TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES

TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES
how could that??!!


__ADS_3


" *Oke anak-anak, permainan pertama sudah selesai sekarang kalian mandi dan berkumpul ke aula* " ucap pak Eko



" *Baik pak* " ucap murid-murid serempak



Tenda Xavira


" Lu tadi mandi apa tidur si? Lelet bat dah " sinis Windy


" Tau tuh. Sampe karatan ni gue nunggu anjir " tambah Raisa


" Sorry prend buang air dulu tadi " cengir Alesya


" Napa lo buang air nya maemunah?!! kaga hemat air bat Lo! " Ucap windy ngegas


" Anjerr, gue pup dulu maksudnya goblok!! " Ucap Alesya tak kalah ngegas


" Anjim diem napa!! Suara Lo pada jelek gausah teriak-teriak " ucap Xavira pusing mendengar keributan mereka


" Keluar sekarang. Yang lain dah pada ke aula " tambah Raisa



Aula



" *Disini air nya dingin ya daap Kek hatinya doi* " ucap Elang



" *Sa ae lo* " ucap Gevan terkekeh



" *Btw lo tadi kok mandinya cepet amat? Curiga kaga pake sabun* " ucap Satria



" *Sembarangan lo. Nih badan gue wangi* " ucap Elang



" *Wangi bangkai* " ucap Satria tertawa



" *Bray.. Satria habis nyoli tadi* " ucap Davian datang bersama Regan



" *Anjir kaga ya* " elak Satria



" *Tadi gue minjem sabun ke lo. Tapi sabunnya bolong bangsat* " ucap Davian sambil tertawa kencang



" *Wahh ga aman ni anak* " ucap Elang ikut tertawa



" *Mau ngelak apa lagi lo*? " Sahut Regan masih tertawa



" *Jangan kenceng- kenceng ngomongnya jingan* " ucap Satria mendengus



" *Ehh ada bidadari lewat ni* " ucap Elang melirik Xavira yang baru datang



Gevan mendengus. Temannya ini masih menguji kesabarannya



" *Xav sini! Dipanggil Gevan*! " Ucap Regan keras



Xavira dan Alesya menoleh ke arah suara



" *Gabung ke Regan yok* " ucap Alesya sambil menarik tangan Xavira



" *Kok lama Xav? Gevan udah nungguin Lo sampe cemberut tuh* " ucap Davian terkekeh



" *Hooh kek orang kaga dikasih jatah aja* " ucap Satria ambigu



" *Cuci dulu otak Lo dah. Kotor bat bhangke* " ucap Elang



" *Kaga dikasih jatah makan maksud gue nyed. Su'udzon bae you*" ucap Satria sambil menoyor kepala Elang



" *Perhatian semuanya. Acara malam ini kita pentas seni perwakilan dari masing-masing kelas. Dilanjut bakar-bakar jagung* " ucap Bu Sita



" *Ayo tentukan siapa teman kalian yang mewakili kelas kalian untuk pentas* " ucap Bu Sita



" *Ayo IPA 1 silahkan diawali* " ucap Bu Tiwi



" *IPA 1 jadi ajang pembukaan mulu perasaan* " ucap Davian keras



" *Yaudah dari IPA 5 lalu IPA 4,3,2,1* " ucap pak Tegar



Gevan daritadi cuma diem aja kaga natap gue juga. Batin Xavira


" Lo masih marah gev? " Tanya Xavira pada Gevan


" Gak " ucap Gevan tanpa menoleh ke Xavira


" Dih kek cewek lo " ucap Xavira sinis


Gevan melirik Xavira tajam dan menoleh kearah lain

__ADS_1


" Hai. Aku gabung ya " ucap Qiara datang dan duduk disebelah kiri Gevan


" Kamu kenapa diem aja? Kamu sakit van? " Tanya Qiara sambil tangannya ngecek suhu jidat Gevan


Seketika Gevan punya ide jahil


" Engga. Gue baik-baik aja" ucap hevan tersenyum dan memegang tangan Qiara yang tadi menyentuh jidat Gevan


Qiara tersenyum penuh kemenangan


Tadi aja sama gue jutek giliran sama Qiara jadi lembut cihh. Batin Xavira


Xavira yang malas melihat keuwuan disampingnya pun membuka hp nya dan bermain game mobile legend.


" Ekhemm... Kasian neng bidadari dicuekin " ucap Davian yang melihat Gevan dan Qiara duduk berdekatan sedangkan Xavira agak jauh dari mereka karna Gevan sedikit bergeser menjauhi Xavira


" Sini Xav, Lo itu bidadari ga pantes jadi nyamuk " ucap Alesya sinis


Xavira pun melangkah mendekati Alesya


Gevan melirik Xavira. Hatinya tak terima Xavira pergi meninggalkan ia dengan bocah prik ini (Qiara)


" Van lo nyanyi gih " ucap Elang


" Ga mood gue " ucap Gevan


" Yaelah tinggal nyanyi juga. Suara Lo kan bagus bikin anak orang hamil dadakan " ucap Satria


" Gak " Gevan tetap menolak


" Gevan bisa nyanyi? " Tanya Xavira


" Lo ngeremehin gue? " Ucap Gevan tersenyum


" Cuma nanya bangsul sinis bae lo sama gue " ucap Xavira menggerutu


" Oke sekarang giliran IPA 3. Ayo siapa yang mau mewakili silahkan maju ke depan " ucap Bu Sita


" Van, maju gih " ucap Satria


Gevan maju ke depan dan bernyanyi dengan gitar. Gevan menyanyikan lagu cinta karena cinta by Judika


Kamu yang membuat hatiku bergetar, rasa yang tlah lama ku lupa.......


Anjer berdemeg bat suaranya


Pengen gue kawinin


Jantung gue dagdigdug anjip


Ya kalau ga dagdigdug mati lah ogeb


Gevan bernyanyi dengan deep voice yang membuat kaum adam mimisan mendengar nya. Banyak cewek-cewek yang merekam penampilan Gevan.


Cinta karna cinta tak perlu kau tanyakan


Tanpa alasan cinta datang dan bertahta


Cinta karna cinta jangan tanyakan mengapa


Tak bisa jelaskan karma hati ini telah bicara


Prokk... Prokk... Prokk


Suara tepukan tangan menggema


" Buat siapa sih lagu nya? " tanya Bu Tiwi


" Buat Qiara ya? " Ucap salah satu siswi


" Buat Qiara? " Tanya Bu Tiwi


Gevann melirik Xavira lama


" Buat saya sendiri Bu " ucap Gevan asal


" Anjir apa-apa an si Gevan " ucap Regan mendengus


" Ngartis bat tuh bocah " tambah Davian


Saat giliran IPA 1 yang tampil Raisa dan Windy yang joget lagu ddu Du ddu by Blackpink




Setelah selesai pentas jam 20.30, kini mereka tengah bakar-bakar jagung yang sudah disiapkan peralatan bakar dan bumbu-bumbu nya



" *Bukan sebelah situ ngipasin nya* " ucap Gevan datar



" *Kalau gabisa ngipasin kaga usah ngipasin deh. Percikan apinya pada melayang-layang kan*! " Ucap Gevan



**Tau aja kalo gue gatau ngipasinnya sebelah mana**. Batin Xavira



" *Nih kipasin yang lubang bawah. Percikan apinya tambah banyak kalo yang dikipasin jagung nya bodohh* " ucap Gevan



Xavira hanya diam dan melakukan apa yang Gevan bilang. Xavira cewek yang acuh, ia malas menanggapi omongan super nyelekit dari Gevan



Gevan melirik Xavira yang hanya diam. Tak ada raut sedih atau kesal dari Xavira. Hanya datar seperti tidak terjadi apa-apa


Gevan heran. Biasanya orang akan sewot jika diejek seperti itu tapi tidak dengan Xavira



Gevan jadi merasa bersalah sudah ketus terhadap Xavira



" *Jagung gue jatuh bhangke... tai lo* " kesal Alesya karena jagung nya jatuh kesenggol Satria



" *Sori sya. Kaga sengaja asli* " ucap Satria sambil mengangkat 2jari membentuk peace



" *Sori doang kaga bisa ngembaliin jagung gue* " Gumam Alesya



" *Nih. Makan jagung gue aja* " ucap Regan memberi jagung nya pada Alesya



" *Serius gan? Trus Lo ga makan jagung dong*?" ucap Alesya



" *Iya noh makan. Gue bosen makan jagung mulu* " ucap Regan

__ADS_1



" *Hooh. Kemarin gue nongki-nongki sambil makan jagung bakar bareng Regan* " ucap Davian



Dirasa jagungnya sudah matang, Xavira mengangkat jagungnya dan jagung milik Gevan dan ditaruh ke piring



Xavira menyodorkan jagung itu " *dah matang* " kata Xavira sambil tersenyum tipis



**Dia ga marah sama ucapan gue gitu**? Batin Gevan



Gevan mengambil satu jagung dan memakannya dengan perlahan karna masih panas



" *Enak*? " Tanya Xavira



" *Biasa aja* " ucap Gevan



Xavira hanya mengangguk tersenyum tipis dan kembali memakan jagungnya



Mata Xavira tertuju pada mata Qiara yang juga menatapnya namun Qiara menatap dirinya dengan tajam



**Qiara cemburu**? Batin Xavira



Gevan meletakkan jagungnya ke piring tadi dan minum Aqua



Qiara menghampiri Gevan



" *Kok jagung nya ga dimakan Van? Jagung nya ga enak ya*? " Tanya Qiara



" *Enak* " ucap Gevan



" *Ada jalangkung gaes*" ucap Elang



" *Datang tak diundang. Pulang tak diantar wkwkwk* " ucap Davian membuat Alesya dan yang lain tertawa



Qiara mengambil jagung Gevan dan menyuapi Gevan



" *Makan jagungnya. Pasti rasanya enak kalau ada aku hahaa*" ucap Qiara sambil malu-malu



Gevan dalam hati ogah menerima suapan itu tapi ia ingin tau reaksi Xavira



Xavira membuka hp. Yapp! Jalan ninja nya untuk menghindari melihat uwu-uwu yaitu dengan membuka hp



" *Ga nyangka gue sama Gevan. Masih mau sama si kuman dia*? " Ucap Alesya sinis



Gevan langsung menepis tangan Qiara hingga jagung yang dipegang Qiara terjatuh.



Niatnya untuk memanas-manasi Xavira ia urungkan. Gevan tak mau jauh dari Xavira. Ia tak bisa seperti ini. Gevan tak kuat mendiamkan Xavira.



Gevan menarik tangan Xavira dan membawa Xavira ke tempat bakar-bakar dekat lampu aula yang cukup sepi dari keramaian



" *Maaf* " ucap Gevan sambil memeluk Xavira. Ia tau mereka bukan muhrim tapi namanya juga kelepasan :)



Xavira menyernyit


" *Napa lo? Bukannya harusnya gue yang minta maaf ke lo*" Bingung Xavira sambil melepas pelukannya



Gevan menggeleng


" *Gue cuma pura-pura marah tadi* " jujur Gevan



" *Dih ga elit bat* " gerutu Xavira



Xavira kembali memakan jagungnya



Tiba-tiba Gevan menarik tangan Xavira dan menggigit jagung yang Xavira makan



Pandangan mereka bertemu



**Auby** **masih polos soal pacar-pacar an**. Batin Gevan



" *Ckk. Ga makanan ga minuman, suka banget Lo minta punya gue* " kesal Xavira



" *Gue suka sama lo by. Lo yang peka* **dong**!! " ucap Gevan cemberut


__ADS_1


🍀🍀🍀🍀🍀


__ADS_2