
Di meja makan keluarga Xavira
" *Xav, tadi malam kamu ngapain ke kamar mama? mama tanya kok ga jawab? malah cuma ngeliatin mama sama papa doang* " ucap mama Karina yang membuat Xavira seketika teringat kejadian tadi malam
" *Mana langsung keluar kamar tanpa ngomong sama mama papa lagi... durhaka kamu* " imbuh papa Dani
" *Kak Xav ngelindur kali* " ledek Rafael
**Jadi tadi malem itu bukan mimpi?? masa gue jawab, yang masuk kamar mama papa tadi malem hantu kan ga lucu**. Batin Xavira
" *Kok diem Xav*? " tanya papa Dani
" *Emm... ini Xav lagi ingat-ingat* " jawab Xavira beralasan
" *Mungkin Xav ngelindur pah... Xav ga inget hehee* " ucap Xavira berbohong tentunya
" *Ckk.. kamu ini, kamu kecapean Xav*? " tanya mama Karina
" *Iya dikit sih* " jawab Xavira asal sambil mengunyah makanan
Gevan sedang duduk dipinggir lapangan, netra matanya melihat Xavira sedang berjalan di koridor sendirian. Ia pun segera berdiri dan mengejar langkah Xavira dan menepuk pundak Xavira dari belakang yang membuat Xavira terkejut
Xavira yang terkejut reflek memelintir tangan Gevan
" Aw..aw.. awss sakit anjir " teriak Gevan mengaduh kesakitan sambil mengelus-elus tangannya
" E-ehh sorry.. Lo sih ngagetin gue " ucap Xavira. Xavira sedari tadi berjalan sambil memikirkan kejadian tadi malam. Ia jadi kaget saat bahu nya ditepuk Gevan
" Iya dehh... btw lo dianter apa berangkat sendiri? " tanya Gevan
" Mandiri dongg " jawab Xavira
" Ehh.. lo tadi malem ngirim setan ke rumah gue kan?? Lo ga terima gue nolak ajakan lo trus kirim setan kan?? serem anjir " ucap Xavira sambil memicingkan matanya
" Hahh? setan apaan njim? gue aja gatau cara manggil setan, gimana bisa gue ngirim " ucap Gevan
" Tadi malem gue liat setan Gev... gara-gara elo sihh pake do'a in gue liat setan " ucap Xavira
" Gue cuma ngetik doang kok,, kaga do'a in... tapi serius lo liat setan? " tanya Gevan
" Serius Gev, emak gue juga liat wehh.. soalnya setannya masuk ke kemar emak gue" ucap Xavira
" Setannya cantik kaga? " tanya Gevan yang langsung ditabok Xavira
" Serem nyet.. mana tirai kamar gue buka-tutup sendiri gilaa " ucap Xavira
" Elo sihh segala nolak ajakan gue " ucap Gevan mengait-kaitkan
" Ga ada hubungannya! " ucap Xavira
" Dihh.. ntar malem liat setan lagi gue mampusin " canda Gevan
" Diem lo.. jangan ngomong lagi! " ucap Xavira. Ia merinding jika kejadian tadi malam terjadi lagi
" Canda Xav, Gausah takut.. ntar kalo lo liat setan lagi, lo Vidio call gue aja... atau live ig deh ntar gue liat " ucap Gevan sambil tertawa
Kalo senyum lebar gini matanya ilang bahahaa. Batin Xavira melihat wajah Gevan
" Ntar gue foto setannya trus gue kirim ke lo " ucap Xavira datar dan kembali berjalan menuju kelas
" SEE U GIRL! " teriak Gevan yang membuat beberapa siswi disana menatap dan tersenyum ke Gevan. Sementara yang diteriaki hanya acuh
Di semua kelas sedang jamkos dikarenakan para guru sedang rapat. Dan dikelas Xavira acak-acakan seperti pasar, padahal sudah ada tugas dari guru
" Kok lama Xav? tadi Lo chat gue udah di parkiran " ucap Alesya
" Tadi ketemu sayton dulu.. dia nitip salam ke lo Al " ucap Xavira bercanda
" Tuh dapet salam dari temen spesies lo wakakakka " ucap Davian mengejek sembari bermain game
__ADS_1
" Sembarangan Lo berdua " dengus Alesya
" Napa Sya? kalo ada yang macem-macem bilang ke ayang " ucap Regan yang masih fokus mabar bersama Davian
" Lo cuma modal mulut doang gausah sok iye dah " ucap Xavira pada Regan
" Tau lo... ga bisa tanggung jawab juga " imbuh Alesya
Regan langsung menatap Alesya " Sini pacaran sama gue... luv you " ucap Regan sambil tangannya flying kiss yang membuat Xavira jijik namun membuat Alesya malu-malu
" Ayok pacaran... jadi engga? gue mau tanggung jawab ini njim " ucap Regan meyakinkan dan kemudian kepala nya digeplak Xavira
" Lo mau ngajak pacaran apa ngajak tawuran bhangke?? ngungkapinnya yang manis dikit napa... udah muka lo pait, mulut juga pait pula " ucap Xavira, Regan hanya nyengir.. tiba-tiba...
' PANGGILAN UNTUK SISWI BERNAMA QIARA LILIANA KELAS 12 IPA 3 UNTUK KE RUANG GURU SEKARANG!! SEKALI LAGI UNTUK SISWA BERNAMA QIARA LILIANA 12 IPA 3 UNTUK SEGERA DATANG KE RUANG GURU!!! '
" Gue yakin si cupu ditendang dari sekolah " ucap Alesya
" Kanjeng Nesya haha hihi ni dengernya " ucap Davian
" Kita samperin ke kelas Nesya yok " ajak Alesya yang diangguki Xavira
" Gue ke kantin aja ya " ucap Regan
" Gue ngikut Regan " ucap Davian
" *Al, daritadi banyak yang ngeliatin kita anjir... merinding gue* " ucap Xavira pada Alesya
" *Iya Xav, nak IPS mukanya sangar-sangar* " bisik Alesya
Sesampainya di depan kelas IPS
***BRAAKK***...
Alesya membuka pintu kelas Nesya dengan kencang
" *Setan lo! gue kira guru anjeng... baru nonton anu juga* " ucap salah satu cowok yang menggerombol sedang nobar
" *Hehee mianhe yorobun.. stay calm plis* " ucap Alesya sambil nyengir
' *itu anak IPA*? '
' *yang tinggi itu siapa njir cakep amat* '
' *temennya Alesya namanya siapa*? '
' *gue kok kaga pernah liat cewek yang tinggi itu*? '
' *yang genter glowing uyy* '
' *kenalan sabi kali* '
Masuknya Alesya dan Xavira dikelas IPS membuat mereka menjadi bahan pembicaraan cowok-cowok kelas Nesya
" *WOII.. Lo berdua ngapain disini nyet*? " teriak Nesya
" *Digusur dari kelas IPA lo*? " tambah Raya
" *Kaga ya njeng... kita mau ketemu sama lo berdua* " ucap Alesya sembari duduk di bangku kosong depan meja Nesya dan Raya
" *Ehh tebak si cupu dikasih hukuman apa*? " ucap Alesya membuka topik gibahan
" *Pasti di keluarin dari sini lah.. gue berani taruhan* " ucap Raya
" *She is not cupu.. but lontay hahahaa* " ucap Nesya yang membuat Alesya dan Raya ngakak
__ADS_1
" *Ternyata lo ngajak kesini cuma mau gibah*? " gerutu Xavira
" *Hehe gue jadi pengen liat muka dia dehh* " ucap Alesya
" *Kalo Qiara di DO si Diana alone dongs* " ucap Nesya
' *Nes, mintain no nya yang tinggi itu dong* '
' *ig nya sekalian* '
' *punya line ga*? '
" *BRISIKK!!.. LO PADA MINTA SENDIRI KE ORANGNYA DEH*! " teriak Nesya frustasi
" *Kita keluar aja yuk.. ke kantin gitu*? " ucap Xavira yang tak nyaman daritadi diperhatikan cowok-cowok tampang bunayah serta Albian yang mencuri-curi pandang ke Xavira sambil mabar bersama circle nya
" *Xavira kaga betah hahaa... yaudah ngantin di kantin IPA kuy* " ucap Raya kemudian mereka berempat bangkit dan keluar dari kelas IPS
' *besok kesini lagi cantik* '
' *namanya Xavira gue denger* '
' *Xavira password nya apa? eeaa* '
Ya begitulah godaan-godaan kang buaya
Ditengah koridor dekat kantin, Xavira dkk berpapasan dengan Qiara dan wanita paruh baya. Wanita paruh baya itu berkata lirih dengan mata yang berkaca-kaca sementara Qiara tengah menangis
" *Kamu kok bisa seperti itu nak? ibu tau kita serba kekurangan tapi ibu tidak pernah ngajarin kamu seperti itu... selama ini ibu mengira kamu anak yang berbakti dan pekerja keras, ternyata lain dengan yang ibu pikirkan* " ucap lirih wanita paruh baya yang diyakini ibu dari Qiara
" *Qiara minta maaf buk.. Qiara khilaf* " ucap pelan Qiara sambil memeluk lengan ibunya
" *Udah yuk kita jangan liatin mereka... kasian* " ucap Xavira pada Nesya, Raya dan Alesya yang menonton Qiara dengan Nesya yang menggembungkan permen karet
Sesampainya dikantin
" *Woii.. kita tadi papasan sama Qiara ma nyokapnya... kasian nyokapnya cuy* " ucap Alesya di meja yang ditempati Gevan, Elang, Satria, Regan dan Davian
" *Bodo amat gue.. moga emaknya diberikan yang terbaik* " ucap Satria
" *Moga anaknya berubah... kasian emaknya yang nanggung* " ucap Davian
" *Dikeluarin dari KK aja napa.. beban keluarga itu harus dibuang biar ga nyampah* " ucap Raya santai
" *Jahat bener lo sayton* " ucap Alesya
**Gue coba bantuin Qiara aja kali ya**? Batin Xavira
🍀🍀🍀🍀
__ADS_1