TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES

TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES
how could that be??!!


__ADS_3


" *Selamat pagi anak-anak* " ucap pak Broto. oh iya pak Broto ini guru mata pelajaran matematika.



" *Pagi pak* " jawab murid-murid dengan suara lemes. Ya gimana ga lemes, pagi-pagi gini udah disuguhin matematika yang notebak nya menguras otak.



" *Loh kok pada lemes? Kalian belom sarapan*? " Tanya pak Broto.



" *Sarapan sih udah pak, tapi kalau liat rumus-rumus yang itung-itung an bawaan nya lemes pak* " ucap Windy



" *bener tuh, gatau kenapa perut saya rasanya kek kesumbat pak* " tambah Alesya.



" *Bilang aja lu mules elah... buru ke kamar mandi lo, ntar ngebrok lagi* " Beo Regan



" *Sudah cukup bicaranya.. bapak baru masuk kelas masa udah dengerin keluh kesah kalian* " lelah pak Broto.



" *Tau lo semua... namanya matematika ya itung-itung an mau diapa-apain juga tetep ngitung* " kalian pasti tau ini suara siapa,, Yapp suara sang ketua kelas yang katanya bijaksana. Katanya loh ya KATANYA! garis bawahi itu.



" *Dih sok iye lo* " sinis Regan.

__ADS_1



" *Baik... sudahkah kalian mengerjakan tugas yang saya berikan kemarin*? " Pak Broto ikutan lemes.



SKIP KANTIN


Disinilah sebagian murid berada. Sekarang jam istirahat. Xavira duduk dibangku pojok dengan memakan bakso.


Awalnya kantin tampak tenang tapi tak selang lama...


BRAKKK.....


Meja yang ditempati Gevan dkk ditambah Qiara di gebrak oleh orang yang biasanya nge gebrak meja


YA! dia Nesya dan Raya dibelakang nya.


" Mulai lagi drama nya " gumam Xavira sambil menyeruput es teh nya dan meyempatkan diri melihat drama yang sedang live tersebut.


Meja Gevan dkk POV


BRAKKK....


bhangke


Umpatan tersebut keluar dari teman sohib Gevan yaitu Elang Barack Williams dan Satria wilantara.


" Ga punya attitude lo berdua? " Pertanyaan nyelekit dari Elang


" Sorry... Harusnya kalian jangan deket-deket sama ni kuman satu " ucap Nesya dengan nada mengejek sambil menunjuk kearah Qiara yang duduk disebelah Gevan


" Tau ni, ketempelan virus tau rasa lo pada " beo Raya


" Hehh jangan sampe Gevan tersayang ketempelan reog macem dia. Mit amit " ucap Nesya sambil bergidik jijik

__ADS_1


" Harusnya lo tuh yang jangan kesini.. buat kita panas aja, dasar sayton " gedeg Satria.


" tau nih, gue gampar pake dollar kicep lo pada " sombong Elang


" kenapa kalian selalu ga suka sama aku? " ucap Qiara dengan nada sedih


PYARRR...


Bunyi gelas yang dibanting oleh Gevan


" LO SEMUA BISA TENANG SEHARI AJA GA SIHH? GUE PUSING! " teriak Gevan dengan nafas membara.


MAMPUS


Batin mereka


Meja Gevan dkk POV end~


Xavira POV


Satu kata buat hari ini. IMPRESIF


Tiba- tiba mata hazel Xavira dan Gevan bertemu dan terjadi eye contact selama 5 detik dan langsung Xavira memalingkan wajahnya. Xavira segera pergi meninggalkan kantin.


Xavira POV end~


Setelah Gevan bertatapan dengan Xavira, Gevan pergi meninggalkan kantin, niatnya ingin menenangkan diri di rooftop. Ia kepikiran dengan yang dibicarakan mama- papa nya tadi malam bahwa ia akan dijodohkan dengan perempuan bernama Anesya Camelia Putri.


Yap! perempuan yang selalu membuat Gevan risih dan selalu mengejar-ngejar Gevan.


Bagaimana cara gevan menolaknya? bagaimana bisa orangtuanya mengenal Nesya? orangtua nya juga belom tau sikap Neysa!


bahkan Nesya tidak pernah bertemu dengan kedua orangtua Gevan.


Gevan tidak ambil pusing, ia akan menjalankan semua yang kedua orangtuanya bilang. Namun tidak dengan menikahi Nesya. Membayangkan nya saja sudah membuat Gevan bergidik ngeri. Ia beranjak dan pergi ke kelas meskipun pasti sekarang pelajaran telah berlangsung.

__ADS_1


Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali bukan?


🍀🍀🍀🍀


__ADS_2