WIND WINDERS PACK

WIND WINDERS PACK
PART 27


__ADS_3

"Elder Eqwin bilang harus ada cinta diantara kami, sedangkan menurutku untuk melakukan penyatuan tidak perlu melibatkan perasaan cinta..." Ucap Alex


"Apa..?" Sedikit perih menggores hati Reina mendengar ucapan Alex


"Seperti gadis-gadis yang kau temui di club, yang bisa kau ajak melakukan one night se*s denganmu tanpa melibatkan perasaan apapun?" kata Evan sambil tertawa


"Gadis club? Apa Alex melihatku seperti itu?" Bathin Reina makin perih


Alicia yang juga mendengar hal itu menggenggam erat tangan Reina. Alicia menyadari akan perubahan wajah Reina saat mendengar ucapan Evan.


"Diam Evan, bukan waktunya bercanda!" Terdengar suara Robert menegur Evan


Reina meremas rok bajunya. Tadinya Reina sempat berfikir dan berharap Alex memiliki perasaan dengannya, walaupun sedikit. Harapan itu membukit saat Alex memberikan perhatian pada Reina, Alex cemburu dengan Kirk, Alex menelusuri kasus pemukulan Trixie, Alex datang menyelamatkannya disaat yang tepat, seperti memiliki koneksi yang kuat, dan.. Apa yang Alex lakukan padanya kemarin malam dan seharian ini benar-benar membuat Reina mengira pria itu sudah jatuh cinta padanya. Namun ternyata semua itu salah. Hati Reina sakit sekali


"Alex, kau tidak boleh bilang begitu! Apalagi di depan menantuku. Kau dan Reina harus menumbuhkan rasa cinta diantara kalian agar jiwa serigala mu terpancing keluar." Nasehat Robert


"Sudah terlambat, ayah. Berita tentang Alpha Wind Winders tidak bisa melakukan shift akan menyebar, Alpha yang tidak sempurna.." Terdengar Alex tertawa sedih


"Padahal kupikir, dengan menemukan mate ku, segera menikahinya dan melakukan penyatuan bisa menimbulkan rasa cinta diantara kami sehingga jiwa serigalaku bisa segera keluar. Dengan begitu aku bisa menjadi Alpha yang sempurna untuk Pack...." Lanjut Alex


Trixie yang juga berada di luar menyadari kehadiran Reina dan Alicia. Gadis itu menarik ujung bibirnya


"Jadi kau memang menikahi Reina hanya agar menarik jiwa serigala mu kan? Untuk memperkuat posisimu di Pack?" tanya Trixie. Suara Trixie sengaja dibuat keras agar Reina mendengarnya


Alex terdiam beberapa saat sebelum menjawab "Apa ada alasan lainnya?"


Trixie tersenyum samar saat melihat air wajah Reina berubah.


"Aku tahu kau memanfaatkannya, Alex. Kau tidak mencintainya kan Alex?" Tanya Trixie lagi


Reina membekap mulutnya. Alicia memang sudah pernah memberitahukan pada Reina kalau pernikahan ini untuk membantu Alex melengkapi takdirnya, tetapi Reina tidak menyangka kalau Alex melakukan semuanya tanpa melibatkan perasaannya sama sekali. Alex melakukannya hanya untuk Pack nya. Sementara Reina sudah memberikan segalanya pada Alex.


Alicia sedikit geram dengan ucapan Trixie. Wanita itu segera berteriak "Cukup Trixie!"


Suara Alicia membuat semua menoleh ke arah Alicia dan Reina. Mata Alex melebar melihat Reina berdiri terpaku di sebelah Alicia


"Rein.. Sejak kapan kau disini?! Disini bukan tempatmu!" Bentak Alex sedikit keras

__ADS_1


Alex tidak bermaksud membentak Reina, Alex lebih cemas kalau Reina mendengar semua yang ia ucapkan tadi. Namun di pikiran Reina, Alex memarahinya karena menguping


"Bukan tempatku..?" Reina mengulang ucapan Alex. Bersamaan dengan itu, air matanya berlomba keluar. Apakah ini air mata ketakutan atau airmata patah hati, Reina tidak tahu. Yang jelas, airmata itu mengaburkan pandangannya


Alex tercekat melihat Reina menangis. Refleks Alex memeluk Reina namun gadis itu langsung mendorong Alex kuat-kuat


"Jangan sentuh!" Teriak Reina. Mata amber Reina memandang Alex tajam


Kau tidak mencintaiku kan? Kau hanya menikahiku untuk menarik jiwa serigalamu dan ternyata gagal sehingga kau bilang dengan mudahnya kalau ini bukan tempatku?!"


"Rein, bukan.."


"Diam! Aku membencimu Alexander Ulrich..." Desis Reina


Seketika Alex tersadar dirinya telah salah bicara


***


Angin malam sedikit kencang malam itu di Vadre Land. Terlihat ketiga orang Alpha yang meminta bantuan dari Wind Winders Pack menyusuri hutan Keheningan. Tiba-tiba seseorang melompat dari atas pohon ke hadapan mereka. Seseorang dengan jas biru. Matanya terlihat memerah menandakan dirinya juga seorang Alpha


"Halo Drey, Vhla, Gofie." Sapa orang berjas biru itu


"Kau.." Drey tidak meneruskan ucapannya saat orang berjas biru itu meletakkan telunjuk di bibirnya sebagai kode agar Drey diam


"Kalian sudah bertemu dengan Alpha Wind Winders Pack bukan? Bagaimana, apa kalian jadi bergabung dengan mereka?" tanya orang itu


"Apa urusannya denganmu?!" Jawab Gofie.


Pria berjas biru itu menatap tajam ke arah Gofie sambil menggeram keras. Matanya terlihat memerah


Bersamaan dengan itu terlihat belasan pasang mata berwarna merah dan puluhan mata berwarna kuning dan olive yang berada di belakang pria berjas biru itu. Kemungkinan besar pria itu juga ditemani beberapa Alpha, dan puluhan Beta serta Gamma dari klan lain


Gofie mundur melihat hal itu, bersamaan dengan puluhan Werewolf yang maju bersama. Namun pria berjas biru itu menaikkan tangannya menahan pergerakan mereka


"Kalian masih tidak mau menjawabku?" Tanya pria itu dingin


Vhla mendengkus mendengar ucapan pria berjas biru itu "Dia tidak cocok untuk menjadi Alpha. Dia tidak bisa bertransformasi."

__ADS_1


Pria berjas biru itu menyeringai "Kau benar. Werewolf yang tidak bisa melakukan shift tidak pantas menjadi Alpha."


Drey memicing, orang di depannya ini pastilah memiliki maksud tertentu. Drey maju sedikit ke arah pria berjas biru itu


"Sebenarnya apa tujuanmu?" tanya Drey


"Tujuanku? No, tujuan kalian sebenarnya. Aku hanya membuatnya lebih jelas." Kata pria berjas biru itu sambil terkekeh


Pria berjas biru itu berjalan mengelilingi Drey, Vhla dan Gofie sambil memindai ketiganya


"Kalian, para Alpha dari klan kecil. Daripada meminta perlindungan pada Pack besar, apa tidak sebaiknya kalian bergabung saja dan mengambil alih satu dari Pack besa? Kalian akan lebih leluasa mengatur kekuasaan nantinya dan tidak akan ada Rogue yang berani terhadap kalian." kata pria berjas biru itu


"Maksudmu, kami harus bersatu untuk mengambil kekuasaan dari Pack besar?" Tanya Gofie.


Pria itu mengangguk sambil menyeringai lebar "Dan pack yang paling lemah dari empat pack itu adalah Wind Winders Pack."


"Kau gila! Wind Winders Pack termasuk Pack terkuat. Mereka juga terkenal dengan kesetiaan dan kecepatannya. Tidak akan ada yang akan mengkhianati Alpha mereka!" Kata Gofie


"Aku tidak menyuruh kalian membujuk anggota Wind Winders Pack untuk mengkhianati Alpha mereka. Kalian cukup membunuh Alex. Tahu kan, setiap Alpha yang terbunuh, maka otomatis seluruh anggota packnya berpindah ke tangan si pembunuh." kata pria berjas biru itu santai


Vhla terbahak mendengar ucapan pria itu "Kau sama saja menyuruh kami mengantarkan nyawa."


"Kau tidak tahu, betapa kuat dan cepat nya Alexander Ulrich. Dia bisa membunuh beberapa Werewolf tanpa harus melakukan shift." Lanjut Vhla lagi


Pria berjas biru itu mendecih "Aku tahu itu, dia memang tidak terkalahkan walau tidak bisa melakukan shift. Tetapi .."


Pria berjas biru itu menyeringai "Apa kalian tahu kalau seorang Werewolf akan melakukan apapun untuk mate nya?"


"Tentu saja kami tahu." Vhla mendengkus


Pria itu masih menyeringai menatap Drey, Vhla dan Gofie yang juga menatap ke arah pria berjas biru itu dengan tatapan bertanya-tanya


"Mate Alex bukan seorang Werewolf." Ucap pria itu membuat ketiga Alpha itu terkejut


"Apa?!"


Pria itu kembali memandangi ketiga Alpha itu sambil berjalan mengitari ketiganya

__ADS_1


"Yeah, mate Alex adalah manusia yang lemah. Kalian bisa menggunakannya untuk memancing Alex. Setelah itu kalian bisa berbuat sekehendak hati kalian terhadap Wind Winders Pack." Kata pria berjas biru itu dengan senyum liciknya


__ADS_2