Would You Like To Be My Grand Duchess ?

Would You Like To Be My Grand Duchess ?
Prince of Crown


__ADS_3

Kepala pelayannya, Claude berdiri di hadapannya sekarang, "Saya sudah mengirimkannya secara langsung dini hari tadi, Yang Mulia"


Jake mendongakkan wajahnya, memberikan secarik kertas kepada pria tua yang sudah bekerja di kediamannya itu bahkan sebelum ia lahir.


"Bagus, Claude. Segera kirimkan juga hadiah-hadiah yang sudah kutulis ini ke kediaman Morratz. Tidak usah menunggu balasan suratnya, mereka mau tidak mau pasti harus menyetujui permintaanku. Langsung persiapkan pesta pertunangan dan pernikahannya untuk minggu depan."


"Siap, Yang Mulia" jawab Claude sembari mengangguk, ia pamit undur diri dan meninggalkan ruangan kerja tuannya.


Jake sudah memutuskan, strategi pertamanya untuk bertahan hidup di dunia ini, yaitu dengan menghindari para tokoh utama sebisa mungkin dan fokus pada hubungannya dengan Lady Anna. Ia akan mencoba untuk realistis dengan tidak mengganggu hubungan percintaan orang lain. Tidak ada untungnya jika ia terlibat dengan putra mahkota dan gadis modern itu. Ia tidak mau mengganggu tokoh utama kalau harus mati pada akhirnya. Lagipula Jake bisa tetap melanjutkan hidupnya dengan kekayaan yang dimiliki Grand Duke. Dan tunangannya Lady Anna akan menjadi investasi Jake jika ia tidak berhasil menemukan cara untuk kembali ke dunianya.


Sempurna. Nah. Apalagi yang terlewat. Sebaiknya aku menuliskan hal-hal penting lainnya untuk melengkapi rencanaku.


Tidak ada ingatan-ingatan yang muncul sejak Jake merasuki tubuh Grand Duke. Seperti tubuh ini adalah miliknya sejak awal. Ia hanya menggali informasi dari cerita yang ia dapatkan saat menonton series tersebut. Sejauh ini memang belum banyak peristiwa penting yang terjadi. Semuanya masih sesuai dengan alur cerita dan mengikuti timeline yang sama pada film. Jake berusaha untuk membereskan hubungannya dengan Anna sebelum kemunculan tokoh utama wanita. Posisinya harus jelas jika tidak ingin disebut perebut kekasih orang. Ia harus segera melangsungkan pernikahannya dengan Anna dan baru memikirkan cara kembali ke dunianya.


Jake baru saja hendak meraih penanya kembali untuk mencatat setiap kemungkinan yang terjadi saat terdengar suara berdesis yang datang dari balik pintu.


Sshh...hh..

__ADS_1


Hawa dingin tiba-tiba menjalar masuk ke dalam ruangan kerjanya. Diikuti beberapa serpihan bunga es yang beterbangan dan memunculkan sesosok pria tampan di hadapannya.



"Hi, Paman. Bagaimana kabarmu?" sapa seorang pemuda dengan rambut pirang di hadapannya. Lucas Strayhall, Prince of Lancaster, putra mahkota Kerajaan Lawrence. Ia merupakan keponakan Jacob yang usianya hanya terpaut lima tahun darinya. Ayahnya yang merupakan Baginda Raja adalah saudara tiri dari ibu yang berbeda dengan Jacob. Sebagai anggota Kerajaan Lawrence ia mewarisi kekuatan es sebagai kekuatan elementalnya.


Ada berbagai kekuatan elemental di Kerajaan Lawrence. Umumnya terdiri dari empat elemen utama yaitu air, udara, api dan tanah. Sisanya merupakan elemen turunan dari keempat elemen tersebut dan beberapa elemen khusus. Setiap anggota kerajaan berdarah murni pasti akan mewarisi paling tidak satu dari kekuatan tersebut. Dan Lucas adalah salah satunya. Dari beberapa pangeran di Kerajaan Lawrence, kekuatannya sudah bangkit di usia 8 tahun, lebih cepat dibandingkan saudara-saudaranya yang lain sehingga menjadikannya kandidat utama putra mahkota.


Jake meletakkan penanya kembali ke tempatnya, "Haa.. Sepertinya putra mahkota kerajaan kita sudah kehilangan sopan santunnya." sindirnya dingin kepada sang keponakan. Ia mengamati dengan cermat penampilan tokoh utama pria dalam cerita yang sekarang ia masuki.


Well. Tidak buruk. Lucas tampan dan memiliki pesona karakter utamanya. Dengan pembawaan yang lebih cerah dan hangat dibandingkan Jacob tentu saja. Sepertinya rencanaku akan sulit terwujud. Baru saja aku berencana menghindarinya, tapi dia malah datang sendiri ke ruanganku.


"Bagaimana Paman bisa mengatakan hal kejam seperti itu kepada orang yang menjenguk Paman. Aku bahkan membawakan surat persetujuan pernikahanmu." ucap Lucas yang mengacungkan segulung perkamen dari balik jubahnya.


"Jadi, kau mencurinya dari ruangan kerja Ayahmu, Lucas?" ucap Jake datar.


"Hah! Kau benar-benar dingin, Paman. Aku kira Lady Anna terlalu bagus untuk menjadi Bibiku. Bukankah menurutmu dia lebih pantas kau sebut dengan 'keponakan iparmu'?" balas Lucas sembari memutar bola matanya dan tersenyum licik.

__ADS_1


Jake tersenyum tipis mendengarnya. Rupanya rumor kalau Marquess Morratz akan mengalihkan perjodohan putrinya ke pihak Putra Mahkota sudah mulai tersebar.


Pemuda sombong ini. Benar-benar tidak tau sopan santun. Akan kuberi kau sedikit pelajaran. Jake menjentikkan jarinya ke udara. Bayangan hitam miliknya memanjang dengan cepat ke arah Lucas dan mengikat bayangan milik anak itu.


"A-ap... Eugh!" Lucas dengan cepat melompat turun dari sisi meja yang ia duduki. Tapi terlambat, sang Paman telah mengunci posisinya begitu kakinya menginjak lantai. Tubuhnya diam membatu tidak bergerak. Hanya mulutnya yang kini merengek kepada Pamannya tersebut.


"Grand Duke! Kau tidak bisa berbuat seperti ini kepada Putra Mahkota! Oh, ayolah paman, aku hanya bercanda. Kenapa kau membuat ini menjadi serius?" Ungkapnya kesal, ia masih berusaha untuk melepaskan diri dari jerat bayangan milik sang Paman.


Jacob juga merupakan seorang anggota Kerajaan. Dan tentu saja ia juga mewarisi kekuatan elemental dalam dirinya. Berbeda dengan keponakannya kekuatan yang dimiliki Jacob adalah elemen khusus. Bayangan.


"Tetap saja, selama kau masih menjadi Putra Mahkota dan bukan Raja, kedudukanku masih ada di atasmu, Nak", Jacob mengambil surat persetujuan pernikahannya dari tangan Lucas. Ia berbalik menuju pintu meninggalkan keponakannya di ruangan itu, "Sampaikan salamku pada Ayahmu. Dan segera biasakan dirimu untuk memanggil Lady Anna sebagai Grand Duchess." pungkasnya.


Tiba-tiba muncul pikiran licik Jake,


"Ah... Satu lagi. Jangan coba-coba mengganggu rencana pernikahanku ini. Sebaiknya kau fokus pada penobatanmu dan segera mencari calon putri mahkota. Gadis dalam ramalan itu. Ku dengar ia akan muncul tidak lama lagi. Seorang saintess, bukankah sangat cocok untuk menjadi pendampingmu" cetus Jake sebelum benar-benar menghilang di balik pintu.


Lucas terdiam mencerna kata-kata pamannya lalu kemudian menyeringai dengan binar mata yang menyala tajam. Ia pasti merasa penasaran sekaligus tertarik mendengar hal itu. Siapa yang tidak tahu tentang ramalan mengenai gadis dari dunia lain yang akan menjadi saintess dan membawa kedamaian bagi kerajaan Lawrence. Siapapun orangnya, tentu saja akan menarik kalau calon raja berikutnya bisa membuat seorang saintess menjadi permaisurinya.

__ADS_1


Yahh, tidak ada salahnya melancarkan pertemuan kedua tokoh utama kita, kan. Batin Jake terkekeh.


...****************...


__ADS_2