
Qiara yang menyadari pintu terbuka segera mengancingkan seragamnya dan berdiri
Xavira mematikan kamera alesya.
Regan menurunkan tangan nya dari mata alesya. Alesya masih shok dengan kejadian barusan. Alesya tidak pernah melihat kejadian seperti tadi secara langsung.
Davian segera menghidupkan kamera diam-diam. Ia ingin merekam apa yang akan Qiara lakukan setelah kelakuannya terbongkar.
Qiara yang melihat itu beranjak ingin merebut HP alesya tetapi Xavira segera merebutnya
" *Hapus vidio nya njing* " marah Qiara sambil berusaha merebut hp alesya
" *Gausah ikut campur. Jangan berani-berani lo ngumbar* " lanjut Qiara
" *Lo udah salah harusnya jaga sikap lo* " ucap Xavira
" *Gimana kalo temen-temen tau? Udah dibully satu sekolah lo* " ucap Regan
" *Qi itu tadi beneran lo qi*... " Ucap Alesya pelan
" *Plis jangan disebar. Gue mohon* " ucap Qiara seketika memelas
" *Tergantung lo sendiri sih* " ucap Regan pada Qiara
" *Kita ga bakal ngelaporin lo ke guru selama lo ga macem-macem* " ucap Davian sesudah mematikan hp nya
" *Kita cabut. Makasih mbak* " lanjut Davian yang diangguki mbak resepsionis
Mereka melangkah keluar
" Otaknya keseleo tuh anak. Kaga ada waras-waras nya " ucap Davian
Mereka berada di angkringan
" Mana bujuknya ngegas lagi prik lahh " alesya mengusap wajahnya
" No komen gue " ucap Regan
" Gimana kalo satu sekolah tau kelakuan tuh bocah ingusan hahaa " ucap Alesya
" Mending vidio yang tadi lo taruh ke flashdisk juga. Siapa tau tuh bocah macem-macem ke lo " ucap Xavira
" Bener juga " cicit alesya
" Kita cuma nebeng duduk sama WiFi an doang nih? " Ucap Regan
" Yang penting punya harga diri tinggi " ucap Alesya menyindir kejadian Qiara
" Ga modal bat kita. Jadi malu gue sebagai ketua kelas " ucap Davian
" Lo cuma ketua kelas doang bukan ketua RT sampe lo bangga-bangga in " ucap Xavira malas
" Cabut kuy dah jam 13.20 " ucap Alesya
" Ini masih jam sekolah dodol. Mau ketawan bonyok Lo? " Ucap Xavira
" Kita nge mall. Kuy meluncur " ucap Davian sambil melangkah kearah motor
" Gatau diri bat. Seenggaknya pesen teh kek anjir jadi malu gue " gumam Xavira langsung memakai helm
__ADS_1
Dikamar Xavira
Tingg!
Gue tebak dari Gevan. Batin Xavira
...**Gevan** ...
| Lagi ngapain by?
...Tuhkan bener hahaa. Batin Xavira...
^^^ Tiduran |^^^
| Monoton amat idup lo 😗
^^^ NGACA!^^^
| Gue udah ngaca. Muka gue ganteng nya kebangetan by. Gimana dong?
^^^ Jingan |^^^
| Jangan kasar-kasar by, nanti gue tambah cinta
| Gue pinter dahal. Kemarin rangking 2 satu sekolahan
^^^ 2 dari belakang kah? |^^^
| Iya. Aku tau aku rangking 2 di hatimu
| Karena yg ke-1 keluarga mu dan yg ke-2 aku😍
^^^ Minum obat gih |^^^
^^^ Sarap lo kumat |^^^
| Ini gue lagi minum obat
| Kan kamu adalah obat ku... eaa🤩
^^^ Asyu |^^^
^^^ Pen muntah gue |^^^
| Jadi pengen liat lo salting depan gue
^^^ 🖕 |^^^
__ADS_1
| 💍
\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_
Gila bener ni anak. bikin gue serangan jantung. Batin Xavira
" Xav pamit pa, ma, cil " pamit Xavira
" Iya. Hati-hati " ucap papa Dani
" Ashiapp " jawab Xavira
Tetttt .....
Bel masuk berbunyi
" *Selamat pagi anak-anak* " sapa pak catur selaku guru seni budaya
" *Pagi pak* " ucap murid-murid
" *Hari ini pelajaran saya meringkas materi seni tari. Dan menjawab uji kompetensi buku paket halaman 68* " ucap pak catur
" *Maaf pak mengganggu. Saya mau menghukum murid yang kemarin bolos di jam pelajaran saya* " ucap pak Broto dari arah pintu kelas
**Mampus**. Batin DRAX ( Davian, Regan, Alesya, Xavira )
" *Davian, Regan, Alesya dan Xavira. Kalian hormat ke tiang bendera sampai pelajaran kedua saja. Sekarang!.... Terimakasih waktunya pak* " ucap pak Broto
" *Sama-sama pak. Bagi siswa yang terpanggil silahkan berjemur agar mendapat vitamin D dan terhindar dari korona* " ucap pak catur
" Anjir lah pak Broto kok tau sih? Lengser beneran jabatan gue " ucap Davian dramatis
" Ya kan di absen pe'a " alesya ngegas
" Terima aja konsekuensi nya" ucap Regan
" Tumben mulut lo bener? Dapet wangsit darimana lo? " Ucap Alesya
" Barusan dapet wahyu dari malaikat Jibril " ucap Regan malas
" Udah dijemur lama, panas. Ckk kering kulit gue" keluh Davian
" Ngeluh mulu idup lo " ucap Xavira
Ehh kok ga panas? Batin Xavira
Xavira menoleh, ternyata ada Gevan disampingnya yang menutupi sinar matahari
" Kok bisa dihukum by? Pasti lo nakal ya?" Ucap Gevan
" Sotoy lo" ucap Xavira
" Enak bener si Xavira kaga dapet jatah sinar UV " ucap Alesya
" Van, pacar lo kemarin ikut bolos sama kita wkwkwk " ucap Davian
Gevan menyentil dahi Xavira
" Aww " ringis Xavira
" Nakal banget si. Makanya jangan bolos " ucap Gevan
" Ngaca! lo juga bolos ya. Sekarang kan masih jam pelajaran ngapain lo kesini " sinis Xavira. Gevan hanya nyengir
" Nemenin lo lah. Yakali nemenin Davian " ucap Gevan
" Ngenes amat idup gue sampe liat uwu uwuan samping mata " ucap Regan
__ADS_1
" Mending gue liat tiang bendera anjir " ucap Alesya kembali menatap tiang bendera.
🍀🍀🍀🍀