
"Ternyata aku menikah dengan nenek-nenek.."
BLETAAK!!
Penny dengan cepat melempar sebuah buku ke arah Joey dan tepat mengenai wajah pria itu
"Aduuh! Kau kasar sekali, nenek tua!" Rutuk Joey sambil mengusap-usap hidungnya yang memerah.
Sesaat pria itu terdiam saat melihat telunjuk Penny memancarkan sinar biru. Joey baru sadar kalau Penny melempar buku dari rak yang berjarak sekitar satu meter di depannya dengan kekuatan sihir
"Kau bisa melakukan sihir?"
Penny terdiam tidak menjawab pertanyaan Joey. Hatinya masih kesal disebut nenek-nenek. Wanita itu melengos, membuat Joey sedikit tidak enak hati. Biarpun Penny seorang penyihir, Joey masih memiliki rasa terhadap wanita didepannya karena Penny adalah mate nya.
"Maafkan aku, aku hanya bergurau." Ujar Joey sambil menggenggam tangan Penny sementara wanita itu hanya terdiam. Keduanya kembali tenggelam dengan pikiran mereka masing-masing
"Aku berusia 10 tahun saat terjadi kekacauan di Vadre Land, saat Raja Arge dan Putri Reign mengorbankan diri untuk melindungi Vadre Land.." Penny memulai ceritanya
"Aku tidak tahu banyak tentang apa yang terjadi. Yang kutahu, setiap hari tuan Gyrezyn membacakan doa untuk menjaga jiwa Raja Arge dan Putri Reign di dalam cawan suci pemberian Moon Goddess."
"Siapa tuan Gyrezyn?"
"Guruku, ayah putri Reign." Ujar Penny sambil beranjak mengambil sebuah kotak perhiasan yang cantik.
Ketika dibuka, terlihat sebuah botol kristal kosong. Penny memperlihatkan botol itu pada Joey.
"Ini cawan suci tempat menyimpan jiwa putri Reignilrets."
Kening Joey berkerut. Rasanya dirinya juga pernah melihat cawan yang sama, tetapi Joey lupa dimana dia melihatnya
"Setelah sepuluh tahun, tuan Gyrezyn menyuruhku untuk bersiap pergi ke hutan penyihir bersama sahabatku, seorang Werewolf juga karena sudah waktunya untuk membawa Raja Arge dan Putri Reign kembali."
"Dengan kata lain, kau dan sahabatmu bertugas melahirkan mereka?" Tebak Joey
Penny mengangguk, kemudian dirinya mendesah pelan. "Sayangnya orang yang kuanggap sahabat tidak lebih dari seorang pengkhianat."
Penny teringat saat dirinya tidak sengaja melepaskan cawan suci berisikan jiwa Arge. Wanita itu memejamkan matanya. Rasa sakit pengkhianatan Sarah masih terbayang di benaknya.
__ADS_1
Joey mengusap tangan Penny untuk menenangkan wanita itu. Penny membuka matanya sambil tersenyum kecil menatap tangan Joey yang mengusap tangannya
"Aku mencoba meloloskan diri saat di serang, sayangnya aku tidak terlalu kuat. Tuan Gyrezyn membantu membuka portal ke dunia manusia dan kami terlempar kesini. Ternyata tuan Gyrezyn menggunakan separuh tenaganya saat dirinya terluka parah.." Penny terlihat berkaca-kaca saat bercerita
"Beliau tidak pernah mengajariku cara membuka portal ke Vadre Land. Selama seratus tahun kami hidup berpindah-pindah di dunia manusia karena seperti Werewolf, penyihir juga tidak akan menua sebelum kami bertemu dengan soulmate kami.."
Joey tersenyum kecil. Secara tidak langsung Penny mengakui dirinya sebagai soulmate nya walau pertemuan pertama mereka dan tahun-tahun yang mereka jalani jauh dari kesan romantis
"Selama disini, tuan Gyrezyn fokus mengajariku semua ilmu sihir yang dimilikinya dengan harapan aku akan menurunkan ke putri Reign saat dia dilahirkan." Penny membelai botol kristal itu lalu kembali meletakkannya ke dalam kotak perhiasan
"Kemana tuan Gyrezyn?" tanya Joey. Penny terdiam sesaat
"Tuan Gyrezyn bilang, saat jiwa raja Arge terlahir kembali, saat itulah tuan Gyrezyn harus terbang ke kerajaan Moon Goddess.."
"Maksudmu mati..?"
Penny mengangguk pelan. Joey langsung menyadari kesalahan bicaranya
"Oh.. Aku turut berdukacita.." Ucap Joey pelan. Penny menggeleng seakan mengatakan 'tidak apa-apa.'
"Aku pikir aku bisa langsung membawanya ke dunia, ternyata aku membutuhkan bantuan seorang lelaki untuk mengantar Putri Reign ke dunia dan itu butuh waktu 9 tahun.." Penny menatap ke arah Joey yang juga menatapnya
"Reina Sterling adalah Reignilrets Gyrezyn.."
Mata Joey membulat. Ternyata seorang Werewolf buangan seperti dirinya memiliki takdir sebagai pembawa seorang putri penyihir ke dunia. Joey memejamkan mata, pastilah semua Werewolf akan makin membenci dirinya
"Apa Moon Goddess sedang bergurau denganku.." Desis Joey tidak percaya
"Aku juga tidak tahu apa rencana Moon Goddess. Aku hanya menjalani sebaik-baiknya, menjaga Reina untuk mempertemukannya hanya dengan Raja Arge." kata Penny. Wanita itu memperbaiki duduknya menghadap ke arah Joey
"Karena itu aku memasang pagar agar Reina tidak menarik di mata lawan jenis. Tetapi aku lupa mengunci perasaan Reina."
"Apa maksudnya?" Tanya Joey sambil mengerutkan keningnya
"Ketika Reina jatuh cinta, maka pagar itu akan menghilang. Aku tidak mau Reina sembarangan jatuh cinta karena Reina hanya milik Raja Arge."
Penny mencengkram pundak Joey keras "Karena itu, bantu aku menemukan Reina. Kalau perlu, cari dia sampai Vadre Land!"
__ADS_1
***
BRAAK!!
Alex menggebrak meja di depannya membuat Evan, Nick dan Faye terkejut. Trixie menggenggam kedua tangannya erat-erat saat mata Alex menatap tajam kearah dirinya
"Katakan sekali lagi!" Kata Alex dengan nada marah
"A-aku bilang, Reina harus diusir dari Vadre Land.."
Trixie memejamkan mata saat Alex meraung keras ke arahnya. Robert langsung memegang tubuh Alex agar Alex tidak melukai Trixie. Alex terlihat mengatur nafasnya sementara matanya terlihat merah
"Kau memang sahabatku, tetapi aku tidak akan memaafkanmu kalau kau sampai menuduh Reina yang tidak-tidak, Trix!"
Trixie menelan ludahnya. Alex tidak pernah semarah ini saat berbicara dengannya, bahkan saat dirinya ketahuan berbohong saat peristiwa pemukulan Reina, Alex tidak semarah ini
"Aku hanya mengatakan yang kutahu. Dari tangannya memang keluar cahaya perak keemasan yang membuatku terpental saat memukulinya.." Ucap Trixie pelan
"Alex.." Alicia mencoba menengahi. Namun Alex menatap marah ke arah Alicia dan Robert
"Ibu yang dulu membujuk Reina untuk menikah denganku demi menarik jiwa serigala dalam diriku. Saat ini berhasil, sekarang ibu juga akan memintaku mengusir Reina hanya karena Reina terindikasi sebagai klan penyihir?!" Tanya Alex mencoba mengontrol emosinya
"Tidak, ibu tidak akan menyarankan seperti itu. Tapi alangkah lebih baik hal ini dirahasiakan. Jangan sampai Pack lain tahu. Kita harus menahan berita ini sampai benar terbukti." kata Alicia sambil memegang lengan Alex
"Ibu juga sangat menyayangi Reina, Alex. Tetapi ini demi keselamatan Reina..Apa jadinya kalau ada yang tahu tentang Reina. Jadi ibu pikir, kau harus menbawa Reina pulang ke dunia manusia.."
Ucapan Alicia terdengar masuk akal. Alex memejamkan matanya untuk menstabilkan emosinya
"Berita ini jangan sampai tersebar dan berkembang di tengah Pack. Sembunyikan ini sampai kebenarannya terungkap." Kata Alex
Pria itu meninggalkan ruang tamu, namun baru beberapa langkah Alex membalikkan badannya
"Jaga juga berita ini dari Reina. Kalau sampai berita ini bocor, aku akan mencurigai salah satu dari kalian!" Ucap Alex dingin
Pria itu kembali berjalan menuju kamarnya
"Tidak ada yang boleh memisahkan aku dengan Reina.. tidak siapapun juga!" Bathin Alex
__ADS_1