
" *Sampai disini ada yang ingin ditanyakan* ?? " Tanya Bu Luluk selaku guru fisika.
" *Tidak BuLuk.. kita sudah paham* " jawab murid-murid serempak.
BRAKKK....
Suara gebrakan meja dari Bu Luluk
" *SUDAH BERAPA KALI IBU KATAKAN... PANGGIL NAMA IBU DENGAN LENGKAP*!! " ucap Bu Luluk dengan nada tinggi dan kesal
" *Baik nyai Luluk... Kami para rakyat jelata minta maaf* " ucap Davian. Davian laki-laki yang bertanggung jawab. Saking bertanggung jawab nya, dia berani membela rakyatnya ehh membela temen-temennya maksudnya.
" *Sohib gue nihh,, salut gue njir* " ucapan tak bermutu yang dikeluarkan dari mulut Regan Sagara sohib dari Davian.
" *Lo yang terbaik dav... Walau lo agak sengklek tapi gapapa. tetep gue puji kok* " tambahan unfaedah dari Alesya Diningrat. Perempuan yang sengklek nya 11 12 sama Davian and Regan.
" *Enak aja! Regan noh yang sengklek... gue mah aman* " jawab Davian tak terima dibilang sengklek
" *Terus aja gue yang kena.. resiko murid teladan ya gini* " ucap Regan sambil mengelus dada biar terlihat orang yang sabar dan teladan.
*HUUUU*
*HHUUUU*
*ga mirror bat ni bocah*
__ADS_1
*kaca mahal beb*
*lebih sengklek dia timbang Davian padahal*
" *APA SIHH... NETIJEN DILARANG MENGHUJAT*! " ucap Regan esmesi ehh emosi.
" *sorry-soory aja ni gan, muka lo emang pantes dihujat hehee mon maap* " ucap Alesya dengan cengiran nya.
Bu Luluk mengusap dada berusaha sabar menghadapi anak-anak.
" *Sabar.. sabar.. mereka masih bocil masih labil masih gapunya tujuan masih ga ngerti dewasa masih- aarkkhhh.... Sudah lah* " batin Bu Luluk mencoba suabar
" *Permisi Bu, maaf saya izin ke toilet sebentar* " ucap Xavira sambil berjalan ke arah Bu Luluk
" *Ya. Silahkan* " jawab Bu Luluk
BRUKK...
Xavira bertabrakan dengan seorang laki-laki yang ia sangat tau siapa laki-laki tersebut.
Xavira segera bangkit dan menepuk-nepuk rok nya.
" Sorry ga sengaja " ucap Xavira sambil melirik sekilas wajah Gevan lalu pergi meninggalkan Gevan menuju ke habitat yaitu kelas.
Yap Gevan lah laki-laki yang bertabrakan dengan Xavira.
Gvan POV
Gevan masih diam di tempat mengamati kejadian tadi. Ia heran dengan perempuan yang tadi menabraknya. Wajah nya hanya cuek dan datar. Biasanya cewek-cewek akan memasang wajah malu-malu atau salting didepan Gevan, tapi ternyata tidak dengan perempuan tadi.
" Ngapain ngebayangin muka tuh cewe... Kaga ada bagus-bagusnya " gumam Gevan
Gevan langsung pergi berjalan menuju kantin untuk membolos.
__ADS_1
Bel pulang sekolah sudah berbunyi 5 menit yang lalu. Para siswa berhamburan keluar, yang tadinya berwajah lesuh sekarang tampak ceria.
" *Gue pesen grab aja kali ya? Atau naik bus*? " Gumam Xavira.
Xavira kadang berangkat diantar adiknya kadang berangkat sendiri menggunakan mobil. Tapi hari ini ia diantar adiknya.
adiknya selalu hanya bisa mengantar berangkat Xavira tapi tidak dengan menjemput Xavira.
So.. jika diantar adiknya, Xavira selalu pulang sendiri.
Saat sampai parkiran tiba-tiba..
Tik.. tik.. tik..
\*\*\*\*!
" *Sial hujan lagi ihh* " gumam Xavira berlari kecil menuju halte bus.
Hujan agak deras dan Xavira tidak membawa sweater
DOUBLE \*\*\*\* !!
Xavira mengotak atik hp nya berharap mendapat sinyal. Ia berniat memesan ojol tapi hp nya tidak ada sinyal dan tiba-tiba hp nya mati :)
Ia mencoba menghidupkan tapi lowbat akkhh...
TRIPLE \*\*\*\* !!!
__ADS_1
🍀🍀🍀🍀