
" Ehh btw kirim ke mantan gue yang ke berapa nih? " tanya Davian
" Serah lo.. mau lo kirim ke mantan lo yang ngangenin juga gapapa " ucap Regan
" Tapi... gue ga ada kangen sama mantan, gimana dong? " ucap Davian yang membuat teman-temannya menatap kesal Davian. Teman-temannya Davian sedang membatin maybe?
" Gue kirim ke Raisa aja ya? " ucap Davian
" Bangsat emang ya si Davian " desis Alesya sembari menggebrak meja
" Davian kampret... gabisa gitu dong! harus ke mantan pokoknya! " ucap Nesya ngegas
" Iya dah.. iya! " balas Davian
Davian pun ber selfi dan dikirim ke mantannya
" Nih.. udah gue kirim " ucap Davian sembari menunjukkan ponselnya
" Nice " komentar Raya sambil mengacungkan jempol nya
" Puter lagi sist " ucap Nesya. Setelah diputar, botol itu berhenti diarah Xavira. Belum sempat Nesya bertanya, Xavira langsung menjawab
" Truth " ucap Xavira dan langsung menekan no 2
" Swag mba ee " ucap Nesya terkekeh
" Jawab dengan jujur.... berapa banyak mantan lo? " ucap Nesya yang membacakan pertanyaannya
" Ga punya " jawab Xavira
" Ckk.. ga heran si " ucap Satria
" Ya minimal 1 lah.. masa ga ada? " ucap Davian syok
" Suer " ucap Xavira sambil mengangkat jarinya membentuk peace
" Xavira kan good human ga kek lo Dav " ucap Elang
" Emang waktu SMP lo ga pernah jatuh cinta? " tanya Regan
" Ya pernah lah " ucap Xavira jujur
" Tapi ga jadian? " tanya Gevan
" Engga.. dulu kan gue masih bocil, belum boleh pacaran " ucap Xavira
" Anak berbakti.. ga kek Raya " ucap Satria
" Anjir.. gue diem padahal " gerutu Raya
" Udah siang nih... mau lanjut rapat atau pulang? " tanya Gevan
" Pulang aja gimana? " tanya Alesya
" Lo sibuk apa sih Sya? " ucap Regan
" Ngejek lo?! ngejek haa?! " desis Alesya yang membuat Regan mengusap dada nya
" Canda beb " ucap Regan dengan cengiran
" Ngomong doang... jadian kaga " ucap Xavira yang membuat teman-temannya menyoraki Regan
' HUUUU ' sorak mereka
" Xavira kalo ngomong jujur bat... lain kali jangan jujur-jujur bat yah Xav yah? " ucap Regan tersenyum lebar pada Xavira
" Kuy bayar " ajak Davian
Sesampainya di rumah Xavira
" *Makasih Gev... mau mampir*? " tanya Xavira. Gevan mengantar Xavira sampai rumah sedangkan Alesya nebeng motor Regan, Gevan yang menyuruh nya
" *Gausah.. pan kapan aja* " ucap Gevan
" *Yaudah.. tiati* " ucap Xavira yang diangguki Gevan. Mobil Gevan pun melaju meninggalkan pekarangan rumah Xavira
" *Kok cuma sebentar mainnya Xav*? " tanya mama Karina
" *Iya ma.. Xav capek* " ucap Xavira
" *Kaki kaka masih sakit ya? mau Rafa pijitin ga*? " tanya Rafa
" *Ihh baek banget adeknya kak Xav... boleh deh* " ucap Xavira sumringah
" *Kaka ganti baju dulu* " ucap Xavira
" *Yuk... mama bantuin* " ucap mama Karina
Setelah aksi pijat memijat, Rafa dan mama papa nya pergi menghadiri acara dikantor papa nya sekaligus memperkenalkan ke Rafa tentang perusahaan nya.
" *Kamu beneran gapapa dirumah sendirian Xav*? " tanya papa Dani
" *Iya gapapa pa... daripada ikut, Xav capek kalo banyak gerak* " ucap Xavira
" *Yaudah.. kamu baik-baik disini ya* " ucap mama Karina
" *Kita berangkat ya Xav... kalau ada apa-apa hubungin kita* " ucap papa Dani
" *Dadaah kak* " ucap Rafael sambil melambaikan tangan nya yang dibalas lambaian tangan dari Xavira
Xavira masuk ke kamar dan memainkan ponselnya guna meredakan gabut
***Tingg***!!
Bunyi notif WhatsApp
...**Gevan**...
| Besok ada waktu ga?
..." Buset to the point bat... kaga pake salam pembuka dulu ni anak " gumam Xavira...
...**Gevan**...
| Besok ada waktu ga?
^^^Ada |^^^
| Besok ke rumah gue mau?
^^^Jam berapa? |^^^
__ADS_1
| Jam 10
| Gue jemput
^^^Si anjir |^^^
^^^Gue langsung kesana aja |^^^
| Gue jemput ajaaaa
^^^Terserah deh |^^^
| Sip
| Lagi apa lo?
^^^Lagi chat an |^^^
\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_
Ditempat Gevan
" *Gue harus nembak Xavira dalam waktu dekat ini*! " ucap Gevan
" *Atau gue nunggu hasil ujian dulu*? " gumam Gevan
" *Engga deh... keburu Xavira diembat cowok* " ucap Gevan menggelengkan kepalanya
...**Auby**...
| Lagi chat an
^^^Chat an sama? |^^^
| Sama lo lah
..." *Anjir gini doang gue baper* " gumam Gevan sambil mengelus dada nya...
^^^Kirain |^^^
^^^Lo ga chat an sama cowok selain gue gitu? |^^^
...**Entah kenapa gue kepo**. Batin Gevan...
| Lo ngejek gue?
| Mentangยฒ gue ga ada deket sama cowok
..."*ALHAMDULILLAH*!! " ucap Gevan ngegas...
| By?
| Ba bi bu be bo
^^^Efek dirumah sendirian nih |^^^
| Kok tau?
^^^Dari story nya Rafa |^^^
| Ohh
| Gue off ya
^^^Ngapain off? |^^^
^^^Padahal gue mau nemenin lo chat an |^^^
^^^Biar ga didatengin setan |^^^
| Gausah nyebut deh, ntar dia dateng beneran lagi
| Gue mau liat konser
^^^Biarin! biar lo tau rasa |^^^
^^^Segala pake nonton konser |^^^
^^^Gue kasih liat perut gue langsung klepekยฒ lo |^^^
| Dih
| Engga yaa

| Lo kasih gue foto setan kan??
| Ngaku lo!
^^^Buka aja |^^^
^^^Gue jamin habis ini lo suka liat konser ABS gue ๐ |^^^
| Ga mau buka ๐
^^^Terserah ๐บ |^^^
..." *Kira-kira Auby suka apa ya? ntar gue nembak ga ngasih apa-apa kan ga lucu* " gumam Gevan...
^^^Btw lo suka dikasih apa? |^^^
__ADS_1
| Mm apa yaaa
| Dikasih Haruto :)
^^^Gausah halu |^^^
^^^Dia tau lo hidup aja kaga bahhh |^^^
^^^Makanan apa yang lo suka? |^^^
| Nge-jleb masnya ")
| Suka yg geratisan dongg
^^^Heran |^^^
^^^Padahal lo kaya |^^^
| Yg kaya bonyok gue
| Gue off yaaaaa
^^^Napa? ngantuk? |^^^
^^^Padahal belom disuruh tidur sama ayang |^^^
| Mau liat vlive nya namjun ^^
^^^Liat live ABS gue lebih mantep! |^^^
| Pengen bilang ga doyan tapi gue suka liat roti sobek \><
^^^read^^^
\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_
" *Anjir Auby jujur bat... akhh gemes gue* " ucap Gevan sambil tepar ke kasur
" *Jadi pengen cepet-cepet pacarin* " gumam Gevan
Pukul 10 pagi
" Xav.. dicariin Gevan tuh " ucap mama Karina diambang pintu kamar Xavira
" Iya ma... Xav udah siap " ucap Xavira
" Mama berangkat kerja ya Xav " pamit mama Karina
" Ya ma.. hati-hati " ucap Xavira
Setelah turun dari kamar
" Cepet banget... tadi bilang nya otw " ucap Xavira
" Otw masuk gang rumah lo maksudnya " ucap Gevan yang membuat Rafael tertawa
" Bocil ngapain ketawa " ucap Xavira sinis ke Rafael
" Rafa mau kek kak Gevan kalo punya pacar " ucap Rafael
" Rafa... kaka ajarin biar jadi cowok idaman mau? " tanya Gevan
" Engga mau " jawab Rafael
" Kenapa? " tanya Gevan heran
" Kak Gevan aja belom bisa dapetin doi... ya kali kak Gevan mau ngajarin Rafa, nanti Rafa gagal gimana? " ucap Rafael yang membuat Xavira tertawa sementara Gevan mengusap wajahnya
" Adek gue nih... senggol dong " ucap Xavira bangga
" Langsung ke rumah gue yuk " ajak Gevan
" Oke... kaka duluan ya Rafa " pamit Xavira
" Yahh.. giliran Rafa yang sendirian dirumah " gumam Rafael
Sesampainya di rumah Gevan
" Kok sepi Gev? " tanya Xavira
" Iya... bokap nyokap pada ke luar kota " ucap Gevan
" Trus kita ngapain disini? " tanya Xavira
" Kencan " ucap Gevan sembari merangkul Xavira
" Gue malah takut " ucap Xavira bergidik
Gevan mengerutkan keningnya " Kok takut? " tanya Gevan
" Kita cuma dirumah berdua loh Gev.. ya meskipun ada pembantu lo sih " ucap Xavira
Gevan terkekeh " Gue ga bakal macem-macem, gue sangat menghargai perempuan yang pantas untuk dihargai " ucap Gevan
" Sok iye lo " gumam Xavira
" Duduk Xav " perintah Gevan
" Bi..bibiii... bikinin makanan sama minuman! " ucap Gevan
" Xav... gue mau ngomong serius " ucap Gevan sambil mendekatkan dirinya pada Xavira
" Hmm? " gumam Xavira
Gevan memegang telapak tangan kiri Xavira
" Gue udah matang sama hati gue... gue- " belom sempat Gevan menyelesaikan kalimatnya datanglah pengacau
" Yoww wassap bro " ucap seorang laki-laki yang memotong kalimat Gevan
" Wehhh... ngapain lo berdua? " tanya sang pengacau
" Ckk... ngapain lo kesini? " tanya Gevan dengan nada kesal
" Kata tante Mira lo dirumah sendirian... jadi gue inisiatif nemenin lo deh, pinter kan gue? pinter kan? yoii lah " ucap sepupu Gevan tak tau diri
" Lagi kencan lo? " tanya sepupu Gevan sambil menatap Xavira
" Babik.. masih nanya lo ya.. main PS aja lo sono " ucap Gevan mengusir sepupunya
Xavira diam mengamati pengacau didepannya ini. Kek kenal. Batin Xavira " Dia siapa Gev? " tanya Xavira
" Dia sepupu gue " jawab Gevan
" Buruan lo minggat sono ahh " usir Gevan pada sepupunya
" Ehh wait.. wait... lo anu kan, itu siapa sih.. " ucap sepupu Gevan sambil mengingat-ingat
" LO KAN PENYELAMAT GUE WAKTU ITU!! LO NGAPAIN DISINI? LO PACARNYA GEVAN?? " ucap sepupu Gevan heboh
" Lo Bara ya? " ucap Xavira
" Kalian saling kenal? " tanya Gevan
" Gara-gara DVD punya dia, tangan gue jadi gini Gev " adu Xavira pada Gevan
" Hehee.. ga gitu Van " ucap Bara nyengir
" Dia pacar lo Van? " tanya Bara
" IYAA! " ucap Gevan kemudian merangkul Xavira yang membuat Xavira menyernyit
" Yaahh... Xavira udah ada yang punya " ucap Bara
" Tapi it's ok... gue masih bisa nikung " ucap Bara tersenyum
" Keep halal broo " ucap Gevan menepuk bahu Bara. Gevan tau Bara hanya bercanda karena ia tau Bara tak se-tega itu untuk menikung, apalagi menikung sepupunya
__ADS_1
" Gue ke taman belakang... terserah lo mau main PS atau mau ngacak-acak rumah gue... bebas " ucap Gevan sembari merangkul tangan kiri Xavira melangkah menuju taman
๐๐๐๐