
Hari ini ujian terakhir Xavira, ia diantar papa nya karena tangannya tak bisa menyetir
" Hati-hati ya Xav... semoga sukses " ucap papa Dani
" Iya pa.. nanti kalo nilai Xav bagus papa harus kasih hadiah " ucap Xavira yang membuat papa Dani tertawa
" Sure " ucap papa Dani
Xavira hendak membuka pintu
" Mau papa bukain Xav? " tanya papa Dani
" Gausah pa " ucap Xavira kemudian membuka pintu mobil dan turun
Kini Xavira berjalan pincang di koridor sekolah. Ini ruangan ujian yang jauh apa gue yang lelet si? ga nyampe-nyampe... Batin Xavira
Tiba-tiba teman-temannya datang menghampiri Xavira
" XAV, LO KENAPA? KOK TANGAN LO DI GIPS? " tanya Alesya heboh yang membuat Xavira menjauhkan kupingnya dari wajah Alesya
" LO JALANNYA JUGA PINCANG KENAPA XAV? " kini giliran Nesya yang berteriak
" WHAT HAPPEN XAV? WHAT HAPPEN? " tanya Raya
Alesya, Nesya, Raya, Gevan, Elang, Davian, Regan, Satria semua mengerubungi Xavira
" Gausah teriak njing... kuping gue sakit " dengus Xavira
" Lo kenapa Xav? kok bisa gini? " tanya Gevan
" Habis tawuran... udah yaa gue mau duduk, kaki gue sakit ni " ucap Xavira malas kemudian melangkah ke ruangan, namun teman-temannya mengikuti langkah Xavira
" Lo serius? tawuran gimana njir? " tanya Regan
" Kok kaki sama tangan lo bisa sakit Xav? emang tawur nya gimana? " pertanyaan unfaedah dari Satria
" Bilang ke gue siapa yang ngelakuin ini! biar gue tendang ke Amsterdam " ucap Elang
" Astaghfirullah brisik banget sih lo pada... pada belajar sana gih " ucap Xavira berniat mengusir
" Yaelah Xav... cerita dulu ihh " gerutu Alesya
" Kok lo mau-maunya ikut tawuran? " tanya Gevan
" Gue kemarin jalan ke bengkel, trus liat cowok-cowok pada tawuran.. gue ga sengaja nginjek DVD punya salah satu yang lagi tawuran.. trus gue di bentak-bentak, gue ga terima yaudah gue hajar salah satu dari mereka, ehh taunya gue dikeroyok... jadi gini deh " jelas Xavira
" Gue duluan ya.. pegel ni kaki gue " lanjut Xavira kemudian melangkah menuju ruangan ujian
" Ga elit bat lo njir... segala berani gelud " ucap Davian
" Gue tau lo berani.. tapi ya ga gitu juga konsepnya xapirahh " dengus Satria
TEETTT... bel masuk berbunyi, semua siswa memasuki ruang komputer. Di ruangan Xavira, Regan duduk di komputer yang jauh dari Xavira.
Bismillahirrahmanirrahim.. gue bisa, pasti bisa... bisa ngawur, bisa tipes juga maksudnya. Batin Regan lemes
Setelah selesai ujian semua siswa berhamburan keluar sembari berjingkrak-jingkrak karena ujian kelulusan telah selesai hari ini.
" Akhirnya lega... rasanya beban gue turun 1ton hahaahh " ucap Alesya sambil memeluk lengan tangan kiri Xavira
" Lo kuliah disini kan Xav? ga ke luar kota atau keluar negri kan? " tanya Alesya
" Ya disini lah.. kalo lo mau bayarin gue ke luar negri juga gapapa sih " ucap Xavira terkekeh
" Ehh kalian berdua.. ikut kita ke kafe yuk " ajak Nesya yang datang bersama Raya, Gevan, Elang, Satria, Davian dan Regan
" Gue sama Xavira nebeng siapa? " tanya Alesya
" Kalian sama gue aja.. gue bawa mobil " ucap Gevan
Xavira dan Alesya pun masuk ke mobil Gevan bagian belakang sedangkan Gevan duduk sendiri didepan
" Kalian kira gue sopir kalian? Xavira, maju sini lo " ucap Gevan datar
" Alesya aja deh.. gue males keluar " ucap Xavira
" Lo aja sini " kekeh Gevan
" Kaki gue nyeri kalo kebanyakan gerak Gev " ucap Xavira
" Yaudah " Gevan kecewa. Alesya pun pindah ke depan duduk bersama Gevan
Sesampainya di kafe, Gevan membukakan pintu mobil untuk Xavira. Mereka pun masuk ke kafe yang disana sudah ada Nesya dkk.
Mereka pun memesan makanan.
" *Ekhemm.. jadi sekarang ini gue ngadain rapat, mau bahas tentang holiday... kalian usulin aja mau kemana, tapi tempatnya yang pas, okay*?? " ucap Nesya
" *Kita ke hutan Amazon aja ya gaes ya*?? " ucap Davian yang langsung digeplak Raya
" *Ke Amazon sendiri aja lo sana*! " ucap Raya ngegas
" *Ke Korea aja gimana*? " tanya Alesya
" *Yang bener lo request nya* " ucap Regan
" *Tau nih... liburan di tanah air tercinta aja deh* " ucap Elang
" *Kamu bokek Lang*? " tanya Nesya
__ADS_1
" *Ayang ngomongnya ihh* " ucap Elang dramatis
" *Canda hehee* " ucap Nesya sambil mencubit kedua pipi Elang
" *Ini ceritanya mau rapat atau mesra-mesra an*? " tanya Xavira
" *Yaelah Xav, gausah iri deh* " ucap Satria
" *Iri bilang kawan* " ucap Nesya
" *Uwu-uwuan sama gue sini gih* " ucap Gevan sambil mengelus tangan Xavira yang di gips
" *Napa jadi gue yang dihujat dah* " cibir Xavira
Pesanan mereka pun datang, semua langsung mencomot pesanan mereka kecuali Xavira
**Tadi malem gue makan disuapin mama, tadi pagi di suapin Rafael.. trus sekarang gue makan nya gimana**?? Batin Xavira
**Gue pake tangan kiri aja dah... bismillahirrahmanirrahim berkah**!! Batin Xavira kemudian mengambil thaitea nya dengan tangan kiri
Saat hendak mengambil makanannya, Gevan sudah terlebih dahulu mengambil makanan Xavira
" *Gue suapin* " ucap Gevan
" *Jangan*! " ucap Xavira. Gevan menaikkan satu alisnya
" *Emm.. gue pake tangan ini aja* " ucap Xavira sembari menggoyangkan tangan kiri nya
Gevan tak menanggapi, ia menyendok makanan Xavira. " *Buka mulut* " perintah Gevan. Xavira hanya diam karena semua temannya kini menatapnya dan juga Gevan
" *Mau gue cium dulu baru buka mulut hmm*? " tanya Gevan yang membuat teman-temannya tersedak. Sementara Xavira langsung membuka mulutnya
" *Aku juga mau disuapin* " ucap Nesya pada Elang
" *Nih.. aaaa* " ucap Elang sembari menyuapi Nesya
Mereka makan dengan tidak tenang. Ada yang gibah, ada yang membahas pantai, ada yang mesra-mesraan
" *Buka mulut... pesawat Xavira terbang ke Qoreah liat konser NCT trus pulang lagi kesini nikah sama Gevan aaaa... Haapp* " Gevan memperlakukan Xavira seperti anak kecil yang membuat Xavira agak malu
" *Makasih Gev* " ucap Xavira kala makannya sudah habis
" *Sama-sama pacarnya..... pacar siapa lo*? " tanya Gevan dengan memainkan kedua alisnya
" *Pacar Taeyong dong* " ucap Xavira tersenyum
" *Iya pacarnya Taeyong... trus ntar putus, lanjut nikah sama gue deh* " ucap Gevan tertawa
**Aamiin... Setidaknya gue bisa ngerasain pacaran sama Taeyong awokawok**. Batin Xavira. Ia tidak sadar jika wajahnya tersenyum
" *Ciee yang mau nikah sama gue.. ciee* " ucap Gevan menggoda Xavira
" *Yang penting gue bisa pacaran sama Taeyong.. gue mau request pacaran 5 tahun sama Taeyong trus pergi ke berbagai negara* " ucap Xavira
" *Padahal gue ga jauh kaya dari Taeyong lohh.. lo bebas ngambil uang gue, Lo bebas minta barang branded ke gue* " ucap Gevan menyogok Xavira
" *Setelah nikah sama lo, gue mau ngambil uang lo trus elo gue tinggalin, trus barang-barang branded dari lo mau gue jual buat modal usaha... beres kan* " ucap Xavira kemudian kedua nya tertawa
__ADS_1
" *Widihh pinter juga lo... emang lo tega ninggalin gue? ya kalo lo tega sih gapapa.. ekhem banyak kok cewek yang mau sama gue* " ucap Gevan
" *Gue bisa cari yang lain, yang lebih ganteng dari lo* " ucap Xavira tak mau kalah
" *Emang yang lebih ganteng dari gue mau sama lo*? " tanya Gevan terkekeh. Xavira memelototi Gevan
" *WOII... ini lagi bahas holiday prend.. H O L I D A Y !! bukan bahas nikah-nikahan* " ucap Elang
" *Punya temen anjir bat bangsul* " dengus Alesya
" *Ehh gaes gaes main TOD kuy* " ajak Nesya
" *Holiday nya gimana kanjeng nyai*? " tanya Regan
" *Ntaran gampang* " ucap Nesya
Mereka bermain menggunakan ponsel Nesya. Nesya menekan ponselnya untuk memutar botol. Botol itu berhenti di arah Regan
" *Truth or dare*? " tanya Nesya
" *Ga bisa basa enggres* " ucap Regan
" *Yang bener dong* " ucap Nesya
" *Dare* " pilih Regan
" *Pilih angka di hp gue* " ucap Nesya. Regan pun menekan angka 4 dan keluar lah dare nya
" *Dare nya adalah... kirim puisi konyol ke kontak yang terakhir nge chat lo* " ucap Nesya
Regan pun membuka ponselnya
" *Bangsat! ogah gue... ganti deh* " ucap Regan
" *Napa lo? hayoo siapa yang terakhir hubungin lo hayoo*?? " ucap Satria
" *Bokap atau nyokap lo*? " tanya Alesya
" *Lebih parah.. ya kali gue kirim puisi konyol ke Bu Silvy njir* " ucap Regan membuat semua orang tertawa
" *Emang ngapain Bu Silvy nge chat lo*? " tanya Gevan
" *Nagih tugas.. asem dah* " dengus Regan
" *Yaudah lo kirim aja puisi konyol ke orang yang menurut lo konyol... ntar kasih tunjuk ke kita* " ucap Xavira
" *Yoks kita puter lagi* " ucap Nesya
Sekarang botol itu berhenti di arah Davian
" *T O D* ? " tanya Nesya
" *Dare Karna gue jantan* " ucap Davian sembari memilih angka 1. Dan keluarlah dare nya
" *Dare nya... Lo kirim foto selfi ke mantan lo dan kasih tunjuk buktinya* " ucap Nesya
" *Gampang* " ucap Davian sombong. Ia pun membuka ponselnya
" *Ehh btw kirim ke mantan gue yang ke berapa nih*? " tanya Davian yang membuat semua orang memalingkan wajah mereka... mereka melupakan fakta bahwa mantan Davian tak terhingga jumlahnya.
__ADS_1
🍀🍀🍀🍀