
Beberapa orang yang paling beracun di dunia datang dan menyamar sebagai teman. Mereka akan membuatmu tertawa dan terlena sebelum menghunuskan pisau racun pengkhianatan terdalam di jantungmu -Alexander Ulrich-
***
Alex turun dan mencium wangi sarapan yang sudah disediakan oleh Alicia yang dibantu beberapa pelayan. Setiap pagi, Alex memang diwajibkan sarapan oleh Alicia sebelum berangkat ke kantor, sebuah aktivitas rutin yang dilakukannya di dunia manusia
Mereka, para manusia serigala memang sejak dahulu sudah berbaur dengan para manusia melalui sebuah portal khusus yang menghubungkan dunia manusia dan dunia manusia serigala.
Hal ini terjadi karena di dunia manusia mereka mendapatkan apa yang tidak ada di Vadre Land seperti minyak bumi, obat-obatan modern dan daging segar dari peternakan.
Namun di dunia manusia, mereka tidak bisa seenaknya berubah menjadi serigala dan memakai kekuatan serigala untuk menyelesaikan permasalahan. Justru hal ini sangat menguntungkan untuk Alex. Dengan kepandaiannya dalam membaca situasi dan bernegosiasi, Wind-Corp menjadi semakin berkibar dalam kepemimpinannya di dunia manusia.
"Pagi ibu.." Sapa Alex saat tiba di ruang makan.
Kening Alex berkerut melihat Evan sudah duduk manis di meja makan
"Kenapa kau disini? Mana Faye?" Tanya Alex
Faye adalah mate Evan. Mereka selalu terlihat bersama karena di dunia manusia, Faye bekerja sebagai manajer divisi marketing yang langsung berhubungan dengan Evan. Setelah bertemu dengan mate nya, Evan membeli rumah sendiri untuk membangun keluarga kecilnya di dunia manusia
"Dingin sekali kau, kakak. Faye sedang ke Kingston membantu persiapan acara ulang tahun anak cabang Wind-Corp." kata Evan merenggut
"Ah iya, Nicholas pernah menyampaikan hal itu ke ayahmu beberapa hari yang lalu." Kata Alicia sambil menyuapkan potongan steak ke mulutnya
Alex hanya mengangguk sambil menikmati sarapannya
"Kenapa kau hanya makan sedikit? Apa steak itu terlalu matang untukmu?" Tanya Alicia saat melihat piring Alex masih penuh
"Mungkin kakak menginginkan daging mentah yang baru saja dipotong dari peternakan." Goda Evan sambil mengunyah steaknya dengan mengeluarkan decakan suara.
Alex memicingkan matanya melihat ke arah Evan yang terkekeh-kekeh melihat ekspresi Alex.
"Menjijikkan.." Dengus Alex.
Sungguh, Alex sangat kesal dengan beberapa film buatan manusia tentang manusia serigala yang menyukai daging mentah. Manusia serigala juga hampir sama dengan manusia, tidak ada yang memakan daging mentah. Justru para manusia itulah yang sering memakan daging mentah, yang biasa disebut sushi dan sashimi, pikir Alex.
"Aku tidak apa-apa, ibu. Aku hanya mengosongkan sedikit tempat di perutku untuk acara ulang tahun cabang Wind-Corp pimpinan paman Nick." Kata Alex berdalih
__ADS_1
"Kakak sebaiknya berangkat dengan Trixie karena aku akan berangkat bersama Faye." Kata Evan.
Alex memutar matanya "Siapa juga yang mau berangkat denganmu?"
"Jangan selalu merepotkan Trixie. Dia juga butuh kehidupan sendiri untuk mencari mate nya." Kata Alicia dengan nada sedikit keberatan.
Trixie sendiri adalah Gamma di Wind Winders Pack dan sudah berteman dengan Alex sedari kecil. Sudah menjadi rahasia umum kalau Trixie menyukai Alex, sedangkan Alex hanya menanggapi Trixie sebagai teman biasa.
"Tidak apa-apa ibu, setidaknya ada yang bisa kuajak bicara di sana." Kata Alex sambil menyelesaikan makannya. Pria itu segera bangkit untuk bersiap menuju Wind-Corp. Alex sekilas mencium pipi Alicia untuk berpamitan, disusul oleh Evan
"Pergi dulu, ibu." Pamit Alex. Alicia tersenyum kecil sambil memandang punggung lebar kedua putranya. Wanita itu menghela nafas panjang
"Ibu hanya khawatir Trixie akan semakin berharap lebih padamu, Alex. Akan semakin susah nantinya jika kau ditakdirkan bertemu Mate mu.." bisik Alicia pelan
***
Perayaan ulang tahun cabang Wind-Corp berlangsung meriah. Semua pegawai atas cabang Wind-Corp turut hadir di sana. Setelah beberapa kata sambutan dan pemberian penghargaan kepada beberapa karyawan teladan, acara dilanjutkan dengan acara ramah tamah antara para pegawai dan para pimpinan
Alex duduk di mejanya bersama Nick dan membahas beberapa bisnis dari Wind-Corp. Beberapa pegawai melirik ke arah Alex. Jarang-jarang mereka melihat CEO Wind-Corp karena Alex berada di kantor pusat di Toronto. Beberapa berita yang berhembus itu benar adanya, kalau CEO Wind-Corp berwajah rupawan
Di sebelah Alex, nampak Trixie yang memasang wajah bosan. Gadis cantik bermata hijau itu sesekali menimpali ucapan Nick karena pria itu bertanya padanya. Selebihnya, Trixie lebih banyak menebar pandangannya ke seluruh ruangan atau bermain-main dengan gelasnya. Kalau bukan menemani Alex, tentu Trixie tidak mau datang di acara membosankan seperti ini
Alex mengangguk lalu kembali bercakap-cakap dengan Nick. Pandangan mata Nick mengikuti Trixie hingga gadis itu menghilang di balik pintu.
"Kau tidak mau tahu kabar terbaru tentang Joey?" Tanya Nick tiba-tiba. Alex terdiam sejenak, kemudian menggeleng
Nick tahu hubungan antara Alex dan Joey. Nick sendiri pun kaget dengan pengkhianatan Joey. Banyak spekulasi beredar, kebanyakan tentang Joey yang iri karena Alex terpilih menjadi Alpha dan bukan salah satu dari keponakannya.
"Kudengar ia sedang menggeluti bisnis obat-obatan terlarang." Lanjut Nick
"Berhentilah berbicara tentang paman Joey, paman Nick! Aku tidak peduli apa yang mereka lakukan di dunia ini." Jawab Alex sambil mengambil minumannya dan menenggaknya sekaligus
"Beberapa orang yang paling beracun di dunia datang dan menyamar sebagai teman. Mereka akan membuatmu tertawa dan terlena sebelum menghunuskan pisau racun pengkhianatan terdalam di jantungmu.." Lanjut Alex pelan
"Yeah, kupikir kau harus tahu.." Nick menghela nafas panjang.
Keduanya terdiam sambil melihat ke arah beberapa karyawan yang berkumpul sambil mengobrol
__ADS_1
"Kau kelihatan akrab dengan Trixie. Apa dia mate mu?" Tanya Nick mencoba mengalihkan pembicaraan
Alex menggeleng sambil tertawa kecil "Aku dan Trixie hanya teman, paman. Tidak lebih dari itu."
"Tapi sepertinya gadis itu sangat tertarik padamu. Beberapa rumor mengatakan kalian sering menghabiskan waktu berdua." pancing Nick
"Itu hanya rumor.." Jawab Alex sambil meneguk minumannya.
Alex akui dirinya memang sering menghabiskan waktu bersama Trixie, teman kecilnya. Entah itu untuk berlatih untuk pertempuran atau berlatih untuk percintaan
Namun Alex tidak pernah tidur dengan Trixie. Alex lebih sering membooking gadis-gadis di club untuk menyalurkan hasratnya daripada harus meniduri sahabatnya sendiri, meskipun Trixie tidak akan keberatan dengan hal itu
"Sering-seringlah pergi ke upacara perayaan di Vadre Land, Alex. Mungkin di sana kau akan menemukan mate mu." Kata Nick sambil meneguk minumannya perlahan
"Terima kasih banyak atas sarannya. Aku baru-baru ini pergi ke sana bersama ayah dan aku tidak mengalami seperti apa yang sering kalian ceritakan." Kata Alex. Pria itu memutar badannya menghadap ke arah Nick
"Coba ceritakan lagi, paman. Bagaimana rasanya saat pertama kali bertemu dengan bibi Jenna?"
Nick tertawa. Bahasan ini adalah pembicaraan yang paling disukainya
"Well, kau tahu Alex. Aku melihat Jenna di sebuah kedai. Mataku saat itu terpaku hanya kepadanya…"
Bersamaan dengan cerita Nick, mata Alex tanpa sengaja melihat seorang gadis yang baru saja masuk ke dalam. Gadis berkacamata yang tengah membawa beberapa file di tangannya
"Kau akan terus melihat gadis itu, seolah ia adalah magnet untuk dirimu. Kau tidak bisa melepaskan pandangan matamu.."
Mata Alex tidak berkedip melihat gadis yang terlihat kebingungan mencari seseorang
"Lalu kau mencium wangi yang belum pernah kau hidu seumur hidupmu. Wangi yang sangat memabukkan.."
Setiap gerakan gadis itu seolah menebarkan wangi yang menggelitik indera penciuman Alex. Wangi yang belum pernah sekalipun Alex cium
"Lalu tanpa sadar kau berdiri untuk mendekati.. hey, Alex. Kau mau kemana?" Tanya Nick bingung saat melihat Alex beranjak pergi begitu saja
Alex berjalan perlahan mendekati gadis yang masih terlihat celingukan di dekat pintu masuk. Beberapa pegawai melihat dan memberi jalan untuk Alex
Gadis itu terlihat berjalan cepat menuju satu kerumunan sambil berjinjit seolah mencari-cari seseorang. Alex tanpa sadar sudah berdiri di belakang gadis itu
__ADS_1
Tanpa di duga gadis itu berbalik dan menubruk Alex