XXX

XXX
sekutu pengganti Wanda.


__ADS_3

ke esokan harinya.....


ada seseorang yang marah dengan Banyak perban di tubuh nya.


dia menginginkan aku di tangkap dan dihukum seberat-beratnya.


kejadian itu terjadi di kantor Polda Jogja.


Doni "aku di aniaya dan di tembak."


"para bawan ku juga tahu betul kejadian ini."


pak Abimanyu "bisa kau jelaskan kronologi-nya. dan siapa pelakunya."


Doni "dia pemimpin dari klompok JC."


"dia adalah wabah yang akan menghancurkan kota ini pak"


sebelum Doni menyelesaikan semua keluhannya. ada seseorang yang mengetuk pintu dari ruangan pak abimanyu.


"pak bagaimana dengan dia."


" korban-nya sudah mau berdamai dan mencabut tuntutannya."


ujar salah satu perwira polisi.


Doni "kasus apa ini pak.??"


pak Abi "hanya kasus kecil pak. dia menganiaya temannya."


"masalah percintaan menjadi pemicunya."


Doni "dasar manusia samapah."


tak lama berselang tersangka nya masuk.


pak Abi "jangan kau ulangi lagi nak."


"aku sudah tak ingin bermalam di ruangan yang dingin itu." ujar tersangka penganiniayan.


pak Abi "baiklah pulang lah."


Doni melihat ke arah tersangka tersebut.


saat itu doni langsung berdiri.


Doni "dia TDK ....!!!"


"apa maksutnya ini.???"


pak Abi "maksutmu dia orang yang telah menganiaya anda"


Doni pun memanggil ke tiga ajudan yang menjadi saksi penganiniayan ku terhadap doni.


namun ketiga orang itu memilih mengatakan.

__ADS_1


"saat itu gelap, kami tak tahu wajah pelaku dengan jelas."


doni pun sangat murka kala itu. dia menodongkan sebuah pistol ke arah ku.


kondisi yang di penuhi luka membuatnya tak bisa berbuat banyak saat sebuah pukulan keras dari pak Abi mengenainya.


brak........


pak abi "masukan dia ke penjara."


"aku mau menemui mu bukan untuk mendengar keluhan mu."


"namun utuk mendengarkan penjelasan mu tentang Vidio ini."


Doni tak menyangka, 6 orang yang membantunya untuk mengambil senjata dari kepolisian ternyata sudah mengakui kejahatan nya.


lalu sebuah Vidio dari vino. dimana dia mengatakan semua kejahatan-nya.


kini nama Anwar menjadi tersangka dan di masukan DPO untuk kasus narkoba.


doni pun juga harus menjelaskan semua maksud dari semua isi pesan-nya.


karena adi sudah sabotase hand phone


dari Doni.


Doni pun untuk sementara mendekam di penjara.


saat ini dia hanya bisa mengigil terbaring di balik jeruji. karena dia masih dalam keadaan terluka.


"selamat berjuang teman."


dia hanya bisa memandang ku dengan penuh amarah.


penjelasan utuk kejadian kenapa saya bisa menginap di kantor polisi.


saat malam itu pak sultan membuat sekenario dengan teman polisinya.


dia membuat ada dua remaja yang saling berhantam.


walau pelakunya tidak aku dan vino.


namaun beliau membuat tersangkanya aku dan korbannya adalah vino.


jadi semalam setelah aku meninggalkan bengkel. aku sengaja masuk ke penjara Polda DIY untuk menjadi tersangka kasus penganiniayan.


Doni tak bisa menjeratku dengan semua tuduhan, karena aku sudah berada di kantor polisi sejak sore.


mulai saat itu posisi Wanda tergantikan.


kami memiliki partner baru untuk hal birokrasi.


yaitu raja dari Jogja......


setelah semua urusan ku selesai, aku memutuskan untuk melihat keadaan bengkel.

__ADS_1


"kau selalu bisa kami andalkan bos." ujar bang Togar.


brendi "nampaknnya aku masuk angin."


imam "aku bahagia dek."


dia memeluk ku sambil menangis.


aku lega melihat para saudara ku bisa menghirup udara ke bebasan.


Adam "bagaimana kalau kita adakan pesta nanti malam."


pak Toha "bukan ide yang buruk."


saat malam tiba...


suasana bengkel yang sebelumnya sangat tenang dan sepi. kini menjadi tempat dengan sebuah senyuman dan canda tawa.


kami pun berpesta. Roy dan yang lain tidak luput dari acara ini.


natta mencari ku kala itu.


ketika pesat berlangsung.


vino menghampiri ku.


vino "sebenarnya kemaren aku tak yakin kita bisa menyelesaikan masalh ini."


aku "sudah lah."


Adam "akubm yakin kau memiliki partner hebat pengganti wanda."


"siapa dia dek?."


aku "kau akan tahu suatu saat lagi."


"yang jelas kini kita selangkah lebih menang dari Anwar."


Ando "kau memang hebat teman"


dia duduk di kursi roda


aku pun mendekati nya dan jongkok didepannya.


aku "kau tetap bagian dari kami."


"aku berterimakasih untuk semua pengorbanan mu."


Ando "jangan sampai kau gagal saudara ku."


"aku sudah korban kaki. aku akan kecewa kalau kau sampai gagal."


hahahaha


kami pun menikmati malam itu dengan melepas dulu beban berat kami.

__ADS_1


bersambung...........


__ADS_2