
" Lo sih ga berkah... kena karma kan " ucap Davian
" Salah lo sendiri sih " imbuh Alesya
" Iya iya.. mana ngulang dari awal lagi duhh apes " lesuh Regan
" Tapi kan lo Inget jawabannya... baru sampe no 13 juga kan belom sampe tengah-tengah " ucap Xavira
" Iyaa Alhamdulillah dah " ucap Regan
Di parkiran sekolah mereka terus membahas perihal Regan yang pindah komputer karena komputernya terjatuh.
" Gue duluan " ucap Xavira
" Oke tiati " ucap Alesya
Di pertengahan jalan, mobil Xavira tidak enak untuk diajak jalan. Xavira pun menghentikan mobilnya dan keluar untuk mengecek ban mobilnya
" *Duhh.. pake bocor segala lagi* " gerutu Xavira saat melihat ban mobilnya yang bocor
" *Ehh di deket sini kan ada tambal ban* " gumam Xavira kemudian kembali masuk ke mobil dan kembali melanjutkan jalannya ke bengkel terdekat
" *Ihh jalannya sepi anjir* " gumam Xavira
" *Jalan sini kan pernah ada pembacokan sampe masuk berita TV... ihh bismillah selamat sampe rumah, Aamiin* " cicit Xavira sedikit takut
Sesampainya di bengkel, Xavira menyampaikan keluhan pada mobilnya dan mobil Xavira segera ditangani. Xavira duduk dikursi yang tersedia sambil memainkan ponselnya.
**Hawa disini sejuk sih.. tapi sepi, jarang orang lewat**. Batin Xavira
Xavira mencari botol minum di tas nya. Ia sangat haus sedari tadi ia belum minum, namun ternyata Xavira tidak membawa minum.
**Anjir.. pantes tas gue enteng, yaudah beli aja deh**. Batin Xavira
" *Emm pak, saya tinggal beli minum sebentar ya pak... nanti saya balik kesini lagi kok* " ucap Xavira yang diangguki petugas bengkel
Xavira hanya perlu menempuh jarak 100 meter untuk sampai di Alfamart. Hanya jalan lurus ke depan, tepat di perempatan belok ke kanan.
Setelah membeli minum, Xavira pulang ke bengkel tadi... dipertengahan jalan ia melihat aksi tawuran dijalan sepi dekat bengkel tadi
" *What the.. trus gue ke bengkel lewat mana?? yakali gue muter lewat jembatan.. jauh anjir* " gumam Xavira panik
" *Yaudah lah.. gue lewat jembatan aja* " ucap Xavira kemudian berbalik badan.
Namun belum sempat Xavira melangkah meninggalkan tempat itu, Xavira merasakan nyeri dipunggung nya akibat lemparan sesuatu. Xavira pun berbalik badan
***KRETEEKK***... bunyi sesuatu yang pecah
Xavira pun menengok ke bawah, ternyata Xavira menginjak sebuah DVD yang ia yakini benda yang mengenai punggungnya tadi
" *B@jing@n!!! Bukti nya rusak akkhhh*!! " ucap salah satu laki-laki di area tawuran itu
Salah satu laki-laki melangkah ke arah Xavira. Xavira yang takut pun berbalik badan dan lari dari sana. Namun laki-laki yang melangkah ke arahnya tadi langsung mengejar Xavira dan menangkap Xavira
" *Gara-gara lo bukti tadi jadi rusak! tanggung jawab lo*! " ucap laki-laki tersebut, laki-laki itu menggunakan jaket bertuliskan 'Daxabert'
" *Gu-gue harus tanggung jawab gimana coba*? " ucap Xavira gugup
Xavira dibawa ke area tawuran tadi. " *TANGGUNG JAWAB LO*!!! " bentak laki-laki yang menggunakan jaket 'Daxabert' sambil mencengkram rahang Xavira
Xavira yang wajahnya disentuh pun emosi. Ia langsung memelintir tangan laki-laki tersebut " *GUE HARUS TANGGUNG JAWAB APA NJING?? GUE CUMA MAU LEWAT DOANG BHANGKE*!! " teriak Xavira
__ADS_1
" *Lo udah nginjek DVD itu! DVD itu berisi rekaman penting*! " ucap laki-laki itu dan hendak menampar Xavira, namun dengan sigap Xavira menendang perut laki-laki itu
" *Ngotak lah... gue ga sengaja ya sat! lagian tawuran kok dijalan, mending tawuran ditempat MMA sekalian* " ucap Xavira
" *Suka-suka gue lah! ngapa lo ngatur?!! Lo juga jalan kok ditempat sepi gini* " ucap salah satu teman laki-laki anggota 'Daxabert'
" *Ya suka-suka gue lah.. ngapa lo ngatur*? " ucap Xavira menirukan ucapan laki-laki tadi
" *Bangsat*! " ucap laki-laki tersebut dan hendak memukul Xavira namun ada yang menghalanginya
" *Cupu lo! berani main tangan ke cewek cih.. cupu* " ucap laki-laki berjaket 'Foxambar' yang menghalau tangan laki-laki yang hendak menampar Xavira
" *PUAS LO... BUKTI REKAMAN LO UDAH HANCUR!! SENENG KAN LO* " ucap laki-laki berjaket 'Daxabert'
" *Kita pergi dari sini* " ucap laki-laki berjaket 'Foxambar' sambil menarik tangan Xavira
" *SERANG MEREKA*! " teriak laki-laki 'Daxabert' kemudian anggota 'Daxabert' pun menghantam Xavira dan anggota-anggota 'Foxambar'
Xavira meninju, memukul, menendang, menepis hantaman demi hantaman sampai ia lengah dan tubuhnya terpental ke pohon yang membuat kepala, tangan dan kaki nya sakit. Seluruh tubuh bagian kanan Xavira sakit terbentur pohon
" *Jingan vertigo gue akkhh* " ucap Xavira, tangan kirinya memegangi kepalanya yang pusing
Laki-laki berjaket 'Foxambar' menolong Xavira
" *Lo gapapa*? " tanya nya
" *Buta lo? setengah badan gue sakit njim* " ucap Xavira ngegas
" *Anter gue ke bengkel deket sini dulu... mobil gue dibengkel* " ucap Xavira yang kemudian laki-laki tersebut menuntun Xavira hingga sampai dibengkel
" *Neng, mobilnya udah sembuh* " ucap petugas bengkel
" *Ini pak uangnya* " ucap Xavira sembari memberikan uang pada bapak tersebut
Laki-laki yang mengantarkan Xavira pun mengambil kunci mobil Xavira dan memapah Xavira untuk masuk ke mobil dan membawanya ke rumah sakit
Di dalam mobil
" *Gue Bara.. nama lo siapa*? " tanya laki-laki bernama Bara tersebut
" *Lo ga liat nametag gue*?! " ucap Xavira ketus sambil menunjuk nametag seragamnya. Gara-gara ada tawuran badannya jadi sakit, pikir Xavira
" *Xavira ya?... salam kenal, dan sorry udah bikin lo sakit. Tapi makasih Lo udah injak DVD tadi* " ucap Bara sambil tersenyum
" *Gue udah bilang.. gue ga sengaja nginjek nya* " ucap Xavira
" *Iya.. makasih ya* " ucap Bara
" *Tadi yang nyerang lo itu musuh sekolah gue.. dan DVD tadi itu rekaman gue sama temen-temen gue yang ngelempar plastik isi cat ke sekolah nya sampe tembok sekolah mereka kotor... tapi mereka duluan yang ngelempar banyak petasan ke sekolah gue, makanya gue bales* " ucap Bara menceritakan asal usul tawuran tadi
__ADS_1
" *Ohh* " ucap Xavira
**Dasar badboy**. Batin Xavira
" *Emm.. lo tadi hebat bisa bela diri, pantesan tinggi* " ucap Bara berusaha mengajak ngobrol Xavira
" *Sekali lagi gue minta maaf bikin lo kayak gini* " ucap Bara
" *Gausah minta maaf... bukan lo yang mukulin gue* " ucap Xavira
Mereka pun sampai dirumah sakit
" *Ini tangan kanan kamu patah dek.. harus di gips* " ucap dokter
" *Emm.. buka gips nya kapan dok*? " tanya Xavira
" *Satu sampai 2 Minggu dek.. tangan adek engga parah kok* " ucap dokter
" *Kepala nya aman kan dok? tadi dia vertigo katanya* " ucap Bara yang langsung dipelototi Xavira
" *Kepala nya aman.. pusing tadi cuma efek benturan saja* " jawab dokter
" *Kalo kakinya gimana dok? soalnya dia jalannya pincang* " tanya Bara lagi
Dokter itu terkekeh " *Tidak kenapa-kenapa hanya memar saja, 3-5 hari pasti sembuh* " ucap dokter
" *Baik, terimakasih dok* " ucap Xavira
Setelah keluar dari rumah sakit
" Rumah lo dimana? " tanya Bara
Xavira terdiam. Dia mau nganter gue sampe rumah? emang dia ga kerepotan? Batin Xavira
" Woii.. kok diem? amnesia lo? " tanya Bara khawatir
" Sembarangan lo... kaga lah " gerutu Xavira
" Jalan mawar block E no. 7 " ucap Xavira
" Oke.. yok masuk " ucap Bara lagi-lagi menuntun Xavira masuk ke mobil
Sesampainya dirumah Xavira
" Sorry banget ya... kapan-kapan gue mampir " ucap Bara
" Lo pulangnya? " tanya Xavira
" Gue pesen gojek " jawab Bara
" Makasih dah nganter gue " ucap Xavira
" Yoii.. gue pamit " ucap Bara kemudian pergi melangkah ke depan gang
" ASTAGHFIRULLAH KAK XAV KENAPA???? " teriak Rafael yang berada didepan pintu rumah
" Buset jantung gue " ucap Xavira yang kaget karena teriakan Rafael
" KAK XAV KOK TANGANNYA DIGENDONG GITU? DIPERBAN KEK MUMI JUGA HUAAA... KAK XAV KENAPAA?? " ucap Rafael menghampiri Xavira sambil berteriak
" Allahuakbar kakak gapapa kok Rafa " ucap Xavira pusing
" Xavira kamu kenapa nak? " tanya mama Karina panik yang baru saja keluar karena mendengar teriakan Rafael
" Ban mobil Xav bocor.. Trus deket bengkel ada tawuran, Xav ga sengaja kena tawuran " ucap Xavira
" Tapi kamu gapapa kan Xav? " tanya mama Karina sembari mengelus-elus tangan Xavira yang di gips
" Alhamdulillah gapapa ma, tadi ditolongin cowok yang ikut tawuran " ucap Xavira
__ADS_1
" Syukur deh kalo gitu " ucap mama Karina
🍀🍀🍀🍀