
Hari kedua masuk kuliah, Xavira disuguhkan beberapa projek yang harus ia kerjakan. Jam istirahat sudah berdering namun ia masih mengerjakan tugas dikelas. Gevan sudah menyuruhnya istirahat namun Xavira menjawab ' nanggung, udah hampir selesai '
' Ada yang bisa gue bantu? '
Ucapan tersebut membuat Xavira menoleh ke segala penjuru ruang, ia pun tersentak ketika melihat ada jiwa Xavira sedang duduk dimeja guru
' Kaga usah repot-repot, gue udah pernah ngerjain tugas ginian, ehh ngapain lo disini? ' jawab Xavira
' Pengen liat lo aja ' ucap jiwa Xavira
' Tinggal liat ke cermin aja kan muka lo kembar sama gue ' dengus Xavira
' Gue kan udah bilang gue bakal dampingin lo, kalo ada apa-apa kan gue bisa bantu '. Xavira hanya mengangguk dan kembali fokus ke laptop nya. Ia sudah mulai terbiasa jika jiwa Xavira datang dadakan seperti ini
" Excuse me " ucap seorang perempuan sembari duduk didepan bangku Xavira. Xavira pun menoleh " Gue Vika, salam kenal... nama lo Xavira kan? " ucap perempuan yang bernama Vika.
" Iya, gue Xavira... salam kenal juga " ucap Xavira tersenyum tipis. " Btw lo lagi ngerjain tugas dari dosen yang mana nih? " tanya Vika
" Tugas yang dari pak Harto " jawab Xavira. " Wihh rajin banget... ga istirahat dulu? " sahut Vika yang mendapat gelengan dari Xavira. " Ini baru yang analisis doang, itu pun belom selesai... ehh udah hampir sih " ujar Xavira
Vika tersenyum " Gue aja belom ngerjain satu pun... baru mau cari referensi " ucap Vika. " Btw lo pacarnya Gevan anak tekno info ya? " tanya Vika. Xavira menatap Vika" Kok tau? " tanya Xavira
" Iya lah.. Gevan kan ramai diperbincangkan, setiap gue ngelewatin murid-murid pasti gibahin cogan, salah satunya ada nama Gevan " ucap Vika nyengir. Xavira menghembuskan nafasnya pelan, resiko punya pacar tamvan ya gini. Batin nya
Xavira mengemasi laptop dan buku catatannya. " Lo udah selesai? " tanya Vika, Xavira mengangguk mengiyakan. " Mau ikut gue ke kantin? sekalian kalo mau, bantuin gue ngerjain tugas dari pak Toyo hehee... itu kalo lo mau loh ya, gue ga maksa kok.. ya ya mau ya pliss " ucap Vika dengan nada membujuk
Xavira menatap Vika malas. " Itu namanya apa kalo bukan maksa? " ucap nya datar. Vika hanya tertawa garing. " Yaudah ayo " ujar Xavira. Itung-itung buat tambah-tambah pahala bantuin orang susah, pikir nya
Sesampainya dikantin dekat kelasnya, mereka langsung memesan makanan dan duduk di bangku pojok. Tiba-tiba ponsel Xavira berdering menampilkan nama kontak Gevan, Xavira segera mengangkat nya
' Kamu dimana sayang? '
" Aku dikantin deket kekas, kenapa? "
' Sendirian? '
" Sama temen CEWEK namanya Vika " jawab Xavira dengan menekan kata cewek agar pacar nya ini tidak salah paham
' Aku habis ini maju presentasi... ga bisa ketemu kamu '
' Kamu pulang jam berapa? ntar aku ke kelas kamu '
" Fokus presentasi gih, 3 jam lagi aku pulang "
' Yaudah.. jangan nakal, luv u "
" Too... fighting "
" Cie cie yang ditelfon ayang ciee... jadi iri gue " ujar Vika mengerucutkan bibirnya. " Dihh.. nguping lo " cibir Xavira
" Lo mau meneliti masalah apa emang? " tanya Xavira. " Masalah gangguan jiwa aja yang gampang " jawab Vika yang langsung dapat sentilan dari Xavira. " Ga ada kaitannya sama hukum nyet.. yang ada psikolog itu mah " dengus Xavira
" Hehee gue masih bingung " cengir Vika. Tiba-tiba Xavira mendengar bisikan-bisikan para murid yang sedang membicarakan Gevan
' Mundur lo, Gevan udah ada pacar cug '
' Cari yang laen deh... Farrel nak ekonomi gans juga '
' Btw pacarnya Gevan anak hukum kan? '
' Hooh, jan macem-macem bisa kena pasal lo '
__ADS_1
' Yang badannya tinggi itu bukan? '
' Cih.. tinggian mana sama gue? Lo ada foto nya? '
' Gausah pake foto, noh orangnya yang duduk dipojok pake sweater merah maroon '
' Body nya triplek ewh... masih bagusan body gue '
' Ga cocok sama Gevan ihh '
Xavira menatap tak suka pada gerombolan siswi yang membicarakan nya. Para siswi yang ditatap Xavira pun tiba-tiba pergi entah kenapa. Apakah karena takut ditatap Xavira?
" Xav " panggil Vika namun tak ada respon dari Xavira. Vika pun menepuk bahu Xavira " Gausah lo dengerin, orang iri emang suka gitu " ucap Vika. Xavira mengangguk " Yuk, kerjain tugas lo " sahut Xavira agar cepat keluar dari kantin
Setelah menyelesaikan tugas Vika dalam waktu yang singkat, Xavira dan Vika pun pergi meninggalkan kantin menuju ke kelas. Disepanjang perjalanan tampak sepi, para siswa sudah memulai kelas mungkin?
Xavira setia mendengarkan Vika yang bercerita lucu tentang mantan pacarnya hingga tepat didekat pintu kelas, ada seseorang yang memanggil Xavira
" XAVIRA "
Xavira dan Vika menoleh ke orang yang memanggil nama Xavira, ternyata Niko lah yang memanggil Xavira.
***PRAANGG... PYAARR***
Tiba-tiba ada suara benda jatuh, Xavira dan Vika menoleh kearah sumber suara. Ternyata ada pajangan guci besar yang jatuh tepat disamping Xavira. Bahkan pecahan guci itu menimpa sepatu kiri Xavira
" Lo nyenggol guci itu Xav? " tanya Vika. Xavira menggeleng cepat " Gue ga ngerasa nyenggol itu, meskipun gue jalan mepet guci tapi gue ga nyenggol serius " ucap Xavira jujur
" Guys, kita laporin ke dekan skuy... enak aja ga mau ngaku, baru masuk kuliah aja belagu " ucap perempuan tadi
" Hehh.. jangan sembarangan nuduh deh Rey " ucap Niko bersama keempat temannya menghampiri Xavira
" Udah jelas-jelas nih cewek udah mecahin guci tapi ga mau ngaku. Dia harus tanggung jawab " ucap perempuan bernama Reyna tersebut
" Heh kampret... gausah fitnah lo! gue tau ya, lo yang udah dorong tuh guci " ucap salah satu perempuan teman dari Niko
" Gausah memutar balikkan fakta lo! " sungut teman Reyna
" Gue Salma dan gue selalu ngomong berdasarkan bukti " ucap Salma si teman Niko. Salma pun memutar vidio dari ponselnya yang merekam kejadian tadi
\_\_\_\_
Jadi, Niko bercerita ke teman-temannya yang bernama Salma, Rayhan, Roni dan Leo bahwa dia sedang mengincar cewek bernama Xavira. Salma yang penasaran dengan Xavira pun mengajak Niko untuk menemui Xavira. Salma perempuan yang suka nge vlog, dari kelasnya hingga ke kelas Xavira ia nge vlog.
__ADS_1
" Jadi guys, kita udah sampe di fakultas hukum, dan ini kelas Xavira sang pujaan hati bang Niko eaa... Tapi kok kelasnya sepi sih guys? Xavira nya kemana wehh " ucap Salma pada kamera nya
" Ini kan jam istirahat Salma, pasti dia ke kantin lah " celetuk Reyhan
" Oke guys... gimana kalo kita nunggu Xavira nya didepan kelasnya aja... biar mempermudah gue dalam mewawancarai Xavira.. let's get it " ujar Salma keluar kelas dan memperkenalkan bentukan kelas Xavira
Hingga Niko berujar " Itu Xavira " ucap nya sembari menunjuk Xavira dan Vika. Salma mengubah menjadi kamera belakang memperlihatkan Xavira berada " Xavira yang tinggi apa yang pendek cuy? " tanya nya. " Yang tinggi " jawab Niko. " Panggil atuh cepet!! " perintah Salma
" XAVIRA "
Niko pun memanggil Xavira hingga Xavira menoleh ke arahnya. Salma pun melambai-lambai kan tangan nya hingga bunyi guci pecah pun terdengar.
Saat Xavira dibentak oleh Reyna dan temannya, Salma mematikan vlog nya dan melihat kejadian guci pecah tersebut. Ternyata ada beberapa tangan yang mendorong guci itu hingga jatuh pecah. Dan beberapa tangan tersebut diyakini tangan Reyna dan kedua temannya.
\_\_\_\_
" Masih mau ngelak lagi ha?? gue cepuin ke dekan tau rasa lo! " ucap Salma sengit. Reyna dan kedua temannya pun pergi dengan perasaan sengit
" Kaki lo gapapa kan? " tanya Niko. " Gue gapapa... makasih udah bantu gue " ucap Xavira
" Hai Xavira, salam kenal gue Salma temennya Niko " ucap Salma sembari menjabat tangan Xavira. Xavira tersenyum " Salam kenal juga kak " ucap Xavira
Xavira dan Vika juga berkenalan dengan Rayhan, Roni dan Leo
" Xav, si Reyna-Reyna itu bukannya yang ngomongin lo dikantin tadi ya? " ucap Vika. Xavira mengangguk setuju
" Hehh cug.. jam istirahat kita udah habis njir, balik ke kandang kuy " ajak Leo. " Wait.. wait.. wait " gumam Salma
" Xavira, lo udah punya pacar belom? kalo belom, ekhem.. temen gue mau minta no WhatsApp lo " ucap Salma tertawa
Xavira tersenyum canggung " Gue udah punya pacar kak " ucap nya. Seketika Niko dan Salma tampak lesuh. " Yahh udah ada doi cuy... yang sabar ya, besok cari lagi yang masih free oke?? " ucap Salma pada Niko sembari mengelus bahu Niko
" Apa sih " ucap Niko gengsi. " Kita balik ya Xav " ucap Salma sembari melambaikan tangannya
🍀🍀🍀🍀
__ADS_1