Twins Goals

Twins Goals
Chapter 49


__ADS_3

"Karena saya patuh dan percaya dengan jodoh yang kakak saya pilihkan dan InsyaAllah yang telah Allah siapkan pak! " jawab Arvi.


"Nama putri ku, Zahra khairun nisa. " jawab pak Usman.


"Terima kasih pak. " jawab Arvi sambil mengangguk dan tersenyum.


"Bagaimana apa bisa langsung di mulai acara ijab qobul nya semua? " tanya Fatih kepada para jamaah yang kurang kondusif karena mendengar mas kawin yang fantastis itu.


"Siap pak kyai! " jawab mereka semua serempak.


"Bagaimana pas Usman dan Arvi sudah siap apa belum? " tanya Fatih pada kedua orang yang ada di depan nya.


Kedua nya mengangguk sambil tersenyum menjawab pertanyaan dari Fatih. Pak Rt setempat pun juga sudah siap di sebelah pak Usman untuk surat nikah sirih nya agar nanti bisa dibawa ke KUA untuk mendaftarkan pernikahan mereka berdua.


Kemudian Fatih mengambil tangan Arvi dan juga Pak Usman untuk di kaitkan sambil mengangguk tersenyum pada pak Usman sebagai isyarat jika sudah bisa langsung dimulai ijab qobul nya.


"Mau dengan bahasa Arab atau dengan bahasa Indonesia nak? " tanya pak Usman.


"Saya ikut bapak saja. " jawab Arvi menyerahkan sepenuhnya pada sang calon mertua.


"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau ananda Muhammad Arvi Kahraman dengan putri kandung saya Zahra Khairun Nisa binti Usman dengan mas kawin berupa seperangkat alat sholat, berlian 24 karat seberat 6 gram dan uang tunai 100.000 dolar di bayar tunai. " ucap pak Usman dengan tegas dan mantap.


"Saya terima nikah dan kawin nya Zahra Khoirun Nisa binti Usman dengan mas kawin tersebut di bayar tunai." ucap Arvi dengan lantang mengucapkan ijab qobul nya dengan mat berkaca-kaca.


"Bagaimana saksi? " tanya Fatih pada semua orang.

__ADS_1


"SAH." kata mereka menggema di masjid itu.


Arvi merasa bergetar jantung nya saat mengucapkan ijab qobul, seperti ada getaran yang aneh yang tidak bisa Arvi jelaskan.


"Ya Allah apa ini nikmat cinta yang kau titipkan untuk hati ini pada kekasih halal saya? Seperti apa kau Zahra, wanita sholehah seperti apa yang menyebut namanya saja membuatku berdebar? yang Allah meniupkan cinta bahkan sebelum aku bertemu dengan mu? " batin Arvi.


Usman kemudian memeluk Arvi yang tengah berperang dengan dada nya yang berdebar-debar. Mengusap punggung laki-laki yang sudah sah menjadi menantu nya.


"Nak, aku ridho putri tersayang kau jadikan partner menggapai surga Allah. Demi Allah aku ridho kamu bawa kemana pun putriku, maka ridho i pula setiap apapun yang dia kerjakan untuk mu nak. Dia sudah menjadi tanggung jawab mu nak, ayah mohon bimbing dan didik dia dengan penuh kasih sayang. " bisik pak Usman pada Arvi.


"InsyaAllah, saya akan membawa amanah dari bapak dan juga amanah yang Allah titipkan untuk melengkapi hidup saya. Doakan saya mampu menjadi suami sholeh yang mampu membimbing dek Zahra ke surga Allah pak" jawab Arvi dengan suara parau. Keharuan memenuhi hati Arvi saat ini.


Kemudian Arvi melerai pelukan itu dan mengusap air mata nya.


"Baiklah, karena waktu sudah mulai masuk isya lebih baik kita sholat isya berjamaah dulu ya bapak-bapak" kata Fatih memutus suasana baru karena tak ingin adik nya semakin menangis. Dan kemudian mereka semua sholat isya berjamaah.


Setelah mereka selesai sholat semua jamaah pun pulang dengan bingkisan yang Arvi sediakan.


"Kapan kamu memesan ini Arvi? " tanya Fatih.


"Tadi setelah kita bicara mas kawin bang! " jawab Arvi.


"Gercep juga! " gumam Fatih.


"The power of money bang! " celetuk Arish sambil terkekeh mendengar gumam an abang nya. Dan Fatih hanya membalas toyoran pada lengan Arish.

__ADS_1


Setelah semua selesai, Arvi ikut pulang dengan pak Usman untuk menemui istri nya. Sedangkan Fatih dan Arish ke asrama putra di pondok pesantren itu.


"Yakin tidak tidur di rumah saja? " tanya Fatih.


"Tidak bang, mau disini saja bersama para santri." jawab Arish sudah mantap.


"Ya sudah abang pulang ya, sudah jam 8." kata Fatih.


"Iya bang, jangan mau kalah sama di gatot! " celetuk Arish sambil tekikik membayangkan gatot Arvi.


"Sableng! " gumam Fatih sambil berlalu meninggalkan adik nya di asrama itu.


.


.


.


.


.


Happy reading semuanya


hahaha jangan pada penasaran sama performnya gatot

__ADS_1


mak gamau spill nih🤣


__ADS_2