TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES

TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES
how could that be??!!


__ADS_3


Tingg!



Hp Xavira berbunyi lagi " *awas aja kalau ini dari gevan, gue block* " gumam Xavira



...**0886xxxxxxx**...



| Haii


| Sv gue Alesya


| Habis magrib lo ada waktu ngga?



^^^Hai jg |^^^


^^^Ada. kenapa? |^^^



| Ke kafe book skuy


| NongkiΒ²



^^^Iya deh. ntar gue izin dulu |^^^



| Oks



\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_



Di ruang keluarga



" *Ma, pa... Xavira izin ke kafe book boleh? Sama temen kok* " ucap Xavira



" *Temen? Cowok atau cewek*? " Tanya papa Dani



" *Bilang aja sama kak Gevan... segala bilang sama temen dihh* " ucap Rafael menimpali



" *Bukan gevan kok, temen Xav cewek namanya Alesya* " ucap Xavira



" *Bagus deh kamu bisa bergaul. Yaudah hati-hati* " ucap mama Karina



" *Dan jangan pulang larut malam*" tegas papa Dani



" *Siapp. Makasih mah, pah. aku pamit* " ucap Xavira dan bersiap-siap sebelum pergi



...**Ale**...



^^^Kafe book deket club senja kan? |^^^


^^^Gue otw |^^^



| Gue udah hampir sampe



\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_



" *Sorry, udah nunggu lama lo*? " Ucap Xavira



" *Engga kok santai. Nih lo pesen dulu* " ucap Alesya sambil menyodorkan menu.



Setelah memesan makanan mereka berbincang-bincang



" *Kalo gue ga hafal dialog nya gimana*? " Tanya alesya



" *Gapapa. Tinggal ikutin alur percakapannya aja* " santai Xavira

__ADS_1



Tiba-tiba...



" *Borr... Disini juga lo pada*? " Ucap Regan sambil tos ke alesya



" *Wahh dunia begitu sempit ya kawand* " ucap Davian



" *Bosen gue liat muka lo berdua* " ucap Xavira



" *Ehh lo berdua kok selalu bersama-sama dimana aja si*? " Ucap alesya memicingkan mata nya



" *Jangan-jangan..... Kalian ada hubungan ya*?? " Ucap Xavira sambil tertawa



" *Ga bener nih 2 sengklek* " ucap Alesya



" *Kaga ya njing. gue ga belok*! " tegas Regan



" *Mit amit gue masih normal bangsat... kalaupun gue belok, gue pilih-pilih kali. ogah gue yang modelan dia* " ucap Davian bergidik jijik



" *Gue gampar lo- ehhh itu bukannya Qiara ya*? " Ucap Regan


Xavira, alesya dan Davian menoleh ke arah yang ditunjuk Regan



" *Iya njir itu Qiara... Wait siapa tuh om-om* ? " Tanya Alesya



" *Open BO kali* " ucap Davian kelewat santai



" *Su'udzon bae lo* " ucap Xavira sambil menoyor kepala Davian



" *Lagian urusannya sama kita apa*? " Ucap Davian sambil mengelus kepala nya




" *Om Burhan maybe* " ucap Davian



" *Bukannya Burhan bapaknya Alesya ya*? " Ucap Regan



" *Bapak gue Farhan anjer*! " Alesya ngegas



Seketika mereka ketawa



" *Kita ikutin aja kuy. Udah kepo stadium akhir gue* " ucap Alesya sambil melangkah hendak keluar



" *Bayar dulu ogeb* " ucap Xavira menuju kasir



Mereka semua mengikuti Qiara dan om-om itu pergi



" *Ya kamu tinggal bolos aja apa susahnya sih*? " Ucap om-om pada Qiara



" *Kan aku harus belajar disekolah udah mau ujian juga* " ucap Qiara



" *Sehari aja. Cuma besok doang kamu temenin saya, lagian kamu kan bisa izin sakit atau ada acara keluarga ke guru* " ucap om-om itu



" *yaudah aku besok temenin kamu, tapi aku bolos nya jam 11 ya sayang*... " Ucap Qiara sambil mencium tangan om-om itu



Xavira, alesya, Davian dan Regan saling menatap dan bergidik jijik. *Apa maksud nya tadi*? Batin mereka



Mereka langsung kembali ke depan kafe book


__ADS_1


" *Gila ga salah denger gue? Dia bilang sayang ke om itu*? " Ucap alesya sambil menyender ke mobilnya



" *Kan udah gue bilang tadi* " santai Davian



" *Ga nyangka gue. Jangan-jangan Gevan juga digoda lagi*? " ucap Regan



" *Kok jadi Gevan*? " Tanya alesya



Xavira menyimak dan memahami kejadian qiara dan om-om tadi



" *Ya kan Gevan always nge bela Qiara*" ucap Regan



" *Yakali seorang Gevan gampang kegoda modelan \*\*\*\*\*\** " ucap Davian



" *Gimana kalo besok kita pantau Qiara? Tadi Qiara bilang mau bolos jam 11 kan? Nah kita ikutin aja dia* " saran agak ekstrim dari alesya



" *Gue setuju. Biar kita tau kelakuan dia* " ucap Xavira



" *Nahh pas banget besok mapel pak Broto gue males mikir* " ucap Regan



" *Sekali-kali lah gue bolos. Ketua kelas bebas* " sombong Davian



" *Dihh lengser jabatan Lo* " Ucap Xavira



" *Sekali doang elah. Gue juga penasaran. Ehh gimana kalo kita pake motor aja biar gampang ngikutin Qiara nya*? " Ucap Davian



" *Besok gue sama Regan pake motor jemput kalian para cewek* " lanjutnya



" *SETUJU*! " ucap alesya semangat



" *Oke sip. Udah jam 09.30 balik wehh ntar gue diceramahi 30 juz sama nyokap gue* " ucap Xavira



" *Pulang.. pulang lo berdua huss* " ucap Regan



" *Kok kalian ga pulang? Curiga mampir ke club nih* " ucap alesya sambil membuka pintu mobil



" *Kaga njeng yakali* " ucap Regan



" Xav itu didepan ada temen kamu katanya ngajak berangkat bareng" ucap mama Karina


" Iya ma. Xav pamit " ucap Xavira sambil menyalami mama Karina



" *Regan sama alesya udah duluan*? " Tanya Xavira sambil memakai helm



" *Iya. Nanti kita keremu di pertigaan deket sekolah* " ucap Davian



Brumm.... Brruumm


Motor Davian dan Regan terparkir di parkiran Sekolah


" Regan bangsat bisa ga sih gausah ngebut-ngebut? Rambut gue jadi berantakan njir " ucap alesya merapikan rambut nya


" Santai nyed... Sorry elah" cengir Regan


Mereka pun berjalan menuju kelas




*Kok Xavira dibonceng sama cowok? Kapan Xavira punya temen*? Batin Gevan yang melihat Xavira berangkat bareng Davian



Pokoknya gue harus selangkah lebih maju. Tekad Gevan dengan wajah khas orang cemburu



πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€

__ADS_1


__ADS_2