
" *Ehh itu kok Gevan sama anak IPA 1*? " Ucap Raya pada Nesya
Mereka melihat Gevan dari jendela SMP ehh dari jendela kelas maksudnya
" *IPA 1*? " tanya Nesya
" *Iya noh ada Davian sama Regan. Mereka kan IPA 1* " jawab Raya
" *Kok Gevan deket-deket sama tuh cewek*? " Ucap Nesya
" *Pindah haluan kali... Dari Qiara ke tuh cewek*" ucap Raya sambil terkekeh
" *Siapa tuh cewek*? " Tanya Nesya penasaran
" *Ga kenal gue* " ucap Raya
Di kantin
" Buk! saya ambil 2 air mineral dingin " ucap Davian ke ibuk kantin sambil mengambil air mineral
" Buset sampe merah kulit gue" ucap Alesya
Saat ini udah jam ke 2. Jam ke-1 sampe ke-2 \= 70 menit yang artinya bel istirahat akan berbunyi 30 menit lagi
Nyess...
Gevan menempelkan air mineral dingin ke pipi Xavira
" Minum" ucap Gevan
" Thanks" ucap Xavira yang diangguki Gevan
" Mau bolos ga? Sekarang pelajaran agama " ucap Regan
" Bolos aja dah. Badan gue kebakar kalo dikelas " ucap santai alesya
" Ga heran si. lo kan sayton " ucap santai Davian
" Anjeng " ucap Alesya sambil memukul bahu Davian
" Tuh kan beneran setan. Orang diejek tuh bilang 'astaghfirullah' bukan misuh " ucap Regan
" Jangan bolos lagi by " ucap Gevan
__ADS_1
" Lo juga bolos tuh " ucap Xavira
" Biar gue aja yang bandel. Lo jangan " ucap Gevan
" Dih ngatur " ucap Xavira memalingkan wajahnya
" Ya kalo bolos nya sama gue gapapa " cengir Gevan
" Ekhemm.... dunia serasa milik berdua.. yang lain mah ngontrak " ucap Regan
" Pas banget depan gue lagi. Lo pada kaga ngeliat gue apa" dengus alesya
" Ya jelas kaga keliatan lah. Lo kan setan " ucap Davian
" Allahuakbar " ucap Alesya
" Dihh... Tubuh lo kaga kebakar? " Tanya Davian
" Setan kok baca takbir " ledek Regan
" Tadi aja gue misuh salah sekarang gue takbir malah diejek " alesya cemberut
" Tau ah. Monyet lo pada " ngambek alesya pergi ke kelas
" Kemana lo? " Tanya Regan
" Kelas. Biar kebakar. Gue kan setan " ucap Alesya
Mereka tertawa
Tettt...
" Ga guna gue ke kelas. Baru buka pintu udah bel anjir " ucap Alesya cemberut
" Bagus lah. Lo kaga jadi kebakar " ucap Regan
BRAKK
Nesya menggebrak meja Xavira
" Siapa nama lo? " Tanya Nesya menunjuk Xavira
" Xavira" sahut Xavira
" Kenapa deket ke Gevan? " Tanya Nesya
" Gaada " ucap santai Xavira
Seketika alesya ber smirk
" Nes, gue mau ngomong. Ada yang mau gue tunjukin ke elo " ucap Alesya
" Siapa lo? " Tanya Raya
" Alesya, temen Xavira " jawab alesya
" Sekarang lo ikut gue deh " ajak alesya sambil menggandeng tangan Nesya
Xavira dan Raya mengikuti mereka
" Mau kemana lo? " tanya Regan
__ADS_1
" GIBAHH " ucap Alesya tanpa menoleh
" Setan emang tuh bocah " ucap Davian geleng-geleng kepala
" Ga makan lo pada? gue traktir yokk " ucap Elang wokay
Elang, Satria dan Qiara baru datang
" Gevan sekarang deket ya sama Xavira " ucap Qiara sambil berkaca-kaca
Gevan hanya melirik nya
" dah jadian lo? " tanya Satria
" Masih belom. Xavira susah dikasih sinyal " ucap Gevan mendengus
" Xavira sombong banget nolak kamu " ucap Qiara
" Urusannya sama lo apa? " sinis Gevan langsung pergi meninggalkan kantin
" Gue orangnya suka geratisan tapi kali ini gue nolak. Udah kembung makan drama gue " ucap Regan
Regan dan Davian pergi juga
Sesampainya di toilet
" *Gue mau tunjukin lo sesuatu* " ucap Alesya sambil membuka galeri
" *Nih lo liat sampe akhir* " lanjut alesya
Vidio berputar dan menampilkan rekaman dari awal hingga akhir
" WHATT !!! " ucap Nesya
" MATA GUE \*\*\*\*\*\* " heboh Raya
Nesya dan Raya melongo kaget
Seriosly? Batin mereka berdua
🍀🍀🍀🍀
__ADS_1