
setelah pesta yang melelahkan.
hanya tinggal aku dan brendy yang masih di bengkel. Brendy menemaniku untuk mengatur ulang grobak nipon.
Setelah hari itu ak sering berlatih.
Entah itu kemampuan dalam membawa mobil dan kempauan ku dalam bertarung.
Itu semua Untuk menyambut pertarungan selanjutnya.
5hari kemudian.
Ak dan pasukan ku menuju ke lempuyangan, markas dari Togar.
pak Toha menginginkan kualisi kedua kami adalah Lempuyangan.
Aku melontarkan kalimat ajakan yang halus, sebagai salam pembuka.
Yaitu tawaran untuk menggabungkan 2 kubu
"Kau siapa?"
"Sok-sokan ngajak gabung"
"Dari kubu mana kamu?"
Suara bersautan dari para pengikut bang Togar
"Ak tangan kanan barunya pak Toha"
"jika dengan ajakan halus tak mau.???"
"yah.....mau gimana lagi."
ujarku sambil memandang tajam bang togar
Tak lama berselang.
"BRENGSEK KAU!!!!!"
ujar Togar di Sertai tendangan kaki kirinya.
Aku menangkis nya dengan kaki kanan dan langsung aku mengubah kuda kuda ku dengan dengan kaki kanan lalu kubalas tendnagan bang togar dengan tendangan kaki kiri yang meluncur tepat di telinganya.
Dia terlempar,
para pengekor setia Togar maju dan bersiap menyerang ku.
__ADS_1
TeTapi kali ini aku berbeda dengan kemaren. Sekarang aku di dampingi segrombolan pasukan anti mundur.
Tawuran pun tak terhindarkan. Bantuan dari kedua belah pihak berdatangan.
Hingga tiba di akhir babak
aku terkena tendangan melayang tepat di bahu ku
itu serangan dadakan dari belakang.
"****** KAU ***"
ujar Togar dengan nada tinggi.
"STOPPP"
teriakan ku menghentikan pertengkaran ini.
"Kita duel.!!!!!! bang?????"
"Yang kalah akan mengikuti keinginan pemenang"
ujar ku
Togar "oke !!!! ayo mulai !!!!!!"
Tigor menyalakan rokok nya. Disertai wajah yang santai.
Aku akhirnya memutuskan untuk menunggu pergerakan dari dia.
Selang beberapa menit kejadian itu ternyata terjadi.
Namun dia yang menyerang duluan. Dia berlari sambil melepaskan rokoknya dengan jari tengah dan jempol.
Tapi rokok berhasil kutangkap dan kulempar kembali ke arahnya.
Prack***(suara percikan api)
Percikan api pun terpercik tepat di wajahnya. Dia bereaksi kaget dan bingung.
Kedua tangannya tak henti-hentinya membuang percikan di wajahnya.
Saat itu pun pukulanku jatuh tepat di wajah nya.
Ak tak berhenti menyerang.
Serangan combo (pukulan terus sikutan dan berakhir hempasan tangan) ak lancarkan sampai 4 kali. Di selingi dengan tendangan torpedo ku.
__ADS_1
dari informasi pak Toha dia memiliki tubuh yang kuat, melibihi manusia normal. Maka dari itu serangan tak boleh kuhentikan.
Aku untung lebih dari 12 pukulan telak. Kemudian dia melangkah mundur dan melancarkan tendangan untuk menyudahi rangkaiyan serangan ku.
Aku pun terkena tendangannya. Namun jatuh ku kujadikan kuda- kuda awal tendangan ke arah kakinya.
Aku tejatuh dan melakukan tendangan.
ini lebih seperti sleding.
Tendangan ku berdampak sesuai harapan ku.
Togar terjatuh.
Namun dia sengaja menjatuhkan dirinya kearah ku dengan sikut tangan yang melesat tepat ke wajah ku.
Kami saling terbaring dan kesakitan.
Tapi dengan bergegas kami bangkit.
Pada saat ak hampir melepaskan serangan.
Tiba-tiba
"Aku menyerah.aku kalah"
Ujar Togar .
Semua orang terpaku melihat keputusan nya.
walau begitu Keputusannya itu tetap di terima oleh semua pengikutnya.
"Daripada aku makin remuk." "
mending ku kibarkan bendera putih untuk pertarungan yang pasti aku akan kalah."
"Aku kalah setart, hal itu yang membuat fisik ku tak berdaya menerima hantaman darimu"
"Aku sudah lama tidak menerima serangan sehabat itu."
kata bang togar
Aku "aku hargai keputusan mu bang."
"Besok aku akan datang untuk memberitaukan apa yang kuinginkan."
Pertarungan ini dianggap sebagai pertarungan seimbang.
__ADS_1
Kedua belah pihak sama - sama mendapat memar dan tak ada luka serius.
see u.......