TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES

TRANSMIGRATION OF UNIMPORTANT FIGURES
how could that be??!!


__ADS_3

" Ehh btw kirim ke mantan gue yang ke berapa nih? " tanya Davian


" Serah lo.. mau lo kirim ke mantan lo yang ngangenin juga gapapa " ucap Regan


" Tapi... gue ga ada kangen sama mantan, gimana dong? " ucap Davian yang membuat teman-temannya menatap kesal Davian. Teman-temannya Davian sedang membatin maybe?


" Gue kirim ke Raisa aja ya? " ucap Davian


" Bangsat emang ya si Davian " desis Alesya sembari menggebrak meja


" Davian kampret... gabisa gitu dong! harus ke mantan pokoknya! " ucap Nesya ngegas


" Iya dah.. iya! " balas Davian


Davian pun ber selfi dan dikirim ke mantannya


" Nih.. udah gue kirim " ucap Davian sembari menunjukkan ponselnya


" Nice " komentar Raya sambil mengacungkan jempol nya


" Puter lagi sist " ucap Nesya. Setelah diputar, botol itu berhenti diarah Xavira. Belum sempat Nesya bertanya, Xavira langsung menjawab


" Truth " ucap Xavira dan langsung menekan no 2


" Swag mba ee " ucap Nesya terkekeh


" Jawab dengan jujur.... berapa banyak mantan lo? " ucap Nesya yang membacakan pertanyaannya


" Ga punya " jawab Xavira


" Ckk.. ga heran si " ucap Satria


" Ya minimal 1 lah.. masa ga ada? " ucap Davian syok


" Suer " ucap Xavira sambil mengangkat jarinya membentuk peace


" Xavira kan good human ga kek lo Dav " ucap Elang


" Emang waktu SMP lo ga pernah jatuh cinta? " tanya Regan


" Ya pernah lah " ucap Xavira jujur


" Tapi ga jadian? " tanya Gevan


" Engga.. dulu kan gue masih bocil, belum boleh pacaran " ucap Xavira


" Anak berbakti.. ga kek Raya " ucap Satria


" Anjir.. gue diem padahal " gerutu Raya


" Udah siang nih... mau lanjut rapat atau pulang? " tanya Gevan


" Pulang aja gimana? " tanya Alesya


" Lo sibuk apa sih Sya? " ucap Regan


" Ngejek lo?! ngejek haa?! " desis Alesya yang membuat Regan mengusap dada nya


" Canda beb " ucap Regan dengan cengiran


" Ngomong doang... jadian kaga " ucap Xavira yang membuat teman-temannya menyoraki Regan


' HUUUU ' sorak mereka


" Xavira kalo ngomong jujur bat... lain kali jangan jujur-jujur bat yah Xav yah? " ucap Regan tersenyum lebar pada Xavira


" Kuy bayar " ajak Davian


Sesampainya di rumah Xavira



" *Makasih Gev... mau mampir*? " tanya Xavira. Gevan mengantar Xavira sampai rumah sedangkan Alesya nebeng motor Regan, Gevan yang menyuruh nya



" *Gausah.. pan kapan aja* " ucap Gevan



" *Yaudah.. tiati* " ucap Xavira yang diangguki Gevan. Mobil Gevan pun melaju meninggalkan pekarangan rumah Xavira



" *Kok cuma sebentar mainnya Xav*? " tanya mama Karina



" *Iya ma.. Xav capek* " ucap Xavira



" *Kaki kaka masih sakit ya? mau Rafa pijitin ga*? " tanya Rafa



" *Ihh baek banget adeknya kak Xav... boleh deh* " ucap Xavira sumringah



" *Kaka ganti baju dulu* " ucap Xavira



" *Yuk... mama bantuin* " ucap mama Karina



Setelah aksi pijat memijat, Rafa dan mama papa nya pergi menghadiri acara dikantor papa nya sekaligus memperkenalkan ke Rafa tentang perusahaan nya.



" *Kamu beneran gapapa dirumah sendirian Xav*? " tanya papa Dani



" *Iya gapapa pa... daripada ikut, Xav capek kalo banyak gerak* " ucap Xavira



" *Yaudah.. kamu baik-baik disini ya* " ucap mama Karina



" *Kita berangkat ya Xav... kalau ada apa-apa hubungin kita* " ucap papa Dani



" *Dadaah kak* " ucap Rafael sambil melambaikan tangan nya yang dibalas lambaian tangan dari Xavira



Xavira masuk ke kamar dan memainkan ponselnya guna meredakan gabut



***Tingg***!!


Bunyi notif WhatsApp



...**Gevan**...



| Besok ada waktu ga?



..." Buset to the point bat... kaga pake salam pembuka dulu ni anak " gumam Xavira...



...**Gevan**...



| Besok ada waktu ga?



^^^Ada |^^^



| Besok ke rumah gue mau?



^^^Jam berapa? |^^^


__ADS_1


| Jam 10


| Gue jemput



^^^Si anjir |^^^


^^^Gue langsung kesana aja |^^^



| Gue jemput ajaaaa



^^^Terserah deh |^^^



| Sip


| Lagi apa lo?



^^^Lagi chat an |^^^



\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_



Ditempat Gevan



" *Gue harus nembak Xavira dalam waktu dekat ini*! " ucap Gevan



" *Atau gue nunggu hasil ujian dulu*? " gumam Gevan



" *Engga deh... keburu Xavira diembat cowok* " ucap Gevan menggelengkan kepalanya



...**Auby**...



| Lagi chat an



^^^Chat an sama? |^^^



| Sama lo lah



..." *Anjir gini doang gue baper* " gumam Gevan sambil mengelus dada nya...



^^^Kirain |^^^


^^^Lo ga chat an sama cowok selain gue gitu? |^^^



...**Entah kenapa gue kepo**. Batin Gevan...



| Lo ngejek gue?


| Mentangยฒ gue ga ada deket sama cowok



..."*ALHAMDULILLAH*!! " ucap Gevan ngegas...




| By?


| Ba bi bu be bo



^^^Efek dirumah sendirian nih |^^^



| Kok tau?



^^^Dari story nya Rafa |^^^



| Ohh


| Gue off ya



^^^Ngapain off? |^^^


^^^Padahal gue mau nemenin lo chat an |^^^


^^^Biar ga didatengin setan |^^^



| Gausah nyebut deh, ntar dia dateng beneran lagi


| Gue mau liat konser



^^^Biarin! biar lo tau rasa |^^^


^^^Segala pake nonton konser |^^^


^^^Gue kasih liat perut gue langsung klepekยฒ lo |^^^



| Dih


| Engga yaa



![](contribute/fiction/3844579/markdown/33867665/1646060795293.jpg)



| Lo kasih gue foto setan kan??


| Ngaku lo!



^^^Buka aja |^^^


^^^Gue jamin habis ini lo suka liat konser ABS gue ๐Ÿ˜Ž |^^^



| Ga mau buka ๐Ÿ™ˆ



^^^Terserah ๐Ÿ˜บ |^^^


..." *Kira-kira Auby suka apa ya? ntar gue nembak ga ngasih apa-apa kan ga lucu* " gumam Gevan...



^^^Btw lo suka dikasih apa? |^^^


__ADS_1


| Mm apa yaaa


| Dikasih Haruto :)



^^^Gausah halu |^^^


^^^Dia tau lo hidup aja kaga bahhh |^^^


^^^Makanan apa yang lo suka? |^^^



| Nge-jleb masnya ")


| Suka yg geratisan dongg



^^^Heran |^^^


^^^Padahal lo kaya |^^^



| Yg kaya bonyok gue


| Gue off yaaaaa



^^^Napa? ngantuk? |^^^


^^^Padahal belom disuruh tidur sama ayang |^^^



| Mau liat vlive nya namjun ^^



^^^Liat live ABS gue lebih mantep! |^^^



| Pengen bilang ga doyan tapi gue suka liat roti sobek \><



^^^read^^^



\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_



" *Anjir Auby jujur bat... akhh gemes gue* " ucap Gevan sambil tepar ke kasur



" *Jadi pengen cepet-cepet pacarin* " gumam Gevan



Pukul 10 pagi


" Xav.. dicariin Gevan tuh " ucap mama Karina diambang pintu kamar Xavira


" Iya ma... Xav udah siap " ucap Xavira


" Mama berangkat kerja ya Xav " pamit mama Karina


" Ya ma.. hati-hati " ucap Xavira


Setelah turun dari kamar


" Cepet banget... tadi bilang nya otw " ucap Xavira


" Otw masuk gang rumah lo maksudnya " ucap Gevan yang membuat Rafael tertawa


" Bocil ngapain ketawa " ucap Xavira sinis ke Rafael


" Rafa mau kek kak Gevan kalo punya pacar " ucap Rafael


" Rafa... kaka ajarin biar jadi cowok idaman mau? " tanya Gevan


" Engga mau " jawab Rafael


" Kenapa? " tanya Gevan heran


" Kak Gevan aja belom bisa dapetin doi... ya kali kak Gevan mau ngajarin Rafa, nanti Rafa gagal gimana? " ucap Rafael yang membuat Xavira tertawa sementara Gevan mengusap wajahnya


" Adek gue nih... senggol dong " ucap Xavira bangga


" Langsung ke rumah gue yuk " ajak Gevan


" Oke... kaka duluan ya Rafa " pamit Xavira


" Yahh.. giliran Rafa yang sendirian dirumah " gumam Rafael


Sesampainya di rumah Gevan


" Kok sepi Gev? " tanya Xavira


" Iya... bokap nyokap pada ke luar kota " ucap Gevan


" Trus kita ngapain disini? " tanya Xavira


" Kencan " ucap Gevan sembari merangkul Xavira


" Gue malah takut " ucap Xavira bergidik


Gevan mengerutkan keningnya " Kok takut? " tanya Gevan


" Kita cuma dirumah berdua loh Gev.. ya meskipun ada pembantu lo sih " ucap Xavira


Gevan terkekeh " Gue ga bakal macem-macem, gue sangat menghargai perempuan yang pantas untuk dihargai " ucap Gevan


" Sok iye lo " gumam Xavira


" Duduk Xav " perintah Gevan


" Bi..bibiii... bikinin makanan sama minuman! " ucap Gevan


" Xav... gue mau ngomong serius " ucap Gevan sambil mendekatkan dirinya pada Xavira


" Hmm? " gumam Xavira


Gevan memegang telapak tangan kiri Xavira


" Gue udah matang sama hati gue... gue- " belom sempat Gevan menyelesaikan kalimatnya datanglah pengacau


" Yoww wassap bro " ucap seorang laki-laki yang memotong kalimat Gevan


" Wehhh... ngapain lo berdua? " tanya sang pengacau


" Ckk... ngapain lo kesini? " tanya Gevan dengan nada kesal


" Kata tante Mira lo dirumah sendirian... jadi gue inisiatif nemenin lo deh, pinter kan gue? pinter kan? yoii lah " ucap sepupu Gevan tak tau diri


" Lagi kencan lo? " tanya sepupu Gevan sambil menatap Xavira


" Babik.. masih nanya lo ya.. main PS aja lo sono " ucap Gevan mengusir sepupunya


Xavira diam mengamati pengacau didepannya ini. Kek kenal. Batin Xavira " Dia siapa Gev? " tanya Xavira


" Dia sepupu gue " jawab Gevan


" Buruan lo minggat sono ahh " usir Gevan pada sepupunya


" Ehh wait.. wait... lo anu kan, itu siapa sih.. " ucap sepupu Gevan sambil mengingat-ingat


" LO KAN PENYELAMAT GUE WAKTU ITU!! LO NGAPAIN DISINI? LO PACARNYA GEVAN?? " ucap sepupu Gevan heboh


" Lo Bara ya? " ucap Xavira


" Kalian saling kenal? " tanya Gevan


" Gara-gara DVD punya dia, tangan gue jadi gini Gev " adu Xavira pada Gevan


" Hehee.. ga gitu Van " ucap Bara nyengir


" Dia pacar lo Van? " tanya Bara


" IYAA! " ucap Gevan kemudian merangkul Xavira yang membuat Xavira menyernyit


" Yaahh... Xavira udah ada yang punya " ucap Bara


" Tapi it's ok... gue masih bisa nikung " ucap Bara tersenyum


" Keep halal broo " ucap Gevan menepuk bahu Bara. Gevan tau Bara hanya bercanda karena ia tau Bara tak se-tega itu untuk menikung, apalagi menikung sepupunya

__ADS_1


" Gue ke taman belakang... terserah lo mau main PS atau mau ngacak-acak rumah gue... bebas " ucap Gevan sembari merangkul tangan kiri Xavira melangkah menuju taman


๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€


__ADS_2