
suasana memanas juga di rasakan kubu Anwar.
Raden Aryo memutuskan membunuh Ibrahim untuk menghentikan langkah pengecut dan penuh hati-hati dari kubu Anwar.
Raden Aryo "seandainya dari awal kita menyerang mereka dengan kekuatan penuh..."
"mungkin sekarang kita tidak terjebak di situasi sulit ini.
Bobi "aku pun juga berfikir begitu."
"dia memang pandai namun aku merasakan semua rencananya berakhir dengan ke gagal-an."
Andi "dia terlalu penakut dan banyak pertimbangan."
Mariam "kita sebenarnya punya pendapat sendiri. namun kau selalu mengandalkan dia dan selalu memilih pendapatnya."
Anwar "baiklah kali ini aku akan menerima masukan kalain."
"hubungi yuda. suruh pasukan kulon Progo dan Bantul untuk menyerang habis habisan mereka."
akhir nya kekuatan penuh dari mereka menyerang JC.
Anwar "mana klompok nya grey?"
Rizal "klompok mereka mengalami kekalahan yang telak."
"banyak dari anggota mereka yang terluka."
"jadi grey memeilih untuk menyembuhkan pasukan nya."
mereka pun menuju Monjali. lalu lintas saat itu menjadi lumpuh total. banyak nya masa membuat aparat hanya bisa mengamati mereka dan menjaga keselamatan warga sekitar.
entah kenapa pasukan JC juga sudah siap menghadapi pasukan Jogja holic.
pak Toha "mungkin ini adalah pertarungan terakhir kita."
bang Togar "ku harap kalian tidak mati."
vino "izin kan pasukan ku yang menjadi garda depan dek."
__ADS_1
brendi "bantu lah kami dek."
Fiki "ku harap kau bisa membatu kami dek."
Adam "aku ingin kau menyaksikan perang terakhir kami dek."
semua masih memanggil dan percaya pada ku.walau aku sudah tiada.
akhirnya eks elang merah berlari menuju pasukan Jogja holic. itu menandakan di mulainya perang besar dua klompok terbesar di kota ini.
vino menghujani pasukan depan mereka dengan pukulan dan tendangan.
Fiki "jaga jarak dengan ku."
dia mengayunkan sebuah rantai. itu adalah serangan andalan ku ketika menghadapi musuh yang banyak.
namun serangan Fiki di tahan oleh Bobi.
Bobi "cukup sampai di sini aksi gila mu itu."
Fiki di tarik oleh Bobi. Fiki pun tertarik dan jatuh. saat itu sebuah tongkat bersiap menyerang Fiki.
bruk*****
namun
semi menendang orang yang akan menghantam Fiki.
vino menunjukan skil acrobatik nya.
sebuah pukulan menghampiri nya.
vino menghindar. saat vino bersiap menyerang. sebuah tongkat melesat ke perutnya.
Andi "ayo lawan aku Manusia super."
saat vino dan anggota nya terdesak. pasukan kedua maju membantu.
mereka memang sengaja menunggu. agar jumlah pasukan mereka berkurang banyak ketika melawan klompok manusia super.
__ADS_1
klompok ini berisi klompok congcat, Mandala, ,Timoho dan Lempuyangan.
klompok inilah yang mempunyai pasukan paling banyak.
pak Toha "dam kau fokuskan untuk mencari Anwar."
"dari informasi yang ku dapat dia ikut dalam perang ini."
sebuah pukulan menghmapiri beliau. namun beliua bisa menghajar orang itu tanpa adanya block atau gerakan menghindar.
tak sampai di situ. 5 orang anggota Jogja holic juga menyerang pak Toha. di sini akhirnya kita bisa melihat kehebatan dari beliau. pergerakan nya sangat cepat dan pasti. 5 ornag itu hanya bisa terdiam melihta kecepatan dari pak Toha.
brendi dan Adam meninggalkan arena tempur untuk mencari keberadaan Anwar.
bang Togar juga tak mau kalah. tubuh besar nya menjdaikan para anak buah Rendi hanya bisa tergletak setelah menerima ayunan tangan nya.
tak lama kemudian.
sebuah tendangan menghampiri bang Togar.
bumb****
bang Togar yang kala itu tak siap membuatnya harus terjatuh.
Rendi "aku akan mengurus dia. akan banyak dari kalian yang tumbang bila menghadapinya."
bang Togar "sepertinya ini menarik."
Ragil dan imam menjadi kubu paling belakang untuk penyerangan kita.
akan tetapi seseorang menghentikan mereka berdua.
Nugroho "cukup diam di sini."
Rian "biar aku yang melawan Ragil."
"yang lain serang pasukan mereka."
Nugroho "biar kami berdua yang menangani pemimpinya."
__ADS_1
pasukan dari Ragil dan imam tak bisa masuk dalam Medang pertempuran. mereka di hadang Nugroho dan pasukannya.
bersambung..........