TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES

TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES
how could that be??!!


__ADS_3

" Pulang jam berapa? " tanya Gevan. " Jam 12 " jawab Xavira. " Harusnya kamu gausah nganter aku... kan kamu masuknya masih nanti, jadi nunggu lama kan " gerutu Xavira


Gevan mencium pipi Xavira " Kan aku yang mau. nothing can't be for you " bisik nya ditelinga Xavira


" Aku duluan " pamit Xavira turun dari mobil Gevan menuju kelas nya


Sesampainya dikelas sudah ada Vika yang duduk di depan bangku nya. " Bukannya tempat duduk lo yang sebelah sana ya? " tanya Xavira. " Gue minta tuker " jawab Vika. Kemudian dosen datang menjelaskan materi dan memberi tugas.


Hingga bel istirahat berbunyi. Xavira dan Vika pun pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka sembari mengerjakan tugas bersama. Bunyi banyak nya notif dari ponsel Xavira membuat Xavira penasaran dan melihat siapa orang yang sudah membobol notif nya ini. Ternyata....


...SUBEDU (SUmberBEbanDUnia)...


Nesya


| Gess gue ada inpo


| Ada kabar jelek mengenai teman kita Xavira


Ale


| ADA APA SAMA BESTI GUE???


Regan


| What happen?


| Xavira bolos kah?


Nesya


| Kemarin Xavira difitnah sama kating nya, dia dituduh mecahin guci besar deket kelasnya


Gevan


| kating cewe /cowo?


Nesya


| Cewe woi


| Xavira kaga cerita ke lo Van?


Satria


| Siapa nama orang yg nge fitnah Xavira? kirimin foto nya!


| Mau gue santet


Raya


| @satria NICE ku pada mu 🀩🀩


Elang


| @satria kek nya disana banyak dukun ya Sat ")


Raya


| Labrak aja udah


Ale

__ADS_1


| Xavira masih kelas kaga nih?


Gevan


| @ale dia lgi istrht


Regan


| @nesya Lo dapet inpo darimana nih? valid kaga? ntar hoax lagi


Nesya


| @regan lo lupa gue bandar gibah_-


| Gue denger dari katingΒ² yang lagi ngomongin Xavira


Davian


| @nesya trus Xavira gimana sekarang? di skors? di DO kaga?


Nesya


| Kaga, ternyata yang mecahin guci nya kating yg nuduh Xavira. Kating itu diaduin ke dekan, cuma disuruh ganti rugi doang


Elang


| Siapa yg bantuin Xavira?


Nesya


| I don't know


_____________________________________________


Sampai tiba-tiba seseorang menarik tangan Xavira kasar. Xavira tersentak dan menoleh ke orang yang menarik tangannya. Ternyata Reyna lah orang nya


" Lo minta maaf ke gue sekarang! " ucap nya. Xavira hanya menatap datar orang dihadapannya ini. " Kek nya elo deh yang harusnya minta maaf ke gue " ucap Xavira tersenyum.


" Gausah belagu deh lo! gara-gara lo cepu ke dekan, gue hampir di DO! " suara Reyna meninggi. " Mana bukti kalo gue cepu ke dekan? " ucap Xavira santai sedangkan Vika sudah ketar-ketir karena banyak murid-murid yang merekam perdebatan ini.


PLAAKK..


Reyna menampar pipi Xavira. " MESKIPUN BUKAN LO YANG NGEREKAM VIDIO GUCI ITU, TAPI GUE YAKIN LO SEKONGKOL SAMA SALMA BUAT NGADUIN GUE KAN!! NGAKU LO! " teriak Reyna menggema


Xavira tersenyum santai. " Mulut doang kaga bisa ngebuktiin yang sebenarnya! kalo ngga ada bukti gausah nyampah! syukur-syukur lo kaga jadi di DO " ujar Xavira


Reyna melotot. " Gue ga terima! gue harus ganti guci itu karna lo! sujud dikaki gue sekarang! Lo harus tanggung jawab " tegas Reyna


Xavira menatap datar Reyna. " Lo bilang gue harus tanggung jawab kan? okey.. SEBUTIN BERAPA NOMINAL YANG LO KELUARIN BUAT GANTI GUCI ITU! GUE BAKAL KASIH 3KALI LIPAT DARI YANG LO BAYAR KE DEKAN!! " ucap Xavira menekan setiap kalimat nya


" LO PIKIR GUE SERENDAH ITU HAA!! " bentak Reyna. " Lo sendiri tuh yang bilang " jawab Xavira. Tangan Reyna yang sudah terkepal pun langsung terangkat hendak memukul Xavira namun


" Berani sentuh cewek gue, gue buat lo miskin! "


Ucapan tersebut membuat Reyna menghentikan gerakannya dan menoleh kebelakang nya yang ternyata Gevan lah orang yang mengancamnya


" Gevan, dia duluan yang mulai! dia udah ngaduin gue ke dekan sampe dihukum " ucap Reyna dengan merendahkan suaranya. Gevan menatap tajam Reyna


" Salah lo sendiri lah... kan elo yang mecahin guci nya! " ujar Nesya. " Orang yang bertanggung jawab pasti mau nerima konsekuensinya " imbuh Regan


" Heh cewek caper (menunjuk Nesya) gausah sok berani njing! jaga sopan santun lo ke kating " ucap Reyna menatap sengit Nesya. " Dihh.. kating nya aja berani masa adik tingkat nya ga berani sih " ujar Alesya

__ADS_1


" Kating itu di gugu lan di tiru ya kan gaes?? " Raya ikut menimpali. " Gue ga sudi sopan ke kating pecundang yang ga mau ngakuin kesalahan nya dan malah melimpahkan kesalahannya ke orang lain " tegas Nesya


Reyna menatap Xavira penuh amarah. " Kalau sampai gue tau lo macem-macem lagi ke pacar gue.. gue bisa lakuin hal yang membuat lo menderita! gue ga main-main " ucap Gevan penuh penekanan dan menarik tangan Xavira keluar dari area kantin diikuti teman-temannya. " Gausah cari gara-gara lagi ke Xavira, gue bacok lo! " ucap Nesya pada Reyna sebelum melangkah pergi


Gevan membawa Xavira ke perpustakaan yang baru saja dibuka, penjaga perpus itu keluar membawa beberapa buku. " Gev kamu masih ada kelas kan? masuk kelas gih " ucap Xavira yang melihat raut kesal terpampang jelas diwajah Gevan


" Kenapa kamu ga cerita ke aku? aku dah bilang kan untuk saling cerita " ucap Gevan dengan nada mengintrogasi. " Aku pikir itu cuma masalah sepele " jawab Xavira


" Se sepele apapun itu cerita ke aku.... plis by, aku ini pacar kamu. Aku ga mau kamu diapa-apain kek tadi! baru masuk aja kamu dibentak-bentak.. coba besok? kalau lebih parah gimana? fungsinya aku selalu chat kamu, selalu nelfon kamu itu buat tau keadaan kamu Auby.... kamu harus selalu cerita ke aku, ke temen-temen juga aku pengen kita terbuka " ucap Gevan lembut


" Setuju gue.. kita semua kalo ada masalah harus saling cerita, biar bisa saling tolong menolong " ucap Elang. Xavira menunduk " Maafin gue... gue ga ekspek kalo masalahnya sampe gini.. maaf " ucap Xavira lirih. Alesya, Raya dan Nesya pun memeluk Xavira


" Btw yang ngelaporin kating gesrek tadi siapa? " tanya Regan. " Kak Salma, dia orang yang kemarin lagi nge vlog trus liat kejadian itu. makanya dia ada bukti kalo bukan gue yang mecahin guci nya " jawab Xavira


" Kak Salma anak ekonomi yang selalu ngintilin kak Niko itu? dia kemana-mana nge vlog anjir... makan bakwan aja dia nge vlog " sahut Nesya


Alesya melotot " Kok lo bisa tau njir? bener-bener bandar gibah akut sih lo " ucap Alesya menggelengkan kepalanya. " Bandar gibah yang sesungguhnya... bisa tau segala inpo, coba kalo Nesya kaga bilang di grup, gue kaga bakal tau masalah Xavira " imbuh Raya


" Ada guna nya juga lo Nes " ucap Regan terkekeh


Kini Xavira dan Gevan tiba dirumah Xavira. Rumah nya sepi karena mama papa nya kerja dan Rafael masih sekolah



" Aku ganti baju dulu, kalau mau ngemil minum makan ambil aja " ucap Xavira. Xavira menggunakan baju dan celana pendek.



Gevan memeluk pinggang Xavira dan menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Xavira. *Sial.. badan gue kenapa rasanya aneh gini anying*. Batin Gevan



" Kamu ga mau makan gitu? " ucap Xavira yang melihat Gevan anteng dipelukan nya. " Gini aja .. nyaman " gumam Gevan



Gevan mengendus-endus leher Xavira yang membuat Xavira merinding sedikit takut. " Gev, kita keluar aja yuk " ajak Xavira takut Gevan khilaf. " Kamu takut aku apa-apain kamu hmm? " tanya Gevan mencium bibir Xavira singkat



Xavira menepuk dahi Gevan pelan " Ya takut lah.. kan kita cuma berdua dirumah " gerutu Xavira. Gevan tersenyum jail " Emang kamu mikir apa? mikir aku bakal- " ucapan Gevan terpotong



" Udah-udah gausah ngomong... yuk keluar " ajak Xavira. Gevan memegang tangan Xavira " Aku emang cowok yang normal dan gampang tergoda sama cewek dihadapan aku ini... tapi aku ngga mungkin membuat hancur cewek yang aku cintai " ucap Gevan dan kembali menyembunyikan wajahnya ke ceruk leher Xavira dan mengusel-usel kan wajahnya membuat Xavira geli



" Xav, kuliah lancar kan? " tanya mama Karina. Xavira mengangguk " Lancar ma " jawab nya


" Rafa kamu jangan nakal-nakal disekolah ya " peringat mama Karina. " Tergantung sih ma " jawab Rafael yang langsung mendapat sentilan di dahi nya


" Kamu mau liat catatan kamu diawal masuk SMA ha?! sini mama kasih tau " ucap mama Karina menjewer Rafa dan menuntunnya memasuki kamar mama Karina


' Lo gausah khawatir Bianca, gue akan selalu bantu lo kalau ada masalah '


Suara itu. Xavira sudah hafal dengan suara ini, saat Xavira menoleh ke samping sofa nya ia melihat jiwa Xavira


" Iyaa.. bantu liat kan maksudnya "ucap Xavira


' Bantu do'a dong yang ampuh ' ucap jiwa Xavira kemudian menghilang

__ADS_1


" Bisa do'a juga dia? " gumam Xavira


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


__ADS_2