TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES

TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES
how could that be??!!


__ADS_3


Hari Senin adalah hari yang dihindari kebanyakan murid. Banyak yang izin ke UKS mengaku sakit agar terhindar dari upacara



" *Skincare gue udah kayak nonton konser BTS. MELELEH ANYING* " ucap Alesya



" *Ihh kulit gue belang anjir* " tambah Raisa



" *Cewek emang gitu ya? Lebay* " ucap Satria



" *Kek gatau cewek aja lu* " ucap Davian



" *Gausah belagu Lo pada jadi cowok kalo kaga bisa beliin skincare ke cewek*! " ucap windy ngegas



" *Dihh... Sapa Lo? Sodara bukan, cewek gue bukan ngapain gue mesti beliin skincare*?" Ucap Elang



" *Wahh bangsat ni cowok, gelud lah hayu mumpung di lapangan ni* " ucap Alesya sambil menggulung lengan seragam nya seperti preman



Lapangan yang di tempati Xavira terletak di bagian barat sementara anak IPS di bagian timur



" *Kalo yang maju alesya jelas mundur gue* " ucap Elang mendengus



" *Udah deh... Ngeluh mulu Lo pada. Nenek moyang kita udah berjuang, perang sampe merdeka. Seharusnya bersyukur kita kaga ikut perang dan cuma dijemur 1 jam di lapangan. Malu lah sama mereka yang berjuang daapp* " ucap Regan



Hayo ngaku siapa yang setiap upacara ngeluh mulu???


yang jelas author nya juga :')



" *Anjir wahyu nya dateng lagi... Btw yang nganter wahyu masih Jibril*? " Ucap Davian



" *Gini nih kalo pelajaran agama malah bolos ckk..ckk*" ucap Regan



" *Gausah sok lo. Lo juga selalu bolos pelajaran agama ya nyet*! " Ucap Davian. Regan nyengir



" *Lo pikir selain malaikat Jibril siapa yang nganter wahyu haa? Malaikat Atid*?" Ucap Xavira



" *Yang ada nambah catetan dosa bhangke* " ucap Satria ngakak



" *Gevan kaga berangkat*? " Tanya alesya



" *Kaga. Lagi demam dia* " jawab Elang



" *Bahh... Bisa sakit juga tuh anak*? " Canda Alesya



" *Ya bisa lah, Dia kan manusia. Emang elo? Sayton* " ucap Davian



" *Asyu Lo semua. Abis Lo ditangan gue. Gedeg gue punya temen modelan Lo berempat. Seenggaknya kek si Regan kek. Kaga ada manis-manisnya akhlak Lo pada* " gerutu alesya sambil menatap tajam para cowo



" *Shodakallahul'adzim* " ucap Xavira



Membuat semua nya tertawa



" *ITU YANG DIBELAKANG KETAWA-KETAWA MAJU*! " Ucap pembina upacara



**Mampus**. Batin semua yang tertawa. Mereka hanya saling melirik



" *BAIKLAH. SEKIAN DARI SAYA WASSALAMU'ALAIKUM WR.WB* " ucap pembina upacara



" Lo sih bikin perkara " ucap Alesya pada Xavira


" Lo duluan kali yang ngeluh " ucap Xavira


" Dih.. Regan noh ceramahnya panjang " ucap Alesya tak mau kalah


" Salahin Jibril ngasih Wahyu dadakan, kaga bilang-bilang " ucap Regan


" Wahyu Aldebaran anak silat IPA 2 maksud lo?" Ucap Satria


" Maksudnya hidayah bhangke. Bukan Wahyu orang " ucap Davian


Tingg!


Xavira segera melihat hp nya


...Gevan...


| By


| Gue sakit nih :(

__ADS_1


^^^Oh |^^^


| Oh doang? :(


| Padahal gue sakit karena mikirin Lo :(


^^^Lo nyalahin gue? |^^^


^^^Sakit kok main hp |^^^


| Bukan gitu. Lo gaada inisiatif jenguk gue?


| Gue cuma demam by. Kaga mati :(


^^^Masih jam pelajaran anjer |^^^


| Ya pulang sekolah lah! :(


^^^Dih maksa |^^^


^^^Ya ntar kalo inget |^^^


| :(


________________________________________________



Brukkk...



Buku- buku yang dibawa Nesya jatuh di koridor



" *Maaf, Ga sengaja. Sini gue bantu* " Ucap Elang sambil memungut buku-buku yang berjatuhan



" *Lo sih kaga punya mata kaki* " gerutu Nesya



" *Imut* " ucap elang sambil tersenyum ke arah Nesya



Nesya melirik Elang



" *Dibawa kemana buku nya*? " Tanya Elang



" *Ke perpustakaan kelas IPS* " ucap Nesya



Sesampainya di perpustakaan



" *Taruh sini. Makasih* " ucap Nesya



" *Sama-sama. Mau ke kantin*? " Tanya Elang




" *Gue temenin* " ucap Elang



Nesya ingin mengambil novel di rak yang atas. Tetapi tingginya tidak sampai. Ia sudah berjinjit-jinjit, Dan....



Dukk..


Elang berada dibelakang tubuh Nesya dan mengambilkan buku yang Nesya inginkan



" *Nih. Makanya tumbuh ke atas bukan ke samping* " ucap Gevan Lang sambil mengacak pelan rambut Nesya



**Demi apa gue baper aakkh**. Batin Nesya menjerit



" *Gausah body semriwing deh* " ucap Nesya menahan salting



" *Body shaming kali* " ucap elang sambil mengambil buku untuk ia baca



Nesya membaca novel dengan raut kesal



" *Ga jelas bat si protagonis tai*! " Gerutu Nesya



Tiba-tiba tangan elang terulur mengelus pipi Nesya



" *Cup..cup.. cup jangan baper, cuma novel* " ucap Elang



" *Ya tapi alur nya ngajak geseh anying! Ogah baca novel itu lagi gue*! " ucap Nesya



" *Udah ya.. ntar gue boikot yang bikin novel nya* " ucap santai Elang



**Ihhh salto di perpus boleh ga si?? Help mak**! **anak mu ga kuadd**! Batin Nesya sambil menatap wajah Elang



Xavira menekan bel rumah Gevan. Ia bertanya alamat rumah Gevan kepada Satria

__ADS_1


Ia juga sudah membeli buah-buahan untuk Gevan


" Siapa ya? Cari siapa dek? " Tanya wanita paruh baya yang menyandang peran sebagai mama nya Gevan aka 'Mira'


" Assalamualaikum Tante. Saya Xavira temennya Gevan. Mau jenguk gevan " ucap mama Mira


" Ohh temennya Gevan, yuk masuk " ramah mama Mira


Ceklekk...


" Van, ini ada temen kamu jenguk " ucap mama Mira


Gevan membuka mata


" Gevan daritadi belom makan. Tadi pagi sih udah, tapi yang siang belom " ucap mama Mira


" Daritadi dia nyebut nama 'Auby' terus. Oh iya... Kamu kenal yang namanya Auby gak nak? " Tanya mama Mira


" Emm saya Auby tante " ucap canggung Xavira


Ia takut dituduh orang ke3 dalam hubungan Gevan dan Nesya


" Hahh? " Bingung aman Mira


" Nama dia Xavira Auby Prabawa mah. Dia yang Gevan maksud " ucap Gevan


" Oohh... jadi kamu yang membuat anak saya sampe bucin? Kamu harus tanggung jawab! PACARIN ANAK SAYA! " ucap mama Mira


" Dia selalu nyebut nama kamu nak. Hiss Anak ini alay sekali " ucap mama Mira sambil terkekeh


" Apaan si ma. Mama keluar deh " usir Gevan


" Durhaka ya kamu! Yang ngerawat kamu sakit mama kalo kamu inget " ucap mama Mira


" Nak Xavira, tolong Gevan nya suruh makan. Kalo gamau tebas aja pala nya " ucap mama Mira


" Iya tante " ucap Xavira


Mana Mira keluar dari kamar Gevan


" By. Suapin " ucap Gevan memelas


" Punya tangan kan? Makan sendiri " ucap Xavira


Xavira tidak ingin merusak hubungan Gevan dan Nesya


" Tadi kan mama bilang nitip gue ke elo... gue lagi sakit juga " gerutu Gevan


Xavira mengambil bubur di nakas


" Buka mulut " ucap xavira


Xavira menyuapi Gevan hingga makan nya habis


" Nih obat nya. Kalo pahit liat muka gue aja" ucap Xavira sambil terkekeh


" Iya, Muka lo manisnya tiada tara. Gula aja kalah " ucap Gevan sambil melihat dalam wajah Xavira



" *Ekhemm... ini mama bikin bolu. Coba Xavira cobain*" ucap mama Mira sambil menyodorkan piring berisi bolu



" *Nyicip ya tan*" ucap Xavira sambil menggigit dan mengunyah bolu itu



" *Wahh enak tan, Tante jago masak ya*" ucap Xavira memuji



" *Ya begitulah. Tante seneng kamu suka bolu nya. Ambil lagi Xav*" ucap mama Mira senang



" *Iya tante. Xavira kalo makan gabisa berhenti loh* " ucap Xavira sambil memakan lagi



" *Habisin aja Xav, Gevan gausah disisain* " ucap mama Mira



" *Paan sih. Gevan ga minat* " cemberut Gevan



" Xavira pamit Tante. Makasih kue nya " ucap Xavira di depan pintu


" Iya sama-sama. Kapan-kapan mampir sini lagi " ucap mama Mira


" Siap tan" ucap Xavira dan pergi meninggalkan pekarangan Gevan




" *KOK KAMU GA BILANG PUNYA GEBETAN CANTIK HA*?!! " teriak mama Mira pada Gevan dan melempar bantal ke badan Gevan



" *Kan mama ga nanya* " ucap Gevan



" *CEPET TEMBAK XAVIRA! MAMA COCOK SAMA DIA TITIK*! " ucap mama Mira



Gevan tersenyum



" *Tapi Gevan kan di jodohin sama Nesya ma* " ucap Gevan lesuh



" *Ehh iya ya? Alah pokok nya nanti mama akan bilang ke papah kamu* *dan kita bicarakan dengan keluarga Nesya*" Ucap mama Mira



" *Aaaa... I love you ma! Sayang mama banya-banya* " ucap Gevan



" *Kamu cepet sembuh deh dan langsung tembak Xavira. Kalau Xavira nolak kamu. Nanti mama buatin bolu lagi* " ucap mama Mira



" *Ckk mainnya sogok* " gumam Gevan


__ADS_1


🍀🍀🍀🍀🍀


__ADS_2