
TINGG
TINGG
Bel rumah Xavira berbunyi
" Kok kek sepi sih rumah nya? " tanya Raya
" Harusnya tadi kita hubungin Xavira dulu kalau mau kesini " ucap Alesya
" Iya sih... gagal deh girls time nya " ucap Nesya cemberut
Tiba-tiba... Ceklekk..
Pintu rumah Xavira terbuka, menampakkan Rafael
" Cari kak Xav ya? " tanya Rafael
" Iya dek.. Xavira dirumah ga ya? " tanya Alesya
" Kak Xav nya diajak ke rumah kak Gevan tadi " ucap Rafael
" Dirumah Gevan? " gumam Nesya
" Yaudah kalau gitu kita permisi ya dek " ucap Raya
" Iya kak " ucap Rafael
" Kita ke rumah Gevan yok " ajak Alesya
" Kita ajak juga Elang, Satria, Davian sama Regan " ucap Nesya
" Sipp " seru Raya
Mereka pun pergi menuju rumah Gevan. Nesya juga sudah memberi tahu Elang agar para cowok datang ke rumah Gevan
Sementara dirumah Gevan
" Kita disini aja ya? " tanya Gevan sesampainya membawa Xavira ke taman rumah Gevan
" Iya gapapa " ucap Xavira
" Gue mau lanjutin omongan gue yang tadi Xav.... sebenernya gue mau- " ucapan Gevan terpotong oleh suara dering ponsel Xavira
" Bentar Gev, gue angkat telefon dari Rafael dulu " ucap Xavira
" Iya... angkat aja " ucap Gevan
Kenapa sulit banget sih... gue jadi ragu mau nyatain perasaan gue. Batin Gevan
Oke.. tenang.. rileks. Batin Gevan kemudian minum satu gelas air putih yang dibawakan oleh bibi hingga kandas
Setelah selesai dengan telefon nya, Xavira menghampiri Gevan. " Lanjut... lo mau ngomong apa tadi? " tanya Xavira
" Emm.. sebelum gue ngomong, gue mau nanya dulu " ucap Gevan menjeda ucapannya
" Lo ada suka sama cowok ga? " tanya Gevan
" Mau jawaban yang jujur atau bohongan? " tanya Xavira terkekeh
" Gue serius, jawab jujur " ucap Gevan tegas
" Ada sih " jawab Xavira jujur yang membuat Gevan ketar-ketir
" Tipe cowok yang lo suka kek gimana? " tanya Gevan sudah berkeringat dingin
Xavira berfikir " Emm.. yang gimana ya? " gumam Xavira
Ya kali gue bilang tipe cowok gue yang kek Gevan... bisa ngefly ni bocah. Batin Xavira
" Gatau... ga menentu sih, ga ada patokan juga " ucap Xavira
" Kalo... kalo gue gimana? " tanya Gevan gugup
" Gimana apanya? " tanya Xavira bingung
" Gue.. ya menurut lo- " lagi-lagi ucapan Gevan terpotong, kali ini terpotong oleh musik rock dengan suara sound yang keras yang membuat Xavira kaget dan menutup telinga nya
B@jing@n... Bara @su! Batin Gevan kesal
" Gue masuk dulu ya... ngecek Bara " ucap Gevan
" HA? ngomong apa lo? " tanya Xavira yang tak mendengar suara Gevan
__ADS_1
" GUE MASUK KE DALAM DULU! " ucap Gevan berteriak
" Ohh.. oke " jawab Xavira. Gevan pun masuk ke dalam
Gevan yang melihat Bara bernyanyi rock pun langsung mendatanginya dan menarik kerah baju Bara
" GELUD YOKK NJING! " teriak Gevan di kuping Bara yang membuat Bara terkesiap dan langsung mematikan musik nya
" Kalo mau nyanyi di studio bisa kali... Lo ganggu gue kencan bangsat! " ucap Gevan ngegas
" Hehee sorry broo... i don't know lo terganggu " cengir Bara
" Engga ganggu lagi gue... serius kaga ganggu lagi " ucap Bara dengan raut wajah serius
" Bagus! " ucap Gevan dan pergi ke taman kembali
Gevan menatap Xavira lama. Entah apa yang ia pikirkan
Gevan kenapa sih? Batin Xavira
" Lo kenapa Gev? " tanya Xavira
" Gue pengen ngomong Xav... gue mau ngomong " lirih Gevan
" Iya ngomong aja " ucap Xavira
" Susah Xav " ucap Gevan sembari menarik nafas dan menghembuskan nya
" Buruan gih.. penasaran gue, sesusah apa lo ngomong nya " ucap Xavira kemudian menyeruput jus nya
" Jadi... gue suka sama lo... lo mau- "
GUBRAKK...
' Anjir '
' Bangsat '
Nesya, Alesya, Raya, Elang, Satria, Regan dan Davian datang dengan rusuh yang membuat pot bunga milik Gevan terjatuh
" Lo gimana sih! " ucap Alesya sembari mendorong tubuh Davian
" Satria njir yang jatuhin " elak Davian
" Kaki gue kesandung nyet! gue ga sengaja ya... " ucap Raya ngegas
" Kaki lo ga punya mata sih " sewot Elang
" Kaki lo juga ga punya tuh " sinis Raya
" Emang kaki punya mata? " ucap Elang yang membuat mereka emosi
" Ada nih kaki gue " ucap Raya meladeni ucapan Elang sambil memperlihatkan mata kaki nya
" Mata kaki lo buta paling... punya mata kaki kok masih kesandung " ucap Elang
" Bangsat! kalo aja lo bukan pacar sohib gue... udah gue ancurin muka lo! " ucap Raya emosi
Ini apa lagi YAALLAH... Batin Gevan sudah frustasi setengah mampus
" Van, dicariin temen lo nih... makanya mereka gue bawa kesini " ucap Bara santai lalu meninggalkan taman
Ga Bara, ga mereka semuanya bikin gatot... GAGAL TOTAL! Batin Gevan sambil menyisir rambutnya kebelakang dengan tangannya
" Kalian mau ngapain? " tanya Xavira
" Tadinya sih kita mau girl time... pas nyampe rumah lo adek lo bilang lo pergi ke rumah Gevan " ucap Nesya
" Kita ganti acara girls time nya jadi Friends time uwuu " ucap Alesya tersenyum lebar
Friends time mata lo... jadi gagal nembak Xavira akkhhh. Batin Gevan sembari menatap tajam teman-temannya
" Lo kenapa Van? " tanya Regan
Gevan mengalihkan pandangannya dan menghembuskan nafasnya
" Lo tadi mau ngomong apa Gev? " tanya Xavira
" Ga jadi " ucap Gevan datar
" Lah kok ga jadi? " tanya Xavira heran
" Lupa " ucap Gevan asal
__ADS_1
" Apaan bat dah lo... perasaan lo sama gue tuaan gue dah " ucap Satria terkekeh
" Lo yang apaan... main dateng-dateng aja " ucap Gevan sewot
" Biasanya juga kita main ke rumah lo kaga kabar-kabar biasa aja tuh " ucap Elang heran
" Ya beda lah maszeh... kan dia lagi berduaan sama doi, situ yang peka dong " ucap Nesya
" Ohhh gitu... yaudah kita minggat aja yoks... gausah ganggu mereka " ucap Alesya
" Adehh " gumam Davian
" Ehh kok pulang, kalian kan baru sampe... jadi ga acara friends time nya? " tanya Xavira
" Ga jadi! doi lo sangar, takut kena sambit gue " ucap Raya sinis
" Gausah iri juga lah Ray " ucap Regan
" Cari doi gih biar kaga sewot mulu " ucap Satria
" Mana ada yang mau sama dia " ucap Davian
" Bangsat! awas aja sampe lo suka sama gue.. sampe berlutut pun ga bakal gue jabanin " sarkas Raya
" Gausah rusuh deh lo pada " ucap Gevan kesal dengan keberadaan teman-temannya
" Hehee maap Van, gue sponsor in go food deh " ucap Alesya
" Yuk secepatnya holiday yuk.. bisa yuk " ucap Elang berniat mencari topik supaya tidak diusir Gevan
" Nah iya setuju... sekarang bahas holiday aja " ucap Nesya
" Mau muncak? gunung Rinjani bagus tuh " usul Regan
" OGAAHH!! " ucap Nesya, Raya dan Alesya kompak
" Yang kaga usah capek-capek bisa kan? ga liat tangan Xavira masih sakit? " ucap Raya
" Nginep di villa aja gimana? " tanya Satria
" Setuju-setuju aja gue " ucap Nesya
" Gue ngikut ayang " ucap Elang
" Bucin terus heran " ucap Raya
" Daritadi iri dengki bae lo " ucap Davian
" Gue ada villa deket perkebunan teh " ucap Gevan
" Widihhh mantep.. dimana btw? " tanya Alesya
" Bogor, Alison sunset Hill " jawab Gevan
" Boleh tuh... deket nya bukit cita-cita camping ground kan? " tanya Regan yang diangguki Gevan
" Gimana? setuju ga? " tanya Nesya. Semua mengangguk pertanda setuju
" Waktu nya? " tanya Xavira
" Sekarang hari Jumat... emm kalau Sabtu Minggu depan gimana? " tanya Nesya, mereka terdiam
" Gue bisa " ucap Gevan
" Gue juga bisa.. tinggal izin ke ortu " ucap Raya
" Deal ya? berangkat jam 8... ga boleh ada yang ngaret! " ucap Nesya
" Kumpul dimana? " tanya Xavira
" Kendaraan nya? " tanya Satria
" Kumpul dirumah Gevan... siapa yang mau menyumbangkan kendaraan gais? kita pake 2 mobil aja " ucap Nesya
" Mobil gue ada " ucap Gevan
" Gue juga ada dong! " ucap Elang tak mau tersaingi
" Oke.. fiks besok Sabtu mingdep jam 8 udah ngumpul dirumah Gevan pake mobil Gevan sama Elang " ucap Nesya
" Akhirnya lepas landas jugaa... gue dirumah di babu emak mulu njir " curhat Alesya
" Van... ada pesenan go food banyak banget di depan, ambil gih... gue ogah ngangkat sendirian " ucap Bara diambang pintu
__ADS_1
🍀🍀🍀🍀