
Arish kembali ke perusahaan sebelum masa cuti nya berakhir, karena banyak waktu hanya akan membuat dia teringat dengan Aya.
Arish memutuskan kembali ke kantor dan mengerjakan agenda minggu depan, karena minggu ini sudah di kosongkan karena pernikahan Arvi.
Arish menandatangani beberapa berkas minggu depan dan mempelajari berkas minggu depan yang harus di meeting kan dengan kolega luar negri.
Hingga siang hari, ponsel Arish berbunyi karena panggilan dari Arvi yang masih di Indonesia.
"Halloo, Assalamualaikum kak. " salam Arvi.
"Waalaikumsalam dek, kenapa? " tanya Arish pada Arvi.
"Kak, boleh tidak jika aku disini sampai minggu depan. visa dan pasport belum selesai. Di Indonesia lama sekali harus menunggu minggu berikut nya kak. " jawab Arvi.
"Ya sudah, sekalian bulan madu di sana. " jawab Arish.
"Makasih kakak ku yang paling baik sedunia. " jawab Arvi kesenangan.
"His, yasudah kakak repot. " jawab Arish.
Kemudian panggilan ponsel nya di matikan sepihak oleh Arish dan kembali melanjutkan pekerjaan nya.
__ADS_1
Ting
"Masuk." jawab Arish saat bel ruangan nya berbunyi.
"Assalamualaikum Rish. " salam Kaelly saat masuk ke dalam ruangan Arish.
"Waalaikumsalam, ada apa lagi? " tanya Arish pada Kaelly.
"Mengantarkan makan siang untuk mu. " jawab Kaelly mendekat.
"Aku tidak lapar. Butuh berapa kali aku perjelas Lly, Aku tidak mencintai mu dan tidak akan menikah dengan mu. " pekik Arish kesal karena Kaelly benar-benar terus mengejar nya walaupun sudah di tolak mentah-mentah.
"Aku sangat mencintaimu, Rish. " jawab Kaelly mendekat dan memegang tangan Arish
"Apa j a l a n g itu yang kamu cintai? Arish dia beda dengan kita. Kamu tidak akan pernah bisa bersama dia! " pekin Kaelly sudah kehilangan kesabaran mendekati Arish.
"J a l a n g kamu bilang? Dia wanita baik-baik dan bukan j a l a n g! " kesal Arish saat wanita kesayangan nya di sebut j a l a n g.
"Apa namanya kalau bukan j a l a n g, tidur dengan laki-laki yang baru di kenal nya. Berapa laki-laki yang sudah menikmati paha nya? " pekik Kaelly kesal karena Arish terus memikirkan wanita itu.
"TUTUP MULUT SAMPAH MU ITU! " teriak Arish dengan amarah yang sudah di ubun-ubun.
__ADS_1
Arish kesal dan marah dengan ucapan Kaelly, dan dadanya sakit membayangkan tubuh wanita pujaan nya berasa di bawah kungkungan laki-laki lain atau bahkan laki-laki itu suami nya.
membayangkan saja membuat Arish sangat mafah dan tidak terima.
"DIA J A L A N G, DIA MEMILIH LAKI-LAKI LAIN DARIPADA KAMU! " teriak Kaelly tidak mau kalah.
"Pergi dari sini! kamu tidak ada hak menghina wanitaku! " pekik Arish sudah tidak lagi bisa menahan hinaan Kaelly yang di lontarkan pada wanita impian nya.
"PERGI! " teriak Arish dengan seluruh tenaga nya hingg asisten pribadi nya masuk ke dalam ruangan nya.
"Seret dia keluar, dan jangan biarkan dia masuk ke dalam perusahaan ku lagi. " titah Arish dengan sangat tegas pada asisten pribadi nya.
"BERANI NYA KAMU MENGUSIR KU RISH! " teriak Kaelly sambil di tarik oleh asisten pribadi Arish.
"AKU AKAN MENGHANCURKAN MU DAN J A L A N G ITU! "
.
.
.
__ADS_1
.
Happy reading semuanya