
Sudah seminggu Bianca menempati raga Xavira dan ia tidak tahu apa sebabnya dan untuk apa ia menempati tubuh Xavira. She don't know lagi di raga tokoh novel atau raga asli karna Xavira tidak pernah membaca novel.
Sibuk dengan pikirannya Xavira segera menoleh ke sumber suara yang setiap senin-jumat ia dengar di area sekolah.
" LO JANGAN NANGIS-NANGIS DOANG LAHH! CAPER AMAT.... " Bentak perempuan bernama Anesya Camelia putri. Semua murid tidak heran dengan Nesya, perempuan yang selalu membuat ulah ke cewek yang deket-deket Gevan.
" LO GAUSAH GANGGUIN QIARA SEHARI AJA BISA GA SIH? " Bentak Gevan tak kalah kencang. Gevano Adi Baskara namanya.
" Kamu selalu aja belain dia, cewek lain selain dia yang aku ganggu gaada tuh yang kamu bela... " ucap Nesya
" Udah van.. aku gapapa kok. Jangan ribut-ribut lagi yah" ucap Qiara menengahi sambil memegang lengan Gevan bermaksud menenangkan.
" Gausah ngomong lo... Sok banget mentang-mentang bisa dibela tiap hari sama Gevan.. pake pegang-pegang Gevan segala lagi iyuhh " sinis Raya. Soraya Anindia sahabat dari Nesya.
Gevan pun menarik tangan Qiara menjauh dari kantin.
Selalu saja... Selalu mereka seperti ini. Menjadi pusat perhatian semua murid dengan drama si antagonis Nesya dan Raya sang sahabat yang membuat protagonis Qiara menangis dan pangeran berkuda Gevan pun menolong sang Putri Qiara, bermaksud agar air mata Qiara tidak habis karna menangis setiap hari huhuuu...
Xavira POV
" Hadehh gapunya malu ya mereka " ucap Xavira sambil melahap mie ayam di kantin. Kadang ia merasa capek sendiri melihat drama mereka, padahal seharusnya mereka yang capek meng-drama.
Memang dari awal Xavira sekolah disini, ia selalu disuguhkan drama yang tidak tau apa faedah nya. Yaudah lah ya lumayan bisa liat drama gratis gaperlu ngeluarin uang ke bioskop batin Xavira.
" Harus banget ya tuh Qiara nangis tiap hari? Oh iya kalau air mata Qiara habis kan ada insto yang mengatasi mata kering, mata kusam, mata pegal, mata pedes+perih, mata kekurangan cairan... Insto slalu ada slalu bisa buat mata, lebih tepatnya mata Qiara yang buat jaga-jaga kalau aer matanya abis hahaa " Batin Xavira.
Xavira segera membayar dan pergi ke kelas.
Sesampainya dikelas..
__ADS_1
" *Woii. pengumuman! kelas kita pulang awal jam 1 siang. Abis nerima pengarahan sama PR dari pak Broto kita langsung pulang*! " Ucap Davian mahendra sang ketua kelas.
*Wohoo*..
*Apakah akan ada acara sekolah*?
*Wah saya mencium bau-bau tak sedap*
*Moga ada agenda pliss*...
*otak gue karatan ni buat mikir*
*hooh. ujian kemarin bikin otak mikir* *keras*
*hehh.. lo pada kan ga pernah mikir*
__ADS_1
*tau nih modal nyontek juga*
*apa lo pada?! lo pada juga biang nyontek ya njir*!
*stop! sesama kaum ogah mikir jangan ribut mulu*
Kelas menjadi ricuh, mereka saling mengejek satu sama lain. Apalagi sekarang jamkos bikin kelas jadi seperti kandang kambing ada yang membuat konten, ngegibah, tidur, main game, bolos.
Davian menulis soal dari pak Broto di papan tulis. Xavira yang awalnya bermain handphone pun menghentikan aktivitas nya dan beralih membuka buku, menulis soal-soal tersebut dan menjawabnya langsung.
Biar dirumah tinggal santai-santai ga perlu ngerjain lagi pikirnya.
🍀🍀🍀🍀
happy reading
happy kiyowoo
__ADS_1
salam dari pacarnya jeon jungkook