
" *Cat abu-abu depan itu rumah gue* " ucap Xavira
Gevan menghentikan motornya didepan rumah yang ditunjuk Xavira.
" *Makasih Gev, emm- mau mampir*? " Tanya Xavira ragu
" *Hm. boleh* " jawab Gevan
Gevan mengira Xavira anak sederhana karena Xavira pendiam ternyata ia salah. Rumah Xavira cukup besar, luas dan megah. Gevan menjadi penasaran tentang Xavira
" *Yuk masuk, sekalian ganti pakaian dulu. Pakaian lo basah* " ajak Xavira
Gevan mengangguk dan mengekori Xavira.
" Assalamualaikum " ucap Xavira
" Waalaikumsalam kak- " jawab Rafael Anthonio Prabawa, adik Xavira yang sedang bermain game
" OHMAIGAT.. itu siapa kak? Pacar lo? " Heboh Rafael
" Berisik banget bocah " judes Xavira sambil melempar bantal sofa ke Rafael.
" Duduk Gev " suruh Xavira
Tiba-tiba
" MAMA SINI MA... KAK XAV BAWA PACAR! " teriak Rafael jail
__ADS_1
Xavira melotot, langsung membekap mulut adiknya
" Hehh... Jangan ngadi-ngadi lo ya! " Panik Xavira.
Gevan tersenyum hangat melihatnya. Ia seperti sedang bahagia
" Kalian ada apa teriak-teriak? " Tanya Karina Vivian, ibu Xavira datang dari arah dapur.
" Ehh ini siapa? Kok ada orang ganteng selain Rafael dirumah ini? " Ucap mama Karina dengan nada senang
" Kenalin tan, saya Gevan " ucap Gevan sambil menyalami tangan mama Karina dengan senyuman
" Dia pacar kak Xavira mah " ucap Rafael sambil ketawa
" Engga mah, dia temen Xavira kok " jawab Xavira cepat
" Temen? Sejak kapan kamu punya temen? " Tanya mama Karina mengejek.
" Kak Xav kan ga pernah bawa temen kerumah ini. Masa tiba-tiba ngajak temen cowo? Pasti pacarnya lah mah. Yakin deh " kompor Rafael
" Bocil diem aja deh " sinis Xavira
" Udah udah.. Rafael anterin nak Gevan ke kamar kamu, sekalian pinjemin baju kamu. Kasian nanti masuk angin " ucap mama Karina
" Siap ma " jawab Rafael
" Iya sayang gausah sungkan " jawab mama Karina sambil berjalan kearah dapur untuk memasak.
Setelah ganti pakaian Rafael mengajak Gevan bermain PS, sementara Xavira membantu mamanya memasak
" *Masak apa ma? Biar Xav bantu* " tanya Xavira
" *Tumis kangkung, perkedel sama ayam geprek. Kamu masak yang perkedel ya* " ucap mama Karina
" *Siapp* " jawab Xavira
__ADS_1
Berbeda dengan suasana diruang keluarga dengan teriakan Rafael.
Kak Gevan curang
Jangan nyalip dong kak
Tuh kan gue kalah
Kak Gevan jago banget sih
Rafael senang memiliki teman laki-laki. Bisa bermain bersama tanpa adanya ejek-ejekan seperti saat sedang bersama Xavira hahaa.
" Biasa aja Rafa, gini doang kecil " sombong Gevan
" Idihh " sinis Rafael
" Oh ya, kak Gevan temen pertama nya kak Xav yang diajak kerumah tau. Sebelumnya kak Xav ga pernah bawa temen kesini. Jangan-jangan kalian ada something nih " goda Rafael.
Gevan merasa bangga menjadi orang pertama yang Xavira ajak kerumah. kenapa ia jadi bahagia seperti ini?
Kedua nya tertawa bersama, Gevan bingung mau jawab apa.
" Gausah ngomongin gue lo cil " nada tak ramah dari Xavira.
" Asik banget nih 2 ganteng... Makan dulu yuk " ucap mama Karina
" Assalamualaikum " ucap seseorang dari arah pintu. Yaitu Dani Prabawa, ayah Xavira dan Rafael.
" Waalaikumsalam " jawab mereka
" Loh loh siapa ini? " Tanya ayah Xavira menunjuk Gevan
" Saya Gevan. Temennya Xavira om " jawab Gevan menyalimi tangan papa Dani.
" Oh temen? Ga lebih nih? " Canda papa Dani sambil terkekeh
" Tumben bawa temen Xav? " Lanjut nya.
" Tadi Gevan nganterin Xav pulang pah " ucap Xavira
" Yaudah makan yuk, keburu dingin masakannya " ucap mama Karina
__ADS_1
semua orang pun berjalan menuju ruang makan.
🍀🍀🍀🍀