WIND WINDERS PACK

WIND WINDERS PACK
PART 41


__ADS_3

Alicia tergopoh-gopoh menghampiri Alex dan Reina yang terlihat memasuki gerbang kastil keluarga Ulrich. Reina segera turun dari punggung Alex dan tersenyum pada Alicia. Gadis itu merapatkan mantel yang dipakainya untuk menutupi pakaian tidur di dalamnya


"Kalian dari mana? Semalaman ibu cemas saat pelayan memberitahu kalau kalian tidak ada di kamar." kata Alicia sambil mengusap kepala Reina


Mata Alicia menelisik keadaan Reina seolah memastikan gadis itu baik-baik saja. Mata Alicia sedikit memicing melihat tanda di leher Reina


Reina sedikit kikuk sambil berusaha menutupi bercak merah yang diukir Alex di lehernya semalam. Tetapi bukan itu yang menarik perhatian Alicia


"Alex sudah menandaimu?" tanya Alicia sambil menyentuh pelan tanda hitam bekas gigitan di leher Reina


"Hah.."


Wajah Reina memanas karena suara Alicia cukup keras membahas topik yang menurut Reina sangat pribadi. Refleks Reina menutupi bekas gigitan Alex di lehernya


"Sudah ibu. Jangan khawatir, semalam kami hanya berjalan-jalan saja." Alex sudah berada di dekat Reina dan sudah berpakaian lengkap, membuat Reina sedikit bingung


"Kapan dia pakai baju?" bathin Reina


Alex melirik sambil tersenyum ke arah Reina saat mendengar pikiran gadis itu. Tangan Alex segera merengkuh bahu Reina


"Kami akan istirahat dulu sebentar sebelum kembali ke dunia manusia." Kata Alex sambil mengajak Reina untuk masuk


Alicia menatap punggung Alex dan Reina. Wanita itu tampak menghela nafas lalu mengikuti Alex dan Reina.


Tidak jauh dari tempat Alicia, tampak seseorang memperhatikan dengan mata menyorot tajam


"Kalau benar dugaanku, gadis itu bisa membawaku menemukan tongkat putri penyihir dan menguasai Vadre Land.." bisik orang itu sambil menyeringai


***


Alex dan Reina kembali ke Toronto, dunia manusia. Mereka masuk dari portal yang menghubungkan dunia serigala dan dunia manusia. Reina sedikit begidik saat gadis itu mengetahui tempat dimana portal dunia serigala terhubung dengan dunia manusia. Mereka berada di hutan Sacre-Coeur, Quebec yang dikenal dengan sebutan 'Hutan bernapas'


Pepohonan terlihat bergoyang dengan suara desiran angin, permukaan tanah bergerak naik dan turun, seolah-olah di bawahnya ada paru-paru raksasa yang sedang memompa oksigen. hutan itu terasa seakan bernafas.


"Kita disini?" bisik Reina seolah takut suaranya terdengar penghuni hutan lainnya. Terlihat uap tipis saat Reina dan Alex bernafas


Alex langsung mendekap Reina saat mengetahui gadis itu sedikit ketakutan "Jangan khawatir, kau bersamaku."

__ADS_1


Alex segera melakukan shift dan meminta Reina untuk naik di punggungnya. Secepat angin, Alex berlari melintasi hutan bernapas. Reina hanya terdiam sambil memeluk erat leher Alex. Gadis itu tidak berani melihat ke sekeliling hingga sampai di pinggir hutan yang aman


Tak jauh di pinggir hutan terlihat Willy menanti disebelah mobil yang terparkir. Willy dengan cepat memberikan sebuah paper bag ke Alex yang masih dalam wujud he-wolf nya


"Rein, masuklah ke mobil terlebih dahulu bersama Willy." terdengar suara Alex dalam kepala Reina.


Gadis itu segera mengangguk dan berjalan menuju mobil diiringi Wily. Reina juga tidak ingin lama-lama, berada di pinggir hutan yang masih terlihat menyeramkan. Saat hendak membuka pintu mobil, sejenak Reina menoleh kebelakang dan melihat Alex sudah berada di belakangnya berpakaian lengkap. Kening gadis itu sedikit mengerut


"Jalan Willy." perintah Alex saat mereka sudah berada di mobil.


Mobil Alex perlahan bergerak meninggalkan hutan bernapas. Reina masih memandangi Alex, membuat Alex menoleh ke arah Reina


"Kau memikirkan apa, sayang?" tanya Alex sambil memeluk bahu Reina


"Ng, kapan kau ganti baju?" kata Reina pelan sambil melihat pakaian yang melekat di tubuh Alex


Alex tertawa kecil


"Kami memang selalu menyiapkan baju saat bepergian, berjaga-jaga kalau kami harus melakukan shift dan kami juga memiliki kekuatan bisa dengan cepat berpakaian melebihi manusia biasa." Jawab Alex sambil memandangi Reina


"Itu di film sayang. Masa' para artis mau tidak berpakaian saat disorot kamera dan ditonton jutaan orang." kata Alex sambil memencet hidung Reina


Reina mengangguk-angguk. Tiba-tiba gadis itu menoleh "Kalau wanita serigala apakah juga sama seperti itu? Maksudku, tidak berpakaian...em.."


Reina terlihat sulit mengungkapkan apa yang ada dipikirannya, membuat Alex gemas


"Menurutmu?" Alex balik bertanya


Reina berfikir sejenak seperti sedang menghubungkan sesuatu, pantas dirinya seakan tidak pernah menemukan wanita yang berambut pendek di Vadre Land, bahkan di rumah Alex semua pelayan wanita berambut panjang dan digelung ke atas


Pikiran Reina lalu teringat akan Trixie. Saat pertama dulu, wanita itu langsung melakukan shift di depan Alex karena mengira dirinya menyerang Alex.


"Berarti dia telanjang di depan Alex?" pikir Reina.


"Siapa?" tiba-tiba Alex bertanya.


Reina menoleh, gadis itu lupa kalau Alex bisa membaca pikirannya. Tiba-tiba saja Reina menjadi sangat kesal

__ADS_1


Alex melihat Reina mendengkus dan mengalihkan tatapannya ke luar jendela. Alex dengan cepat membaca gerak-gerik Reina. Segera Alex mendekap tubuh Reina sambil berbisik di telinga gadis itu


"Jangan berfikir macam-macam. Aku hanya tertarik dan menginginkan dirimu."


Reina melirik sekilas ke arah Alex yang berada di sampingnya dengan lirikan sinis


"Jangan bohong. Sebelum bertemu denganku kau sudah tidur dengan beberapa wanita.."


Alex menghela nafas. Benar kata Elder Eqwin, dirinya harus sabar menghadapi mate nya ini. Alex terdiam sambil memeluk erat Reina


Keduanya kembali terdiam sambil melihat ke arah jalanan. Mobil mereka sudah berada di jalan besar, sepertinya menuju ke arah bandara


"Apa semua manusia serigala yang ingin melintas ke dunia manusia harus melewati hutan tadi?" tanya Reina memecahkan kesunyian


"Iya, itu jalur umum. Portal itu sudah ada sejak dulu dan tidak memerlukan mantra untuk membukanya. Lagipula tempat itu adalah tempat yang aman untuk bangsa kami" kata Alex


"Berarti ada jalur khusus?" Reina terlihat sedikit tertarik


"Ada, setiap Alpha memiliki jalur khusus yang diperuntukkan untuk beberapa orang terpilihnya. Biasanya hanya untuk keluarga dan hanya Alpha yang bisa membuka portalnya."


"Dimana portal khususmu?"


"Di rumah Toronto, tepatnya di tengah-tengah kebun milik ibu." ucap Alex sambil melihat lurus ke arah depan


Reina terdiam. Pantas saja Alicia dan Robert bisa tiba-tiba muncul di rumah Alex. Bahkan Trixie pun bisa terlihat datang pagi-pagi ke rumah Alex.


Bahkan Trixie juga orang terpilih yang bisa masuk ke dalam portal penghubung khusus. Rasa kesal Reina kembali datang


"Kenapa kita tidak melewati portal khususmu? Apa karena aku tidak dianggap keluarga?" Tanya Reina dengan nada sedikit kecewa


Gadis itu melepaskan pelukan Alex dan merapat ke arah pintu, berjauhan dengan Alex.


"Bukan begitu, ada alasannya kau tidak boleh lewat di sana." kata Alex


Terlihat Reina menoleh menatap Alex. Netra gadis itu seakan menagih jawaban Alex. Alex menghela nafas


"Alasannya adalah.."

__ADS_1


__ADS_2