XXX

XXX
kisah seorang raja dan brandalan.


__ADS_3

Sultan "dulu aku adalah seorang anak yang hanya di beri tahu bagaimana belajar."


"tata Krama selalu di tempelkan


pada setiap gerak dan tutur kata ku."


"darah biru yang melekat pada ku membuat ku tak tahu bagaiman cara menikmati hidup."


"namaun semua itu hilang ketika sese-orang tak bermoral menjadi teman ku."


"dia mengajarkan ku bagaiman menikmati hidup."


"dia melepaskan seorang burung dari sangkarnya."


"namun dia juga mengajari burung itu untuk tetap kemabali ke sangkar-nya."


"tapi juga jangan lupa untuk sesekali keluar dari sangkar-nya."


"walau semua yang di ajarkan nya kepadaku adalah hal buruk. namun aku menyukai ajaran-nya."


aku "apakah dia itu Ahmad ruly????"


sultan "bukan....!!!"


"dia stevano Ruly."


"dulu ayah mu pemeluk agama Kristen."


aku lagi lagi mendengar tentang ayah ku.


tak kusangka dia berpetualang dengan orang-orang hebat.


aku "jika dia berteman baik dengan anda.???"


"kenapa dia kalah dengan Anwar kala itu?"


Sultan "dulu dia memang pernah menceritakan tentang angan dan cita-citanya."


"aku suka dengan itu. aku mencoba membantunya."


"dan menyuruhnya untuk menunggu dan bersabar."

__ADS_1


"saat aku mengajak remaja. aku di sekolahkan ayah ku ke luar negri."


"itu membuat kami hanya bisa berkomunikasi melalui surat."


"namun ada waktu dimana dia tidak membalas Surat ku."


"itu terjadi ketika dia menikah dengan sofia"


"dan saat aku pulang aku tak tahu ada sebuah surat untuk ku. aku mengetahui nya ketika waktu sudah bergulir 10 tahun."


"dia bercerita bahwa mungkin dia tak lagi mempunyai nyawa lagi."


"dan dia menitip kan semua cita cita nya pada anaknya."


"Hasan dan Arya adalah orang yang merawat anaknya."


"saat aku menemukan Arya. dia bilang bahwa kau bersama Hasan."


"aku pun menemuhi Hasan."


"namun Hasan menolak tawaran ku untuk menjadikan mu the next TDK."


"satu tahun setelah aku bertemu dengan hasan. aku di Lantik untuk menjadi sultan ke X."


"aku akan membantu mu. namaun aku tak berani secara langsung."


"ada tetua di wilayah kraton yang memihak Anwar. dia termasuk penasehat yang menjadi panutan untuk birokrasi di kraton."


aku "aku melihat ayah sebelum aku bangun."


sultan "jika ketika itu ayah mu tak meninggalkan jogja......mungkin dia tak kan mati."


aku "maksut anda."


sultan "dalam tubuh nya ada sebuah jimat dari leluhur kraton."


"dimana pemilik jimat itu akan sembuh dengan cepat jika dia berada tak jauh dari lingkungan kraton."


"aura dari tanah kraton akan membantu tubuh nya untuk menyembuhkan diri."


"dan tak kusangka itu menurun pada mu."

__ADS_1


aku pun terkejut melihat ungkapan bapak sultan. namun aku juga merasakan luka ku sembuh dengan cepat.


walau linu dan perih masih tersa di tubuh ini.


pak Ucup "apa rencana mu sekarang..?"


aku "aku tak tahu bagaimana caranya."


bapak sultan melemparkan sebuah kertas dan sebuah handycam pada ku.


sultan "kalau kau anak nya Ruly. aku yakin kau akan mempunyai rencana setelah membaca surat itu."


aku pun menuju ke bengkel dan menemui anak anak.


pak Ucup "angkat kepala kalian. kita belum kalah."


saat itu anak anak hanya bisa menanti takdir dari mereka.


karena pada saat ini petinggi yang tersisa hanyalah vino.


vino "apa tidak papa kalau kita bergerak tanpa TDK "


pak Ucup "TDK tidak pernah menyerah dengan semua keadaan yang terjadi pada dirinya."


Fiki "kurasa perlu ber bulan bulan untuk menunggu ke sembuhan-nya."


sebuah langkah kaki mendekati mereka......


"git siapkan 5 mobil yang bisa melaju dengan kencang dan lincah. dan satu truck"


ujar ku


pelukan dan senyuman kutrima ketika itu.


mereka sangat mengkhawatirkan keadaan ku.


vino "ini tak mungkin...!!!"


Fiki "kau bukan arwah kan???"


aku "aku adalah hantu......"

__ADS_1


"aku akan menghantui Anwar samapai tujuan kita berhasil."


bersambung...........


__ADS_2