


🍀🍀🍀🍀


__ADS_2