
Dan keesokan harinya, Arvi sudah mulai kembali ke perusahaan setelah semua diskusi dengan Arish selesai dan Arish hari ini juga kembali ke Spanyol untuk mencari wanita nya di Barcelona sebelum memutuskan kembali ke perusahaan dan memimpin perusahaan bersama dengan adik nya.
Arish berangkat pagi sekali sehingga perjalanan 5 jam dan perbedaan waktu selama 6 jam masih bisa membuat Arish sampai Barcelona pukul 3 atau 4 sore saat matahari hampir tenggelam.
Arish berangkat dengan penuh suka cita dan harapan yang penuh membawa wanita pujaan nya menuju kepercayaan dan juga turki untuk hidup bersama.
Dengan senyum yang tak pernah pudar Arish mendarat dan menginjakkan kaki di Barcelona sekitar pukul 3 sore hari dan langsung bergegas menuju apartemen tempat Aya tinggal.
Setelah sampai di depan apartemen nya Arish masuk melewati loby seperti biasa tanpa beban dan rasa takut, kemudian memencet kode apartemen Aya yang masih hafal diluar kepala karena itu hari ulang tahun Aya.
Ting
"Aya..! Sayang ku! " teriak Arish saat masuk ke dalam apartment itu saat pintu terbuka dan berlari mencari Aya di penjuru ruangan itu.
Arish menyusur kamar , kamar mandi, gudang tapi tak juga menemukan Aya di sana.
"Aya kemana? apa dia masih keluar? " gumam Arish kemudian duduk di kasur kamar dan merebahkan diri di sana.
"Apakah Aya jalan-jalan? atau belanja? " gumam Arish sambil menatap langit-langit kamar nya. Memikirkan kemungkinan kemana Aya pergi dan Arish akan menunggu Aya pulang.
Hingga tiba-tiba Arish terbangun dalam kegelapan dan menyadari jika dia tertidur saat menunggu Aya pulang. Arish kemudian menuju nakas sebelah kasur tidur dan menyalakan lampu tidur nya.
Arish mengeryit saat melihat Ada sebuah kertas di atas nakas. Arish membuka kertas itu dan terpaku di tempat dengan ditemani lampu tidur yang remang.
Muhammad Arish Kahraman.
Aku yakin jika suatu saat kamu aja datang
Maka dari itu aku tidak mengganti password
dan aku meninggalkan surat ini untuk mu,
Jangan kembali dan lanjutkan hidup mu Ar,
__ADS_1
Kamu pemuda yang penuh kasih dan sabar,
Kau sangat baik,
Aku yakin kamu akan menemukan wanita yang cocok dengan mu.
Kita berbeda dan sampai kapanpun berbeda
Aku memutuskan untuk ikut dengan Kekasihku,
Aku akan menikah disana,
Maaf tidak mengundangmu.
ucapkan selamat untuk ya, harus loh.
Kamu adalah pengalaman pertama dan terbaik untuk ku.
Dayanara Dorolles
Arish hanya bisa membuka mulutnya tanpa berucap sepatah kata pun. Arish tidak percaya dengan surat yang dia baca. Arish terkejut dengan apa yang di temukan.
Harapan nya di sepanjang perjalanan tadi pupus dengan selembar kertas tulisan tangan Aya.
"Tidak mungkin, kurang dari dua minggu kamu sudah memiliki kekasih? kamu bukan wanita seperti itu Aya!" gumam Arish sambil mengepalkan tangan nya.ha diri Menghalau sesak dada nya.
"Kau pasti bohong! jika aku terbaik kenapa tidak lari ke arah ku?" gumam Arish dengan emosi yang dia redam sedemikian rupa karena hati nya saat ini terbakar api kecemburuan yang meluap luap.
Arish pun berdiri dan meninggalkan apartemen itu dengan dada bergemuruh hebat.
Arish kemudian menaiki mobil nya tak tau arah, yang Arish tau Arish ingin melupakan tulisan tangan Aya yang menggores hati dan harga dirinya.
Arish melajukan mobil nya dengan kekecewaan yang luar biasa dalam nya. Hingga Arish sampai di sebuah club yang terkenal di barcelona.
__ADS_1
Arish kemudian memesan minuman yang membuat hatinya tenang atau bisa membuat nya melupakan bahwa ada wanita bernama Aya di muka bumi ini.
Kemudian ada wanita yang menawarkan donat jualan nya dan tanpa pikir panjang Arish menarik wanita cantik dengan pakaian yang belum selesai di jahit itu menuju salah satu kamar VIP yang disiapkan.
Arish melemparkan wanita itu di kasur dan mulai membuka kemeja nya sedangkan wanita itu membuka p a h a nya lebar dan m e r e m a s gunung kembar nya sendiri dengan ekspresi yang sensual.
Arish yang sudah melepaskan semua pakaian nya pun menindih wanita itu dan mulai m e n g h i s a p kuat kuat gunung yang menjulang tinggi itu. Memainkan lidah nya dan tangan satu nya m e r e m a s hingga wanita itu m e n d e s a h dan bergerak semakin tak karuan.
Arish terus melakukan nya dengan sesekali di hadiahi gigitan pada ujung gunung yang menjulang menantang itu. Wanita itu m e n g g e l i n j a n g hanya dengan permainan lidah dan tangan Arish di kedua gunung raksasa itu.
Kemudian wanit itu membalik keadaa dan Arish terlentang di buat nya, kemudian wanita itu langsung m e n g u l u m milik Arish yang di bawah sana. Arish yang dapat perlakuan itu pun kemudian duduk dan memegang kepala wanita itu untuk semakin ditekan agar milik nya masuk sepenuhnya di mulut nya.
Arish yang sudah di buai g a i r a h karena kelihaian lidah wanita itu pun kemudian menggerakkan kepala wanita itu agar terus m e m o m p a milik nya dengan k u l u m a n nikmat dari bibir seksi wanita itu hingga rasanya Arish sudah berada di awang awang dan membiarkan lahar panas nya menyemprot memenuhi mulut wanita itu.
"Time to go handsome! " bisik wanita itu setelah menelan habis mayones itu dengan pose sensual nya.
"Stop, I'm done ( berhenti, aku selesai?! " kata Arish masih dengan mengatur nafas nya. Kemudian mengambil beberapa lembar uang 100 dolar untuk wanita itu.
Dengan kesal wanita itu mengambil uang itu dan kemudian pergi, uang yang diberikan Arish sangat banyak hingga menutupi kekesalan wanita itu karena tidak jadi main kuda- kuda an dengan Arish.
Arish yang di dalam kamar itu masih mengatur nafas menghadap langit-langit kamar sambil menghela nafas panjang.
"Kenapa kamu memilik laki-laki lain Ay! "
.
.
.
.
Happy reading semuanya☺
__ADS_1
maaf ya part agak haredang