
Xavira memasuki kelas
" *Tumben duluan lo yang berangkat* " ucap Xavira pada Alesya yang sudah duduk manis dikelas
" *Iya nih, efek uang jajan dipotong* " cemberut Alesya
" *Yaudah gue traktir skuy* " sambar Regan yang baru datang bersama Davian
" *Males gan* " ucap Alesya
" *Btw lo ada doi al*? " Tanya Xavira pada Alesya
" *Kaga punya... Eh belom punya maksud gue* " jawab Alesya
" *Lo deket sama cowok yang udah kuliah ga*? " Tanya Xavira lagi
" *Kaga, kenapa sih*? " Alesya mulai penasaran
" *Kok lo tiba-tiba cosplay jadi dora?? Ada apa*? " Tanya Davian
**Gue ungkapin aja yang gue sama Nesya denger kemarin, biar ga panjang urusannya**. Batin Xavira
" *Jadi kemarin gue sama Nesya denger Albian sama Qiara ngomong kalo Diana ada pacar udah kuliah trus liat lo pelukan sama pacarnya... Itu bener ga*? " Jelas Xavira
" *Kaga yaa! Gue anak baek-baek.. kaga pernah rebut pacar orang*! " Ucap Alesya
" *Tunggu! Diana? Diana temen barunya Qiara yang pas kemah itu*? " Tanya Regan
" *Iya kali? Gatau juga gue* " jawab Xavira
Alesya diam, ia sibuk berfikir
" *Diana mengklaim Alesya rebut pacarnya pasti ada peristiwanya* " ucap Davian
" *Whattt*!!! " Seru Alesya
" *Jangan bilang pacarnya Diana itu abang gue*??!! " Teriak Alesya
" *Lah gimana sih*? " Xavira mengacak pelan rambutnya
" *Gue ga pernah pelukan sama cowok kecuali abang gue sama bokap gue... yakali Diana pacaran sama bokap gue* " jelas Alesya
" *Bang Andra*? " Tanya Regan
" *Iya.. Abang gue kan masih kuliah juga* " ucap Alesya
" *Bentar gue telfon abang gue* " Alesya segera mengambil hp nya
" *Idupin speaker nya* " suruh Xavira yang diangguki Alesya
' *Napa lo telfon pagi-pagi? Gabut lo*? ' ucap orang yang ditelfon Alesya yaitu kak Andra
" *Ga usah mulai deh... Pacar lo namanya Diana bang*? " Tanya Alesya to the point
' *iya* '
" *Pacar lo masih SMA*? " Tanya Alesya lagi
' *Iyaa! Napa sih tanya-tanya? Kurang kerjaan bat* '
__ADS_1
" *Santai lahh... Ehh pacar lo satu sekolah sama gue*" ucap Alesya mendengus
' *emang*! '
Tutt...
Sambungan diputuskan oleh pihak kak Andra
" *Gila sih* " ucap Regan
" *Epik gege... Udah dikira Alesya ngerebut pacar Diana hadehh* " ucap Davian
" *Omaigat pusing gue* " gumam Alesya
Kantin
" Come here woii... Come here!! " Teriak Satria pada Davian, Regan, Xavira dan Alesya
" Salah paham nes " Ucap Xavira pada Nesya
" Maksud lo? " Tanya Nesya
" Ceritanya Qiara yang Alesya pelukan sama cowoknya Diana.... Abangnya Ale " jawab Xavira
" Astaghfirullah... Jadi pacarnya Diana itu abang nya Alesya?? " Ucap Nesya
" Yoii... Pasti dah berprasangka ke gue kan lo?? " Selidik Alesya. Nesya nyengir
" Ada apa sih ini? Gue ga paham lo pada bahas apa " tanya Raya
" Jadi kemarin gue sama Xavira ngikutin Albian sama Qiara ke rooftop. Qiara bilang Alesya ngerebut pacar Diana " jelas Nesya
" Siapa tuh si Diana? " Tanya Raya
" Temen baru Qiara, Qiara mau ngadu domba kita sama Diana " jawab Nesya
" Ya Gusti... tu anak yahh,pusing gue dengernya! " Ucap Elang sambil memijat pelipisnya
" Diem cuy, ada orangnya " ucap Gevan
Benar saja. Qiara dan Diana memasuki kantin dan berjalan menuju meja Gevan
" Haii " sapa Qiara
" Boleh gabung? " Tanya Diana
Semua langsung pada melirik satu sama lain
" Boleh " jawaban dari mulut Alesya
" Makasih " ucap qiara dan Diana
Hening...
" Emm Diana, kamu masih marahan sama pacar kamu? " Tanya Qiara ke Diana entah itu sengaja mau kompor atau tidak
" Iya nih, dia gaada usaha bujuk aku " jawab Diana lesuh
" Yang sabar ya... Jahat banget cewek yang rebut pacar kamu... Semoga kamu cepet baikan sama pacar kamu ya " ucap Qiara berekspresi sedih
dia ga ngaca gitu?? Batin semua orang dimeja Gevan
" Iya makasih " ucap Diana
" Semoga putus! " Ujar Alesya
" Kamu kok gitu Sya? Kamu jahat tau " ucap Qiara
" Kimi kik giti syi? Bacot!!! Gue tanya sama lo, berapa lama lo pacaran sama kak Andra? " Tanya Alesya sarkas sambil menatap malas Diana
" Baru 5 bulan " jawab Diana
" Ohh pantes... Baru juga 5 bulan, lo belom tau apa-apa tentang kak Andra " ucap Alesya
" Kamu ga boleh gitu! Kamu udah jahat rebut pacar Diana... Emang gaada yang suka sama kamu? Sampe-sampe rebut pacar Diana? " Ucap Qiara menyudutkan Alesya
" GAUSAH SOK TAU LO YA!! PACAR DIANA ITU ABANG GUE!!! MAU APA LO HAA?!! " Bentak Alesya yang sudah tersulut emosi
" Haahh?? Ka-kamu adiknya ka-kak Andra? " Tanya Diana gugup
" Iya! Yang lo katain perebut pacar lo ini adik dari pacar lo! " Ucap Alesya sinis
Tiba-tiba....
Byurrr
Raisa datang dengan menyiram es teh ke seragam Qiara
" Sorakin buat cewek sok tau ini guys " teriak Nesya
" Bukan cuma sok tau... Dia udah rebut pacar gue, mau gue sebar bukti lo ciuman sama pacar gue haa?!! " Teriak Raisa
" Lo gausah nuduh! Palingan cuma bukti editan " ucap Qiara enteng
" BANGSAT!! Gue vidioin waktu itu ya njing!! Nantangin gue lo?! Pengen gue sebar vidio itu haa?!! " Teriak Raisa sambil menjambak rambut Qiara
Qiara sudah menangis sesenggukan, Qiara sudah ketar-ketir
" Udah, jangan pake kekerasan " lerai Diana
Raisa melepas jambakannya dan pergi meninggalkan kantin dengan tatapan sengit
" Hahh ga perlu capek-capek buly dia gue... Udah ada yang wakilan hahaa " ucap Nesya
" Kita cabut " ucap Gevan
Gevan dkk pergi meninggalkan kantin
__ADS_1
" *By, bunda nyuruh lo kerumah gue ntar pulang sekolah* " ucap Gevan
" *Kenapa*? " Tanya Xavira
" *Kangen katanya* " ucap Gevan
" *Iya deh* " Xavira mengangguk
" Anak-anak, tolong kalian buat kelompok dan kerjakan tugas fisika dengan kelompok kalian. Untuk kelompok, kalian berkelompok dengan anggota kelompok tugas kemarin " ucap Bu Silvy
" Yahh.. kok kelompoknya sama yang kemarin sih bu? " protes Satria
" Saya suruh kerjakan ya kerjakan! " Ucap Bu Silvy
" Ckk.. satu kelompok sana Qiara prikk " gerutu Satria
Pulang sekolah
Qiara melihat-lihat isi rumah Gevan yang megah. Ia menjadi bersemangat meraih hati Gevan.
" *Assalamualaikum* " ucap Xavira saat disuruh masuk oleh pembantunya
" *Ehh ada Xavira, what happen in here*? " Tanya Elang
" *Sok Inggris lo* " dengus Satria
" *Iri tanda tak mampu* " ucap Elang yang dihadiahi tabokan dari Satria
" *Duduk dulu by, nyokap gue bentar lagi turun* " ucap Gevan
" *Xavira kok kesini? Kan Xavira ga ada kerja kelompok sama kita* " ucap Qiara dengan memasang wajah polos
" *Nyokap gue yang nyuruh Xavira kesini. Ga suka*? " ucap Gevan sinis
" *Ehhh Xavira sayang... Udah lama nak?? Kamu apa kabar*? " Tanya bunda Mira sumringah
" *Baik tante, tante pa kabar*? " Ucap Xavira
" *Alhamdulillah gini-gini aja hehee* " jawab bunda Mira
" *Ini yang namanya Xavira*? " Tanya papa Baskara dengan senyum
" *Iya, ini yang aku ceritain* *dari kemarin* " ucap bunda Mira
" *Cocok nih* " ucap papa Baskara terkekeh
**Kok Xavira deket sama ortu Gevan? Gue juga harus bisa deket! Muka gue kan imut pasti ortu Gevan bakal tertarik**. Batin Qiara
" *Halo om, tante... Aku Qiara temennya Gevan* " ucap Qiara yang tiba-tiba berdiri didepan ortu Gevan sambil tersenyum lebar memperkenalkan diri
" *Iya. Kamu mau ngerjain tugas kan? Yaudah gih kalian kerjain. Bunda cuma butuh Xavira* " ucap bunda Mira
" *Yaudah yuk kita ke atas. Banyak oleh-oleh buat kamu* " ucap papa Baskara pada Xavira
Mereka pun pergi menaiki tangga ke atas
" *Kek nya kalau Xavira minta pulau sekalipun bakal dikasih deh sama bonyok lo* " ucap Elang terkekeh
" *Bonyok lo sayang ya sama Xavira... Jangan sampe lo kalah dari Xavira Van, bisa-bisa warisan lo dikasih ke Xavira semua Wkwkwk* " canda Satria
Gevan senyum-senyum. Gevan malah berfikir ini memudahkan jalannya melamar Xavira hahaa
**Sial! ga bisa dibiarin**! Batin Qiara dengan tangan terkepal
__ADS_1
🍀🍀🍀🍀🍀