TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES

TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES
how could that be??!!


__ADS_3

" Xav, mama mau nginep dirumah nenek... kamu baik-baik dirumah ya " ucap mama Karina


" Berapa hari nginep nya? papa kok ga ikut mama? " tanya Xavira


" Cuma malam ini aja nginep nya, papa kamu pulangnya habis isya'... papa pulang kerja langsung ke rumah nenek gapapa kan Xav? " ucap mama Karina


" Gapapa ma... kapan-kapan Xav sama Rafa ikut jenguk nenek deh " ucap Xavira yang diangguki mama Karina


" Oh iya... nanti jam 8 kalo Rafa belum pulang kamu telefon suruh pulang ya, kalo engga bisa dihubungin kamu pesen taxi trus datengin rumah temennya Rafa " pesan mama Karina


Xavira mendengus. " Iya deh " ucap Xavira pasrah


" Mama pamit ya Xav... kamu jagain Rafael " peringkat mama Karina


" Iya maa.. pasti " jawab Xavira dan kemudian mama Karina pergi


TINGG!


Pesan masuk dari ponsel Xavira


" Rafa ni pasti " tebak Xavira


.......................


Tebakan Xavira salah. Ternyata dari Gevan


...Gevan...


| Lo dirumah kan?


| Gue ke rumah lo boleh?


^^^Sekarang? |^^^


^^^Tapi dirumah lagi gaada ortu |^^^


| Gapapa


| Gue cuma mau ketemu lo


| Ketemu sama ortu lo besok aja kalo gue udah bisa cari duit.


^^^Dihh |^^^


^^^Besok aja kesini nya |^^^


^^^Gue gamau berduaan sama lo |^^^


| Sok alim prik


^^^Bukan gitu nyet |^^^


^^^Tetangga gue sangar", tukang gerebek |^^^


| Alhamdulillah dong


| Jadi gue gausah capek" ngelamar lo


^^^Fakkk |^^^


| Gue otw


^^^Emang mau ngapain si? |^^^


^^^Ga bisa besok aja? |^^^


^^^Gue ajak Alesya, Davian, Regan ya |^^^


| GAUSAH!


^^^Njir biar ga di grebek dongo! |^^^


| Mereka biang rusuh


| Bisa ancur rumah lo


^^^Yaudah |^^^


^^^Serah |^^^


_______________________________________


" Ni bocah satu ngapain pake kesini dah " gerutu Xavira


" Ganggu acara nonton drakor aja " imbuh nya

__ADS_1


" Gue chat Rafa dulu deh, habis itu ganti celana.. ya kali gue ketemu Gevan pake celana pendek.. gila aja " monolog Xavira sembari mengirim pesan pada Rafael


Setelah berganti pakaian, bel rumah Xavira berbunyi dan ia yakini Gevan lah tamu nya


Ceklek... pintu dibuka oleh Xavira


" Masuk " ucap Xavira yang diangguki Gevan


Mereka pun masuk ke dalam rumah


" Rafa mana? " tanya Gevan


" Main ke rumah temennya " jawab Xavira


" Mau minum apa? " tanya Xavira


" Air putih aja " ucap Gevan


Setelah membawakan minum untuk Gevan, Xavira duduk dekat Gevan


" Lo suka coklat kan? ni buat lo " ucap Gevan sembari memberikan bungkusan coklat pada Xavira


Xavira melotot. " Ngapain lo beli 2 box njir? siapa yang mau habisin coba? " ucap Xavira syok karena Gevan memberinya satu box coklat Silverqueen dan satu box coklat dairy milk


" Gue ga tau lo suka coklat yang mana... jadi gue beli dua-duanya aja " ucap Gevan santai


" Kata penjaga tokonya, 2 coklat itu yang paling disukai kebanyakan cewek... Lo suka kan? " tanya Gevan memastikan


" Ga sekalian lo beli se pabrik nya aja? " ucap Xavira


" Kalo lo mau gue bisa beliin se pabrik nya " ucap Gevan terkekeh


" Xav gue mau ngomong " ucap Gevan mendekatkan diri pada Xavira


" Ngomong gih " ucap Xavira


Semoga kali ini ga ada yang ganggu. Batin Gevan


" Xav.... Lo pasti tau kan kalo gue cinta sama lo.. gue udah pikirin matang-matang dari hati terdalam... gue ga bisa temenan sama lo Xav.. di deket lo, gue nyaman dan bahagia. gue cemburu liat Lo deket cowok lain... gue pengen hubungan kita lebih dari temen... Lo mau ga jadi pacar gue? " Gevan mengungkapkan perasaannya pada Xavira dengan wajah yang serius


Sementara Xavira terdiam. Woi Xav, Lo mau sama Gevan ga njir? kalo gue sih yes. Batin Xavira


Gue bantu dapetin jodoh ya Xav. Batin Xavira meminta izin, siapa tau jiwa Xavira mendengar batin nya


Apapun jawabannya gue bakal terima. Batin Gevan


" A-apa? " Gevan gugup


" Gue mau Gev " ucap Xavira tersenyum


" Mau apa? " tanya Gevan menggoda


" Iyaa mau " ucap Xavira


" Yang jelas dong bilangnya " ucap Gevan menahan tawa


" Gue mau jadi pacar lo " ucap Xavira menatap Gevan


Alhamdulillah lancar.. kaga ada halangan lagi. Batin Gevan lega


Gevan hendak memeluk Xavira namun Xavira menjauhkan tubuhnya


" Mau apa Lo?! " ucap Xavira


" Peluk lo lah " jawab Gevan santai


" Bukan muhrim " ucap Xavira


Gevan terkekeh " Gausah sok alim " ucap Gevan kemudian memeluk Xavira


Jantung gue bangsat!. Batin Xavira yang merasakan jantungnya berdetak sangat kencang


Gevan tertawa " Jantung lo kenceng banget detak nya... baru pertama kali dipeluk orang ganteng yaa?? " ucap Gevan yang bisa merasakan detak jantung Xavira. Gevan masih memeluk Xavira


" Gausah ngejek deh " gerutu Xavira


" ASTAGHFIRULLAH.... PAPA MAMAA.. KAK XAV NAKAL! " teriak Rafael yang baru saja memasuki rumah


Xavira dan Gevan yang kaget pun langsung melepas pelukan mereka


" Diem lo! " ucap Xavira ngegas


" Kalian ngapain berduaan didalam rumah? kata mama kan cowok sama cewek ga boleh berduaan dirumah " ucap Rafa memicingkan matanya


" Yaudah berarti lo nanti tidur diluar " ucap Xavira santai

__ADS_1


" Ya beda lah kak! kan aku adek kaka " ucap Rafa cemberut


" Siapa yang bilang? " ucap Xavira menahan tawa


" Gue bilangin mama! " ucap Rafa ingin melangkah ke kamar namun dicegat Gevan


" Nih.. gue beliin mekdi " ucap Gevan sembari memberi totebag berisi mekdi


Rafael berbinar " Makasih kak... tau aja Rafa laper " ucap Rafa


" Gue ga dikasih ni? " ucap Xavira


" Gausah dikasih kak Gev.. kak Xav udah kenyang katanya " ucap Rafa kemudian pergi ke dapur


" Lo kan udah ada coklat " ucap Gevan pada Xavira


" Li kin idih idi ciklit " gerutu Xavira yang membuat Gevan tersenyum


" Lo mau makan apa? gue pesen go food " ucap Gevan


" Mau gacoan " ucap Xavira. Gevan pun segera memesannya


Gevan menyenderkan kepala Xavira ke bahu nya


" Kenapa lo mau jadi pacar gue? " tanya Gevan


" Karna apa yaaa " ucap Xavira tampak berfikir


" Karna lo kaya... kan cita-cita gue mau porotin lo trus bawa kabur harta lo " ucap Xavira tersenyum


Gevan terkekeh. " Mana ada orang matre bilang dirinya matre " ucap Gevan menggelengkan kepalanya


" Lo belom bilang cinta ke gue btw " ucap Gevan


" Gausah lah " ucap Xavira


" Gue aja udah bilang... masa lo engga " ucap Gevan


" Lebay " gumam Xavira


" Yang romantis dikit lah " gerutu Gevan


Xavira mengangkat kepalanya dari bahu Gevan dan mendekatkan wajahnya ke wajah Gevan. " Gue cinta sama lo Gev " bisik Xavira ditelinga Gevan yang membuat Gevan menelan ludah nya


Setelahnya Xavira menjauhkan wajahnya. " Gue ga mau Rafa denger " ucap Xavira yang melihat Rafa sedang menonton televisi


" Lo ngomong apa tadi? gue ga denger " ucap Gevan menggoda


" Dihh.. bohong! " ucap Xavira


" Makanya ngomong yang keras " ucap Gevan


" Ulang... bilang yang keras " ucap Gevan yang membuat Xavira kesal


" Pulang aja lo! dah malem.. pulang gih " ucap Xavira yang membuat Gevan tertawa


" Dihh ngusir " gerutu Gevan


" UDAH JAM 9 LEBIH 10 MENIT KAK!! KAK GEVAN GA ADA NIATAN MAU PULANG GITU?? " teriak Rafa masih menonton televisi


" Ga kakak ga adek sama aja... untung gue sabar " gumam Gevan


" Gue pulang ya " pamit Gevan


" Besok gue kesini lagi " imbuh Gevan


" Ngapain? " tanya Xavira


" Ya kita kencan kek, pacaran gitu... masa habis nembak langsung diem-diem aja " gerutu Gevan


" Kalo gue ga mau kencan sama lo gimana? " tanya Xavira mengangkat sebelah alisnya


" Gue seret " ucap Gevan santai


" Gue pulang.. ntar kalo kangen vidcall aja " ucap Gevan sambil mengedipkan sebelah matanya


" Ckk.. dasar buaya " ucap Xavira


Gevan pun keluar.. sesampainya dihalaman rumah Xavira ia melihat ada go food pesanan Xavira


Gevan menghampiri mas go food. " Mas atas nama Gevano ya? " tanya Gevan


" Iya mas, alamat nya benar disini kan? " tanya mas go food


" Bener mas, ini uangnya " ucap Gevan sembari memberi uang

__ADS_1


" Terimakasih mas " ucap sang go food yang diangguki Gevan


🍀🍀🍀🍀


__ADS_2