WIND WINDERS PACK

WIND WINDERS PACK
PART 3


__ADS_3

Today, 100 tahun kemudian


Suasana sudah sepi, Alex masih belum terpejam. Pria itu masih menatap langit-langit kamarnya dengan pikiran yang menerawang


***


Bukit Holly, 2 tahun yang lalu


Sraat!!


Alex mengenyitkan kening saat merasakan goresan tajam yang melukai lengannya. Matanya membola tidak percaya dengan apa yang dilihatnya


Seekor serigala besar dengan bulu hitam kelam menyeringai ke arahnya. Di belakang serigala itu pun tampak tiga serigala yang tidak kalah besar dan menyeramkan


"Kenapa kau menyerangku, paman Joey?" Tanya Alex dengan nada kecewa


Joey Falzkov, Beta dari Wind Winders Pack dan juga orang yang selama ini ia percayai tega mengkhianati dan melukainya.


"Aku harus melakukannya, kau tentu sudah mengetahui transaksi ilegalku dengan Klan Novexa di Utara. Aku akui kalau aku menjual minyak dan hasil hutan pada mereka dan ditukar dengan berlian dari gunung utara. Kau mengajakku kesini untuk menghukumku bukan?" Joey menyeringai kejam dalam bentuk he-wolf nya


Alex menggeleng sambil mundur teratur. Lengannya terasa perih berdenyut akibat goresan tajam dari kuku Joey


"Aku memang mengetahuinya. Alasanku kesini adalah untuk mempertanyakan sebab perbuatanmu dan bukan untuk menghukum mu, paman."


"Diam! Berhentilah bersikap baik!" Joey menggeram.


Dengan lompatan besar, dirinya berusaha menerkam Alex. Dengan cepat Alex menghindar berguling ke arah samping. Belum sempat Alex berdiri, sebuah pukulan keras menghempas tubuhnya ke rumput bebatuan


Nexin, keponakan Joey tersenyum puas dalam bentuk he-wolf nya. Ia adalah satu dari pesaing yang dipermalukan Alex di ring saat perebutan gelar Alpha Wind Winders Pack


"Seorang Alpha yang tidak bisa bertransformasi adalah Alpha yang cacat. Hanya karena ayahmu seorang Alpha maka posisi itu jatuh padamu. Harusnya kau tidak terpilih, Alex sayang!"


Alex dengan cepat berdiri tanpa mempedulikan rasa sakit di tubuhnya. Harga dirinya terluka mendengar ucapan Nexin. Dengan cepat Alex mengelap bibirnya yang berdarah


"Baiklah, aku tidak akan main-main kali ini." Dengkus Alex.

__ADS_1


Dikeluarkan senjata cakar logam miliknya. Cakar logam itu terbuat dari campuran Tungsten dan berlian dari gunung Utara. Cakar logam itu amat kuat, tajam, tahan dengan panas dan tidak mudah dihancurkan. Cakar itu bisa melukai kulit Werewolf yang tebal


"Matilah kau! Lucca, Flyn, ayo serang dia!" Maki Nexin sambil mengajak kedua adiknya untuk menyerang Alex.


Lucca dengan wujud he-wolf berbulu coklat kehitaman dengan cepat mengayunkan cakar pada Alex. Alex dengan lincah terbang bersalto menghindari cakar Lucca. Walau tidak bisa melakukan shift, kelincahan dan kekuatan Alex tidak bisa dianggap remeh.


*Tap!


Alex mendarat di belakang Lucca. Secepat kilat Alex mengayunkan cakar logamnya dan melukai punggung Lucca. Terdengar lolongan kesakitan dari Lucca yang seketika itu ambruk tidak berdaya*


"Beraninya kau melukai saudaraku!" Teriak Flyn sambil menerkam Alex. Alex terjerembab karena serangan mendadak yang di layangan Flyn. Flyn hendak menginjak tubuh Alex, namun dengan cepat Alex menahan kaki Flyn.


Situasi kini berbalik. Dengan posisi perut Flyn yang berada di hadapan Alex, dengan mudah pria itu melukai perut Flyn dengan cakarnya. Flyn terkejut dan melemah beberapa detik. Hal ini dimanfaatkan Alex untuk mematahkan kaki Flyn. Terdengar bunyi patahan tulang dan suara lolongan kesakitan


Joey dan Nexin memandang marah ke arah Alex. Namun hati mereka ciut melihat mata Alex pun berubah berwarna merah menyala, ciri khas seorang Alpha saat bertempur


Nexin mulai menyerang Alex dengan taringnya yang tajam. Namun dengan mudah Alex menghindarinya. Beberapa kali serangan Nexin hanya menggigit angin. Saat Nexin terlihat melambat, dengan cepat Alex melompat ke atas Nexin dan menggoreskan cakarnya ke arah leher Nexin. Nexin pun roboh


Joey menggeram melihat tiga keponakannya roboh. He-wolf berbulu hitam pekat itu menggeram keras sambil melompat ke arah Alex. Alex menghindar sambil melepaskan cakar logam di tangan kanannya, lalu secepat kilat Alex melayangkan tinjunya ke moncong Joey. Tenaga Alex cukup kuat untuk membuat Joey mundur beberapa langkah. Alexpun mengayunkan cakar logam di tangan kirinya. Cakar itupun melukai mata dan wajah Joey membuat pria itu melolong kesakitan


Ke empat pria itu kini sudah kembali berubah ke wujud manusia dan tergelatak di tanah dengan tubuh luka-luka. Erangan kesakitan terdengar. Alex terlihat mengatur nafasnya sambil menahan sakit di tangan serta tubuhnya.


"Kau! Beraninya melakukan ini pada Alpha. Tindakanmu ini sudah termasuk sebuah pemberontakan dan harus dihukum mati!" Kata Evan keras


"Tidak! Tolong, ampuni aku.." Joey berusaha untuk berdiri. Mata dan wajahnya terluka sebelah akibat goresan cakar logam milik Alex


"Alex, tolong ampuni nyawa kami. Tolong ingatlah hubungan kita sebelum hal ini terjadi.." kata Joey sambil menghiba


Alex membuang wajahnya. Joey adalah orang yang melatihnya selama ini. Joey adalah salah seorang yang membesarkan hatinya saat Alex tahu dirinya tidak bisa melakukan shift


"Jangan dengarkan dia, kakak! Dia hampir membunuhmu!" Kata Evan


"Alex, please…"


"Kakak, dia akan memberitahu klan lain tentang dirimu!"

__ADS_1


"Aku tidak akan memberitahukan rahasiamu, aku bersumpah Alex. Aku juga bagian dari Wind Winders Pack.."


Alex menahan nafasnya. Rasanya pusing mendengar Evan dan Joey yang terus berargumen. Alex membalikkan tubuhnya dan menatap tajam ke arah Joey


"Beta Joey Falzkov, engkau kini tidak menjabat sebagai Beta Wind Winders Pack. Engkau harus dihukum bersama Nexin, Flyn dan Lucca di pengasingan dunia manusia dan tidak diijinkan kembali ke Wind Winders Pack!"


Joey terhenyak. Walau hukuman itu tergolong ringan, namun tinggal selamanya di dunia manusia merupakan sebuah mimpi buruk bagi seorang manusia serigala


Alex mengalihkan pandangannya saat Joey dan para keponakannya digiring menuju tempat pengasingan


"*Evan, tolong obati dulu mereka sebelum dikirim menuju tempat pengasingan." Perintah Alex.


Evan menatap heran ke arah Alex, namun pria itu tidak mengatakan apapun. Evan dengan patuh menjalankan perintah Alex dan pergi bersama para wariors yang membawa para pengkhianat. Meninggalkan Alex seorang diri*


Sesak yang dirasakan Alex saat Joey mengkhianati bahkan mencoba membunuhnya.


"AAAAAARRRGGHHH!!" Raungan Alex terdengar begitu keras dan menyakitkan. Raungan kekecewaan atas sebuah pengkhianatan


***


"Seorang Werewolf yang tidak memiliki jiwa serigala dalam dirinya tidak pantas menjadi seorang Alpha!"


"Tidak!!"


Alex terbangun dengan tubuh berkeringat. Nafasnya memburu. Mimpi itu datang lagi. Mimpi yang selalu mengganggunya selama dua tahun belakangan ini. Setelah peristiwa di bukit Holly 2 tahun yang lalu, Alex selalu dibayangi oleh pengkhianatan Joey dan ketiga keponakannya. Hal ini membuat Alex semakin dingin seolah tidak tersentuh


Pria itu meremas rambut coklatnya yang lebat seolah memaksa mengeluarkan memori buruk yang ada di dalam kepalanya. Lama Alex berdiam diri di posisi itu sambil mengatur nafasnya. Setelah merasa lebih tenang, Alex memaksakan diri untuk bangun dan menyegarkan dirinya di kamar mandi. Dalam cermin besar miliknya, Alex melihat pantulan dirinya. Perlahan di rabanya cermin yang memantulkan dirinya.


"Where are you, wolfie.." bisik Alex pelan.


Teringat kata-kata Evan agar Alex segera menemukan Mate nya. Menurut para tabib, jiwa serigala Alex tengah kebingungan mencari jalan untuk menampakkan diri. Satu-satunya cara memancingnya keluar adalah dengan mempertemukannya dengan soulmate nya, dalam artian Alex lah yang harus segera menemukan Mate nya.


Alex mendengkus pelan. Beberapa kali Alex menghadiri perayaan di Vadre Land, tidak sekalipun Alex menemukan perasaan memabukkan yang sering diceritakan saudara-saudaranya saat bertemu dengan mate nya


Mungkin memang apa yang dipikirkan Alex benar kalau mate nya belum terlahir ke dunia. Alex teringat akan paman Nicholas, Beta di Wind Winders Pack pengganti Joey yang menemukan mate nya di usia 50 tahun. Beruntung seorang manusia serigala bisa terlihat awet muda dibandingkan usia mereka yang sebenarnya.

__ADS_1


Tetapi Alex tidak ingin menunggu selama itu. Ada sebuah tanggung jawab di pundaknya sebagai seorang Alpha untuk melindungi klannya.


Sampai saat ini, tidak ada yang tahu kalau Alex tidak dapat bertransformasi menjadi wujud serigala selain orang-orang di Pack nya, dan itupun hanya segelintir orang dekat. Entah sampai kapan kebenaran itu dapat terus tersimpan rapi..


__ADS_2